
*Sebelumnya*
[ kalau begitu kau bunuh saja seseorang dan ambil organ-organnya kemudian jual . mudahkan ] Usulan unik lagi Izawa dengan nada polos .
[ itu bukanlah hal yang di lakukan oleh calon pahlawan ] Teriak Mereka lagi secara bersamaan .
Mendengar itu Izawa merasa bingung , dia berpikir bahwa usulannya adalah cara termudah dan tercepat untuk mendapatkan uang tapi mereka malah menolaknya . Izawa merasa pikiran mereka sedikit rumit tapi hal yang dia tidak sadari adalah pemikirannya sendiri yang aneh dan unik.
...----------------...
[ lagian bagaimana mungkin seorang calon pahlawan dapat berpikir seperti itu ? ] Ucap Lida .
[ itu mungkin , buktikan saja adalah sekarang ] Jawab Izawa dengan nada bosan .
Mereka tak habis pikir , bagaimana Izawa dapat memikirkan cara seperti itu .
[ kalau begitu apa motivasi Izawa-chan untuk masuk Yuuei dan manjadi pahlawan ? ] Tanya Uraraka .
Mendengar itu Izawa langsung mengangkat alisnya , ini adalah pertama kalinya seseorang berkata seperti itu semenjak dia datang ke U.A .
[ untuk menjadi kuat agar dapat melindungi orang-orang yang berharga bagiku ] Kata Izawa dengan mata yang terlihat bertekad .
Melihat terkejut , pasalnya ini adalah pertama kalinya Izawa terlihat bertekad , biasanya dia adalah orang yang sangat santai dan pemalas .
[ kalau begitu , siapa orang-orang itu ? ] Tanya Uraraka .
Mendengar itu Izawa langsung menjawabnya dengan dingin [ jangan terlalu banyak bertanya tentang diriku ] .
Melihat Izawa yang seperti itu , mereka langsung terdiam .
[ bwahahahahah , ternyata kau disini Midoriya shonen ] Tiba-tiba datang All might dengan membawa bekal makan siangnya dan membuat mereka terkejut .
[ apa kau mau makan siang bersamaku ? ] Ucap all might .
[ kau seperti gadis remaja saja ] Ucap Uraraka .
Sedangkan Izawa juga terkejut , dia hampir saja membuat dark sword lalu menebas all might . tapi untungnya dia berhasil menahan refleksnya itu .
[ hampir saja ] Batin Izawa .
Tapi jujur saja Melihat lelaki mengajak makan siang lelaki dengan cara seperti itu membuat Izawa ingin muntah .
Setelah itu Midoriya langsung ikut bersama all might untuk makan siang bersama .
Di kantin .
Saat ini Izawa sedang duduk dikursi bersama dengan Uraraka dan Lida .
[ hey , apa yang ingin di lakukan all might kepada Deku-kun , ya ? ] Ucap Uraraka dengan rasa ingin tau .
[ entahlah , kenapa kau tidak tanyakan langsung kepada orangnya . ] Jawab Izawa tanpa menoleh karena sedang makan .
[ aku dengar all might pada saat insiden USJ itu dan Midoriya menerobos seorang diri , mungkin dia ingin membicarakan hal itu ] Ucap Lida .
[ ingat tentang apa yang dikatakan Asui di bus ] Lanjut Lida .
Uraraka yang mendengar itu langsung mengangguk-anggukkan sedangkan Izawa malah sedang fokus makan pada makanannya .
__ADS_1
[ apa kau mendengar ku Shizue-san ? ] Ucap Lida karena dia seperti melihat Izawa dari tadi tidak memperhatikannya .
[ aku dengar kok ] Ucap Izawa dengan acuh tak acuh .
[ Kekuatan mereka sangat mirip bukan ? mungkin karena itu All might tertarik dengan Midoriya-san ] Ucap Izawa walaupun sebenarnya dia sudah tau jawabannya .
[ ngomong-ngomong Uraraka-san , bagaimana dengan usulanku ? ] Tanya Izawa .
[ tidak mungkin aku melakukannya , sudah jangan membahas hal itu lagi ] Ucap Uraraka .
Mereka langsung sweetdrop karena Izawa masih saja menanyakan usulan yang jelas-jelas aneh itu .
[ Oke , atau kau mungkin bisa merampok Bank ] Ucap Izawa .
Lida dan Uraraka langsung sweetdrop dan berpikir .
[ apa yang ada di kepalamu hanya ide-ide absurp ]
Izawa tidak terlalu peduli dengan reaksi mereka jadi dia hanya melanjutkan makannya .
Pulang sekolah .
Pada saat ini Izawa sedang bersiap-siap untuk pulang sekolah tapi diluar kelas A sudah dipenuhi siswa dari kelas lain hingga menutupi jalan . melihat itu Izawa hanya menghela nafas .
[ *sigh*.......... adegan ini ] Batin Izawa .
Kemudian Izawa berjalan mendekati pintu . Izawa menipiskan hawa keberadaannya .
[ a-ada apa ini ? ] Teriak Uraraka terkejut melihat sekumpulan murid didepannya .
[ ada perlu apa kalian dengan kelas A ? ] Tanya Lida selaku ketua kelas .
[ Mengamati lawanlah cebol , karena kita pernah melihat penjahat , jadi mereka pasti datang untuk mengamati Sebelum festival dimulai ] Ucap Bakugo .
Mineta menatap wajah Midoriya dengan 'apa-apaan sikapnya itu ' sambil menunjuk Bakugo yang sedang berjalan santai . Midoriya langsung berkata .
[ itu sikap Ka-chan saat netral ] Jelas Midoriya .
Kemudian Bakugo berdiri di depan gerombolannya itu .
[ mengamati kami tidak akan ada gunanya , minggir lah kalian sampah ] Usir Baguko dengan tatapan tajam .
[ jangan memanggil sampah pada orang yang belum kau kenal ] Seru Lida sambil mengayun-ayunkan tangannya , sedangkan Midoriya dan Uraraka gemetar ketakutan .
[ permisi , aku ingin lewat . jangan buang-buang waktu ku . cepat minggir ] Ucap Izawa yang entah kenapa sudah ada di samping Bakugo .
Izawa yang dari ingin cepat-cepat pergi , karena dia ingin membeli roti kacangnya . karena itu dia merasa bahwa orang-orang yang menahannya adalah sekelompok orang yang menyebalkan .
[ Shizue-san/Izawa ] Teman-temannya juga terkejut kerena sejak kapan Izawa ada disana .
[ melihat ini membuatku kecewa saja ] Ucap pria berambut ungu dengan memegang tengkuknya dibelakangnya . orang itu adalah Shinso Hitoshi . dia sekarang sudah berdiri didepan Bakugo dan Izawa .
[ Baik prodi umum atau pun lainnya , ada yang banyak murid yang masuk sana karena gagal memasuki kelas prodi pahlawan , apa kau tau ? ] Ucap Shinso sambil menatap keduanya .
[ tidak , sejujurnya aku tidak peduli ] Ucap Izawa dengan tatapan bosan .
[ jangan mengatakan hal seperti itu Izawa-san ] Kali ini Lida sekali lagi memperingatkan .
__ADS_1
[ kau terlalu kaku Lida , mereka gagal masuk ke kelas pahlawan karena mereka lemah . itu saja ] Ucap Izawa .
[ kau terlalu sombong , apa kau tau bahwa pihak sekolah sudah memberikan kesempatan , tergantung dari hasil festival olahraga . katanya mereka akan mempertimbangkan untuk memindahkan kami ke kelas pahlawan dan begitu juga sebaliknya ] Ucap Shinso .
Midoriya , Lida dan Uraraka langsung tertegun mendengar penjelasan Shinso sedangkan Izawa dan Bakugo hanya biasa-biasa saja karena mereka juga tidak peduli .
[ mengamati lawan ? paling tidak aku hanya ingin bilang bahwa meskipun kalian prodi pahlawan , jangan sombong atau aku bisa menggeser tempat kalian . aku datang dengan maksud untuk mendeklarasikan perang ] Ucap Shinso dengan datar .
[ orang ini berani sekali , ya ? ] Batin Midoriya , Lida dan Uraraka bersama .
Mendengar itu Izawa langsung menjadi tertarik dengan pembicaraan ini .
[ lelucon yang bagus ] Kata Izawa dengan nada yang sinis .
Sontak itu membuat Izawa jadi pusat perhatian , terlebih Midoriya , Lida dan Uraraka yang tau bahwa mulut Izawa itu pandai membuat orang lain jadi naik darah .
[ apa ? ] Tanya Shinso dengan bingung .
[ kau mengatakan bahwa kami sombong dan ingin menggeser kami ? serta kau datang kesini untuk mendeklarasikan perang ? ... jangan membuatku tertawa ] Ucap Izawa dengan mengejek .
[ justru kaulah yang paling sombong disini . kami percaya diri dengan kekuatan kami sedangkan kalian yang bahkan tidak masuk prodi pahlawan mengatakan kalian ingin mendeklarasikan perang ...........itu adalah lelucon yang bagus . baiklah akan kami terima tantangan kalian ] Ucap Izawa yang sudah mulai menjauh .
Saat Izawa berjalan juga mereka langsung memberikan membukakan jalan untuk Izawa dan Bakugo untuk lewat .
Tepat ketika mereka berpikir bahwa ini sudah selesai . orang lain dari kerumunan mulai berteriak .
[ hey , aku tetsu dari kelas sebelah , aku dengar kalian pernah bertarung melawan sekelompok penjahat , jangan sombong hanya karena itu ] Ucap Tetsu yang mempunyai kepala silver .
[ Kenapa orang-orang seperti ini terus berdatangan ? ] Batin Midoriya , Lida dan Uraraka .
Tapi Izawa dan Bakugo tidak menanggapi perkataan dari Tetsu dan terus berjalan menjauh .
[ mereka sama sekali tidak menghiraukannya ] Batin Midoriya , Lida dan Uraraka Sweetdrop sekaligus prihatin dengan Tetsu .
[ mereka sangat manly ] Ucap Kirishima sambil terharu .
[ jangan bodoh , mereka hanya menambahkan musuh kita saja ] Ucap Mineta .
Yang lain pun mengangguk setuju . Izawa dan Baguko hanya memperkeruh keadaan mereka saat ini .
[ hei Shizue , Bakugo apa kalian tau apa yang kalian lakukan ? sekarang kita memiliki seluruh siswa tahun pertama mengincar kita ] Kata Kirishima yang mendekati Izawa dan Bakugo .
[ asal aku bisa berada dipuncak , aku tidak masalah ] Ucap Bakugo sambil menyeringai .
[ *sigh*.........aku mengharapkan ini dari Bakugo tapi bukan kau Shizue-san ] Kirishima dan yang lainnya menghela nafas .
[ jangan samakan aku dengannya , jika aku serius aku bisa dengan mudah untuk berada dipuncak ] Kata Izawa dengan sombong .
[ apa katamu , sialan ? ] Kata Bakugo yang tidak terima dengan perkataan Izawa . tapi sayang sekali Bakugo juga diabaikan .
[ mereka harus tau tempatnya , mereka hanyalah prodi umum . aku tidak mau mereka memberikan mereka harapan palsu seperti 'jika mereka berusaha mereka pasti bisa masuk prodi pahlawan' . ketahuilah bahwa ini adalah kenyataan dan berpikirlah secara realistis . bahkan ada pepatah yang mengatakan ' jika kau mencoba meraih impianmu setinggi mungkin , maka saat kau terjatuh itu akan sangat menyakitkan ' . walaupun kenyataan kejam tapi itu lebih baik dari pada hidup dalam sebuah angan-angan palsu . ] Kata Izawa .
Setelah itu Izawa pergi meninggalkan mereka yang masih terkejut dengan perkataannya sambil melambaikan tangan .
[ HEI , SUDAH KUBILANG JANGAN ABAIKAN AKU , DASAR PEREMPUAN SIALAN ] Teriak Baguko dengan marah karena diabaikan oleh Izawa .
[ **Catatan \= mungkin Author updatenya akan telat . karena akhir-akhir ini otak lagi agak macet , jadi sekarang Author lagi butuh banyak inspirasi .
__ADS_1
Jika ada kesalahan dan saran silahkan tulis di kolom komentar** ]
~Otsuzawa .