FANFIC: BOKU NO HERO ACADEMIA : IZAWA MY VILLAIN

FANFIC: BOKU NO HERO ACADEMIA : IZAWA MY VILLAIN
episode 8


__ADS_3

*Sebelumnya*


Pada dasarnya fondasi dari quirk All for one itu memang dikhususkan untuk mengambil dan memberikan quirk kepada orang lain . jadi sebanyak apa yang diambil itu tidak akan menaruh beban kepada AFO .


Jadi sekarang Izawa mempunyai empat Quirk yaitu .


***1. Manipulating cyber



Kegelapan/Darkness



3 . super regenerasi***


Dan quirk yang baru saja di dapatnya dari AFO adalah ................


...----------------...


HAKI .


Yaa HAKI adalah Quirk yang diberikan AFO kepada Izawa . quirk ini membuat pengguna mengendalikan aura yang dikeluarkan tubuh .


Saat ini Izawa sedang berada diruangan yang ukurannya lumayan besar sekitar 10×10 meter dengan berbagai mesin di setiap sudut untuk mengeluarkan bola kasti . benar sekali , Izawa saat ini sedang berlatih quirk barunya itu , mengikuti perkataan AFO Izawa berlatih dengan menutup kedua matanya dengan kain dan menghindari serangan yang di luncurkan oleh berbagai mesin yang bergantian mengeluarkan bola kasti dalam jarak tujuh meter .


*Dor...........


( suara bola yang meluncur ).


Karena baru pertama kali mencoba quirk hakinya membuat Izawa tidak bisa menghindar bola kasti yang sedang meluncur cepat ke arahnya .


Duk.......


( Suara bola kasti yang mengenai tubuh Izawa )


.


[ sialan ! ternyata tidak semudah yang aku bayangkan . ] Ucap Izawa sambil mempersiapkan lagi posisinya .


beberapa saat kemudian .


***Dor.................


Dor................


Dor***...............


( suara bola meluncur ) .


[ gagal lagi , gagal lagi . kenapa ini sulit sekali ] Gerutu Izawa yang sedari selalu terkena tembakan bola .


[ jika saja mesin itu meluncur bola dengan tenang dan berurutan pasti aku bisa menghindarinya . hmmm tunggu sebentar tenang ? ketenangan ?. itu dia yang harus aku adalah tenang dan hanya fokus pada Serangan yang datang ] Ucap Izawa yang sepertinya sudah menemui titik balik .


Dengan menarik nafas dan menghembuskan secara perlahan . Izawa mengaktifkan Quirknya secara perlahan dan menyebarkannya dengan pasti . sekarang Izawa berada dalam posisi yang lebih siap dan tenang . dengan konsentrasi penuh Izawa dan wajah serius Izawa menunggu datangnya bola .


Dor........


Dengan lebih tenang , Izawa sekarang sedikit bisa merasakan sesuatu bergerak dari belakangnya dengan cepat .


Dengan memiringkan tubuhnya kesamping kanan Izawa berhasil menghindari bola itu .


Tang.............


( suara bola kasti mengenai mesin ) .


Bola itu meluncur dan mengenai mesin lainnya .


[ yatta , aku berhasil . walaupun hanya sekali tapi ini akan membaik sedikit demi sedikit . yosh bola selanjut– ]. Sebelum menyelesaikan perkataannya sebuah bola meluncur dengan keras menganai bagian tubuh samping dan membuat terkejut .


Tidak sampai disitu , bola selanjutnya kembali menyerang Izawa dari arah belakang .


Dor...........


[ akhh ! ] Teriak Izawa saat bola itu mengenai bagaian belakang tubuh karena Izawa tidak siap .


...----------------...


Beberapa hari pun berlalu . Izawa yang saat ini masih latihan menggunakan hakinya untuk mengamati sekeliling sekarang sudah menjadi semakin baik .


Ditempat latihannya . Izawa saat ini sedang berdiri tenang dan kedua mata yang ditutup , menunggu bola yang meluncur ke arahnya .


Dor .........


Dengan menyebarkannya Hakinya ke sekitarnya membuat Izawa merasakan sesuatu bergerak dengan cepat dari arah kirinya . dengan sigap Izawa memiringkan tubuhnya ke arah kanan dan menghindari serangannya .


***Dor............


Dor***...........


Tidak berhenti sampai di situ dua bola meluncur dengan cepat dari bagian depan dan samping kanannya .


Dengan tenang Izawa Izawa menggeser tubuhnya ke arah jam delapan .


***Tang.........


Tang.........


( suara bola mengenai mesin*** )


Tidak memberikan waktu Izawa bersantai sekarang , beberapa mesin kembali menembaki Izawa dari berbagai arah .


***Dor.........


Dor.........


Dor.........


Dor.........


Dor***.........


Total lima tembakan Secara bergantian dari berbagai arah . tembakan pertama dari arah jam enam , tembakan kedua dari arah jam dua , tembakan ketiga dari arah jam sebelas , tembakan keempat dari arah jam sepuluh dan tembakan terakhir dari arah jam dua belas .


Merasakan lima tembakan mengarah dari berbagai arah , Izawa tidak panik dan langsung bergerak menghindari .


Wosh.............


( suara Izawa bergerak ).


Menghadapi tembakan pertama , Izawa bergerak ke samping kiri , tembakan kedua bergerak kesamping kanan , tembakan ketiga bergerak maju ke depan , tembakan keempat bergerak melompat ke atas tembakan terakhir Izawa menangkap bola itu pada saat sedang turun turun kebawah .


Bang................


( suara Izawa menangkap bola )


Setelah menangkap bola terakhir , Izawa membuka penutup matanya dan tersenyum .

__ADS_1


[ aku berhasil ! ] Teriak dengan semangat Izawa .


[ itu baru langkah pertama , masih ada beberapa langkah lagi yang harus kau pelajari ] Kata AFO yang sedari tadi mengawasi latihan Izawa .


Mendengar suara yang tiba-tiba terdengarnya membuat Izawa terkejut dan AFO yang sedang berdiri dipintu .


[ baiklah , baiklah karena kau berhasil langkah pertama . sudah saatnya memasuki tahap selanjutnya ] Kata AFO .


Mendengar itu langsung membuat Izawa membeku di tempat , menurutnya Latihan HAKI tidak akan susah tapi setelah mendengar itu Izawa hanya bisa menghela nafas dan berkata dalam hati .


[ haaa . ini akan merepotkan ] Kata Izawa dalam hati .


...----------------...


Keesokan harinya .


Masih ditempat latihan kemarin tapi sudah tidak ada mesin - mesin yang meluncurkan bola kasti . terdapat dua orang yang sedang berhadapan yaitu Izawa dan AFO .


Sekarang Izawa memasuki tahapan selanjutnya dari menggunakan HAKI .


[ langkah selanjutnya adalah dengan menyerangmu dari jarak dekat menggunakan tongkat kasti ini . kau harus menghindari serangan dengan mata tertutup . ] Jelas AFO .


Izawa yang mendengarnya hanya bisa mengangguk dan menutupi matanya dengan kain .


[ siap mulai ] Kata AFO yang tidak tanggung-tanggung mengayunkan tongkat kastinya ke Izawa dengan kencang .


Mengandalkan quirk hakinya Izawa mencoba menghindari serangan - serangan AFO .


Walaupun bisa menghindari beberapa serangan tapi kadang-kadang ada serangan AFO yang dengan keras menghantam tubuh Izawa .


[ akhh....! ] Teriak Izawa yang terkena serangan di bagian tulang rusuknya .


[ ayo lagi ! Jangan berhenti menghindar ] Ucap AFO tanpa mempedulikan teriakan Izawa .


Dan begitulah awal latihan tahap kedua Izawa .


...----------------...


Dua Minggu pun berlalu .


Selama dua Minggu ini Izawa berlatih Hakinya bersama AFO . sudah puluhan atau ratusan kali Izawa terkena serangan dari AFO dan sudah berkali-kali Izawa pingsan karena tidak kuat .


Walaupun pun begitu AFO tidak mengurangi daya serangannya dan malahan menaikkan daya serangannya .


Berkali-kali pula tubuh kecil Izawa mengeluarkan seteguk darah segar . jika bukan quirk super regenerasinya mungkin Izawa sudah tewas .


***wosh...........


wosh..........


wosh***..........


Suara hempasan angin akibat dari serangan AFO dan gerakan menghindar Izawa .


[ bagus kau menjadi semakin baik ] Kata AFO yang sedang mengayunkan tongkat kastinya .


[........] Izawa tidak menjawab perkataan dari AFO karena sedang fokus menghindari serangan .


Wosh.............


( suara serangan AFO )


Melihat serangan yang lebih cepat dari biasanya membuat kaki Izawa terpeleset dan dalam posisi yang tidak siap untuk menghindari serangan selanjutnya .


Wosh.................


Melihat serangan AFO yang sudah tidak bisa dihindari dari samping kanan . membuat Izawa secara refleks mengangkat tangannya dan memusatkan kekuatannya untuk menahan serangan itu . yang dia tidak tau bahwa tangannya sekarang mulai di selimuti dengan HAKI Mulai berubah menjadi warna hitam .


Bang...............


Suara benturan tongkat kasti dengan tangan Izawa . Izawa pun terdorong beberapa meter kesamping , biasanya serangan seperti itu akan membuat Izawa terpental jauh dan mengeluarkan seteguk darah . tapi sekarang bahkan rasa sakit yang biasa dirasakan Izawa saat menahan serangan AFO sebelum-sebelumnya akan membuat tangannya mati rasa sekarang berkurang .


Pada saat melihat tangannya Izawa terkejut bahwa tangan yang digunakan untuk menahan serangan sekarang berwarna hitam .


AFO yang melihat itu pun sedikit terkejut bahwa Izawa bisa membuat HAKI Untuk memperkuat tubuh , padahal tahapan itu berada dalam tahap selanjutnya .


[ apa ini ? ] Tanya Izawa yang kebingungan saat melihat tangannya berwarna hitam .


[ itu adalah tahap selanjutnya dalam mengembangkan quirk hakimu . Dengan melapisi tubuh untuk membuatnya semakin kuat dengan Haki . ] Jelas AFO .


[ ohhh . jadi aku secara tidak sengaja mengembangkan quirkku dalam keadaan terdesak ] . Ucap Izawa sambil melihat bahwa tangannya sudah berubah menjadi normal .


[ benar sekali , baiklah cukup sampai disini dan untuk melatih Hakimu selanjutnya , kau akan memukul benda besi yang ada disana ] Ucap AFO untuk menghentikan latihan kali ini dan menberitahu tahap selanjutnya .


[ baiklah aku pergi dulu ] Kata AFO yang pergi meninggalkan tempat latihan .


[ baiklah ] Ucap Izawa .


Setelah itu latihan mereka hari ini berakhir dan juga Izawa senang bisa mengambang Quirk Hakinya .


...----------------...


****Bang..................


*Bang....................


* Bang***....................


Suara besi yang dipukul berkali-kali . Pada latihan kali ini Izawa sedang memukul besi dengan menyelimuti tangannya dengan HAKI yang membuat tangannya berwarna hitam .


Pukulan demi pukulan dilancarkannya dan membuat suara dentuman yang kencang .


****bang...............


*bang................


*Bang***................


(suara dentuman besi )


[ oreahhhhhh ] Suara teriakan Izawa


*Bang............


(suara dentuman besi yang lebih keras )


[ haaaaa...............haaaaa.............haaaaa..........] Nafas Izawa yang terengah-engah .


Izawa yang saat ini sedang duduk di bawah pun melepaskan Hakinya di tangannya dan membuat warna tangannya kembali normal .


[ sakit juga lama-lama , lebih baik aku istirahat sebentar saja dulu ] Kata Izawa sambil menyeka air keringat .


[ Jujur saja , quirk haki ini kuat dan banyak cara mengembangkannya . menurut yang dikatakan AFO , quirk ini juga bisa digunakan untuk menekan lawan dan menyembunyikan hawa keberadaan aku ] Kata Izawa .


Setelah beristirahat sebentar , Izawa pun berdiri dan melanjutkan latihannya . dia juga melakukan hal ini sampai satu bulan kemudian .


...----------------...

__ADS_1


Setelah satu bulan lebih aku belajar bagaimana cara mengembangkan quirk baruku . aku memutuskan untuk berjalan-jalan keluar karena sudah lebih dari dua tahun aku tidak melakukannya .


Pada saat ini Izawa sedang berada di jalan untuk menikmati angin segar . Izawa juga sudah mengatakannya ke AFO dan dia juga memperbolehkannya .


Sambil terus melihat-lihat ramai orang lalu lalang pun membuat Izawa bersemangat dan pada saat ini juga Izawa mengaktifkan quirk haki untuk merasakan sekeliling serta untuk membiasakan penggunaan quirknya barunya .


Pada saat Izawa sedang mencari toko roti untuk membeli makanan kesukaannya dari kecil yaitu roti kacang .


Pada saat Izawa sedang berjalan ke toko roti , Izawa melihat anak kecil perempuan yang terlihat sepertinya berumur lima tahun sedang panik si pinggir jalan , karena penasaran Izawa pun mendekat dan memanggilnya .


[ halo , apa yang sedang kau lakukan ? ] Tanya Izawa .


[ huwaaa.......] Teriak terkejut anak itu karena tiba-tiba ada yang memanggilnya .


[ ohhh halo juga , saat ini aku sedang mencari ibuku karena aku berpisah dengannya di jalan ] Ucap anak itu .


[ entah mengapa saat aku melihat mukanya itu mengingatkan aku dengan Matsuri , baiklah aku bantu saja dia ] Batin Izawa .


[ betulkah , terimakasih one-chan . ] Ucap anak itu .


[ ohh iya , kenapa kau tidak memanggil bantuan pada orang sekitar ? ] Tanya Izawa .


[ aku terlalu gugup untuk meminta bantuan dari orang yang tidak aku kenal ] Ucap anak itu sambil menggaruk belakang kepalanya .


[ siapa namamu ? ] Tanya Izawa .


[ namaku adalah Takanashi Rikka . kalau one-chan siapa namanya ? ] . Jawab anak itu bernama Rikka .


Takanashi Rikka . seorang anak kecil yang berpenampilan kulit putih , rambut berwarna oranye dan mata yang berwarna pink gelap .


[ panggil saja Izawa ] Jawab Izawa


[ baik Izawa ne-chan ] Ucap dengan semangat Rikka . menurutnya Izawa adalah orang baik karena sudah mau menolongnya .


Mendengar panggilan itu membuat Izawa jadi terasa nostalgia , karena itu adalah panggilan yang sering dipakai oleh anak-anak yang lebih muda di panti asuhannya .


Tak terasa sebuah senyuman muncul di mulut Izawa .


[ baiklah Rika-chan , ayo kita cari ibumu ] Ucap Izawa .


[ baiklah Izawa ne-chan ] Jawab Rikka .


Mereka pun berjalan untuk mencari keberadaan ibu Rikka . dalam perjalanan juga mereka mengobrol tentang masa lalu Rikka .


Ternyata ayah Rikka bekerja sebagai pahlawan dan sebagai pahlawan yang lumayan terkenal .


Rikka yang mengagumi pekerjaan ayahnya yang membantu dan melindungi orang-orang pun bercita-cita untuk menjadi pahlawan juga .


[ aku ingin jadi pahlawan yang membantu dan melindungi orang-orang seperti ayah ] Kata Rikka dengan nada yang bersemangat .


[ cita-cita yang bagus Rikka-chan , kau pasti akan menjadi pahlawan yang hebat ] Kata Izawa .


[ ngomong-ngomong apa ne-chan juga ingin menjadi pahlawan ? jika iya , ne-chan juga pasti akan menjadi pahlawan yang hebat ] Kata Rikka.


Dengan menggelengkan kepalanya , Izawa menjawab .


[ tidak , aku tidak ingin . aku bukan seperti pahlawan yang menolong dan melindungi orang-orang yang bahkan tidak dikenalnya . aku hanya melindungi orang-orang yang berharga bagiku ] Kata Izawa .


[ bukannya itu juga bisa disebut sebagai pahlawan ] Tanya Rikka dengan nada polos .


[ jika kau beranggapan begitu maka baiklah ] Kata Izawa dengan tersenyum .


[ Rikka !! Rikka !! Dimana kau ? hey apa kau melihat anak kecil ini ? ] Ucap seorang wanita berumur tiga puluhan dengan panik menunjukkan foto Rikka kepada orang-orang untuk menanyakan keberadaannya .


[ Ibu !!! aku disini !!! ] Teriak Rikka sambil berlari ke arah orang yang di panggil sebagai Ibu oleh Rikka.


Mendengar itu pun langsung membuat seorang yang dipanggil Ibu oleh Rikka menoleh untuk melihat dan pada saat melihat Rikka , dia langsung lari untuk memeluk Rikka .


[ Rikka !!! ] Mereka pun berpelukan .


[ kau dari mana saja ? apa kau baik-baik saja ? apa ada orang mencoba menggangumu ? ] Tanya dengan nada panik sambil melihat kondisi Rikka.


[ aku tidak apa-apa ibu . aku bertemu dengan one-chan yang membantuku . ] Ucap Rikka .


[ dimana dia ? aku harus berterimakasih padanya karena sudah mau membantu Rikka ] Tanya ibu Rikka yang penasaran .


[ disana ] Rikka sambil menunjuk tempat Izawa sebelumnya .


[ dimana ? disitu tidak orang ] Kata Ibu Rikka .


[ kok tidak ada , tadi disitu ada Izawa ne-chan ] Ucap Rikka dengan kebingungan .


Izawa saat ini sedang kembali berjalan untuk membeli roti kacang , baginya akan menjadi merepotkan jika dia terus ada disana dan Izawa juga tidak ingin menganggu reuni ibu-anak itu . jadi Izawa memutuskan pergi secara diam-diam .


Setelah sampai ditoko roti , Izawa pun memesan roti kacang .


[ tolong dua roti kacangnya ] Kata Izawa .


[ maaf adik kecil , roti kacangnya barusan saja habis ] Kata penjual itu dengan nada meminta maaf .


[ apa ? su...sudah Habis ? ] Kata Izawa dengan nada tak percaya .


[ jika kau ingin , masih ada roti melon dan coklat ] Kata penjual .


[ tidak . tidak usah ] Kata Izawa yang sudah berbalik pergi dengan nada yang lesu .


Saat dijalan dia terus menggerutu .


[ sialan ...!!! siapa sih yang menghabiskan roti kacangnya ? padahal aku sudah menargetkannya . ahhh sialan !! ] Gerutu Izawa .


[ waktu sepertinya sudah larut malam . lebih cepat-cepat baik aku kembali ] Mengetahui bahwa sudah larut malam . Izawa pun kembali melewati gang-gang kecil .


[ hey hey hey , lihat siapa yang datang ? ] Tiba-tiba ada lima pengganggu yang muncul di depan Izawa .


[ hey tidak baik seorang anak kecil berjalan di tempat seperti ini malam-malam . sini biar ikut sama one-chan saja ] .Kata pengganggu 2 .


[ kalau dilihat-lihat , dia lumayan juga . kita bisa dapat untung jika menjualnya ] Kata penjahat 3 .


Sisanya pun mengangguk setuju .


Melihat mereka muncul , bukannya panik malahan senyum kecil muncul di mulut Izawa dan berkata .


[ pas sekali , pada saat ini aku sedang frustasi dan kecewa karena roti kacang kesukaannya sudah Habis . aku membutuhkan sesuatu untuk melampiaskan rasa frustasiku ini ] Kata Izawa .


[ apa kau bilang anak kecil !! ] Kata penjahat 1 .


Izawa mulai mengaktifkan Quirknya dan bergumam .


[ ini akan menjadi menyenangkan ] Ucap Izawa dengan senyum psikopat muncul di bibirnya dan mata merah darahnya bercahaya berbahaya .


Tanpa para pengganggu itu sadari , mereka hanya menjadi bahan pelampiasan oleh Izawa .


< ***Catatan : kalian pasti tau dengan kata HAKI . benar sekali , author terinspirasi membuat quirk haki terinspirasi dari anime one piece .


Dan juga chapter kali ini agak panjang dari sebelum-sebelumnya sekitar 2000 kata yang bisanya sekitar 1500 kata .


Jika ada kesalahan dan saran silahkan tulis di kolom komentar .

__ADS_1


~ see you next chapter*** ~


__ADS_2