
*Sebelumnya*
[ Mungkin aku terlalu banyak berpikir , lebih baik aku bersenang-senang bersama mereka ]
Matsuri menepis perasaan itu dan tidak ingin berpikir terlalu banyak . Ia datang kesini bersama dengan sahabatnya untuk bersenang-senang , bukan malah menambah beban pikiran .
Matsuri kemudian langsung berjalan mengikuti kedua sahabatnya yang telah lebih dahulu bergerak .
[ Tunggu aku Hinata , Minami ..... ]
...---------------...
Panti asuhan tempat Matsuri tinggal berada di prefektur Nagano , yaitu sebuah kota yang bernama Ina .
Bisa dibilang secara harfiah Kota Ina adalah kota Izawa berasal .
Kota Ina adalah sebuah kota yang berada di pinggir dan juga terbilang Kota besar yang ada di Prefektur Nagano .
Tetapi meskipun termasuk kedalam kategori Kota besar , tetapi keamanan daerahnya bisa dikatakan kurang memuaskan .
Ini dibuktikan dengan tidak adanya seorang Hero terkenal yang menjaga dan simbol kota itu yang membuat para Villain banyak bertindak disana .
Apalagi kota Ina berada di pinggiran Prefektur Nagano .
Prefektur Nagano sendiri juga bersebelahan dengan Prefektur Shizoka . Prefektur yang didalamnya terdapat kota Masutafu yang adalah lokasi akademi U.A .
...----------------...
Kegelapan malam pun datang menyelimuti langit memandang , tetapi ada sinar bulan yang mulai terlihat sinarnya menerangi dan bintang yang berserakan di langit membuat malam menjadi terang .
Meskipun malam hari , tetapi itu tidak membuat orang-orang mengehentikan aktivitasnya di sebagian wilayah .
Contohnya adalah perkotaan .
Meskipun malam datang , tetapi gemerlap cahaya membuat pemandangan kota menjadi semakin indah .
Tidak terkecuali kota Hokuto yang berada di Prefektur Yamanshi .
Prefektur yang bersebelahan dengan Prefektur Nagano dan Shizuoka .
Sedangkan Kota Kofu sendiri adalah Ibukota dari Prefektur Yamanshi .
Namun , meskipun Kota Hokuto bukan Ibukota Prefektur , tetapi kota itu terbilang Kota besar .
Kota Hokuto sendiri juga sangat dekat dengan Kota Ina , lebih tepatnya Kota Hokuto bersebelahan dengan kota Ina .
Yang membuat jarak diantara keduanya cukup dekat .
Di bawah gemerlapnya kota Hokuto , pasti akan ada bagian gelapnya .
Di sebuah gang kecil didalam kota , terdapat seorang gadis yang sedang dikerubungi oleh 4 pria yang terlihat mencurigakan .
Siapapun yang melihatnya pasti akan merasa kalau ini adalah berita buruk .
[ Sepertinya aku sedang tidak bernasib baik ]
Matsuri yang saat ini sedang berjalan di gang kecil tanpa sengaja bertemu dengan beberapa Villain .
Menatap mereka dengan waspada , Matsuri meledek dirinya sendiri karena kurang waspada .
Bisa dibilang alasan dia berada di dalam situasi seperti ini karena kurangnya kewaspadaan .
Flashback
Matsuri dan temannya sangat menikmati waktu liburannya .
Mereka pergi mengunjungi berbagai tempat wisata dan bersenang-senang , tapi waktu berjalan dengan cepat .
Partikel-partikel yang ada di atmosfer membiaskan cahaya matahari sehingga membuat pembiasaan tersebut mengahasilkan energi rendah , gelombang panjang dan memunculkan warna langit senja kemerahan .
Itu waktu yang telah disepakati oleh mereka sebagai waktunya untuk kembali pulang .
Mereka saat ini sedang menunggu kereta selanjutnya .
Dengan duduk pada bangku yang telah disediakan , mereka menunggu kereta bersama dengan banyak orang di peron stasiun .
Kebanyakan orang disana adalah orang-orang dewasa yang ingin pulang setelah selesai bekerja .
Mereka terlihat dengan berbagai gender dan bentuk .
Mereka yang terlihat berbeda adalah orang yang memiliki Quirk mutan yang membuat penampilan mereka terlihat berbeda .
[ Hey bagaimana dengan foto ini ? apa aku terlihat bagus ? ]
Minami menunjukkan kepada Matsuri hasil foto dirinya dengan patung kucing yang berada disampingnya .
[ Iya , kau terlihat bagus ]
Dengan ekspresi lelah Matsuri berkata . Ia lelah bukan hanya karena Ia berjalan kesana-kemari tetapi juga karena harus menjaga kedua sahabatnya yang terlalu bersemangat .
Entah sudah berapa kali Matsuri menghentikan mereka yang terlalu bersemangat agar tidak terpisah .
[ Apa mungkin ini yang dirasakan oleh Izawa Ne-chan dulu pada saat menjaga kami ? ]
Pada saat Matsuri sedang mengecek kembali barang-barangnya untuk memastikan bahwa tidak ada barang yang tertinggal .
[ Jika saja aku sedang tidak berburu-buru , aku pasti akan membeli oleh-oleh yang akan aku berikan untuk mereka ]
Matsuri menyesal karena tidak bisa membelikan sesuatu pada saat kembali untuk orang-orang dipanti asuhan .
Itu karena pada saat membeli oleh-oleh pasti akan memakan waktu , maka bisa saja ia melewatkan kereta .
__ADS_1
Meskipun Matsuri tidak masalah jika pulang sedikit lebih lama , tetapi bagaimana dengan Hinata dan Minami .
Matsuri adalah orang yang memikirkan orang lain terlebih dahulu dibandingkan dengan dirinya sendiri .
Jadi Ia merasa tidak nyaman membuat keduanya menunggu lebih lama untuk dirinya .
Tidak lama kemudian kereta pun datang . tetapi mereka menunggu karena banyaknya orang yang berbondong-bondong masuk kedalam kereta .
Kereta pun sedikit lagi akan berangkat .Matsuri dan Minami bangkit dari tempat duduk dan telah bersiap-siap , tetapi Hinata terlihat aneh yang membuat keduanya terlihat khawatir .
[ Kau kenapa Hinata ? ]
[ Aku ingin buang air kecil , aku sudah tidak tahan lagi ]
Hinata menjawab pertanyaan dari Matsuri dengan tersenyum masam .
Matsuri dan Minami tau jika mereka menunggu Hinata untuk ke toilet maka kemungkinan besar mereka ketinggalan kereta yang akan segera berangkat .
Tetapi mereka juga tidak tega dengan Hinata yang terlihat benar-benar tidak tahan .
[ *Sigh* ..... Hinata , Kau lebih baik segera ke Toilet ]
[ Tapi keretanya akan segera berangkat ...... ]
[ Tidak apa-apa , justru jika kau terlalu lama menahannya itu bisa lebih bahaya untuk kesehatan . kau tidak ada masalah dengan itu kan , Minami ? ]
Izawa berkata kepadanya Minami disampingnya , tetapi Minami juga tidak mempersalahkannya .
[ Aku tidak masalah , lebih baik kau cepat Hinata . tenang saja kami akan menjaga barang-barangmu ]
[ Kalau begitu Maaf membuat kalian harus menunggu ]
Hinata kemudian dengan cepat pergi ke toilet yang telah disediakan oleh pihak stasiun .
[ Dasar Hinata .... kenapa dia tidak melakukannya dari tadi dan malahan justru menahannya ... ]
Minami mengeluh , walaupun dia sebenarnya khawatir dengan temannya itu .
[ Kereta selanjutnya akan tiba sekitar 2 jam lagi ....
Tetapi apakah kita akan tetap menunggu disini ? ]
[ Lebih baik kita mencari makan disekitar sini , aku sudah merasa lapar , bagaimana denganmu Matsuri ? ]
[ Tidak buruk , lagipula terdapat pusat pembelanjaan yang sangat dekat dari sini dan kemungkinan besar kereta selanjutnya akan lebih sepi dari penumpang ]
Mereka bersenang-senang dari pagi sampai sore hari , pergi kesana-kemari pasti akan membuat lelah dan lapar , meskipun mereka tadi makan siang tapi sekarang sudah masuk waktu makan malam .
[ Untunglah , dengan ini maka aku bisa membeli oleh-oleh ]
Tidak lama kemudian Hinata pun kembali , dia masih merasa tidak nyaman karena membuat mereka harus menunggu tapi Minami langsung menepisnya dan mengajaknya untuk mencari makan . tentu saja tidak lupa Matsuri mengabarkan situasinya kepada Saori-sensei .
Tanpa mereka sadari , seseorang memperhatikan mereka dari tadi kejauhan .
Kemudian tidak lama setelah itu , orang itu berbalik pergi dari tempatnya dan menghilangkan dari pandangan .
Beberapa saat kemudian .
Matsuri saat ini berjalan diantara kerumunan orang dengan membawa banyak barang-barang yang telah ia beli untuk orang-orang dipanti asuhan .
Pada saat mereka sedang makan di sebuah kedai makanan yang terdapat di pusat perbelanjaan , Matsuri memutuskan untuk dengan cepat pergi untuk membeli oleh-oleh .
Tetapi karena tidak ingin memakan banyak waktu , ia makan lebih cepat dari Hinata dan Minami untuk pergi membeli oleh-oleh .
Hinata dan Minami yang mendengar itu ingin ikut menemani Matsuri , tetapi Matsuri tidak ingin mengganggu waktu makan keduanya .
Makanya dia menolak tawaran temannya dan pergi sendiri .
Dengan perasaan gembira , Matsuri berjalan menuju ketempat kedua temannya menunggu .
Perlu diketahui kalau uang yang Matsuri gunakan untuk semua kebutuhan liburannya adalah uang yang ia hasilkan dari pekerjaan sampingnya .
Jadi rasanya membelikan hadiah kepada orang lain menggunakan uang yang dihasilkan sendiri memberikan Matsuri perasaan lebih bahagia .
[ Semoga mereka senang dengan hadiah yang aku berikan — ]
*Bruk——*
Seseorang tiba-tiba menabrak Matsuri dari depan yang membuatnya terkejut , tapi untungnya barang-barang yang ia bawa baik-baik saja .
Matsuri yang terjatuh kembali bangkit dan langsung melihat kebelakang untuk melihat pelakunya .
[ Permisi , jika sedang berjalan sebaiknya kau berha— ]
Pada saat Ia melihat pelakunya , Matsuri terkejut .
Orang yang baru saja menabraknya adalah Minami .
Meskipun Matsuri hanya melihat wajahnya , tetapi pakaian dan penampilannya tidak diragukan lagi adalah Minami .
Kemudian setelah itu Minami langsung pergi dengan cepat dari tempat kejadian .
Tentu saja ia sudah menitipkan barang bawaan kepada seseorang nenek tua yang sedang duduk disekitarnya .
Walaupun Matsuri tidak mengenalnya tetapi ia sendiri berharap kalau nenek tua itu dapat dipercaya .
Meskipun jika barangnya dicuri Matsuri tidak apa-apa , ia bisa membelinya lagi .
[ Tunggu Minami ! ]
Matsuri yang melihat itu langsung mencoba mengejarnya , ia ingin tau kenapa Minami beras disini dan menabraknya .
__ADS_1
[ Kenapa dia terlihat berbeda ? . tunggu sebentar , bagaimana jika dia membenciku ?
Tapi kenapa ?
Apa aku tanpa sadar melakukan sesuatu kepadanya yang membuatnya dia membenciku ?
Jika benar demikian maka sebaiknya aku meminta maaf ]
Dengan perasaan bingung dan khawatir , ia mengejar siluet Minami yang berlari .
Matsuri sedikit bingung dengan Minami yang bisa berlari lebih cepat dari biasanya . ia terus mengejar hingga tanpa sadar Matsuri sudah memasuki gang-gang kecil yang rawan akan bahaya .
Akhirnya setelah beberapa saat kejar-kejaran diantara keduanya Minami berhenti berlari .
[ Kenapa kau bertingkah aneh Minami ? apa aku telah melakukan sesuatu kepadamu ? lagipula dimana ini ? ]
Matsuri menenangkan nafasnya yang lebih cepat dari biasanya karena baru saja berlari .
Menunggu jawaban yang diberikan oleh Minami .
Siluet Minami membalikkan tubuhnya menghadap ke Matsuri .
Matsuri bisa melihat tatapan Minami yang seolah-olah mengejeknya .
[ Kau benar-benar gadis yang bodoh , tetapi hal itu adalah keuntungan bagi kami ]
Mata Matsuri membesar , menunjukkan ia sangat terkejut .
Itu karena suara Minami terdengar seperti seorang laki-laki . tidak menunggu lama , penampilan Minami juga berubah .
Yang tadinya adalah seorang gadis cantik berusia sekitar 16 tahun , sekarang berubah menjadi pria akhir 20-an .
[ Kau bukan Minami , siapa kau sebenarnya ? ]
Matsuri langsung sadar bahwa Minami yang ada didepannya adalah palsu . karena tidak Mungkin Minami yang dia kenal adalah laki-laki .
[ Kau dapat memanggilku Naka , Quirkku adalah Thought Illusion . itu membuat aku bisa berpenampilan menjadi orang lain pada pandangan target yang aku pilih ]
Kemampuan Naka sebenarnya sederhana , ia bisa membuat orang yang ia targetnya melihat dirinya menjadi orang lain dengan syarat ia harus melakukan kontak langsung kepada target dan harus mengetahui penampilan yang akan ia tiru .
Itu seperti yang ia lakukan kepada Matsuri . Naka dengan sengaja menabrak Matsuri dan mengaktifkan kemampuannya .
Sebelumnya Naka sudah memerhatikan Matsuri dan teman-temannya pada saat di stasiun .
Jadi penampilan Naka yang dilihat oleh Matsuri adalah Minami , sedangkan orang lain melihat Naka mereka melihat penampilan aslinya .
[ Aku lengah dan sekarang aku sudah masuk kedalam jebakan musuh .
Jika yang ia katakan mengenai tentang Quirknya benar maka kemungkinan besar Quirk itu tidak terlalu berguna dalam pertarungan .
Jadi jika aku melawannya 1 lawan 1 maka aku akan menang
Tetapi yang membuat aku khawatir adalah kenapa dia sangat percaya diri ? dia pasti tau dengan Quirknya kemungkinan besar dia kalah dalam pertarungan , jadi kenapa dia sangat percaya diri membawa seseorang ?
Ada sesuatu yang janggal .
Tidak tunggu sebentar ...... ]
Matsuri adalah orang yang pintar , jadi ia dengan cepat menenangkan diri dan menganalisis lawannya .
Setelah berpikir, Ia sadar kalau sudah melewatkan sesuatu .....
[ Tunggu sebentar , tadi kau mengatakan 'kami' bukan ? ]
[ Sepertinya kau tidak sebodoh yang aku kira ...... ]
Tiba-tiba datang seseorang bertubuh besar muncul di samping Naka .
Berbeda dengan Naka , orang ini terlihat kuat bahkan tanpa diberitahu .
[ Bos , aku sudah membawanya ]
[ Kerja bagus Naka ]
Insting Matsuri memberitahunya kalau situasinya sudah menjadi lebih bahaya .
Ia ingin melarikan diri dan memanggil bantuan , karena untuk saat sekarang , itu adalah pilihan terbaik .
Mundur secara perlahan dan langsung melarikan diri .
Itu adalah rencananya
[ Jangan terburu-buru untuk pergi , padahal kami baru saja datang ]
[ Hey lihat , Kau lebih manis daripada yang dikatakan oleh Naka ]
Tetapi tiba-tiba muncul dua orang dibelakangnya , membuat jalur pelarian Matsuri terhalang .
[ Situasinya menjadi lebih buruk, sekarang datang 2 orang lagi , apa yang harus aku lakukan sekarang ? ]
Flashback end .
...----------------...
[ Catatan \= Serius , Author agak sedikit kesulitan untuk pemilihan tempat .
Seperti ;
Memikirkan lokasi yang cocok untuk panti asuhan ( Jujur saja Author belum memikirkan hal ini pada saat awal-awal membuat novel ) .
Memilih tempat liburan Matsuri .
__ADS_1
Author harus melihat map Boku no hero di internet , tetapi kebanyakan hanya menampilkan prefektur nya saja , tidak termasuk kota yang ada didalamnya .
Itu membuat Author harus mencari informasi lebih banyak lagi . jadi jika lokasi-lokasi yang Author pilih tidak sesuai maka Author mohon maaf ]