FANFIC: BOKU NO HERO ACADEMIA : IZAWA MY VILLAIN

FANFIC: BOKU NO HERO ACADEMIA : IZAWA MY VILLAIN
Chapter 111


__ADS_3

*Sebelumnya*


[ Kanna sebaiknya kau cepat , karena waktu tinggal 5 menit lagi ....... ]


[ Kau benar , aku harus cepat ...... ]


Kemudian Kanna dengan bangkit dari duduknya dan pergi menuruni tangga untuk sampai ketempat yang sudah dijanjikan .


[ Dasar Kanna ...... kau melupakan ini ]


Karena panik atau terlalu bersemangat , Kanna melupakan kotak bekas makan siangnya , untungnya ada Izawa yang akan mengembalikannya .


[ Tetapi semoga berhasil ]


...----------------...


Di sebuah sudut sekolah , Kanna sedang berhadap-hadapan dengan Senpai yang ia sukai .


Dibawah pohon besar yang menutupi sinar matahari serta ditambah angin sepoi-sepoi berhembus membuat suasana untuk menyampaikan perasaan menjadi lebih baik .


Kanna sengaja mengaturnya disini yang tempatnya jauh dari keramaian .


Dengan pipi yang menjadi semakin kemerahan dan rasa malu memuncak , ia mencoba mengatakan perasaannya kepada sang Senpai .


[ Aku pasti bisa ! ayo Kanna katakanlah ...... ]


Untuk menambah kepercayaan dirinya , Kanna mencoba menyemangati dirinya dan ditambah dengan Izawa yang tadi menyemangatinya membuat rasa kepercayaan dirinya menambah.


[ Ayasaka , jika ada sesuatu yang ingin kau sampaikan maka cepatlah , bahkan kau sampai membawaku ketempat seperti ini , jika orang lain melihatnya itu bisa menjadi kesalahanpahaman..... ]


Senior itu membuka pembicaraan lebih dahulu dengan rasa tidak sabar dan heran . walaupun cara bicaranya yang agak kasar , tetapi Kanna tidak mempermasalahkannya , karena memang Kanna sudah mengenalnya lebih dulu .


[ Sebelum itu aku minta maaf mengganggu waktunya Akira-senpai , tetapi ada yang ingin aku katakan ....... ]


[ Ada apa ? sebaiknya kau cepat karena aku ada urusan yang harus aku selesaikan ]


Kemudian Kanna menarik nafas dalam-dalam untuk membuat tenang sebelum akhirnya mengatakan perasaannya .


[ Senpai ..... Aku menyukaimu , pergi berkencanlah denganku ]


Kanna menundukkan kepalanya sambil mengulurkan tangannya kepadanya Senpainya yang bernama Akira itu .


Detak jantungnya berdetak semakin kencang , rasa gugup menyelimuti Kannna , tetapi dia juga lega karena sudah menyampaikan perasaannya .


Mengingat Kanna dan Akira-senpai sudah hampir 1 tahun menjalin hubungan pertemanan , Izawa bukan satu-satunya teman dari Kanna , dengan kepribadiannya ia mudah disukai banyak orang dan mendapatkan banyak teman.


Kemudian Akira adalah salah satu dari banyak temannya , setelah lebih dari hampir satu tahun bersama , Kanna secara perlahan menyukai Akira .


Bahkan mereka sering bersama , banyak orang yang salah paham tentang hubungan keduanya , mereka berpikir Kanna dan Akira sudah berkencan .


Setelah semua yang terjadi , Kanna sangat percaya diri akan diterima , tetapi harapan itu hancur didepan matanya .


[ Ada apa ini ? apa ini lelucon barumu ? ....... ]


[ Tidak Akira-senpai , ak—aku serius menyukaimu .... ]


Tanggapan dari Kanna membuat Akira menjadi tertawa , sedangkan Kanna merasakan firasat buruk .


[ Hahahaha ...... Dengar ya Ayasaka , kau itu gadis bodoh , sangat manja dan selalu menyulitkan ku , jadi tidak mungkin aku menyukaimu ...... ]


[ Te-tetapi selama ini kita selalu bersama ....... ]


Ucap Kanna dengan mata yang meneteskan air mata , sementara tawa Akira menjadi semakin pecah mendengar itu .


[ Ayasaka kau ini benar-benar bodoh ya ... aku mendekatimu karena kau dekat dengan Shizue , dengan begitu aku bisa dekat dengannya .... ]

__ADS_1


Kanna mendengar itu sontak saja tertegun dan terkejut , pikirannya menjadi kosong dan juga bingung .


Dengan suara yang bergetar , Kanna mencoba bertanya sambil mengelap air matanya .


[ Eh ? ..... apa maksudmu ? ... ]


[ Aku menyukai Shizue , dia itu cantik , berprestasi dan ditambah lagi dengan latar belakangnya membuat ia sempurna , tetapi bagaimana denganmu ? kau itu bodoh , mudah ditipu dan latar belakangmu juga biasa-biasa saja . karena itu kau tidak bisa dibandingkan dengannya . bahkan aku harus menahan rasa muakku saat bersama denganmu ...... ]


Akira adalah seorang siswa kelas 3 dengan badan yang atletis serta ditambah dengan parasnya yang tampan membuatnya menjadi populer , ditambah lagi ia berpura-pura bersikap baik kepada semua orang untuk membuat reputasinya baik .


Dengan semua itu banyak gadis yang sudah menyatakan perasaannya , tetapi ia menolaknya .


Akira orang yang ambisius dan serakah , tetapi ia berasal dari keluarga yang rata-rata .


Karena itu dia sering dianggap rendah oleh siswa lain yang berasal dari keluarga mampu . berada di dalam di sekolah elit seperti Nadano pasti memiliki banyak orang seperti itu .


Tetapi ia mengganggap dirinya hebat , dan harus mendapatkan pasangan yang sempurna , dan diantara para siswi di sekolah Nadano yang Izawa lah yang terbaik .


Jika Akira dapat menjadikan Izawa pasangannya maka statusnya akan naik dan masalah keuangan akan teratasi .


Tetapi Akira sadar kalau saingannya untuk mendapatkan Izawa banyak , bahkan saingan-saingannya itu lebih baik dari Akira , jadi ia melihat kesempatan mengetahui kalau Kanna dekat dengan Izawa .


Akira akan mendekati Kanna dan Kanna akan membawanya kepada Izawa , dengan begitu ia bisa menjadi semakin dekat dengan Izawa atau begitulah pikirannya .


Walaupun Akira sudah pernah makan siang bersama dengan Izawa karena diajak oleh Kanna , tapi sebenarnya Izawa tidak pernah menganggapnya , apalagi memperdulikannya . jujur saja kalau Izawa bahkan sudah lupa dengan keberadaan Akira .


Meskipun Kanna adalah teman Izawa , tapi bukan berarti teman Kanna juga temannya .


[ Kalau hanya itu maka aku akan pergi , itu hanya membuang-buang waktu berhargaku ]


Kemudian Akira pergi meninggalkannya Kanna sendiri .


Perasaan Kanna hancur begitu mendengarnya , pikirannya menjadi kacau karena merasa sudah dibohongi selama ini .


Perasaan putus asa , depresi , kecewa semakin lama semakin besar . Kanna yang biasanya selalu ceria sekarang seperti mainan yang baterainya habis .


[ Aku sudah melakukan belajar dengan keras , berlatih dengan giat , bahkan juga aku melakukan hal yang bisa membuat diriku menjadi lebih baik .


Tetapi kenapa , kenapa pada akhirnya aku selalu dibandingkan dengan Iza-chi ? kenapa aku tidak bisa lebih baik darinya ? dimana aku salahnya? ]


Setelah bergumam , perasaan gelap mulai muncul di hati Kanna , perasaan itu membuat pikirannya semakin tinggi bisa berpikir jernih .


[ Tidak bukan salahku , itu salah Iza-chi . jika saja dia tidak ada maka semuanya akan berjalan baik-baik saja . benar , dari awal aku tidak salah , yang salah adalah Iza-chi ]


Saat ini Kanna mulai memikirkan hal-hal yang seharusnya tidak ia pikirkan , pikirannya sekarang terfokus pada Izawa , bahkan Kanna sudah melupakan Akira .


[ Benar , jika saja dia tidak ada maka hidupku akan tenang . aku tidak harus merasa tertekan karena selalu dibanding-bandingkan dengannya ]


Sejak Kanna dekat dengan Izawa , orang-orang selalu membandingkannya dengan Izawa .


Mungkin sikap Kanna terlihat seperti seorang yang pemalas dan bermain-main saja , tetapi sebenarnya ia adalah orang yang pekerja keras .


Karena orang tuanya berasal dari keluarga biasa , maka dia harus berusaha keras untuk bersekolah di Nadano dan itu berhasil , Kanna mendapatkan beasiswa di SMA Nadano .


Karena berhasil bersekolah di tempat sekelas Nadano dengan jalur berprestasi , orang-orang berpikir kalau Kanna lah yang akan mendominasi prestasi disekolah .


Tetapi kalau kehadiran Izawa , semua perkiraan orang lain menjadi salah , Izawa lah justru yang mendominasi .


Hal itu membuat orang-orang mulai meragukan Kanna , walaupun sebagiannya mewajarkannya karena Izawa saja yang terlalu jenius . tetapi itu sedikit demi sedikit mengganggu Kanna .


[ Aku selalu memperhatikan pelajaran disekolah , sedangkan dia bahkan seringkali tidur saat pelajaran .


Aku selalu belajar 3 jam setiap hari dirumah , tetapi dia menghabiskan waktunya dengan membaca manga .


Tapi kenapa dia selalu mendapatkan sesuatu yang aku inginkan dengan mudah , seolah-olah usaha yang aku lakukan tidak ada apa-apanya dibanding dengannya .

__ADS_1


Itu membuat aku benar-benar muak , aku harus segera menyingkirkannya ]


Perasaan iri mulai menggerogoti hati Kanna , Izawa yang awalnya adalah sahabatnya adalah musuhnya yang harus disingkirkan , begitulah pikirnya .


[ Ahh benar juga , dia berkata kalau akan pergi ke toko manga . aku bisa memanfaatkan kesempatan itu ......... tunggu saja Iza-chi , aku akan menyingkirkanmu dalam hidupku ]


Kanna terkekeh , orang-orang yang melihatnya mungkin berpikir kalau dia sudah gila , tetapi dia tidak peduli .


Pada akhirnya perasaan iri di hatinya membuat Kanna benar-benar sudah kehilangan dirinya .


...----------------...


Bel pun berbunyi , menandakan waktu istirahat sudah habis .


[ **Sigh* ....... Kanna kemana ya ? , biasanya dia sudah kembali* .


Oh iya , bukannya dia berkata ingin menyatakan perasaannya . apa mungkin dia terlalu bahagia karena diterima atau sedih karena ditolak . tetapi apapun itu aku harus mengembalikan kotak makan siangnya ]


Izawa saat ini sedang menunggu di mejanya kedatangan Kanna , karena sedari tadi dia belum kembali sedangkan waktu istirahat sudah habis .


Bisa-bisa Kanna dihukum karena terlambat .


Tetapi tidak lama kemudian Kanna kembali dan langsung duduk di bangkunya tanpa berbicara dengannya .


Izawa yang melihatnya mengerti sesuatu .


[ Sepertinya Kanna ditolak , walaupun aku tidak tau bagaimana rasanya tetapi menurutku itu menyedihkan ]


Seseorang yang seperti Izawa yang tidak tertarik dalam hal-hal romansa mungkin tidak mengetahui perasaan ditolak .


[ Tunggu siapa namanya ? Kira ? Akra ? atau Yamada ? ... *Sigh* ... aku melupakannya , kenapa aku buruk sekali dalam mengingat nama seseorang ?


Mungkin karena aku sudah terbiasa mengabaikan orang membuat otak dan kesadaranku terbiasa melupakan seseorang yang tidak membuat kesan kepadaku ]


Orang lain mungkin berpikir kalau Izawa akan marah karena seseorang sudah membuat Kanna sedih . tetapi dia tidak marah kepada orang itu .


Karena menurut Izawa itu hak seseorang untuk menerima atau menolak Kanna . jika ingin diterima maka harus juga siap jika ditolak .


[ Mungkin aku harus menghiburnya , maksudku Kanna adalah temanku dan jika seorang teman sedih maka kita harus menghiburnya . itu adalah hal yang sering aku baca dimanga ]


Walaupun Kanna adalah teman Izawa atau mungkin sahabat , tetapi itu masih belum cukup untuk membuat Izawa merasa Kanna adalah seseorang yang berharga .


Karena menurut pendapatnya seorang teman suatu hari akan pergi menempuh jalannya sendiri , maka itu berarti Kanna akan meninggalkannya nanti .


Itu berarti Izawa harus merasakan kehilangan lagi .


Jujur saja Izawa tidak ingin merasakannya lagi .


Dia masih trauma rasanya kehilangan kakek-neneknya saat Izawa sudah menganggap mereka adalah orang yang berharga baginya .


Dikarenakan sekarang guru sudah datang , membuat Izawa sulit mendekati tempat duduk Kanna .


[ Setelah bel sekolah terakhir berbunyi maka aku akan menghiburnya ..... atau tidak . mungkin Kanna sedang ingin sendiri dan tidak ingin diganggu ]


...----------------...


[ Catatan \= sekarang jika kalimat pembicaraannya menjadi miring , seperti ;


[ Kanna kemana ya ? ...... biasanya dia sudah kembali ]


Itu artinya karakter yang sedang berbicara dengan berbicara dalam hati .


Jika ada saran dan kritik silahkan tulis di kolom komentar ]


~Otsuzawa

__ADS_1


__ADS_2