FANFIC: BOKU NO HERO ACADEMIA : IZAWA MY VILLAIN

FANFIC: BOKU NO HERO ACADEMIA : IZAWA MY VILLAIN
episode 20


__ADS_3

*Sebelumnya*


[ yosh , semuanya sudah siap ] Saat Izawa mengatakan itu rambutnya berubah menjadi putih dan matanya berubah menjadi merah .


[ dark room ]


Setelah itu Izawa menggunakan quirk kegelapan yang menutupi setiap bagian dinding dalam toilet untuk mengisolasi suara .


[ waktunya bersenang-senang ] Ucap Izawa dengan mata bercahaya berbahaya dan bibir tersenyum psikopat .


...----------------...


Di sebuah kamar mandi yang di dalamnya diisolasi oleh kegelapan terdapat dua orang , satu perempuan dan satu Pria .


[ Baiklah sudah saatnya membangunkan mainan ]. Kata perempuan itu yang ternyata adalah Izawa .


Menggunakan quirk elektromagnetik dia menciptakan sebuah aliran kecil listrik untuk membangunkan Pria itu yang ternyata adalah Korban dari Izawa .


**Biz............


[ ahhh............dimana ini** ? ] Bangun Korban .


Saat korban sudah bagun dia melihat dirinya diikat oleh tali di sebuah kamar mandi .


[ ahhh ] Kata korban .


Sang korban mencoba mengingat-ingat apa yang sebelumnya tejadi , dia mengingat ada seorang gadis cantik yang menggodanya dan mereka pun langsung menuju tempat sepi yaitu kamar mandi .


[ ahh kau sudah bangun ] Tiba-tiba terdengar suara perempuan yang memanggilnya .


[ siapa kau ?] Tanya sang korban .


[ aduuh , coba kau ingat-ingat lagi . padahal kita baru saja bertemu tadi . ] Kata perempuan itu .


[ ahhh , kau adalah perempuan yang tadi menggoda ku ] Ucap Korban .


[ iya benar sekali , aku adalah Izawa ] Kata perempuan itu yang adalah Izawa sambil membuat pose yang lucu .


[ mau apa kau ? kenapa kau mengikatku seperti ini ? ] Tanya korban .


Korban saat ini sedang diikat dengan menggunakan tali .


[ mau apa yaa ? ] Kata Izawa dengan bercanda .


[ Jawab pertanyaan ku !? ] Teriak sang korban .


[ santai aja bung , Bahkan jika kau tidak berteriak , aku masih mendengarnya ] Ucap Izawa dengan nada bermain-main .


[ jangan main-main denganku !? ] Teriak kembali korban .


Mendengar itu Izawa hanya menghela nafas , padahal Izawa sudah mengatakan untuk tidak teriak-teriak tapi korban masih saja berteriak .


[ *sigh* ........ baiklah aku akan menjawab , jawabannya adalah bermain ] Jawab Izawa .


[ bermain ??? ] Bingung korban .


[ iyaa , kita akan bermain sampai puas ] Kata Izawa .


[ apa maksu– ] Sebelum korban menyelesaikan perkataannya , Izawa menaruh jari telunjuk di mulut .


[ Bisa kau tidak banyak bertanya ? ] Kata Izawa tapi kali bukan menggunakan nada main-mainnya , tapi dengan nada yang dingin dan mengancam .


Melihat itu korban tiba-tiba merasa takut dan langsung mengangguk .


[ B–baiklah .....] Kata korban dengan gemetaran .


Mendengar itu Izawa langsung tersenyum dan berkata .


[ bagus kau mengerti ......] Kata Izawa dengan nada sopan .


Sejujurnya korban bingung dengan perubahan mendadak sifat Izawa kadang bercanda , kadang dingin dan kadang sopan .


Setelah itu Izawa mengeluarkan sebuah buku yang berisi pernyataan-pertanyaan yang akan di gunakan untuk bermain .


[ oke tidak usah berlama-lama , aku akan menanyakan tiga pertanyaan . pertanyaan pertama , kapan pertama kali kau melecehkan perempuan ? ] Tanya Izawa dengan sopan .


[ A–apa ? ] Korban yang bingung atas pernyataan tadi .


[ sekali lagi kapan pertama kali kau melecehkan perempuan ? ] Tanya Izawa .


[ I–itu , itu , it– ] Karena korban tidak menjawabnya Izawa menciptakan sebuah Dark knife menggunakan quirk kegelapan dan langsung mem0tong jari korban .


Slash..........


[ aakkhhhhh ........] Teriak korban kesakitan , dia terkejut tiba-tiba Izawa tanpa ragu memot0ng salah satu jarinya .


[ itu karena kau tidak menjawab pertanyaan ku ] Ucap dengan dingin Izawa .


[ pertanyaan kedua , berapa kali kau menyentuh korban mu ? ] Tanya Izawa dengan kembali dengan nada sopan .


[ I-itu , mungkin 22 kali ] Jawab Korban dengan gugup .


[ 22 kali yaa ? itu sepertinya kelebihan ] Ucap Izawa .


[ A–apa maksudmu kelebihan? ] Tanya korban dengan gugup dan takut , pada saat Izawa mengatakan itu dia langsung meredakan firasat buruk .

__ADS_1


[ sebenarnya aku berniat mem0tong jarimu sesuai dengan berapa kali kau menyentuh korban pelecehan mu , tapi itu sepertinya kelebihan , jari mu tidak cukup ] Kata Izawa .


[ K-kau gilaaa !!!! ] Teriak korban dengan ketakutan . tapi Izawa tidak menanggapinya dan terus melanjutkan kalimatnya .


[ jarimu baik itu tangan dan kaki jika di jumlah bernilai 20 , aku sudah memot0ng nya satu karena kau tidak menjawab pertanyaan pertama , jadi sekarang jumlah jarimu ada 19 . untuk menutup kekurangan , aku akan memot0ng kedua tanganmu . tapi itu akan menjadi 21 , .........ohhhhh kita p0tong saja kakimu , eh tunggu aku punya ide yang lebih baik , kita p0tong saja kemaIuan mu . Ha ha ha , aku jenius , kan ? ] Kata Izawa sambil mengagumi kepintarannya .


Mendengar semua itu , sang korban langsung membulatkan matanya . dia sekarang berpikir bahwa perempuan didepannya adalah orang tidak waras .


Dia langsung mencoba untuk memberontak agar dapat bebas dari Izawa . tapi Izawa langsung menahannya menggunakan quirknya .


[ kau tidak akan bisa kabur sebelum permainannya selesai ] Kata Izawa dengan menggunakan nada bercanda .


Tanpa ragu , Izawa langsung memot0ng jari - jari korban satu persatu .


[ Satu ]


**Slash............


[ akkhhh**........... ] Teriak korban .


[ Dua ]


Slash............


[ Tiga ]


Slash...............


[ **arrrghhhhhh.......... ]


........


[ lima belas** ]


Slash..........


[ **akhhhh ........ Tolong berhenti ]


[ enam belas ]


Slash.............


[ kumohon berhenti ........ampuni aku** ]


[ **tujuh belas ]


Slash...........


[ akhhhh , seseorang selamat aku ! , siapapun itu** ]


[ meskipun kau berteriak sekeras-kerasnya , tidak akan ada yang akan menyelamatkanmu , karena aku sudah mengisolasi tempat ini dengan quirkku ] Jawab Izawa .


Mendengar itu membuat sang korban putus asa dan Izawa melanjutkan memot0ng jari-jari dengan ekspresi tersenyum .


..........


[ dua puluh ]


Slash............


[ A–... , A–... , A–... ] Karena terlalu banyak berteriak , pita suara Korban pun jadi tidak mampu mengeluarkan suara .


[ sekarang aku akan memot0ng kedua tanganmu ] Ucap Izawa .


Meskipun korban ingin melarikan diri , tapi karena ditahan oleh quirk kegelapan Izawa . dia jadi tidak bisa melakukannya .


Slash...........


Slash...........


Kedua tangan milik sang korban pun langsung putus .


[ baiklah sekarang tinggal bagian yang itu ] Kata Izawa .


[ !!????? ]


Sang korban pun langsung ketakutan setengah mati . Izawa langsung membuka pakaian bagian bawah korban dan terlihatlah itu . Izawa yang melihat itu hanya terlihat biasa saja , toh pada dasarnya dia juga sudah tidak waras .


Slash...............


Izawa tanpa basa-basi langsung memotongnya .


[ Arrrrghhhhhhhhh .......... ] Korban langsung berteriak sekencang-kencangnya walaupun pita suaranya rusak , tapi entah kenapa dia bisa mengeluarkan suaranya .


Karena kasian Izawa melepaskan quirk yang menahan tubuh korban .


Sang korban tanpa keraguan langsung lari , sebenarnya dia ingin memegangi bagian bawahnya , tapi karena dia tidak punya tangan , dia tidak bisa melakukan .


Dor.......Dor.....Dor........


Sang korban langsung mencoba membuka pintu kamar mandi dengan di tendang , darah segar terus mengalir keluar dari korban , tapi dia sadar jika dia terus disini bersama wanita gila itu ( Izawa ) dia pasti akan tewas , jadi dia hanya bisa menahan rasa sakit .


**Tap.............


Tap..............

__ADS_1


Tap**............


Langkah kaki Izawa yang mendekati korban . Izawa pun melanjutkan pertanyaan terakhir .


[ baiklah . pertanyaan terakhir , berapa kali kau melihat perempuan dengan tatapan mesum ? ] Tanya Izawa .


Mendengar itu korban secara naluriah tau apa yang akan selanjutnya di lakukan . dia pun langsung menambah tendangan ke pintu dengan lebih keras .


***Dor...................


Dor..................


Dor***.................


Tapi perlahan-lahan karena dia terlalu banyak mengeluarkan darah , dia pun semakin melemah dan dia pun terjatuh karena tidak kuat lagi menopang berat tubuh .


**Tap...............


Tap...............


Tap**..............


Izawa sambil mendekat secara perlahan-lahan . sampai saat sudah dekat , dia langsung mencekik Korban dan mengangkatnya ke atas .


[ sekali lagi , berapa kali kau melihat perempuan dengan tatapan mesum ] Tanya Izawa dengan ekspresi tersenyum dengan wajah yang terkena cipratan darah .


[........] Korban itu pun tidak bisa menjawabnya , kerena dia bahkan tidak tau berapa kali dia menatap perempuan dengan tatapan mesum .


Melihat bahwa korban tidak bisa menjawab , Izawa tanpa ragu Langsung mencoIok sang korban menggunakan jarinya .


Jleb..............


[ arrrghhhhhh ......... Tolong ampuni aku ...... ] Teriak Korban .


Korban berteriak menggunakan kekuatan terakhirnya . Tapi Izawa tidak peduli dan terus mencoIok mata korban .


***Jleb...............


Jleb...............


Jleb................


Jleb................


Jleb***................


Setelah beberapa kali mencoIok mata korban , mata sang korban pun hancur di dalam . melihat itu Izawa langsung mengambil sisa-sisa boIa mata yang hancur .


Srettt.............


[ wahh , matanya benar-benar hancur didaIam . ] Kata Izawa .


[ hmmmm ? ] Izawa pun langsung merasa bahwa sang korban sudah tidak bernyawa .


[ Hmmmm , mainan ini sepertinya sudah tidak berguna lagi ] Kata Izawa yang langsung melempar mayat korban .


Brug...........


( suara terjatuh mayat korban ) .


Sesudah selesai melakukan hal yang dianggap nya sebagai permainan , Izawa langsung melihat pakaiannya .


[ untung saja aku menggunakan jaket , jika tidak past seragam U.A ku pasti akan terkena cipratan darah . kan akan bermasalah jika ketahuan seragam U.A ku bau darah ] Kata Izawa .


Setelah itu Izawa langsung membuang jaketnya ke dark storage karena jaket itu penuh dengan darah dan juga bau darah .


Setelah itu dia pergi dari tempat itu dan bersiap-siap pulang . tempat bekas permainan Izawa penuh dengan darah yang mengaIir dan banyak p0tongan tubuh yang berserakan .


Kemudian dia Izawa pergi keluar dan menonaktifkan dark room . seketika bau darah menyebar ke sekililing , tapi karena saat ini sudah larut malam , jadi tidak ada orang di sekitarnya .


Tidak lupa , Izawa juga meretas CCTV di sekitar untuk menghapus ke jejak Izawa dan kemudian pulang .


...----------------...


[ aku kembali ] Kata Izawa saat sudah sampai di bar tempat Izawa tinggal .


[ .......] Tomura tidak menanggapi salam Izawa .


[ ohh , kau sudah kembali Izawa ] Hanya Kurogiri lah yang menyambutnya .


Setelah itu Izawa langsung pergi mandi untuk membersihkan dirimu .


Kemudian saat sudah selesai membersihkan tubuhnya , Izawa pergi ke tempat Tomura dan Kurogiri .


[ kenapa kau kembali terlambat ? ] Ucap Kurogiri .


[ aku hanya bermain sebentar ] Jawab Izawa .


Mendingan itu Tomura dan Kurogiri lebih baik tidak membahas tentang permainan Izawa , kerena mereka tau bahwa sebenarnya permainan yang disebut Izawa itu pasti mengerikan .


Setelah itu Izawa pergi ke kamar dan langsung tidur .


[ **jika ada kesalahan dan saran silahkan tulis di kolom komentar ]


See you next time**

__ADS_1


__ADS_2