
*Sebelumnya*
[ saa !! istirahat makan siang sudah selesai dan sekarang waktunya pengumuman untuk babak final . tapi sebelum itu kami telah menyiapkan perlombaan hiburan dimana seluruh siswa dapat ikut serta ! kami juga sudah memanggil pemandu sorak langsung dari amerika demi meriahkan acara ini ....ehh? ] Ucap Present Mic .
[ Apa yang mereka lakukan ?? ] Ucap Aizawa-sensei .
[ Ada apa dengan kelas 1—A ? kenapa kalian berpakaian seperti itu ? ] Ucap Present Mic .
Seluruh siswi kelas 1—A kecuali Izawa langsung berwajah suram . mereka sekarang sudah tau bahwa mereka sebenarnya ditipu oleh Kaminari dan Mineta . sementara para pelakunya malah mengacungkan jempol bahagia melihat pemandangan ini .
...----------------...
[ Kaminari ini pemandangan yang bagus ] Ucap Mineta darah keluar dari hidung .
Kaminari yang mendengar itu pun mengangguk setuju . tapi dia merasa ada yang kurang .
[ kenapa aku tidak melihat Shizue-san disana ? ] Ucap bingung Kaminari .
[ Karena aku tidak ingin melakukannya ] Ucap seseorang yang berada di sebelah mereka .
[ Sayang sekali kau tidak ingin melakukannya Shizue-san...............] Ucap Mineta .
Krik.................
Krik................
Krik...............
Terjadi keheningan aneh dalam tempat itu , Kaminari dan Mineta yang baru sadar akan keanehan langsung melihat kesamping Mereka dan terlihat orang yang sedang mereka bicarakan .
[ SHIZUE-SAN...!!!!? ] Teriak mereka .
Burg................
Izawa yang mendengar Kaminari dan Mineta berteriak langsung memukul kapala Kaminari dan Mineta .
[ jangan teriak bodoh , itu mengagetkanku terlebih lagi kalian teriak tepat didepan ku ] Ucap Izawa dengan kesal .
Kaminari dan Mineta langsung memegangi kepala mereka yang dipukul oleh Izawa .
[ se-sejak kapan kau ada disini , s-shizue-san ? ] Ucap Kaminari dengan takut-takut .
[ Baru saja ] Ucap Izawa dengan bosan .
Sedangkan Mineta ? dia bahkan tidak berani melihat Izawa .
[ Apa yang kalian bicarakan kepada para gadis ? kalian bahkan menggunakan nama Aizawa-sensei untuk ini . jika ia tau kalian akan dihukum . jadilah murid yang baik sepertiku ] Ucap Izawa dengan polosnya .
[ KAMI TIDAK INGIN MENDENGARNYA HAL ITU DARI ORANG YANG PALING SERING DIHUKUM ] Teriak tidak terima Kaminari dan Mineta .
Mereka tentu saja tidak terima mendengar untuk menjadi murid baik dari Izawa yang selalu dihukum .
Brug................
[ Sudah kubilang jangan tiba-tiba teriak saat didekat ku ] Ucap Izawa setelah memukul kepala Kaminari dan Mineta lagi .
[ Lagian yang kulakukan hanya terlambat masuk , tidak memperhatikan guru saat mengajar , bertarung dengan kakak kelas hanya bahkan tidak sampai membuat mereka mati dan pulang lebih cepat dari yang lain . jumlahnya saja belum mencapai 50 kali . jadi aku masih bisa disebut sebagai murid yang taat ] Ucap dengan polos Izawa .
Biasalah , saat masih baru masuk pasti akan ada kakak kelas yang menyebalkan . mereka mencoba dominasinya didepan Izawa tapi pada akhirnya mereka harus dirawat Recovery Girl dan tidak masuk selama tiga hari .
[ itu sama sekali bukan murid baik ] Batin Kaminari dan Mineta yang mengingat kelakuan Izawa .
Setelah itu Izawa pergi dari situ tapi sebelum itu .
[ Tunggu sebentar Shizue-san ......] Ucap Kaminari .
Mendengar itu Izawa langsung berbalik dengan tatapan malas [ ada apa lagi , bocah listrik ? ] .
__ADS_1
[ Namaku Kaminari Denki ......] Ucap Kaminari dengan tak terima .
[ Terserah......] Ucap acuh Izawa .
[ Apa kau tidak marah kami menipu para perempuan dikelas .....? ] Tanya Kaminari .
Kaminari bingung , karena biasanya perempuan lain diposisi Izawa akan langsung marah karena teman perempuan kelasnya ditipu seperti ini . tapi Izawa sama sekali tidak marah , ya dia marah tadi tapi bukan tentang masalah ini . Izawa terlihat acuh pada saat mengetahui teman perempuannya ditipu .
[ marah ...? untuk apa aku harus marah . lagipula aku tidak peduli dengan hal ini . ] Ucap Izawa yang kemudian langsung pergi .
Mendengar itu membuat Kaminari dan Mineta terpana dan berpikir apakah Izawa benar-benar menanggap anak perempuan dikelas adalah teman .
...----------------...
[ saa ! mari kita bersenang-senang dengan pertandingan tambahan ini sebelum pertandingan final . setelah itu kita akan melihat enam belas peserta bertarung satu lawan satu pada babak final ] Ucap present mic .
Seluruh peserta yang lolos dibabak final berkumpul di lapangan . dilayar terlihat bagian pertandingan yang masih kosong karena belum ada nama Izawa yang diundi .
POV IZAWA ON .
Pada saat ini aku jujur tidak memperhatikan sekitar . karena aku sedang memikirkan langkah selanjutnya .
[ apa aku menangkan saja festival ini atau tidak . jika aku memenangkan festival ini pasti banyak Pro Hero yang terbaik akan menjadi menawariku untuk menjadi magang mereka . pasti ayah Todoroki dan manusia burung itu jelas akan ikut juga . ....... sejujurnya aku tidak menyukai ayah Todoroki yang malah membuatku mengingat tentang AFO dan aku agak khawatir tentang manusia burung itu yang akan mencurigaiku bahwa aku adalah D , bagaimana pun aku pernah bertarung dengannya dan juga aku tidak mau meremehkan insting pahlawan itu ....*sigh...] Izawa sambil menghembuskan nafas .
[ Dan juga jika aku mengambil magang pahlawan lain aku pasti akan menarik perhatian yang tidak perlu . ..........*sigh...........sudah aku duga aku mengalah saja untuk menjadi juara satu tapi aku akan menjadi juara tiga saja . menurut menjadi juara tiga pasti akan menonjol tapi juga tidak terlalu menarik perhatian yang tidak perlu ........ yosh aku sudah memutuskannya ] lanjut batin Izawa .
POV END .
Setelah memikirkan panjang lebar , akhirnya dia sudah memutuskan pilihannya untuk tidak menjadi juara satu tapi menjadi juara tiga .
Pada saat itu tiba-tiba ada suara yang memanggil Izawa .
[ Shizue-san , kita akan menjadi lawan jadi mari kita bertanding dengan adil dan jujur , ayo berjuang bersama-sama ] Ucap Lida yang berdiri tidak jauh sambil mengayun-ayunkan tangannya seperti robot .
Karena suara itu membuat Izawa kembali sadar .
[ ahh lida-san , ada apa ? ] Ucap Izawa dengan bingung . jujur Izawa tidak memperhatikan apa yang diucapkan oleh Lida tadi .
[ aku bilang ayo berjuang bersama-sama dengan jujur dan adil ] Ucap Lida .
[ ohh...oke......... ngomong-ngomong Lida-san ...? ] Tanya Izawa .
[ iya , ada apa Shizue-san ? ] Jawab Lida .
[ apa kau tau siapa yang akan jadi lawanku ? ] Tanya Izawa .
[ AKULAH LAWANMU .........] Teriak Lida seperti Bakugo .
[ ohh jadi kau adalah lawanku , empat mata kaku ] Ucap Izawa tanpa mempedulikan perasaan Lida .
[ Nama ku adalah Lida Tenya...........blablabla ] Ucap Lida dengan panjang lebar bahkan sampai mengakut tentang pahlawan .
[ jadi begitulah . apa kau mengerti Shizue-san ?..... Shizue-san.....? ] Saat Lida melihat tempat Izawa , Izawa sudah tidak ada disitu . kemudian perempatan muncul di dahi Lida dan dia berpikir akan menceramahi Izawa .
[ *Sigh*.............jujur saja , aku malas untuk mendengarkan ocehan si empat mata . dia kalau bicara sangat panjang dan berbelit-belit sehingga sangat membosankan ] Ucap Izawa yang sedari melihat Lida ingin berceramah dia langsung pergi tanpa memperhatikannya .
[ lawanku Lida ya . mungkin ini akan mudah ] Ucap Izawa .
Intinya ada beberapa peserta yang mengundurkan diri dari festival ini . orang itu adalah Mashiro Ojiro dari kelas 1—A dan Shoda dari kelas 1—B yang mengundurkan diri dan yang menggantikannya adalah Tetsu dan Shiozaki .
[ baiklah !! mari kita tinggalkan sejenak pertandingannya , ini saatnya acara selingan . nikmati acara selingannya !! ] Ucap Present Mic .
Meskipun Present Mic bilang untuk menikmatinya . peserta yang masuk ke babak final tidak menikmatinya sama sekali . Sebagian peserta memilih untuk beristirahat dan fokus untuk pertandingan nanti .
Midoriya memilih untuk beristirahat di ruangan tunggu , Tokoyami menenangkan diri di atas ranting pohon , Lida dengan minum Vitamin , Bakugo dan Todoroki yang memilih untuk menyendiri , sedangkan sebagian besar perempuan melepaskan kegugupan dengan menjadi pemandu sorak .
Sedangkan Izawa ? dia memilih untuk bermain handphone . dia sama sekali tidak gugup dengan turnamen ini .
__ADS_1
...----------------...
Waktu yang ditunggu-tunggu pun dimulai . pada saat ini pertandingan final Akhir dimulai .
Cementos mempersiapkan arena dengan quirk yang dimilikinya .
Pada saat ini pertarungan antara Midoriya dan Shinso .
Shinso memiliki quirk brainwashing yang membuatnya bisa mengendalikan pikiran orang lain atau cuci otak .
Midoriya awalnya kesulitan dan hampir kalah tapi dia secara paksa mengaktifkan Quirknya yang membuatnya kembali sadar , lalu dia menyerang Shiso dengan membantingnya dan mendorongnya dari arena . Midoriya pun menang dan lolos babak berikutnya .
Setelah itu dilanjutkan dengan pertarungan antara Todoroki melawan Sero .
Awalnya Sero unggul dengan mengikat tubuh Todoroki dengan Selotipnya dan ingin menghempaskan keluar arena tapi tiba-tiba Todoroki mengeluarkan es sampai menyebabkan sisi lain stadion dihadapannya membeku . begitulah Todoroki memenangkan pertandingan ini dengan sekali serang .
Pada saat ini di ruang khusus kelas 1—A sedang kalang kabut karena mencari keberadaan satu orang . karena pertandingan orang itu hampir dimulai . mereka mencoba menanyakan setiap orang yang ada ditempat itu bahkan sampai kelas lain , tapi hasilnya nihil . Orang itu adalah Izawa .
[ Momo-san . apa kau menemukannya ? ] Tanya Uraraka dengan panik .
[ aku tidak menemukannya .....] Ucap Momo sambil menggeleng kepalanya .
[ Bagaimana ini ? sebentar lagi Izawa-chan akan bertarung tapi orangnya belum ketemu . ] Ucap Uraraka .
[ Apa dia membawa handphonenya ? ] Ucap Momo .
[ Dia membawanya .......... ] Jawab Uraraka .
[ kalau begitu kau telepon saja . apa kau memiliki nomornya ? ] Ucap Momo .
[ i-itu ...........] Gugup Uraraka .
[ Jangan bilang kau tidak punya .........] Ujar Momo .
[ Iya .........] Ucap Uraraka dengan takut-takut .
Sedangkan orang yang sedang dicari saat ini malah fokus main game sampai lupa waktu .
[ ehh ? sudah jam segini . aku terlambat ] Ucap Izawa .
Izawa baru sadar bahwa dia terlambat . kemudian dia menghentikan permainannya dan pergi ke lapangan stadion .
[ sepertinya aku melewatkan pertandingan Midoriya ] Ucap Izawa .
[ Mudah-mudahan pertandingan ku belum dimulai ........] Ucap lanjut Izawa .
Saat Izawa bermain dia menggunakan headset jadi dia tidak mendengar suara pertarungan atau sorak-sorai penonton .
di lorong .
[ KAU ADALAH MAHAKARYA TERHEBAT KU ] Teriak seseorang berbadan besar dan mengeluarkan api . itu adalah Endeavor .
[ Apa cuman itu yang keluar dari mulutmu ? dengarkan aku , aku akan menjadi pahlawan hanya akan menggunakan quirk Ibuku ] Ucap Todoroki .
Mereka saat ini sedang berdebat setelah Todoroki berhasil menang melawan Sero dan sedang berjalan melewati lorong . tapi pada saat itu ...........
[ untuk saat ini kau mas— ] Ucap Endeavor tapi dipotong oleh seseorang .
[ Jika kalian ingin berdebat , lakukanlah ditempat lain . aku jadi susah untuk lewat . ] Ucap orang itu .
[...!!!???? ...] Sontak saja mereka menoleh dan terlihat Izawa yang dalam wajah bosannya .
[ Catatan \= pasti akan ada dari kalian yang menyadarinya . harusnya scene Todoroki dan Endeavor yang sedang berdebat di lorong terjadi pada waktu Todoroki akan melawan Sero , bukan sesudahnya .
Author memang sengaja melakukannya agar pada saat Izawa ingin kelapangan . Izawa bertemu dengan mereka . lagian ini juga cuman Fanfic . jadi pasti akan ada Scene yang berbeda .
Jika ada yang tidak puas dengan hal ini , silahkan komen saja di kolom komentar .
__ADS_1
Jika ada kesalahan dan saran silahkan tulis di kolom Komentar ]
~Otsuzawa .