FANFIC: BOKU NO HERO ACADEMIA : IZAWA MY VILLAIN

FANFIC: BOKU NO HERO ACADEMIA : IZAWA MY VILLAIN
Chapter 114


__ADS_3

*Sebelumnya*


Wajar saja Izawa marah , itu terasa seperti seperti ia membuang orang-orang yang berharga , maka itu sama saja apa yang telah ia perjuangan selama ini menjadi lelucon .


Apa Izawa akan menerima semua itu ? ...


Tentu saja jawabnya tidak .


...----------------...


Di sebuah ruangan yang berantakan , terdapat dua orang gadis yang memiliki wajah serupa sedang berdebat .


Yang membedakan mereka dari penampilan adalah warna mata , kulit dan juga tinggi tubuh serta pakaian .


Terlihat salah satunya mengucapkan perkataan yang membuat yang satunya lagi marah dan langsung menarik kerahnya .


Mereka adalah Shizue dan Izawa , mereka saat ini sedang bertengkar di dalam alam bawah sadar .


[ Aku mampu bertahan karena mereka , jika bukan maka aku sudah bunuh diri sejak lama .


Kau pasti mengerti kalau kita ini orang yang membalas Budi kepada seseorang yang benar-benar berjasa bagi kita .


Jadi aku berjuang selama ini asalkan mereka baik-baik saja dan menjaga agar mereka memiliki masa depan yang lebih baik dari kita .


Aku tidak ingin mereka merasakan apa yang aku rasakan ]


Izawa membentak Shizue . dia mengatakan apa yang selama ini dia rasakan .


Ia begitu menyayangi orang yang sudah merawatnya dengan baik . orang-orang yang telah membuat Izawa kembali merasakan apa itu rasanya di cintai .


Orang-orang yang telah memberikan Izawa tempat yang disebut dengan rumah .


Izawa hanya ingin mereka mendapatkan yang terbaik . Ia ingin agar mereka bisa hidup tanpa rasa khawatir . menjaga agar senyuman dan kebahagiaan yang merasakan tetap terpampang di wajah mereka .


Juga untuk menjaga agar anak-anak disana memiliki masa depan yang cerah , seperti Rika dan Matsuri .


Izawa juga mengetahui kalau Matsuri memiliki mimpi sebagai pahlawan dan Izawa mendukungnya .


Ia akan berjuang demi mereka .


[ Tetapi bagaimana denganmu ? ]


Shizue yang dari tadi ditekan tidak panik , ia langsung melepaskan tangan Izawa dari kerahnya . setelah lepas , ia kembali melanjutkan perkataannya .


[ Apakah kau tidak memikirkan dirimu ? ]


Mendengar pertanyaan Shizue membuat Izawa terheran , karena seharusnya Shizue sudah tau kalau Izawa memang selama ini berjuang dengan tidak memperdulikan dirinya .


Shizue ke depan dan langsung memegang kerah Izawa . sekarang giliran Shizue yang menekan Izawa .


Memang jika di dunia nyata maka Izawa jauh lebih kuat secara fisik , tetapi disini adalah alam bawah sadar , dengan kata lain kekuatan fisik yang dimiliki di dunia nyata tidak berpengaruh apa-apa .


Kemudian Shizue berkata kepada Izawa dengan nada yang emosional .


[ Seperti yang kau katakan , walaupun kita berbeda tetapi secara harfiah kita sama .


Kau adalah aku dan aku adalah kau .


Kita ini awalnya satu seorang Shizue Izawa .


Kita itu sebelumnya sangat jarang untuk terluka , karena itu kita terbiasa dengannya .


Tetapi tiba-tiba saja kita di siksa baik itu secara mental dan fisik .


Menurut mu apa yang terjadi dengan kejiwaan kita ? ]


Perkataan Shizue membuat Izawa bertambah heran , Izawa yang biasanya pintar menganalisis sesuatu untuk saat ini bingung untuk menangkap apa yang dimaksud dengan Shizue .


Itu wajar saja , karena Izawa sendiri selama ini tidak pernah memikirkan dirinya sendiri .


Kemudian Izawa berkata untuk menjawab perkataan Shizue , walaupun dia sendiri kurang yakin dengan jawabannya .


[ Mungkin terguncang ...... ]


[ Yaa itu terguncang ]


Tetapi jawaban yang diperkirakan salah oleh Izawa ternyata benar .


[ Semua penderitaan itu membuat kejiwaan kita terguncang , ditambah dengan rasa sayangmu kepada orang-orang dipanti asuhan membuatmu harus memilih jalan sebagai Villain .


Jika itu diteruskan maka kepribadian awal kita terancam mengalami kegilaan .


Untuk itu sebagai bentuk perlindungan diri terbentuklah kepribadian baru , yaitu kau Izawa .


Apakah kau tidak merasakan aneh kenapa kau bisa beradaptasi dengan mudah ?


Itu karena saat ini bukan kami lagi yang mengendalikan tubuh utama , tetapi kau Izawa .

__ADS_1


Kepribadian yang terbentuk dari penderitaan ]


Sejujurnya setelah mendengar penjelasan panjang Shizue dia merasa sedikit terkejut . karena baru pertama kalinya dia memikirkan hal ini .


Dia tidak pernah memikirkan alasan kenapa dia sangat mudah beradaptasi , seolah-olah memang dia dilahirkan untuk melakukan hal telah ia lewati .


Izawa juga tiba-tiba memikirkan alasan kenapa ia memiliki sifat yang sangat berbeda pada saat ia belum berinkarnasi .


[ Tunggu sebentar , aku baru sadar sesuatu . kenapa aku hampir tidak mengingat ingatan pada saat aku belum berinkarnasi ? .


Bahkan jika tidak diingatkan lagi oleh Shizue maka mungkin aku tidak pernah mengetahui kembali Kanna ]


Di karenakan kepribadiannya yang telah berubah , itu juga berdampak pada ingatannya .


Ia hanya mengingatkan kalau alasan dia tewas adalah karena temannya , tetapi tidak mengingat alasan kenapa temannya melakukannya .


Bahkan dia melupakan nama anggota keluarganya sebelumnya .


Bisa dibilang kepribadian Izawa yang sekarang ini memang dibentuk agar membuat Izawa mempu menjalani jalan yang telah ia pilih .


Tetapi tetap saja .


[ Apa hanya itu ? , Jika demikian maka sebaiknya kau simpan saja itu untuk dirimu .


Memangnya kenapa jika aku terbentuk dari penderitaan . lagipula itu tidak bisa mengubah apapun saat ini .


Bahkan aku baik-baik saja dengan itu , karena itu jangan gang— ]


Sebelumnya Izawa mengatakan kalimatnya , Shizue langsung menatap Izawa dan menerjangnya .


Izawa terkejut dengan apa yang dilakukan oleh Shizue .


Dia menurunkan pandangannya kebawah hanya untuk melihat Shizue yang tiba-tiba memeluknya , bahkan terlihat Shizue sedikit menangis .


[ Sudah cukup . aku tidak ingin melihatnya lagi ]


[ Hey apa yang kau lakukan ?! cepat lepaskan aku dan hapus air mata itu , jujur saja itu membuat aku merasa tidak nyaman ]


Izawa mencoba melepaskan Shizue , tetapi ia tidak menghiraukannya dan malah memeluk Izawa menjadi semakin kencang .


[ Aku mengetahuinya ]


[ Mengetahui apa ? ]


[ Mengetahui seberapa banyak rasa sakit yang kau alami ]


Air mata mengalir semakin banyak dari Shizue membasahi baju Izawa . ia tidak memperdulikannya dan kemudian kembali melanjutkan perkataannya .


[ Seperti yang aku bilang sebelumnya kalau kita ini secara harfiah sama . karena itu aku mengetahui rasa sakit yang kau tahan , baik itu fisik atau mental .


Kau sebenarnya ingin mengeluh , tetapi kau berusaha untuk tidak melakukannya agar terlihat baik-baik saja .


Kau sebenarnya ingin mengekspresikan perasaanmu secara bebas , tetapi kau menahannya dengan cara menipu perasaanmu sendiri .


Kau sebenarnya menginginkan teman untuk berbicara , tetapi kau sendiri selalu merasa ragu .


Perasaanmu yang sebenarnya menginginkan semua itu , tetapi pikiranmu menolaknya .


Kau itu memang seorang penjahat yang kuat , tetapi kau juga gadis yang menyedihkan ]


Perasaan aneh tiba-tiba menyelimuti Izawa . rasanya sangat aneh , sampai-sampai Izawa sendiri tidak mengetahuinya .


Ia berusaha menyangkalnya perkataan Shizue , tetapi seolah-olah sudah mengetahuinya , Shizue langsung memotong perkataan Izawa yang membuat Izawa sendiri tidak bisa berkata apa-apa lagi .


[ Itu tidak ben— ]


[ Itu benar , dan bagian menyedihkannya kau sendiri tidak mengetahui perasaanmu sendiri .


Dan juga sebenarnya kau bersenang-senang pada saat di U.A , kau terlihat lebih bahagia pada saat itu .


Dirimu sebenarnya ingin berteman dengan mereka , tetapi karena menurutmu kau itu seorang penjahat maka kau tidak bisa .


Kau memang terlihat tidak peduli , tetapi sebenarnya perasaan sebenarnya menginginkannya ]


Shizue sebenarnya mengkhawatirkan Izawa . ia khawatir dengan Izawa yang terus-menerus tidak mempedulikan dirinya sendiri . itu wajar saja , karena mereka pernah menjadi satu . hal itu membuat memperhatikan Izawa .


Selama ini pada saat mereka menjadi satu , tetapi karena siksaan dari AFO yang membuat tekanan pada jiwa mereka .


Akibatnya mereka yang awalnya bernama harus berpisah .


Meskipun mereka sama-sama disiksa , tetapi yang merasakan penderitaannya adalah Izawa , sedangkan Shizue tidak merasakannya .


Ia selama ini tidak bisa melakukan apa-apa karena yang mengendalikan tubuh utama adalah kepribadian Izawa .


Jadi sekarang Shizue ingin mengambil alih tubuh utama dengan maksud supaya Izawa bisa beristirahat dan tidak perlu merasa menderita lagi , Shizue memang bermaksud baik .


Pada saat Izawa masih menyamar di U.A , dia menikmati waktu bersama dengan mereka .

__ADS_1


Izawa memang dari luar Izawa terlihat dingin dan tidak peduli .


Tetapi sebenarnya dia merasakan senang , bahkan dia tanpa sadar menganggap Uraraka sebagai temannya .


Setelah beberapa saat , Izawa akhirnya mengerti , ia mengerti kalau Shizue memang benar-benar berniat membantunya .


Aura yang mereka keluarkan berangsur-angsur berkurang hingga akhirnya lenyap .


[ Memang benar terkadang orang lain lebih memahami dirimu dibandingkan dirimu sendiri .


Sialan , ini benar-benar sedikit menyedihkan ]


Izawa memandang ke atas dengan sedikit tersenyum , bahkan tanpa sadar dia berkata kasar tetapi ia tidak peduli .


Ia benar-benar tidak tau bagaimana menyangkal perkataan dari Shizue .


[ Baiklah sebaiknya kau melepaskan aku dulu ]


Kemudian Izawa berusaha melepaskan Shizue , untungnya kali ini Shizue tidak berusaha melawan , makanya ia berhasil .


Terlihat sesekali Shizue air mata yang mengalir dari matanya .


[ Baiklah , sejak kapan kau menjadi cengeng ? , sebaiknya kau hentikan dulu air mata itu ]


Setelah Shizue menjadi lebih tenang , Izawa kembali melanjutkan percakapan .


[ Aku merasa senang dan berterimakasih karena sudah mengkhawatirkanku .


Juga sebenarnya aku tidak mau kau mengkhawatirkanku lagi ]


[ Kalau begitu— ]


*Wosh—!!


Shizue sudah senang karena sarannya diterima , tetapi tiba-tiba dia melebarkan matanya karena terkejut .


Menurunkan pandangannya ke badannya , ia melihat sebuah lubang pada bagian jantung , tetapi dikarenakan dunia ini tidak nyata , makanya tidak ada darah yang terlihat .


Ia menaikan pandangannya hanya untuk melihat Izawa yang menunjuk tepat pada jantungnya dengan terlihat beberapa kegelapan menyelimuti jarinya .


Benar sekali , Izawa lah yang melakukannya .


[ Itulah jawabanku ..... ]


Mendengar itu Shizue tau kalau Izawa menolak sarannya .


[ Kenapa kau menolak ? ]


Shizue masih tidak terima dengan jawaban Izawa , karena menurutnya Izawa sudah banyak menderita . tetapi Izawa yang mendengar itu langsung menggeleng kepalanya .


[ Kau tau Shizue , aku sudah melangkah terlalu jauh dan tidak bisa berhenti ditengah jalan .


Jika ini adalah sebuah cerita maka peran yang tepat untukku adalah seorang Villain .


Dan dalam sebuah cerita pasti akan berakhir , maka aku yang sudah memulai cerita ini harus memerankan peranku sebagai penjahat sampai cerita ini selesai .


Karena itu , maaf karena membuatmu bersedih karena keputusan egoisku ]


Izawa berjalan ke depan dan memeluk Shizue dengan lembut .


[ Jadi begitu ....... ]


Shizue mengerti , ia tau kalau Izawa sudah membuat keputusan maka sudah tidak bisa diganggu gugat . itu juga sama seperti dirinya kalau sudah membuat keputusan , makanya ia mengerti .


[ Karena kau sudah memutuskannya , maka kau harus melakukannya sampai selesai Izawa ]


[ Tentu saja , dan mau hanya perlu melihatnya dari dalam diriku ]


Kemudian tubuh Shizue berangsur-angsur menghilang menjadi sebuah serpihan cahaya yang dilanjutkan oleh hancurnya secara perlahan-lahan ruangan itu .


Setelah Shizue menghilang , Izawa berdiam diri beberapa saat, tanpa ia menyadarinya , beberapa air mata turun dari matanya .


[ Ini sudah beberapa kali aku menangis , walaupun sekarang ini bisa dihitung menangis atau tidak karena ini tidak nyata ]


Akhirnya setelah beberapa saat , Izawa berhasil menenangkan diri . kemudian ia menghapus air mata yang turun dari matanya .


Setelah mengambil nafas panjang , ia bersiap kembali ke dunia nyata untuk kembali melanjutkan perjalannya .


[ Baiklah , waktu tidur sudah selesai ]


...----------------...


[ Catatan \= Mungkin ada beberapa pembaca yang sedikit bingung pada chapter ini , karena bahkan Author sendiri sedikit bingung untuk menjelaskannya .


Tetapi untuk arc masa lalu Izawa sudah selesai .


Sebenarnya Author untuk Arc kali ini sedikit lebih panjang dari pada yang Author perkirakan .

__ADS_1


Tetapi ya selamat dinikmati dan sampai jumpa ]


__ADS_2