
*Sebelumnya*
Tetapi ia sangat yakin kalau orang itu ada disana .
Karena ia melihat sepasang mata merah yang bersinar menatapnya .
[ Padahal aku kesini hanya untuk berjalan-jalan tapi lihat apa yang aku temukan disini ...... ]
Hingga sebuah suara perempuan terdengar ditelinga Matsuri dan Gendo .
Kemudian orang itu berjalan dan akhirnya mereka bisa melihat dengan jelas orang itu .
...----------------...
Di dalam sebuah gang kecil yang sudah hancur .
Terdapat dua orang yang sedang bertarung , tetapi pertarungan keduanya dihentikan dengan kedatangan pihak yang lain .
Dengan sinar bulan yang menyinarinya , membuat Matsuri dan Gendo mampu melihat dengan jelas orang itu .
Sepasang mata merah menatap Matsuri dan Gendo dengan tatapan yang sulit untuk diartikan .
Kulit mulus pucat yang terlihat seperti tidak pernah terkena sinar matahari membuat orang lain akan berasumsi kalau orang itu sedang sakit . ditambah dengan surai putih panjangnya mengalir hingga pinggulnya .
Gadis itu juga mengeluarkan aura misterius yang membuat orang-orang menjadi tertarik padanya .
Membuatnya terlihat seperti seorang kecantikan tetapi juga berbahaya .
Ia berdiri disana dengan anggun , menatap Matsuri dan Gendo .
Hingga beberapa saat Gendo akhirnya tersadar .
Ia marah kepada gadis itu karena sudah menghentikan pertarungannya , tetapi setelah melihatnya membuatnya Gendo menyadari sesuatu .
[ Gadis cantik berkulit pucat dengan Quirk kegelapan . tidak salah lagi , kau adalah D ]
Gendo sendiri tidak mungkin tidak mengetahuinya .
Lagipula hampir setiap orang mengenalnya , apalagi dirinya yang sudah berkeliaran di dunia bawah . ia pasti mengenalnya .
Pertama kali ia melihat foto D Gendo berpikir kalau ia terlihat seperti seorang gadis yang rapuh .
Ia sama sekali tidak terlihat berbahaya , bahkan pernah terlintas dipikirannya agar untuk menculiknya .
Tetapi setelah melihatnya secara langsung terasa sangat berbeda .
Walaupun penampilannya masih sama yang bahkan lebih cantik daripada di foto , tetapi ada sesuatu yang membuat Gendo mewaspadainya .
Itu adalah karena kehadirannya yang terasa aneh .
Terkadang aura yang dipancarkannya tidak ada dan kemudian beberapa saat kemudian aura yang dikeluarkan oleh Izawa terasa sangat tipis tapi tajam .
Rasanya jika ia memalingkan perhatiannya sebentar saja maka ia akan langsung mati .
Itulah adalah pandangan Gendo .
Tetapi bagi Matsuri , melihat D secara langsung benar-benar terasa familiar .
Sesuatu yang membuat hatinya tiba-tiba bergejolak .
Memang pada saat melihat gumpalan kegelapan , ia sudah menduga kalau itu adalah seorang Villain yang bernama D .
Karena ia sudah pernah melihatnya di berita yang disiarkan .
Makanya pada saat melihat D ia langsung bersiap-siap , walaupun tubuhnya sudah tidak kuat lagi .
Tetapi melihatnya secara langsung membuat Matsuri secara otomatis langsung mengingat kakaknya .
[ Tunggu sebentar ..... apa Quirk Izawa Ne-chan ? ]
Matsuri sudah tidak bertemu dengan Izawa secara langsung sudah puluhan tahun .
Itu sudah lama sekali .
Ia tau kalau kakaknya itu dari kecil sudah memiliki Quirk , tetapi Matsuri melupakannya .
Karena setelah kakaknya pergi ia sudah tidak lagi membicarakannya , bahkan Saori-sensei sendiri tidak membicarakan karena menurutnya itu akan menyakiti mereka .
__ADS_1
Bahkan jika bukan karena foto yang ada di panti asuhan maka Matsuri pasti sudah melupakan wajah kakaknya itu .
Otaknya berusaha keras untuk mencoba menggali ingatan masa lalu , hingga akhirnya Matsuri berhasil mengingat Quirk kakaknya .
Itu adalah kegelapan .
Dan D juga memiliki Quirk yang sama .
Menurutnya tidak mungkin dua orang memiliki Quirk yang sama , kecuali jika ada faktor keturunan dan hal-hal khusus .
Jadi mungkin saja D ini memiliki hubungan dengan kakaknya .
Tetapi kemungkinan ini sepertinya kecil .
Karena bahkan orang tua asli kakaknya tidak diketahui .
Otaknya terusan bekerja hingga akhirnya menemukan teori yang paling masuk akal , tetapi dia sendiri tidak menyukainya .
Teori kalau Kakaknya dan D adalah orang yang sama . bahkan kalau dipikir-pikir D juga memiliki nama Izawa .
[ Ini tidak mungkin , kan ? ]
...----------------...
[ Kenapa kau ada disini ? ]
Gendo masih penasaran dengan kemunculan D , karena menurutnya D bukan tipe orang yang suka mencampuri urusan orang lain .
Biasanya Gendo akan langsung menyerang orang yang telah mengganggunya , tetapi tidak untuk sekarang . ia harus berhati-hati karena orang yang ada dihadapannya adalah D .
[ Aku sudah bilang sebelumnya kalau aku datang ke kota ini hanya untuk bersenang-senang , tetapi aku tanpa sengaja melihat sesuatu yang menarik disini ....... ]
Izawa tidak berbohong , ia memang datang ke kota ini untuk bersenang-senang .
Ia berkunjung ke sejumlah beberapa destinasi wisata , hingga pada saat malam hari ia memutuskan sebelum kembali Izawa akan berjalan-jalan terlebih dahulu .
Tetapi untuk berjalan-jalan sekarang ia bergerak melewati atap gedung .
Hingga ia melihat cahaya yang berkelap-kelip di sebuah gang kecil .
Semakin Izawa mendekat , ia mendengar beberapa dentuman . rasanya seperti sedang ada pertarungan .
Tetapi yang membuat ia terkejut adalah ada Matsuri disana . ia sedang berhadapan dengan seorang pria besar (Gendo) .
Pada awalnya Izawa melihatnya ia sangat marah pada Gendo . ia sangat ingin langsung terjun dan kemudian membuat kematian Gendo yang menyakitkan .
Tetapi untungnya Izawa berhasil menenangkan dirinya .
Ia mengetahui kalau Matsuri dari kecil ingin jadi seorang pahlawan , makanya ia sengaja tidak langsung menolong Matsuri .
Izawa ingin agar Matsuri bertarung dengan musuh yang lebih kuat darinya dan juga membuatnya sadar kalau dunia itu keras .
Karena ini akan sangat berguna baginya sebagai pengalaman jika ingin menjadi seorang pahlawan .
Makanya Izawa pada saat Matsuri dan Gendo bertarung ia hanya melihat dan akan bergerak begitu Matsuri sudah benar-benar sudah tidak kuat lagi .
Meskipun Izawa harus menahan diri ketika melihat Matsuri yang diserang terus-menerus .
[ Sepertinya anak buahmu mengotori pakaianku ....... ]
Kemudian Izawa melepaskan sarung tangan yang basah karena darah .
[ Apa maksudmu ? ]
Gendo bingung Izawa yang menyebutkan anak buahnya , tiba-tiba firasatnya memberikan sinyal yang buruk .
Hingga mata Gendo melebar , dia akhirnya sadar kalau bukan hanya sarung tangan saja yang terdapat darah , tetapi terdapat beberapa noda darah yang terlihat di baju yang dikenakan oleh Izawa .
Bahkan jika diperhatikan dari tubuh Izawa tercium bau darah .
Semua itu membuat Gendo menjadi khawatir kepada anak buahnya .
[ Apa yang kau lakukan kepada anak buahku !!?? ]
[ Entahlah , aku juga ingin tahu tentang itu ...... ]
Jawaban yang dilontarkan oleh Izawa terkesan tidak serius , tetapi Gendo tidak bodoh . ia mengerti apa yang disampaikan oleh Izawa .
__ADS_1
[ BERANINYA KAU MELAKUKAN ITU KEPADA ANAK BUAHKU !!!! AKAN AKU BALAS KAU !!! ]
Amarah langsung meledak , bahkan urat dikeningnya sekarang terlihat dengan jelas . rasa permusuhan terlihat jelas di wajahnya .
Tatapan permusuhan juga manatap Izawa dengan intens .
Walaupun begitu , Izawa yang menghadapi ancaman masih terlihat tenang .
[ Jangan berteriak , aku tidak suka jika seseorang didekatku tiba-tiba mengeluarkan suara yang keras ....... ]
Sebenarnya pada saat dalam perjalanan menuju ketempat Gendo dan Matsuri , ia terlebih dahulu melihat Sugo , Orihara dan Naka yang tidak jauh dari tempat kejadian .
Izawa mendengar percakapan antara Orihara dan Naka sedangkan Sugo masih tidak sadarkan diri .
Ia mendengar mereka membicarakan tentang tentang menangkap gadis berambut cokelat yang mempunyai Quirk cahaya .
Tentu saja Izawa yang mendengar itu langsung marah dan membunuh mereka bertiga dengan tangannya sendiri , tetapi ia melakukannya dengan cepat dan agar tidak menarik perhatian , walaupun sebenarnya Izawa akan lebih mudah jika ia membawa katananya , tetapi karena tujuan dia untuk liburan maka ia sengaja tidak membawanya .
Sementara itu , Matsuri yang melihat sepertinya Gendo tidak memperhatikannya , langsung bergerak menjauh .
Walaupun banyak pertanyaan yang berkecamuk dalam kepalanya , tetapi ia akan memikirkan itu nanti .
Yang pertama adalah untuk bergerak ketempat yang aman , karena ia menyadari seperti akan terjadi pertarungan lanjutan .
Tubuhnya terasa sangat berat , rasanya seperti tulangnya bisa patah setiap kali digerakkan .
Bahkan setiap detak jantungnya terasa menyakitkan .
Tetapi ia berusaha untuk menahannya .
Gendo yang sedang berbicara dengan Izawa tidak menyadarinya kalau Matsuri sudah tidak berada didekatnya lagi , tetapi ia tidak peduli .
Sementara itu , walaupun terlihat tidak peduli , Izawa tersenyum dalam hati memperhatikan Matsuri yang bergerak menjauh .
[ Seperti yang diharapkan dari Matsuri-chan , kau istirahat saja dulu , biarkan sisanya serahkan padaku ]
Alasan Izawa sengaja menunjukkan sarung tangannya adalah untuk mengalihkan perhatian Gendo dari Matsuri sehingga membuat celah agar Matsuri bisa menjauh .
Walaupun Izawa tidak memberitahunya , tetapi dia percaya kalau Matsuri akan mengambil celah ini dan benar saja , Matsuri berhasil menjauh dengan nyaman kemudian beristirahat sejenak .
Lagipula Izawa juga khawatir jika Matsuri akan terkena dampak pertarungan keduanya sehingga ia bisa lebih bebas bergerak .
Dibalik tatapan tidak pedulinya , terdapat kemarahan luar biasa karena mengetahui Matsuri yang dilukai oleh orang lain .
Walaupun sebenarnya Izawa mengetahui kalau ini sebagai pembelajaran untuk Matsuri tetapi tetap saja ia masih marah .
[ STRONG AIR BODY !!!! ]
Izawa melihat Gendo yang marah , ia menggunakan Quirknya lagi , menambahkan kekuatan dan kecepatan .
Tubuh Gendo terlihat semakin besar dan kekar , bahkan tanah dibawahnya retak karena tidak kuat menahan beban .
Rambut putih panjang Izawa melambai-lambai karena terkena tekanan udara yang dikeluarkan oleh Gendo .
[ Baiklah mari kita selesaikan ini ........ Embezzlement ]
Ini adalah teknik Izawa untuk memperkuat tubuhnya , baik itu dalam kekuatan dan kecepatan .
Izawa kemudian keluar dari kegelapan yang menyelimutinya .
Membuka matanya secara perlahan , memperlihatkan mata ungu gelap indahnya dengan dipadukan dengan rambut putihnya yang terdegradasi warna ungu gelap pada bagian ujungnya .
Tetapi yang menonjol adalah sebuah tato yang terbentuk di bawah mata kirinya .
Sebuah tato hitam yang berukuran kecil yang terlihat seperti sebuah Barkode .
Berbeda dengan Gendo yang memancarkan tekanan , Izawa tidak memancarkan tekanan apapun .
Tetapi tidak ada yang berani meremehkannya .
*Wosh——*
*Wosh——*
Kemudian tidak menunggu waktu lama , keduanya langsung bergerak dari tempat .
Dibawah rasa amarah , Gendo mengepalkan tangannya bersiap memukul Izawa yang masih menampilkan ketenangannya .
__ADS_1
Jarak dari mereka berdua akhirnya semakin dekat hingga akhirnya terjadi pertukaran pertama diantara keduanya .