FANFIC: BOKU NO HERO ACADEMIA : IZAWA MY VILLAIN

FANFIC: BOKU NO HERO ACADEMIA : IZAWA MY VILLAIN
Chapter 117


__ADS_3

*Sebelumnya*


[ Mungkin aku terlalu banyak berpikir , lebih baik aku bersenang-senang bersama mereka ]


Matsuri menepis perasaan itu dan tidak ingin berpikir terlalu banyak . Ia datang kesini bersama dengan sahabatnya untuk bersenang-senang , bukan malah menambah beban pikiran .


Matsuri kemudian langsung berjalan mengikuti kedua sahabatnya yang telah lebih dahulu bergerak .


[ Tunggu aku Hinata , Minami ..... ]


...---------------...


Panti asuhan tempat Matsuri tinggal berada di prefektur Nagano , yaitu sebuah kota yang bernama Ina .


Bisa dibilang secara harfiah Kota Ina adalah kota Izawa berasal .


Kota Ina adalah sebuah kota yang berada di pinggir dan juga terbilang Kota besar yang ada di Prefektur Nagano .


Tetapi meskipun termasuk kedalam kategori Kota besar , tetapi keamanan daerahnya bisa dikatakan kurang memuaskan .


Ini dibuktikan dengan tidak adanya seorang Hero terkenal yang menjaga dan simbol kota itu yang membuat para Villain banyak bertindak disana .


Apalagi kota Ina berada di pinggiran Prefektur Nagano .


Prefektur Nagano sendiri juga bersebelahan dengan Prefektur Shizoka . Prefektur yang didalamnya terdapat kota Masutafu yang adalah lokasi akademi U.A .


...----------------...


Kegelapan malam pun datang menyelimuti langit memandang , tetapi ada sinar bulan yang mulai terlihat sinarnya menerangi dan bintang yang berserakan di langit membuat malam menjadi terang .


Meskipun malam hari , tetapi itu tidak membuat orang-orang mengehentikan aktivitasnya di sebagian wilayah .


Contohnya adalah perkotaan .


Meskipun malam datang , tetapi gemerlap cahaya membuat pemandangan kota menjadi semakin indah .


Tidak terkecuali kota Hokuto yang berada di Prefektur Yamanshi .


Prefektur yang bersebelahan dengan Prefektur Nagano dan Shizuoka .


Sedangkan Kota Kofu sendiri adalah Ibukota dari Prefektur Yamanshi .


Namun , meskipun Kota Hokuto bukan Ibukota Prefektur , tetapi kota itu terbilang Kota besar .


Kota Hokuto sendiri juga sangat dekat dengan Kota Ina , lebih tepatnya Kota Hokuto bersebelahan dengan kota Ina .


Yang membuat jarak diantara keduanya cukup dekat .


Di bawah gemerlapnya kota Hokuto , pasti akan ada bagian gelapnya .


Di sebuah gang kecil didalam kota , terdapat seorang gadis yang sedang dikerubungi oleh 4 pria yang terlihat mencurigakan .


Siapapun yang melihatnya pasti akan merasa kalau ini adalah berita buruk .


[ Sepertinya aku sedang tidak bernasib baik ]


Matsuri yang saat ini sedang berjalan di gang kecil tanpa sengaja bertemu dengan beberapa Villain .


Menatap mereka dengan waspada , Matsuri meledek dirinya sendiri karena kurang waspada .


Bisa dibilang alasan dia berada di dalam situasi seperti ini karena kurangnya kewaspadaan .


Flashback


Matsuri dan temannya sangat menikmati waktu liburannya .


Mereka pergi mengunjungi berbagai tempat wisata dan bersenang-senang , tapi waktu berjalan dengan cepat .


Partikel-partikel yang ada di atmosfer membiaskan cahaya matahari sehingga membuat pembiasaan tersebut mengahasilkan energi rendah , gelombang panjang dan memunculkan warna langit senja kemerahan .


Itu waktu yang telah disepakati oleh mereka sebagai waktunya untuk kembali pulang .


Mereka saat ini sedang menunggu kereta selanjutnya .


Dengan duduk pada bangku yang telah disediakan , mereka menunggu kereta bersama dengan banyak orang di peron stasiun .


Kebanyakan orang disana adalah orang-orang dewasa yang ingin pulang setelah selesai bekerja .


Mereka terlihat dengan berbagai gender dan bentuk .


Mereka yang terlihat berbeda adalah orang yang memiliki Quirk mutan yang membuat penampilan mereka terlihat berbeda .


[ Hey bagaimana dengan foto ini ? apa aku terlihat bagus ? ]


Minami menunjukkan kepada Matsuri hasil foto dirinya dengan patung kucing yang berada disampingnya .


[ Iya , kau terlihat bagus ]


Dengan ekspresi lelah Matsuri berkata . Ia lelah bukan hanya karena Ia berjalan kesana-kemari tetapi juga karena harus menjaga kedua sahabatnya yang terlalu bersemangat .


Entah sudah berapa kali Matsuri menghentikan mereka yang terlalu bersemangat agar tidak terpisah .


[ Apa mungkin ini yang dirasakan oleh Izawa Ne-chan dulu pada saat menjaga kami ? ]


Pada saat Matsuri sedang mengecek kembali barang-barangnya untuk memastikan bahwa tidak ada barang yang tertinggal .


[ Jika saja aku sedang tidak berburu-buru , aku pasti akan membeli oleh-oleh yang akan aku berikan untuk mereka ]


Matsuri menyesal karena tidak bisa membelikan sesuatu pada saat kembali untuk orang-orang dipanti asuhan .


Itu karena pada saat membeli oleh-oleh pasti akan memakan waktu , maka bisa saja ia melewatkan kereta .

__ADS_1


Meskipun Matsuri tidak masalah jika pulang sedikit lebih lama , tetapi bagaimana dengan Hinata dan Minami .


Matsuri adalah orang yang memikirkan orang lain terlebih dahulu dibandingkan dengan dirinya sendiri .


Jadi Ia merasa tidak nyaman membuat keduanya menunggu lebih lama untuk dirinya .


Tidak lama kemudian kereta pun datang . tetapi mereka menunggu karena banyaknya orang yang berbondong-bondong masuk kedalam kereta .


Kereta pun sedikit lagi akan berangkat .Matsuri dan Minami bangkit dari tempat duduk dan telah bersiap-siap , tetapi Hinata terlihat aneh yang membuat keduanya terlihat khawatir .


[ Kau kenapa Hinata ? ]


[ Aku ingin buang air kecil , aku sudah tidak tahan lagi ]


Hinata menjawab pertanyaan dari Matsuri dengan tersenyum masam .


Matsuri dan Minami tau jika mereka menunggu Hinata untuk ke toilet maka kemungkinan besar mereka ketinggalan kereta yang akan segera berangkat .


Tetapi mereka juga tidak tega dengan Hinata yang terlihat benar-benar tidak tahan .


[ *Sigh* ..... Hinata , Kau lebih baik segera ke Toilet ]


[ Tapi keretanya akan segera berangkat ...... ]


[ Tidak apa-apa , justru jika kau terlalu lama menahannya itu bisa lebih bahaya untuk kesehatan . kau tidak ada masalah dengan itu kan , Minami ? ]


Izawa berkata kepadanya Minami disampingnya , tetapi Minami juga tidak mempersalahkannya .


[ Aku tidak masalah , lebih baik kau cepat Hinata . tenang saja kami akan menjaga barang-barangmu ]


[ Kalau begitu Maaf membuat kalian harus menunggu ]


Hinata kemudian dengan cepat pergi ke toilet yang telah disediakan oleh pihak stasiun .


[ Dasar Hinata .... kenapa dia tidak melakukannya dari tadi dan malahan justru menahannya ... ]


Minami mengeluh , walaupun dia sebenarnya khawatir dengan temannya itu .


[ Kereta selanjutnya akan tiba sekitar 2 jam lagi ....


Tetapi apakah kita akan tetap menunggu disini ? ]


[ Lebih baik kita mencari makan disekitar sini , aku sudah merasa lapar , bagaimana denganmu Matsuri ? ]


[ Tidak buruk , lagipula terdapat pusat pembelanjaan yang sangat dekat dari sini dan kemungkinan besar kereta selanjutnya akan lebih sepi dari penumpang ]


Mereka bersenang-senang dari pagi sampai sore hari , pergi kesana-kemari pasti akan membuat lelah dan lapar , meskipun mereka tadi makan siang tapi sekarang sudah masuk waktu makan malam .


[ Untunglah , dengan ini maka aku bisa membeli oleh-oleh ]


Tidak lama kemudian Hinata pun kembali , dia masih merasa tidak nyaman karena membuat mereka harus menunggu tapi Minami langsung menepisnya dan mengajaknya untuk mencari makan . tentu saja tidak lupa Matsuri mengabarkan situasinya kepada Saori-sensei .


Tanpa mereka sadari , seseorang memperhatikan mereka dari tadi kejauhan .


Kemudian tidak lama setelah itu , orang itu berbalik pergi dari tempatnya dan menghilangkan dari pandangan .


Beberapa saat kemudian .


Matsuri saat ini berjalan diantara kerumunan orang dengan membawa banyak barang-barang yang telah ia beli untuk orang-orang dipanti asuhan .


Pada saat mereka sedang makan di sebuah kedai makanan yang terdapat di pusat perbelanjaan , Matsuri memutuskan untuk dengan cepat pergi untuk membeli oleh-oleh .


Tetapi karena tidak ingin memakan banyak waktu , ia makan lebih cepat dari Hinata dan Minami untuk pergi membeli oleh-oleh .


Hinata dan Minami yang mendengar itu ingin ikut menemani Matsuri , tetapi Matsuri tidak ingin mengganggu waktu makan keduanya .


Makanya dia menolak tawaran temannya dan pergi sendiri .


Dengan perasaan gembira , Matsuri berjalan menuju ketempat kedua temannya menunggu .


Perlu diketahui kalau uang yang Matsuri gunakan untuk semua kebutuhan liburannya adalah uang yang ia hasilkan dari pekerjaan sampingnya .


Jadi rasanya membelikan hadiah kepada orang lain menggunakan uang yang dihasilkan sendiri memberikan Matsuri perasaan lebih bahagia .


[ Semoga mereka senang dengan hadiah yang aku berikan — ]


*Bruk——*


Seseorang tiba-tiba menabrak Matsuri dari depan yang membuatnya terkejut , tapi untungnya barang-barang yang ia bawa baik-baik saja .


Matsuri yang terjatuh kembali bangkit dan langsung melihat kebelakang untuk melihat pelakunya .


[ Permisi , jika sedang berjalan sebaiknya kau berha— ]


Pada saat Ia melihat pelakunya , Matsuri terkejut .


Orang yang baru saja menabraknya adalah Minami .


Meskipun Matsuri hanya melihat wajahnya , tetapi pakaian dan penampilannya tidak diragukan lagi adalah Minami .


Kemudian setelah itu Minami langsung pergi dengan cepat dari tempat kejadian .


Tentu saja ia sudah menitipkan barang bawaan kepada seseorang nenek tua yang sedang duduk disekitarnya .


Walaupun Matsuri tidak mengenalnya tetapi ia sendiri berharap kalau nenek tua itu dapat dipercaya .


Meskipun jika barangnya dicuri Matsuri tidak apa-apa , ia bisa membelinya lagi .


[ Tunggu Minami ! ]


Matsuri yang melihat itu langsung mencoba mengejarnya , ia ingin tau kenapa Minami beras disini dan menabraknya .

__ADS_1


[ Kenapa dia terlihat berbeda ? . tunggu sebentar , bagaimana jika dia membenciku ?


Tapi kenapa ?


Apa aku tanpa sadar melakukan sesuatu kepadanya yang membuatnya dia membenciku ?


Jika benar demikian maka sebaiknya aku meminta maaf ]


Dengan perasaan bingung dan khawatir , ia mengejar siluet Minami yang berlari .


Matsuri sedikit bingung dengan Minami yang bisa berlari lebih cepat dari biasanya . ia terus mengejar hingga tanpa sadar Matsuri sudah memasuki gang-gang kecil yang rawan akan bahaya .


Akhirnya setelah beberapa saat kejar-kejaran diantara keduanya Minami berhenti berlari .


[ Kenapa kau bertingkah aneh Minami ? apa aku telah melakukan sesuatu kepadamu ? lagipula dimana ini ? ]


Matsuri menenangkan nafasnya yang lebih cepat dari biasanya karena baru saja berlari .


Menunggu jawaban yang diberikan oleh Minami .


Siluet Minami membalikkan tubuhnya menghadap ke Matsuri .


Matsuri bisa melihat tatapan Minami yang seolah-olah mengejeknya .


[ Kau benar-benar gadis yang bodoh , tetapi hal itu adalah keuntungan bagi kami ]


Mata Matsuri membesar , menunjukkan ia sangat terkejut .


Itu karena suara Minami terdengar seperti seorang laki-laki . tidak menunggu lama , penampilan Minami juga berubah .


Yang tadinya adalah seorang gadis cantik berusia sekitar 16 tahun , sekarang berubah menjadi pria akhir 20-an .


[ Kau bukan Minami , siapa kau sebenarnya ? ]


Matsuri langsung sadar bahwa Minami yang ada didepannya adalah palsu . karena tidak Mungkin Minami yang dia kenal adalah laki-laki .


[ Kau dapat memanggilku Naka , Quirkku adalah Thought Illusion . itu membuat aku bisa berpenampilan menjadi orang lain pada pandangan target yang aku pilih ]


Kemampuan Naka sebenarnya sederhana , ia bisa membuat orang yang ia targetnya melihat dirinya menjadi orang lain dengan syarat ia harus melakukan kontak langsung kepada target dan harus mengetahui penampilan yang akan ia tiru .


Itu seperti yang ia lakukan kepada Matsuri . Naka dengan sengaja menabrak Matsuri dan mengaktifkan kemampuannya .


Sebelumnya Naka sudah memerhatikan Matsuri dan teman-temannya pada saat di stasiun .


Jadi penampilan Naka yang dilihat oleh Matsuri adalah Minami , sedangkan orang lain melihat Naka mereka melihat penampilan aslinya .


[ Aku lengah dan sekarang aku sudah masuk kedalam jebakan musuh .


Jika yang ia katakan mengenai tentang Quirknya benar maka kemungkinan besar Quirk itu tidak terlalu berguna dalam pertarungan .


Jadi jika aku melawannya 1 lawan 1 maka aku akan menang


Tetapi yang membuat aku khawatir adalah kenapa dia sangat percaya diri ? dia pasti tau dengan Quirknya kemungkinan besar dia kalah dalam pertarungan , jadi kenapa dia sangat percaya diri membawa seseorang ?


Ada sesuatu yang janggal .


Tidak tunggu sebentar ...... ]


Matsuri adalah orang yang pintar , jadi ia dengan cepat menenangkan diri dan menganalisis lawannya .


Setelah berpikir, Ia sadar kalau sudah melewatkan sesuatu .....


[ Tunggu sebentar , tadi kau mengatakan 'kami' bukan ? ]


[ Sepertinya kau tidak sebodoh yang aku kira ...... ]


Tiba-tiba datang seseorang bertubuh besar muncul di samping Naka .


Berbeda dengan Naka , orang ini terlihat kuat bahkan tanpa diberitahu .


[ Bos , aku sudah membawanya ]


[ Kerja bagus Naka ]


Insting Matsuri memberitahunya kalau situasinya sudah menjadi lebih bahaya .


Ia ingin melarikan diri dan memanggil bantuan , karena untuk saat sekarang , itu adalah pilihan terbaik .


Mundur secara perlahan dan langsung melarikan diri .


Itu adalah rencananya


[ Jangan terburu-buru untuk pergi , padahal kami baru saja datang ]


[ Hey lihat , Kau lebih manis daripada yang dikatakan oleh Naka ]


Tetapi tiba-tiba muncul dua orang dibelakangnya , membuat jalur pelarian Matsuri terhalang .


[ Situasinya menjadi lebih buruk, sekarang datang 2 orang lagi , apa yang harus aku lakukan sekarang ? ]


Flashback end .


...----------------...


[ Catatan \= Serius , Author agak sedikit kesulitan untuk pemilihan tempat .


Seperti ;


Memikirkan lokasi yang cocok untuk panti asuhan ( Jujur saja Author belum memikirkan hal ini pada saat awal-awal membuat novel ) .


Memilih tempat liburan Matsuri .

__ADS_1


Author harus melihat map Boku no hero di internet , tetapi kebanyakan hanya menampilkan prefektur nya saja , tidak termasuk kota yang ada didalamnya .


Itu membuat Author harus mencari informasi lebih banyak lagi . jadi jika lokasi-lokasi yang Author pilih tidak sesuai maka Author mohon maaf ]


__ADS_2