
*Sebelumnya*
Mendengar hal itu Kurogiri dan Tomura terkejut , dia tidak menyangka bahwa Izawa memiliki pemikiran yang seperti itu .
[ Kenapa kalian diam saja ? apa kalian tidak akan mengacaukan kota ini ? ] Tanya Izawa .
[ Oh iya , Kurogiri lepaskan Nomu . ini adalah kompetisi siapa yang bisa mengacaukan lebih besar ] Ucap Tomura .
Kemudian muncul 3 Nomu . mereka memiliki wujud yang berbeda-beda . dua memiliki tinggi sekitar 5 meter dan satu sekitar 3 meter .
Dan begitulah insiden kota Hosu dimulai .
...----------------...
Setelah para Nomu keluar . Tomura dan Izawa memerintah mereka untuk membuat kekacauan . tapi sebelum itu Izawa sebuah kereta berwarna putih sedang berjalan mengitari kota Hosu . Izawa yang tau siapa yang ada didalamnya langsung memerintahkan kepada salah satu Nomu untuk menyerang .
[ Nomu ! Serang kereta putih itu ! ] Perintah Izawa .
Kemudian Nomu yang berwarna putih langsung mengikuti perintah Izawa lalu segera menyerang kereta itu .
didalam kereta .
Saat ini Midoriya sedang menaiki kereta putih bersama dengan Gran Torino .
[ pesanku sudah terbaca , tapi belum ada balasannya . biasanya Lida akan membalas dalam tiga menit setelah membacanya ] Batin Midoriya sambil melihat ponselnya .
Kemudian Izawa melihat ke arah jendela untuk memandang kota Hosu . tapi tiba-tiba .....
Crash..................
kereta itu diserang oleh Nomu setinggi 3 meter dengan berkulit putih .
[ **Siapa dia ? ].
[ Pahlawan ? ].
[ Kyaaaaa** !!!!! ] .
Begitulah respon penumpang yang lain .
Ya , Nomu itu adalah Nomu yang disuruh oleh Izawa untuk menyerang . dia sengaja memerintahkan Nomu menyerang kereta karena Izawa tau ada Midoriya disana .
Kemudian Gran Torino langsung menyerang Nomu dengan menendangnya dengan keras hingga membuat mereka keluar dari kereta .
Melihat dari lubang yang ditinggal oleh serangan Nomu , Midoriya melihat kota yang kacau dan terdapat sebuah asap yang melambung tinggi .
[ apa yang terjadi ? kota ini Hosu , kan ? apa Lida baik-baik saja ? ] Batin Midoriya .
Kring............
[ ..!???...] Tiba-tiba ponsel milik Midoriya bergetar menandakan bahwa ada orang yang menelponnya .
Saat Midoriya melihat , itu adalah nomor yang tidak dikenalnya . tapi firasatnya mengatakan bahwa dia harus menjawab .
[ Siapa ini ? ] Tanya Midoriya .
[ Ini aku ] Terdengar suara gadis yang menjawabnya .
Midoriya merasa pernah mendengar suara ini tapi dia melupakannya .
[ Siapa ? ] Tanya bingung Midoriya .
[ Aduhhh kau kejam sekali Deku-kun , padahal kita pernah bertemu sebelumnya....*hiks* ......kau jahat Deku-kun .......] Ucap jawaban main-main .
Mendengar suara itu Midoriya langsung melebarkan matanya , dia sekarang mengingat suara ini . Midoriya pernah mendengar suaranya pada saat insiden penyerbuan USJ . dia merupakan penjahat serta wakil dari liga penjahat . dia adalah D .
__ADS_1
[ D ? kau kah itu ] Ucap Midoriya dengan takut-takut .
[ 100 poin untuk Deku-kun . ya aku adalah D ] Ucap D dalam sambungan telepon .
Midoriya sebenarnya agak takut , bagaimana D dapat mengetahui nomor ponselnya .
[ da-dari ma-mana kau dapat nomorku ? dan ada apa kau me-menelpon ku ? ] Tanya Midoriya .
[ Untuk jawaban pertama kau akan mengetahuinya suatu hari nanti dan jawaban kedua karena aku ingin bermain dengan mu ] Jawab bercanda D .
[ Bermain ? ] Tanya Midoriya .
[ ya , kita akan bermain tebak-tebakan . tapi sebelum itu kau pasti sedang khawatir tentang salah satu temanmu yang biasa memakai berkacamata ] Ucap D .
Midoriya kembali melebarkan matanya , dia tau siapa orang yang dimaksud oleh D .
[ Lida ? dimana dia sekarang ? apa dia baik-baik saja ? ] Tanya panik Midoriya .
[ Santai saja , untuk saat ini dia masih hidup tapi aku tidak menjaminnya untuk nanti ] Ucap D .
[ APA KAU LAKUKAN DENGAN LIDA !?? ] Teriak Midoriya .
[ Cih , tidak usah berteriak , aku tidak suka itu ] Ucap D .
[ Maa , kita kesampingkan itu . saat ini temanmu itu sedang terdesak melawan pembunuh pahlawan Stein dan beberapa menit lagi dia mungkin akan mati . tapi kau tenang saja , aku tidak membantu Stein , kok ] Ucap D .
[ a-apa mau mu ? ] Tanya Midoriya .
[ seperti yang aku katakan sebelumnya , aku ingin bermain . jadi aku akan mengirimkan beberapa lokasi , kau harus memilih salah satunya , jika kau salah maka kemungkinan besar Temanmu mati oleh Stein . karena itu tebak lah dengan benar . untuk aturannya kau tidak boleh meminta bantuan kepada orang lain sebelum kau memilih . jika kau melakukannya maka aku akan mempercepat kematian dari temanmu . sekarang aku akan mengirim beberapa lokasi . tapi ingatlah bahwa aku mengawasi mu dari sini dan .....] Jelas D .
[ Dan ? ] Tanya Midoriya karena D menggantung kalimatnya .
[ Lakukan yang terbaik agar kau dapat menghiburku .......... ] Ucap D setelah itu dia menutup telepon beserta mengirimkan beberapa lokasi .
...----------------...
Pada saat itu Nomu yang ingin menyerang warga biasa tiba-tiba diserang oleh api yang super panas dan membuat kalah .
Wosh ............
[ Tadinya aku ingin mengincar Hero killer , tapi kemunculan makhluk ini sangat tidak terduga ] Ucap orang itu .
Gran Torino yang melihat yang melihat siapa orang itu langsung terkejut .
[ Kau...... mustahil...... bagaimana kau bisa ada disini ? ] Tanya terkejut Gran Torino .
[ Karena aku adalah seorang pahlawan ] Jawab orang itu yang memiliki kumis api . ya orang itu adalah Endeavor .
...----------------...
Sementara itu ditempat lain .
Tomura , Izawa dan Kurogiri sedang melihat kekacauan yang mereka ciptakan dari atas tower air .
[ Sesuai dugaan , kerja bagus Nomu ] Ucap Tomura .
[ Kerja bagus karena bukan kau sendiri yang langsung terjun ke sana ] Ucap sarkas Izawa .
Izawa baru saja selesai menelpon Midoriya untuk permainannya .
[ Kau ini bodoh , apa ? aku sedang terluka jadi aku membawa mereka . lagian kau habis menelpon siapa , D ? ] Tanya Tomura .
[ Aku baru saja menelpon partisipan utama dalam permainan yang aku adakan ] Ucap Izawa .
Mendengar itu Tomura tidak terlalu peduli . sebenarnya Tomura ingin membawa lima Nomu tapi hanya diberi Tiga oleh AFO .
__ADS_1
Kemudian Izawa pergi ke tempat yang lebih baik untuk melihat permainan yang dia adakan .
...----------------...
Pada saat ini Lida sedang bertarung dengan Stein , benar saja dia sekarang sedang berada dalam kondisi yang tidak baik , karena perbedaan pengalaman serta ditambah Lida yang saat ini bertarung dengan keadaan marah .
[ akhhh ... ] Teriak Lida karena lengan bagian atasnya diinjak oleh Stein yang membuatnya terjatuh ke tanah . setelah itu Stein langsung menancap pedangnya pada bagian lengan atas Lida .
[Arrghhh .....!!! ] Teriak Lida .
[ Kau dan kakakmu sama-sama lemah . ] Ejek Stein .
[ Tutup mulutmu sampah , dia adalah pehlawan yang hebat ] Teriak Lida sambil menangis .
Saat ingin membunuh Lida tiba-tiba Midoriya datang menyelamatkannya .
Melihat Midoriya datang Izawa yang sedari tadi menonton pun bersiul kagum .
[ Deku-kun benar-benar memiliki insting pahlawan yang kuat , ya ] Ucap Izawa .
Midoriya langsung bergegas menyerang Stein , saat sudah beberapa pukulan , Stein tiba-tiba menjilat darah Midoriya yang ada dipegangnya lalu seketika Midoriya tiba-tiba tidak bisa menggerakkan tubuhnya .
Tapi karena Stein melihat tekad dari Midoriya , dia tidak jadi untuk membunuhnya , malah dia berjalan ke arah Lida .
Izawa yang memang sudah melupakan sebagai besar alur cerita aslinya , hanya bisa menghela nafas .
[ Jadi pada akhirnya kalian kalah , ya ] Ucap Izawa tanpa memiliki niat untuk membantu .
Izawa yang sudah yakin akan hal itu tiba-tiba terkejut dengan kemunculan Todoroki yang tanpa ragu langsung menggunakan quirk api dan es nya
Wosh..............
Stein yang melihat serangan itu langsung melompat mundur untuk menghindari serangannya .
[ Maaf aku terlambat ] Ucap Todoroki dengan wajah kerennya .
Stein yang melihat itu menjadi tidak senang karena pekerjaannya terus menerus diganggu oleh bocah-bocah .
Sementara itu Izawa yang melihat itu hanya bisa menghela nafas panjang melihat ketebalan plot armor mereka .
[ *sigh*........ , plot armor mereka benar-benar tebal . tunggu ..... berbicara tentang plot armor . apa aku memilikinya juga ? maksudku bukannya aku lebih butuh plot armor dibandingkan dengan mereka karena bahaya yang selalu mengintaiku . tapi entah kenapa plot armor mereka kelihatannya lebih tebal ? ] Gumam Izawa .
[ tapi dengan ini kedatangan Todoroki partisipan jadi bertambah , maka mungkin permainan yang ku adakan semakin meriah ] Ucap Izawa dengan tersenyum .
Alasan mengapa Todoroki bisa mengetahui tentang lokasi dari Stein ? itu karena Midoriya yang memberitahu lokasinya . bukannya hal itu melanggar peraturan Izawa ? jawabannya tidak .
Karena Izawa mengatakan bahwa tidak boleh memberitahukan lokasi Sebelum memilih pilihan , sedangkan Midoriya yang menggunakan firasatnya sudah memilih salah satu lokasi . langsung bergegas pergi ke arahnya dan dalam perjalanannya Midoriya juga memberikan lokasi yang akan dituju olehnya kepada Todoroki . karena itu Midoriya tidak melanggar peraturan .
[ Dia sangat pintar memanfaatkan ruang ] Ucap Izawa yang sudah mengetahui caranya . karena itu dia membiarkannya .
Izawa memang sengaja memberikan celah itu . bagaimana pun biasanya dalam permainan akan ada celah yang biasanya dapat membantu pemain untuk melewati rintangan . jadi Izawa memberikannya .
Kemudian Todoroki langsung menciptakan Es dibawah para korban lalu meluncurkannya kebelakangnya .
Setelah merasa yang lain berada dalam posisi yang aman , Todoroki langsung menyerang Stein dengan apinya , tapi karena lengah Todoroki terdapat darahnya yang dijilat oleh Stain dan mengakibatkan dia juga tidak bisa bergerak .
Tapi karena kekuatan pertemanan , mereka kembali bangkit dan kembali menyerang Stein .
Todoroki menciptakan celah kemudian Midoriya memukul Stein dengan menggunakan 5 % one for all dan Lida yang menendang perut Stain .
Karena hal itu membuat Stein menjadi tidak sadar . setelah itu mereka mengikat Stein lalu membawanya ke tempat para pro Hero berada . tanpa menyadari bahwa sebenarnya dari tadi ada seseorang yang memperhatikan .
[ Wah , aku tidak menyangka kalian akan menang , ................yosh , sudah saatnya aku bergerak untuk menghukum peserta yang kalah ] Ucap Izawa sambil tersenyum dan kemudian dia pergi .
[ Catatan \= Author minta maaf karena jika ada yang merasa Scene dari Izawa kali ini sedikit . karena susah memasukan Scene Izawa dalam Arc Stein ini . jadi Author membuat Izaw Hanya mengamati .
__ADS_1
Jika ada kesalahan dan saran silahkan tulis di kolom komentar ]
~Otsuzawa .