
*Sebelumnya*
Orang itu bernama Ochako Uraraka yang mempunyai quirk zerogravitasi .
Setelah dia melihat bahwa dia selamat , tapi pada saat dia melihat orang yang sudah menyelamatkannya sudah tidak sadarkan diri .
[ apa dia yang menyelamatkan ku ? atau lebih tepatnya memaksakan dia memaksakan dirinya . apa dia baik-baik saja ? kelihatannya sih dia hanya tak sadarkan diri ......... syukurlah ] Batin Midoriya yang lega melihat Ochako baik-baik saja .
[ sekarang jika .....aku mendapat satu poin saja ] Midoriya yang mencoba menyeret tubuhnya agar setidaknya mendapatkan satu poin tiba-tiba ada sebuah pemberitahuan bahwa ujiannya sudah selesai .
[ UJIAN SELESAI !!!! ] Mendengar itu , Midoriya langsung tercengang dan kecewa .
[ waahhh , melihat secara langsung lebih mengagumkan dari pada melihat dari layar kamera ] Ucap Izawa yang melihat kejahatan tadi .
Setelah itu Izawa pergi dari tempat tadi dan berhasil lulus dengan 50 poin dan menempati posisi kedua .
...----------------...
Setelah selesai , dia langsung pergi pulang karena menurutnya tidak ada lagi yang harus dia lakukan . Izawa bahkan tidak peduli dengan Midoriya yang saat ini sedang kecewa dan sedih karena pada saat ujian dia tidak mendapatkan poin satu pun dari mengalah para robot .
Padahal Izawa tau , bahwa sebenarnya untuk mendapatkan poin , tidak hanya dari mengalahkan para robot tapi juga bisa mendapatkan poin dari penyelamatan . karena itu aksi Midoriya menyelamatkan Ochako Uraraka mendapatkan banyak poin penyelamatan , juga di tambah dengan ujian tulis . karena itu rasa depresi Midoriya adalah hal yang sia-sia .
Tapi apakah Izawa akan memberitahu Midoriya ? maka jawabannya tidak . karena menurut Izawa itu merepotkan . Izawa pun langsung pergi pulang .
Beberapa hari kemudian .
Pada saat Izawa sedang berada di kamarnya , tiba-tiba Tomura mengetuk pintunya
[ Izawa !! kau mendapatkan surat dari U.A ] Ucap Tomura .
[ baiklah. tunggu sebentar ] Ucap Izawa .
[ ini surat untukmu , sepertinya kau berhasil masuk UA ] Ucap Tomura sambil memberikan surat itu kepada Izawa dan kemudian langsung berbalik untuk pergi .
[ itu sudah pasti , bagaimana pun ujian itu sebenarnya mudah ] Ucap Izawa .
Seperti yang Izawa bilang , ujian sebenarnya mudah , bahkan jika dia mau , dia bisa saja mendapatkan peringkat pertama jika Izawa mau .
Setelah itu Izawa kembali masuk ke dalam kamar dan mendapat kabar bahwa lusa adalah hari pertama sekolah .
...----------------...
Sekolah pahlawan Yuuei .
Setiap tahun hanya sekitar 300 peserta saja yang berhasil lulus . sekolah ini juga banyak menghasilkan pahlawan-pahlawan terkenal , juga bisa dibilang bahwa U.A adalah sekolah pahlawan terbaik di Jepang .
Pada saat ini MC kita sedang terkena sedikit masalah , yaa Izawa saat ini sedang kesusahan untuk mencari ruang kelasnya .
[ aduhhh , dimana ruang kelasku ? dari tadi aku sudah berputar-putar tapi belum menemukannya juga ] Gerutu Izawa .
Izawa bahkan terkejut saat pertama kali datang ke dalam sekolah U.A. dia berpikir akan mudah untuk mencari kelasnya , tapi bahkan saat ini dia belum menemukannya . pada saat dia berjalan dia melihat ada Midoriya yang sepertinya sedang menuju kelas .
[ ahh itu Midoriya-san , lebih baik aku mengikutinya saja ] Ucap Izawa .
[ Midoriya-san !!! ] Panggil Izawa .
Pada saat Midoriya sedang berjalan , Midoriya mendengar seseorang yang memanggil namanya . pada saat dia menoleh , dia melihat seorang perempuan yang sedang berjalan kearah .
[ Shizue-san..... ] Ucap Midoriya .
Dia melihat Izawa yang sedang berjalan kearahnya , sebenarnya dia sedikit terkejut dia dipanggil oleh Izawa .
[ Ohayou Midoriya-san ] Sapa Izawa .
[ O–ohayou juga Shizue-san , ada apa ? ] Kata Midoriya sambil gugup .
[ ahh dari tadi aku sedang mencari kelasku , tapi aku tidak menemukannya ] Kata Izawa .
[ memangnya Shizue-san berada di kelas yang mana ? ] Tanya Midoriya .
[ aku mendapatkan kelas pahlawan 1-a ] Ucap Izawa .
[ kau juga kelas 1–a , kebetulan aku juga berada di kelas yang sama , aku juga tau di mana letak kelas itu , bagaimana jika kita berjalan barsama ? ] Ucap Midoriya .
[ terimakasih Midoriya-san ] Ucap Izawa .
__ADS_1
Selama perjalanan juga , mereka mengobrol sampai tidak terasa mereka sudah berada di depan pintu kelas .
Saat mereka sampai di depan pintu kelas , mereka terkejut dengan ukuran pintunya yang tidak normal .
[ B–besar sekali , tapi sepertinya memang desainnya yang seperti ini ] Kata Midoriya .
Izawa juga sebenarnya terkejut tapi demi menjaga image , dia menunjukkan wajah bosannya.
[ di dalam kelas ini terdapat siswa-siswi yang terpilih dan lulus ujian , mereka adalah murid-murid terbaik dari yang terbaik . ] Kata Midoriya yang berkata dengan nada gugup yang sedari tadi ingin membuka pintu .
[ kenapa lama sekali , jika kau ingin membukanya , buka saja . ] Kata Izawa dengan nada bosan .
[ B–baiklah Shizue-san , aku hanya gugup saja ] Setelah itu Midoriya membuka pintu dan terlihat pemandangan yang menjengkelkan .
Terlihat dua orang yang sedang berdebat , satu anak laki-laki berambut blonde dan satu lagi anak laki-laki berambut hitam dengan memakai kacamata .
Melihat pemandangan itu Midoriya langsung speechless karena dua orang yang dia harapkan untuk beda kelas malah berada dalam satu kelas , sedangkan Izawa yang sudah tau ini hanya memandangnya dengan bosan .
[ jangan naikan kakimu di atas meja !!! apa kau tidak berpikir itu tidak sopan terhadap teman-temanmu ] Tegur anak laki-laki berambut hitam dengan memakai kacamata , orang itu adalah Lida Tenya .
[ hah ? sejujurnya aku tidak peduli , lagian dari SMP mana kau karakter sampingan ? ] Ucap orang yang menaikkan kakinya di atas meja dengan nada meremehkan . dia adalah anak laki-laki berambut blonde bernama Katsuki Bakugo .
[ aku dari sekolah pri– *akhem* aku dari SMP soumei , namaku Lida Tenya ] Ucap Lisa .
[ Soumei ? jadi kau adalah orang elite ya ? sepertinya aku sudah menemukan alasan untuk menghajar mu ] Ucap Bakugo .
[ Kasar sekali ! apa kau benar-benar ingin jadi seorang pahlawan ? ] Ucap Lida .
[ tck ] Bakugo yang mendesak lidahnya .
Saat itu Lida melihat Izawa dan Midoriya di depan pintu . dia langsung mendekat dan memperkenalkan diri .
[ Halo , aku Lida Tenya dar– ] Sebelum menyelesaikan kalimatnya , dia terlebih dahulu midoriya memotongnya .
[ aku sudah tau , aku tadi mendengarnya secara tidak sengaja , aku adalah Midoriya Izuku , senang berkenalan dengan mu ] Ucap Midoriya .
[ Midoriya kau sebenarnya kau ....bla......bla.....bla ] Ucap panjang lebar Lida .
Izawa yang saat ini hanya bisa menghela nafas dan ingin duduk , tapi tiba-tiba ada tangan yang menahannya .
[ tunggu sebentar , kau belum memperkenalkan dirimu ? aku juga tidak melihatmu dalam ujian masuk waktu itu ] Ucap Izawa .
[ namaku adalah Shizue Izawa , aku berasal dari Smp Hyakko , hobiku adalah tidur dan makanan favoritku adalah roti kacang . apa Sudah ? ] Ucap Izawa .
Sebenarnya Izawa berbohong tentang asal sekolahnya , tapi itu adalah data yang dia kirimkan ke UA .
Mendengar itu Lida terkejut dan melepaskan Izawa .
[ O–oke ] Ucap Lida .
Tapi sebelum itu , terdengar suara anak perempuan yang memanggil Midoriya .
[ ahh kau anak berambut ikal ] Orang yang memanggilnya adalah Ochako Uraraka , gadis yang Midoriya selamatkan pada saat Ujian . dan mereka pun mengobrol .
Melihat itu Izawa berniat untuk langsung duduk ke kursinya sebelum orang itu datang . dan benar saja sebelum Izawa duduk sudah ada seseorang yang berbicara .
[ kalau cuman mencari teman , lakukan saja di tempat lain ] Ucap seorang laki-laki berambut hitam dengan ekspresi datar , dia juga masih mesih mamakai sarung tidurnya yang berwarna kuning .
[ tempat ini adalah tempat untuk membimbing pahlawan ] Kata orang itu sambil keluar dari kasur tidurnya .
Mereka pun langsung terkejut karena tidak menyangka ada orang disana kecuali Izawa yang sudah tau .
[ siapa orang yang terlihat seperti tidak punya semakin hidup ini ] Mungkin ini adalah apa yang ada dibenak mereka .
[ hmmm , memakan waktu sampai 8 detik sampai kalian diam . hidup itu singkat nak , jangan sampai menyia-nyiakannya ] Kata orang itu yang sudah berdiri .
[ aku wali kelas kalian , Aizawa Shouta . senang bisa bertemu dengan kalian ] Ucap orang itu yang bernama Aizawa Shouta dengan ekspresi datar .
[ wali kelas ? berarti orang ini adalah pahlawan pro ] Itu adalah yang di pikirkan oleh mereka .
Sedangkan Izawa yang sudah tau , hanya bisa menghela nafas dan berpikir .
[ kapan aku bisa duduk ? ]
Setelah itu Aizawa mengeluarkan baju olahraga milik U.A dan berkata .
__ADS_1
[ mungkin ini tiba-tiba , tapi pakai ini dan segeralah pergi ke lapangan ] Kata Aizawa dengan tiba-tiba .
Mareka pun terkejut kecuali Izawa yang sudah tau
[ **sigh* ..... bisakah setidaknya menunggu sampai aku duduk* ? ] Batin Izawa .
Setelah itu mereka langsung menggunakan pakaian olahraga dan pergi ke lapangan seperti yang di suruh Aizawa–sensei .
...----------------...
Di lapangan .
[ tes penilai bakat ? ] Teriak semuanya kecuali Izawa.
[ tapi bagaimana dengan upacara dan bimbingan konseling nya ? ] Tanya Uraraka .
[ kalau ingin jadi pahlawan , kita tidak punya waktu untuk hal seperti itu ] Jawab Aizawa–sensei dengan nada datar .
[ Kalian semua pasti sudah paham tentang reputasi sekolah ini mengenai kebebasan di akademi . yah kebebasan itu juga berlaku untuk guru ] Kata Aizawa–sensei .
Mendengar itu langsung membuat yang lain bingung , sedangkan Izawa yang sudah tau , jadi dia tidak ingin berlama-lama tentang penjelasan Aizawa–sensei .
[ seper– ] Aizawa – sensei yang dipotong perkataannya .
[ sensei lebih baik jangan bertele-tele , langsung saja katakan poin utamanya ] Kata Izawa yang memotong perkataan Aizawa–sensei .
Sontak saja hal ini langsung membuat Izawa menjadi pusat perhatian , mereka merasa perkataan Izawa kurang sopan , tapi apakah Izawa peduli ? dia tidak peduli sama sekali . karena menurutnya mendengar penjelasan Aizawa–sensei membuatnya bosan .
Mendengar itu Aizawa–sensei pun mengangkatnya alisnya dengan terkejut . dia terkejut ada seseorang murid baru yang berani memotong perkataannya , tapi Aizaws–sensei tidak marah dan langsung mengatakan poin utamanya .
[ baiklah aku ingin kalian mencoba tes fisik yang biasa kalian lakukan di SMP tapi menggunakan quirk ] . Kata Aizaws–sensei .
[ Baguko , berapa jauh kau bisa melemparkan bola softball sewaktu SMP ? ] Tanya Aizawa–sensei kepada Bakugo .
[ 67 meter ] Jawab baguko .
[ kau sangat kuat bagi rata-rata untuk anak seusia mu ] Ucap dalam hati Izawa .
Meskipun Izawa begitu , tapi Izawa percaya diri bahwa dia melempar dengan lebih baik .
[ kali ini coba pakai quirk mu ...] Pinta Aizawa–sensei .
Baguko pun masuk ke tempat yang di tentukan dan bersiap-siap melempar .
[ baiklah.........SHINE !!!! ] Teriak Bakugo .
Duar................
Suara hasil dari quirk Bakugo .
Setelah itu Aizawa–sensei melihat alat pengukur di tangannya dan hasilnya .
[ 705,2 meter ]
[ **hebat kelihatannya menyenangkan sekali ]
[ 705 Meter ? yang benar saja** ]
Begitulah reaksi orang-orang di sekitarnya .
[ ohh tidak , kau seharusnya jangan mengatakan ini menyenangkan ] Ucap Izawa dalam hati .
Karena Izawa sudah paham apa yang akan terjadi selanjutnya jika kau mengatakannya .
[ menyenangkan katamu ?? jadi kalian berniat menghabiskan waktu tiga tahun dengan bersenang-senang ? lalu bagaimana pilihan untuk menjadi pahlawan kalian ? baiklah kalau begitu siapapun yang berada dalam peringkat terakhir akan dinyatakan *tidak ada harapan* dan langsung dikeluarkan ] Kata Izawa .
Sontak saja perkataan Aizawa membuat yang lainnya terkejut dan panik .
[ kebebasan kami berarti kami bebas mengeluarkan para murid sesuka hati ... karena itu sensei ucapkan .." selamat datang di U.A " ] Kata Izawa sensei sambil tersenyum seperti ini .
Dan begitulah Tes penilaian Quirk di mulai .
{ **catatan \= author membuat cerita mengikuti manganya . juga Review untuk update dari NOVELTOON kadang-kadang lama , kemarin saja Author UPDATE tapi Reviewnya sekitar lebih dari 15 jam baru keluar chapter terbarunya .
__ADS_1
Jika ada kesalahan dan saran silahkan tulis di kolom komentar . }
See you next chapter**