
*Sebelumnya*
[ yosh , semuanya sudah siap ] Saat Izawa mengatakan itu rambutnya berubah menjadi putih dan matanya berubah menjadi merah .
[ dark room ]
Setelah itu Izawa menggunakan quirk kegelapan yang menutupi setiap bagian dinding dalam toilet untuk mengisolasi suara .
[ waktunya bersenang-senang ] Ucap Izawa dengan mata bercahaya berbahaya dan bibir tersenyum psikopat .
...----------------...
Di sebuah kamar mandi yang di dalamnya diisolasi oleh kegelapan terdapat dua orang , satu perempuan dan satu Pria .
[ Baiklah sudah saatnya membangunkan mainan ]. Kata perempuan itu yang ternyata adalah Izawa .
Menggunakan quirk elektromagnetik dia menciptakan sebuah aliran kecil listrik untuk membangunkan Pria itu yang ternyata adalah Korban dari Izawa .
**Biz............
[ ahhh............dimana ini** ? ] Bangun Korban .
Saat korban sudah bagun dia melihat dirinya diikat oleh tali di sebuah kamar mandi .
[ ahhh ] Kata korban .
Sang korban mencoba mengingat-ingat apa yang sebelumnya tejadi , dia mengingat ada seorang gadis cantik yang menggodanya dan mereka pun langsung menuju tempat sepi yaitu kamar mandi .
[ ahh kau sudah bangun ] Tiba-tiba terdengar suara perempuan yang memanggilnya .
[ siapa kau ?] Tanya sang korban .
[ aduuh , coba kau ingat-ingat lagi . padahal kita baru saja bertemu tadi . ] Kata perempuan itu .
[ ahhh , kau adalah perempuan yang tadi menggoda ku ] Ucap Korban .
[ iya benar sekali , aku adalah Izawa ] Kata perempuan itu yang adalah Izawa sambil membuat pose yang lucu .
[ mau apa kau ? kenapa kau mengikatku seperti ini ? ] Tanya korban .
Korban saat ini sedang diikat dengan menggunakan tali .
[ mau apa yaa ? ] Kata Izawa dengan bercanda .
[ Jawab pertanyaan ku !? ] Teriak sang korban .
[ santai aja bung , Bahkan jika kau tidak berteriak , aku masih mendengarnya ] Ucap Izawa dengan nada bermain-main .
[ jangan main-main denganku !? ] Teriak kembali korban .
Mendengar itu Izawa hanya menghela nafas , padahal Izawa sudah mengatakan untuk tidak teriak-teriak tapi korban masih saja berteriak .
[ *sigh* ........ baiklah aku akan menjawab , jawabannya adalah bermain ] Jawab Izawa .
[ bermain ??? ] Bingung korban .
[ iyaa , kita akan bermain sampai puas ] Kata Izawa .
[ apa maksu– ] Sebelum korban menyelesaikan perkataannya , Izawa menaruh jari telunjuk di mulut .
[ Bisa kau tidak banyak bertanya ? ] Kata Izawa tapi kali bukan menggunakan nada main-mainnya , tapi dengan nada yang dingin dan mengancam .
Melihat itu korban tiba-tiba merasa takut dan langsung mengangguk .
[ B–baiklah .....] Kata korban dengan gemetaran .
Mendengar itu Izawa langsung tersenyum dan berkata .
[ bagus kau mengerti ......] Kata Izawa dengan nada sopan .
Sejujurnya korban bingung dengan perubahan mendadak sifat Izawa kadang bercanda , kadang dingin dan kadang sopan .
Setelah itu Izawa mengeluarkan sebuah buku yang berisi pernyataan-pertanyaan yang akan di gunakan untuk bermain .
[ oke tidak usah berlama-lama , aku akan menanyakan tiga pertanyaan . pertanyaan pertama , kapan pertama kali kau melecehkan perempuan ? ] Tanya Izawa dengan sopan .
[ A–apa ? ] Korban yang bingung atas pernyataan tadi .
[ sekali lagi kapan pertama kali kau melecehkan perempuan ? ] Tanya Izawa .
[ I–itu , itu , it– ] Karena korban tidak menjawabnya Izawa menciptakan sebuah Dark knife menggunakan quirk kegelapan dan langsung mem0tong jari korban .
Slash..........
[ aakkhhhhh ........] Teriak korban kesakitan , dia terkejut tiba-tiba Izawa tanpa ragu memot0ng salah satu jarinya .
[ itu karena kau tidak menjawab pertanyaan ku ] Ucap dengan dingin Izawa .
[ pertanyaan kedua , berapa kali kau menyentuh korban mu ? ] Tanya Izawa dengan kembali dengan nada sopan .
[ I-itu , mungkin 22 kali ] Jawab Korban dengan gugup .
[ 22 kali yaa ? itu sepertinya kelebihan ] Ucap Izawa .
[ A–apa maksudmu kelebihan? ] Tanya korban dengan gugup dan takut , pada saat Izawa mengatakan itu dia langsung meredakan firasat buruk .
__ADS_1
[ sebenarnya aku berniat mem0tong jarimu sesuai dengan berapa kali kau menyentuh korban pelecehan mu , tapi itu sepertinya kelebihan , jari mu tidak cukup ] Kata Izawa .
[ K-kau gilaaa !!!! ] Teriak korban dengan ketakutan . tapi Izawa tidak menanggapinya dan terus melanjutkan kalimatnya .
[ jarimu baik itu tangan dan kaki jika di jumlah bernilai 20 , aku sudah memot0ng nya satu karena kau tidak menjawab pertanyaan pertama , jadi sekarang jumlah jarimu ada 19 . untuk menutup kekurangan , aku akan memot0ng kedua tanganmu . tapi itu akan menjadi 21 , .........ohhhhh kita p0tong saja kakimu , eh tunggu aku punya ide yang lebih baik , kita p0tong saja kemaIuan mu . Ha ha ha , aku jenius , kan ? ] Kata Izawa sambil mengagumi kepintarannya .
Mendengar semua itu , sang korban langsung membulatkan matanya . dia sekarang berpikir bahwa perempuan didepannya adalah orang tidak waras .
Dia langsung mencoba untuk memberontak agar dapat bebas dari Izawa . tapi Izawa langsung menahannya menggunakan quirknya .
[ kau tidak akan bisa kabur sebelum permainannya selesai ] Kata Izawa dengan menggunakan nada bercanda .
Tanpa ragu , Izawa langsung memot0ng jari - jari korban satu persatu .
[ Satu ]
**Slash............
[ akkhhh**........... ] Teriak korban .
[ Dua ]
Slash............
[ Tiga ]
Slash...............
[ **arrrghhhhhh.......... ]
........
[ lima belas** ]
Slash..........
[ **akhhhh ........ Tolong berhenti ]
[ enam belas ]
Slash.............
[ kumohon berhenti ........ampuni aku** ]
[ **tujuh belas ]
Slash...........
[ akhhhh , seseorang selamat aku ! , siapapun itu** ]
[ meskipun kau berteriak sekeras-kerasnya , tidak akan ada yang akan menyelamatkanmu , karena aku sudah mengisolasi tempat ini dengan quirkku ] Jawab Izawa .
Mendengar itu membuat sang korban putus asa dan Izawa melanjutkan memot0ng jari-jari dengan ekspresi tersenyum .
..........
[ dua puluh ]
Slash............
[ A–... , A–... , A–... ] Karena terlalu banyak berteriak , pita suara Korban pun jadi tidak mampu mengeluarkan suara .
[ sekarang aku akan memot0ng kedua tanganmu ] Ucap Izawa .
Meskipun korban ingin melarikan diri , tapi karena ditahan oleh quirk kegelapan Izawa . dia jadi tidak bisa melakukannya .
Slash...........
Slash...........
Kedua tangan milik sang korban pun langsung putus .
[ baiklah sekarang tinggal bagian yang itu ] Kata Izawa .
[ !!????? ]
Sang korban pun langsung ketakutan setengah mati . Izawa langsung membuka pakaian bagian bawah korban dan terlihatlah itu . Izawa yang melihat itu hanya terlihat biasa saja , toh pada dasarnya dia juga sudah tidak waras .
Slash...............
Izawa tanpa basa-basi langsung memotongnya .
[ Arrrrghhhhhhhhh .......... ] Korban langsung berteriak sekencang-kencangnya walaupun pita suaranya rusak , tapi entah kenapa dia bisa mengeluarkan suaranya .
Karena kasian Izawa melepaskan quirk yang menahan tubuh korban .
Sang korban tanpa keraguan langsung lari , sebenarnya dia ingin memegangi bagian bawahnya , tapi karena dia tidak punya tangan , dia tidak bisa melakukan .
Dor.......Dor.....Dor........
Sang korban langsung mencoba membuka pintu kamar mandi dengan di tendang , darah segar terus mengalir keluar dari korban , tapi dia sadar jika dia terus disini bersama wanita gila itu ( Izawa ) dia pasti akan tewas , jadi dia hanya bisa menahan rasa sakit .
**Tap.............
Tap..............
__ADS_1
Tap**............
Langkah kaki Izawa yang mendekati korban . Izawa pun melanjutkan pertanyaan terakhir .
[ baiklah . pertanyaan terakhir , berapa kali kau melihat perempuan dengan tatapan mesum ? ] Tanya Izawa .
Mendengar itu korban secara naluriah tau apa yang akan selanjutnya di lakukan . dia pun langsung menambah tendangan ke pintu dengan lebih keras .
***Dor...................
Dor..................
Dor***.................
Tapi perlahan-lahan karena dia terlalu banyak mengeluarkan darah , dia pun semakin melemah dan dia pun terjatuh karena tidak kuat lagi menopang berat tubuh .
**Tap...............
Tap...............
Tap**..............
Izawa sambil mendekat secara perlahan-lahan . sampai saat sudah dekat , dia langsung mencekik Korban dan mengangkatnya ke atas .
[ sekali lagi , berapa kali kau melihat perempuan dengan tatapan mesum ] Tanya Izawa dengan ekspresi tersenyum dengan wajah yang terkena cipratan darah .
[........] Korban itu pun tidak bisa menjawabnya , kerena dia bahkan tidak tau berapa kali dia menatap perempuan dengan tatapan mesum .
Melihat bahwa korban tidak bisa menjawab , Izawa tanpa ragu Langsung mencoIok sang korban menggunakan jarinya .
Jleb..............
[ arrrghhhhhh ......... Tolong ampuni aku ...... ] Teriak Korban .
Korban berteriak menggunakan kekuatan terakhirnya . Tapi Izawa tidak peduli dan terus mencoIok mata korban .
***Jleb...............
Jleb...............
Jleb................
Jleb................
Jleb***................
Setelah beberapa kali mencoIok mata korban , mata sang korban pun hancur di dalam . melihat itu Izawa langsung mengambil sisa-sisa boIa mata yang hancur .
Srettt.............
[ wahh , matanya benar-benar hancur didaIam . ] Kata Izawa .
[ hmmmm ? ] Izawa pun langsung merasa bahwa sang korban sudah tidak bernyawa .
[ Hmmmm , mainan ini sepertinya sudah tidak berguna lagi ] Kata Izawa yang langsung melempar mayat korban .
Brug...........
( suara terjatuh mayat korban ) .
Sesudah selesai melakukan hal yang dianggap nya sebagai permainan , Izawa langsung melihat pakaiannya .
[ untung saja aku menggunakan jaket , jika tidak past seragam U.A ku pasti akan terkena cipratan darah . kan akan bermasalah jika ketahuan seragam U.A ku bau darah ] Kata Izawa .
Setelah itu Izawa langsung membuang jaketnya ke dark storage karena jaket itu penuh dengan darah dan juga bau darah .
Setelah itu dia pergi dari tempat itu dan bersiap-siap pulang . tempat bekas permainan Izawa penuh dengan darah yang mengaIir dan banyak p0tongan tubuh yang berserakan .
Kemudian dia Izawa pergi keluar dan menonaktifkan dark room . seketika bau darah menyebar ke sekililing , tapi karena saat ini sudah larut malam , jadi tidak ada orang di sekitarnya .
Tidak lupa , Izawa juga meretas CCTV di sekitar untuk menghapus ke jejak Izawa dan kemudian pulang .
...----------------...
[ aku kembali ] Kata Izawa saat sudah sampai di bar tempat Izawa tinggal .
[ .......] Tomura tidak menanggapi salam Izawa .
[ ohh , kau sudah kembali Izawa ] Hanya Kurogiri lah yang menyambutnya .
Setelah itu Izawa langsung pergi mandi untuk membersihkan dirimu .
Kemudian saat sudah selesai membersihkan tubuhnya , Izawa pergi ke tempat Tomura dan Kurogiri .
[ kenapa kau kembali terlambat ? ] Ucap Kurogiri .
[ aku hanya bermain sebentar ] Jawab Izawa .
Mendingan itu Tomura dan Kurogiri lebih baik tidak membahas tentang permainan Izawa , kerena mereka tau bahwa sebenarnya permainan yang disebut Izawa itu pasti mengerikan .
Setelah itu Izawa pergi ke kamar dan langsung tidur .
[ **jika ada kesalahan dan saran silahkan tulis di kolom komentar ]
See you next time**
__ADS_1