
*Sebelumnya*
Rasa bingung meliputi Matsuri , ia melihat sekitarnya kalau di sekarang berada di sebuah ruangan yang berwarna putih dengan beberapa alat kesehatan . disekitarnya juga terdapat sebuah tangkai bunga yang biasa di tempatkan di dalam kamar di rumah sakit yang digunakan untuk mencerahkan ruangan agar memberi semangat bagi pasien yang menempati ruangan tersebut .
Dengan kata lain ia sekarang berada di rumah sakit dan yang sebelumnya terjadi hanyalah sebuah mimpi .
...----------------...
Matahari bersinar memancarkan sinarnya , hari ini adalah hari biasa . orang-orang sekarang sedang sibuk dengan urusannya masing-masing . mobil-mobil melewati jalan dengan banyak orang-orang yang berlalu lalang di sekitarnya . gedung-gedung kaca besar dan tinggi menjulang menambah kesan perkotaan yang modern .
Tapi tiba-tiba mereka dikejutkan dengan kemunculan seorang pria tua yang memiliki janggut lebat , dengan menggunakan bola-bola kaca dibawahnya untuk terbang dan ditambah topi panjangnya , ia berada di tengah kota yang membuatnya menarik perhatian dari banyak orang .
[ Lari kalian penduduk negeri ini , senyum hades sudah menyinari kalian ! ]
Tiba-tiba bola-bola kaca yang berada dibawah pria tersebut meluncur keberbagai arah yang membuat orang-orang disekitar menjadi panik . mereka langsung berteriak dan berlarian kesana-kemari .
Kemudian untuk menambah rasa mencekam , dia dengan menggunakan kekuatan memanipulasi kaca , dia menarik kaca-kaca yang terdapat di gedung-gedung sekitarnya dan setelahnya menggabungkannya menjadi sebuah bola kaca raksasa .
[ Mari kita mulai ..... ]
Tetapi ketikan pria tersebut ingin memulai serangannya , tiba-tiba sebuah api yang membara meluncurkan dengan cepat dan menghancurkan bola kaca raksasa tersebut yang membuat pria itu terkejut .
[ Kau tidak boleh melakukannya di area ku ! ]
Seorang pria gagah yang diselimuti oleh api muncul . dengan penampilan yang unik , banyak orang-orang yang langsung mengenalnya .
[ E-Endeavour !! panas-panas ! Lari ]
Pria tersebut langsung melarikan diri ketika melihat Endeavour , dia tidak cukup percaya diri untuk bisa mengalahkannya , makanya dia memutuskan untuk lari , lagipula hal ini juga sudah di perkirakan .
Dia terbang menggunakan bola-bola kaca menuju sebuah jalan kecil yang kemudian diikuti oleh Endeavour .
Setia jalan yang dilewati oleh Endeavour akan terasa lebih panas karena Endeavour menggunakan Quirk apinya yang panas untuk terbang .
Sementara itu di ujung jalan sudah ada teman dari pria tersebut yang sudah menunggu , jadi begitu Endeavour lewat maka mereka langsung menyerangnya .
[ Sekarang Lakukan !! ]
[ Baik Master ! ]
Dengan perintah pria tersebut , mereka langsung melompat untuk menyerang Endeavour tapi tiba-tiba datang orang lain yang menghalanginya .
Mereka adalah anak-anak U.A . Midoriya , Bakugo dan Todoroki . mereka bersama Endeavour karena sedang adanya kegiatan magang .
Dengan kekuatan Midoriya , Ledakan Bakugo dan Es Todoroki yang sudah siap menghalangi orang-orang yang ingin menyerang Endeavour . terjadinya bentrokan tidak bisa dihindarkan .
*Swosh——*
*Swosh——*
*Swosh——*
Tapi tiba-tiba ada bulu-bulu terbang yang lebih dulu menyerang para penjahat tersebut . membuat mereka menjadi tidak berdaya dan tinggal menunggu waktu sebelum dibawa ke penjara .
[ Kalau kau ingin membantu , setidaknya hubungi aku terlebih dahulu , Hawks ]
__ADS_1
[ Tidak juga , aku hanya kebetulan lewat ]
Kemudian pahlawan nomor 2 tersebut pun berkenalan dengan anak-anak U.A .
[ Oh iya Endeavour-san , apa kau sudah membaca buku ini ? ]
[ ? ]
Hawks tiba-tiba mengeluarkan sebuah buku yang berjudul 'Special Abilities Liberation Front'
yang membuat Endeavour menjadi bingung . buku tersebut terdiri dari banyak halaman hingga terlihat tebal . tapi yang membuat Endeavour bingung adalah karena Hawks adalah tipe orang yang tidak tertarik dengan buku .
[ Kalau kau tidak ada banyak waktu untuk membacanya , cukup baca saja bagian yang kutandai ]
[ Apa yang kau bicarakan ? ]
[ Tolong bacalah Endeavour-san , sebelum kita punya terlalu banyak waktu luang ]
Ekspresi dari Hawks sangat serius yang berbeda dengan dirinya yang biasa . Hawks sebenarnya ingin menyampaikan informasi tentang langkah dari Pasukan Meta Liberation , tapi karena adanya chip yang berada ditubuhnya membuat Hawks tidak bisa berbicara sembarangan .
Makanya dia menyampaikan informasi dengan sebuah buku dengan beberapa kata yang telah ia tandai , maka Endeavour hanya perlu merangkai kata tersebut hingga membuat sebuah kalimat .
Karena itu Hawks sangat berharap Endeavour mengerti akan maksudnya . kemudian setelah menyerahkan buku tersebut Hawks pergi terbang menggunakan sayapnya .
[ Ya sudah aku pergi dulu , sampai jumpa ]
...----------------...
Di ruangan pribadinya Endeavour sedang bersiap untuk membaca buku yang diberikan oleh Hawks , karena dia merasa Hawks tidak seperti biasanya , bahkan Hawks yang biasanya berbicara sesuai dengan kata hatinya sekarang justru berkebalikan . seperti ada sesuatu yang ingin dia sampaikan padanya .
Musuh
Adalah
Para
Pasukan
Kebebasan
Yang
Sudah
Diambil
Alih
Oleh
Liga
Penjahat
Jumlah
__ADS_1
Mereka
Lebih
Dari
100.000
Dalam
4
Bulan
Lagi
Semuanya
Akan
Dihancurkan .
' Musuh adalah Para Pasukan Kebebasan yang sudah diambil alih oleh Liga . Penjahat jumlah mereka lebih dari 100.000 , dalam 4 bulan lagi
semuanya akan dihancurkan . '
Begitu Endeavour mulai menyambung kata demi kata ia menemukan sebuah pesan yang berisikan tentang sebuah peringatan . walaupun dia belum membaca secara menyeluruh tetapi hanya membaca bagian tersebut ia sadar kalau situasi ini lebih serius daripada yang dia pikirkan .
Hingga setelah selesai membaca semua pesan tersebut Endeavour mengerti sesuatu , ia diminta untuk mengumpulkan pasukan untuk bersiap menyerang musuh sebelum musuh berhasil menjalankan rencananya .
Serta Komisi keamanan publik dan Hawks sudah mengetahui situasinya dan mulai bergerak secara rahasia , juga alasan sebenarnya dimulainya kembali program magang para murid adalah sebagian persiapan back up jika para pahlawan gagal .
[ Baiklah aku mengerti , aku akan melatih mereka dengan lebih serius ]
Endeavour yang awalnya hanya fokus melatih program magang kepada Todoroki mulai menjadi lebih serius , bahkan tidak hanya Todoroki , Endeavour juga akan melakukan yang terbaik untuk mengajarkan sebisa mungkin terhadap Bakugo dan Midoriya .
Setiap harinya para murid menjadi semakin kuat hingga bahwa mampu menghadapi beberapa Villain .
Kemudian Endeavour mulai memberitahu tentang informasi ini kepada pihak pahlawan dan komisi kepolisian , tapi ia melakukannya secara rahasia karena Endeavour khawatir kalau pihak pasukan kebebasan akan mengetahuinya , lagipula menurut yang Hawks sampaikan kalau ada anggota pasukan kebebasan yang bekerja sebagai pahlawan .
Jadi pertama-tama mereka akan mencari informasi lebih lanjut secara rahasia di tempat-tempat yang tertulis di pesan .
Hingga beberapa hari kemudian mereka meretas kamera CCTV yang terdapat di Jaku General Hospital karena itu adalah salah satu tempat yang terdapat dipesan dan juga pemilik dari rumah sakit tersebut sangat mencurigakan .
Mereka mencurigainya karena keterangan seorang gadis , setelahnya mengecek kembali rekaman CCTV , pihak kepolisian menemukan salah satu Nomu yang tertangkap kamera sedang bersama pemilik rumah sakit tersebut yang bernama Dokter Shiga .
Bahkan karena keterangan gadis itu jugalah mereka mendapatkan informasi yang berharga tentang musuh mereka yang dianggap paling berbahaya , sejujurnya pihak kepolisian awalnya merasa terkejut tapi juga bersyukur karena mereka mengetahui tentang salah satu musuh tersebut .
Lagipula dia menyebabkan sakit kepala bagi pihak pahlawan dan kepolisian karena tindakannya , tapi sekarang pihak mereka sedikit mengetahui tentang pola pikir dia dan juga mungkin kelemahannya .
Sekarang pihak kepolisian dan pahlawan yakin dapat menangkap musuh yang sudah lama menjadi buronan , yaitu Miss Darkness , D atau lebih dikenal sebagai Shizue Izawa .
...----------------...
[ Note \= Maaf ya kalau Chapter ini lebih pendek dari pada sebelumnya , nanti pada Chapter-Chapter selanjutnya Author akan membuat kembali normal .
__ADS_1
Thanks for reading and see you next time ]