FANFIC: BOKU NO HERO ACADEMIA : IZAWA MY VILLAIN

FANFIC: BOKU NO HERO ACADEMIA : IZAWA MY VILLAIN
Chapter 107


__ADS_3

*Sebelumnya*


[ Baiklah kalau begitu , sampai jumpa Izawa-chan ]


Melihat Toga sudah pergi , Izawa pergi duduk ditempat duduknya dan kemudian dia menarik nafas dalam-dalam .


[ Entah kenapa aku selalu kehilangan kendali jika menyangkut tentang hal-hal seperti itu ]


...----------------...


SMA Nadano , adalah sekolah Elit yang terletak di Kobe , Prefektur Hyogo , Jepang .


Sekolah yang para siswa/siswinya rata-ratanya pintar , juga ditambah dengan cara pengajaran yang maju dan fasilitas yang sangat baik , hanya para elit yang bisa masuk ke SMA Nadano .


Bahkan banyak lulusannya yang menjadi orang-orang penting diluar sana . membuat Sekolah ini menjadi salah satu sekolah terbaik di Jepang .


Disekolah itu ada seorang primadona yang sangat terkenal , baik terkenal karena kejeniusannya dan parasnya , itu adalah Shizue Izawa .


Bukan tanpa alasan kenapa Shizue Izawa terkenal , ia selalu mendapatkan peringkat pertama dalam ujian sekolah . baik itu dalam hal tulis maupun fisik yang membuatnya difavoritkan oleh beberapa guru .


Izawa juga sering ditunjuk sebagai perwakilan sekolah untuk berbagai kompetisi kecerdasan dan selalu menjadi juara satu .


Dengan prestasi dan karismanya , tidak jarang Izawa direkomendasikan untuk menjadi anggota OSIS


Ditambah lagi dengan paras yang cantik dan latar belakang yang bagus .


Bagaimanapun keluarga Shizue adalah salah satu dari 5 keluarga paling berpengaruh di Jepang saat ini .


Dengan kekayaan sekitar lebih dari $ 280 Miliar . kekayaan itu berasal dari beberapa bisnis seperti Real Estate , Transportasi ( seperti Kereta , Kapal , Pesawat , Mobil dan lain-lain yang juga menyediakan untuk pribadi ) dan juga dalam hal teknologi .


Dengan semua itu , maka uang adalah hal yang tidak pernah kekurangan bagi Izawa .


Karena terlahir dikeluarkan itulah yang membuat Izawa diharuskan untuk terlihat lebih jenius dari rata-rata yang lain .


Walaupun terkahir dikeluarkan yang bisa dikatakan bangsawan , Izawa tidak seperti Nona muda lainnya yang suka menghambur-hamburkan uang , suka membuat pesta atau lain-lainnya .


Dia bahkan seringkali diundang ke pesta yang diadakan oleh keluarga lain , tetapi Izawa selalu menolaknya , ia hanya ikut jika keluarganya menyuruhnya ikut , alasannya sederhana , Izawa hanya tidak menyukai pesta .


Karena sifat Izawa yang dingin dan kadang acuh membuat orang -orang sulit untuk mendekatinya, bahkan ia mendapatkan julukan sebagai '' Tenioenai ōjo " atau Putri tidak tersentuh .


Meskipun Izawa tidak menyukai pesta , bukan berarti ia tidak pernah ikut . kadangkala keluarganya menyuruhnya untuk ikut agar dapat bersosialisasi dengan yang lainnya , yaa seperti untuk menambah jaringan .


Izawa memang gambaran yang hampir sempurna sebagai gadis . banyak gadis diluar sana yang memimpikan hidup sebagai Izawa , tidak hanya pintar , tetapi cantik dan memiliki latar belakang yang bagus .


Walaupun begitu , Izawa sebenarnya memiliki hobi yang disembunyikan dari banyak orang , yaitu adalah seorang yang sangat menyukai Anime , Manga dan Novel .


Pukul 17.00


Pada hari Sabtu sore disebuah kamar mewah , terdapat seorang gadis yang sedang membaca manga di kasurnya .


Dengan jari lentiknya , ia membuka lembaran demi lembaran halaman pada manganya , sesekali ia juga merapikan rambut hitam panjangnya ke belakang telinga .


[ Aku terlalu sibuk sampai-sampai aku hampir tidak punya waktu untuk membaca ini ] Ucap Izawa sambil menaruh manga itu karena ia sudah selesai membacanya


[ Itu manga yang lumayan bagus , tidak sia-sia aku membelinya , bagaimana pun ini adalah manga yang direkomendasikan ]


Kemudian Izawa membuka handphonenya untuk melihat manga-manga terbaru yang menurutnya bagus untuk dibeli .


[ Hoouuu ...... ini sepertinya bagus , ini juga dan lanjutan Manga dari Boku no hero sudah rilis , yosh aku akan membelinya Minggu , tidak-tidak jika aku membelinya Minggu bisa-bisa nanti sudah habis , besok sepulang sekolah aku akan langsung membelinya ]


Dengan suara yang semangat , Izawa mulai mencatat daftar manga yang akan dia beli . orang-orang yang melihat ini pasti terkejut Izawa saat ini . karena biasanya Izawa selalu terlihat dingin dan jarang sekali tertarik oleh sesuatu .


Tok .................

__ADS_1


Tok ................


[ Silakan masuk ]


Kemudian Izawa mendengar ketukan pintu yang membuatnya kembali merapikan posturnya .


[ Kalau begitu permisi Nona Muda ]


Tidak lama setelah Izawa memberi Izin , masuklah seorang wanita awal dua puluhan yang berpakaian pelayan . dia adalah seorang Maid yang dipekerjakan oleh orang tua Izawa untuk mengurusinya .


[ Ada masalah apa ? ] Ucap Izawa sambil melipat kakinya dengan mata hitamnya menatap ke arah Maid .



[ Ma-maaf Nona muda , tetapi sudah saatnya untuk bersiap-siap ]


[ Untuk apa ? ]


Karena ditatap oleh Izawa membuat Maid itu yang walaupun lebih tua dari Izawa menjadi gugup . jika ia sampai membuatnya tidak senang maka ia bisa langsung dipecat .


[ I-itu ........... ]


[ Katakanlah ....... ]


[ Itu untuk menghadiri pesta ]


Maid itu mengeluarkan suaranya dengan semuanya keberaniannya .


[ *A**ku tidak ingat aku memiliki jadwal untuk itu* ? ]


Dengan cepat Izawa mencoba mengingat apakah ia memiliki jadwal itu , ia memang sering kali di undang tetapi Izawa selalu menolaknya . setelah berpikir beberapa saat , Izawa memilih untuk menyerah .


[ No-nona Muda , apa ada masalah ? ]


[ Keluarga Yamaguch , sepertinya Nona mudanya sedang merayakan ulang tahun ke 17 tahun ]


[ Keluarga Yamaguchi ? ....... Memang benar aku mendapatkan undangan , tetapi aku sudah menolaknya ]


Izawa heran , karena menurut ingatannya , ia sudah secara jelas menolaknya . bahkan ia sudah menyuruh seorang Maid untuk mengirimkan surat penolakan kepada keluarga Yamaguchi .


[ Apa Maid itu lupa mengirimkannya ? ]


Kemudian pikiran itu segera ditepis oleh Maid didepannya .


[ Tidak Nona muda , Nona muda memang sudah menolaknya tetapi Tuan Besar yang mendengar itu menyetujui untuk ikut ]


[ Ayah menyetujuinya ]


[ Kata beliau , Nona muda agar ikut sebagai perwakilan dari keluarga Shizue . juga katanya agar Nona muda dapat bersosialisasi dikarenakan Nona muda keluarga Yamaguchi juga seumuran dengan anda ]


Mengetahui kalau ayahnya menyetujuinya membuat Izawa sedikit terkejut , karena ayahnya biasanya tidak mempermasalahkan Izawa untuk tidak ikut .


[ Perwakilan Keluarga ? .... bukannya biasanya Ni-san yang melakukannya ? ]


[ Tuan muda saat ini sedang berada diluar negeri , jadi tidak bisa ikut ]


Keluarga Shizue memiliki beberapa cabang , tetapi untuk keluarga utama hanya memiliki 4 orang . yaitu Shizue Kaneru ( Ayah Izawa ) sebagai kepala keluarga , Shizue Kiara ( Ibu Izawa ) , Shizue Teruko ( Pewaris / kakak Izawa ) dan Shizue Izawa .


Hubungan antara Izawa dan keluarga bisa dibilang tidak cukup baik . karena keluarganya selalu berpergian keluar negeri untuk urusan bisnis . bahkan Izawa hanya beberapa kali bertemu dengan ayah dan ibunya .


Karena Izawa anak kedua dan bukannya pewaris , itu membuat Izawa lebih bebas dari kakaknya . tetapi bukan berarti dia bisa seenaknya . sebagai seorang Shizue ia diharuskan untuk selalu mendapat hasil yang terbaik .


[ **Sigh* ...... Walaupun dia berkata demikian , tetapi yang diinginkan darinya adalah agar aku dapat memperbanyak jaringan yang dapat membantu untuk memperkaya keluarga . pada akhirnya aku hanya digunakan untuk memperkaya keluarga , bahkan aku tidak akan terkejut jika sewaktu-waktu aku dijodohkan olehnya* ]

__ADS_1


Meskipun Izawa jarang bertemu , tetapi Izawa sedikit mengerti jalan pikiran ayahnya . alasannya kenapa Izawa menyukai manga / anime / Novel adalah karena pelampiasan kesendiriannya . karena saat itulah dia bisa dengan bebas mengekspresikan


[ Pukul berapa pestanya dimulai ? ]


[ Pu-pukul 18.30 ...... ]


Setelah mendengar itu , Izawa langsung melihat jam dan waktu menunjukkan pukul 17.12 yang berarti masih memiliki waktu lebih dari satu jam


[ *Sigh* ....... Baiklah , aku akan bersiap-siap ]


[ Kalau begitu maka kami akan membantu ]


[ Aku akan melakukannya sendiri ]


[ Tidak bisa Nona muda , itu sudah menjadi tugas kami ]


Kemudian beberapa Maid lainnya datang dan membantu merias Izawa , karena Izawa memang jarang merias wajahnya , oleh sebab itu dia tidak paham bagaimana caranya merias wajahnya , walaupun begitu Izawa memang secara basic sudah cantik , jadi tanpa dirias pun dia sudah cantik .


Tapi karena sekarang Izawa sekarang akan menghadiri acara yang pasti pasti akan banyak orang-orang elite lain yang menghadirinya . jadi jika Izawa dirias wajahnya pasti akan menambah kecantikannya .


Bagaimanapun ini adalah pesta atau acara lainnya yang akan dihadiri Izawa setelah sekian lama , perlu dilakukan kalau terakhir kali Izawa mengikuti pesta adalah sekitar 7 tahun yang lalu .


Jadi ini adalah pertama kalinya setelah sekian lama Izawa dirias wajahnya atau bahkan dipilihkan pakaiannya dan sejujurnya Izawa tidak terbiasa dengan itu .


[ Hei , jangan gunakan gaun yang terlalu menampilkan terlalu banyak tubuh ]


[ Jangan yang terlalu norak ]


[ Jangan yang terlalu tipis , tubuhku kurang tahan dingin ]


[ Sudah kubilang kan , desain ini terlalu Norak , bahkan ini sangat ketat , aku lebih suka yang Desain simpel tetapi elegan ]


[ Make-upnya jangan tebak-tebakan , itu membuat aku tidak nyaman ]


[ Hei , jangan sentuh bagian itu ]


Sudah sejam lebih Izawa dirias , Izawa akhirnya siap untuk pergi ke pesta . karena selama itu juga Izawa selalu mengeluh karena tidak nyaman .


[ *Sigh* .......... Itu tadi sangat membuat aku tidak nyaman ]


[ Lihat Nona Muda , anda sangat cantik ]


Mendengar itu Maid yang lainnya pun mengangguk setuju .


Ingin sekali Izawa memecat mereka , tetapi karena mereka hanya menjalankan tugas jadi Izawa hanya menghela nafas .


[ Cih , jika sudah kalian bisa keluar ] Ucap Izawa dengan nada memerintah yang membuat hampir membuat Maid yang lain tanpa pikir panjang langsung pergi , tetapi [ Kenapa kau masih disini ? kubilang kan keluar ]


Seorang Maid yang datang pertama sebelum masih tinggal disini . jika Izawa pada saat dirias mungkin dia masih agak berani , tetapi jika Izawa sudah seperti ini maka dia kembali menjadi sangat gugup.


[ I-itu Nona Muda , mobilnya sudah siap ] Ucap Maid itu dengan gugup.


[ *Sigh* .... Baiklah aku akan ke sana . kau boleh pergi ]


[ Baik , Nona Muda ]


[ *Sigh* ....... Hari ini aku sering sekali menghela nafas ]


...----------------...


[ Catatan \= Chapter ini menceritakan kisah Izawa sebelum bereingkarnasi , jadi sifat Izawa berbeda daripada saat dia sudah bereingkarnasi .


Juga Author sulit menemukan gambar yang cocok untuk Izawa di intenet ]

__ADS_1


~Otsuzawa


__ADS_2