
*Sebelumnya*
[ ------- aku akan berusaha semaksimal mungkin untuk dapat melindungi senyuman dan juga masa depan kalian ] Batin Izawa yang bertekad . tanpa kelas A sadari bahwa pertujukan mereka yang membawakan lagu tentang seseorang untuk menjadi pahlawan justru malah membuat seorang Penjahat ( Izawa ) jadi lebih termotivasi .
Dan kemudian pertunjukan itupun berakhir dengan kesuksesan besar . para penonton menyukai dan juga bersorak .
[ Woohhhhhhh ............. ]
[ Kalian hebat !!!! ]
[ Bravo - Bravo ........ ]
Sorak mereka sambil bertepuk tangan .
[ Aku sebenarnya ingin bertepuk tangan , tapi kedua tanganku sedang sibuk , tapi untuk keseluruhan pertunjukan kalian sukses besar ] Ucap Izawa .
[ *Sigh* ....... Sebenarnya aku ingin menyapa kalian , tapi ada Aizawa-sensei dan Present Mic yang hadir , jadi aku akan menyapa kalian nanti ] Ucap Izawa yang kemudian dia keluar dari gedung tempat pertunjukan itu .
...----------------...
Kemudian Izawa pergi dari tempat itu dan kembali lagi nanti . sedangkan kelas A baru saja mulai untuk beres-beres .
[ Mungkin aku menonton pertunjukan kelas B dulu ] Ucap Izawa .
Saat ini entah kenapa Izawa sedang bersemangat , entah karena dia bersemangat karena festival ataupun merasa sudah tercerahkan .
Setelah beberapa saat Izawa berjalan , Akhirnya dia sampai dipertunjukkan kelas B .
[ Wow , yang menonton pertunjukan ini ramai , bahkan hampir menyamai kelas B ...... aku penasaran apa yang mereka tampilkan ] Ucap Izawa .
Karena penasaran , Izawa bertanya kepada seseorang didekatnya .
[ Maaf , tapi ini pertujukan apa ya ? ] Tanya Izawa .
Orang yang ditanya pun menoleh dan menjawab .
[ Ini adalah pertujukan drama yang bernama " Romeo & Juliet tawanan dari Akzaban : Kembalinya Sang Raja " ] Jawab orang itu .
[ Pertujukan macam apa itu ? dari judulnya saja sudah aneh ] Ucap Izawa .
[ Sebenarnya itu adalah drama gabungan dari beberapa cerita dan karakter . meskipun judulnya memang aneh tapi ini menyenangkan ] Ucap orang itu sambil bersemangat .
[ Ohh , terimakasih ] Jawab Izawa .
Kemudian Izawa mengalihkan pandangan ke arah pertujukan .
Monoma berperan sebagai Romeo , Yui Kodai berperan sebagai Juliet , Tetsu berperan sebagai bangsawan atau sejenisnya dan Awase berperan sebagai asisten Romeo .
[ Tunggu , dimana Itsuka Kendou ? ] Ucap Izawa . dia mengingat gadis yang sering membuat pingsan Monoma .
[ Ohh , Katanya dia sedang persiapan mengikuti kontes kecantikan .. juga kalau dipikir-pikir kenapa kau tidak ikut ? padahal kau sangat cantik ] Jawab orang itu .
[ Aku tidak tertarik mengikuti kontes seperti itu ] Ucap Izawa .
Cerita itu sangat ramai karena ada beberapa karakter , bahkan ada figuran naga disana .
[ Namaku adalah Romeo . dengarkan aku wahai Count Paris dari Akzaban ! kembalikan Juliet sekarang Juga ! ] Ucap Monoma yang berperan sebagai Romeo sambil mengacungkan pedangnya .
Tetsu yang berperan sebagai Count Paris yang memakai jubah pun langsung menjawab .
[ Romeo ..... kau telah mendengar tentang ayahmu dari Obiwan , benar ? ........ Obiwan mengatakan kalau ayahmu adalah raja dari kerajaan Gordon , namun itu semua bohong . sebenarnya akulah ayahmu !! ] Ucap Tetsu .
[ Tidak mungkin !!!!! ] Teriak Monoma .
Izawa yang melihat drama itu tidak tau harus berkomentar apa . bahkan dari konsepnya saja sudah aneh , terlebih lagi alurnya .
Setelah itu , Izawa kembali ke tempat Kelas A .
Kelas A saat ini sedang membereskan perlengkapan mereka saat tampil tadi .
[ Ahh .... sini aku bantu . biarkan aku bantu angkat ! ] Ucap Midoriya.
[ Bawakan punyaku juga ] Ucap Aoyama .
[ Aku rasa pertujukan kita berhasil ! ] Ucap semangat Kirishima .
__ADS_1
[ Tetapi bagaimanapun reaksi mereka , kalau kenyataan kalau ada yang menonton , itu berarti ada juga yang tidak menonton ] Ucap Lida .
Kemudian Eri datang bersama dengan Mirio .
[ Deku-san ! ] Sapa Eri .
[ Ada apa Eri-chan ? apa pertunjukannya menyenangkan ? ] Tanya Midoriya .
[ Iya , awalnya aku takut karena itu sangat berisik , tapi kemudian orang-orang mulai menari , kemudian ada cahaya terang , lalu semuanya jadi dingin seperti " Woshhhhh
... " , setelah itu ada cahaya yang berputar-putar , lalu kemudian ada suara wanita itu seperti " Wahhhh ... " dan aku mengatakan " Wahhh ... " juga ] Ucap Eri dengan bersemangat dan tersenyum .
Melihat itu Midoriya jadi terharu , awalnya Eri tidak tau caranya untuk tersenyum , tapi sekarang dia tersenyum .
[ Aku senang kau menikmatinya ] Ucap Midoriya .
Kemudian Eri melihat seseorang gadis yang datang .
[ Ahh .... Ne-chan yang itu ] Ucap Eri sambil menunjuk .
Sontak saja hal itu membuat Midoriya dan yang lain menoleh .
[ !!!??? ]
Tentu saja melihat Izawa yang lain jadi terkejut .
[ Yo , lama tidak bertemu ] Ucap orang itu yang ternyata adalah Izawa .
Kemudian mereka langsung bersiaga dan bahkan Midoriya langsung berdiri di depan Eri .
[ Izawa ....... ] Ucap Midoriya .
[ Santai saja , aku datang hanya ingin berkunjung ] Ucap Izawa .
[ Apa mau mu ? ] Tanya Todoroki .
[ *Sigh* .... Sudah aku bilang kalau aku cuman datang berkunjung dan juga aku ingin bertemu dengan Eri-chan , juga bisa dibilang ini adalah reuni kita ] Ucap Izawa dengan santainya .
Baguko yang sedari tadi sudah menahan amarahnya langsung menerjang Izawa .
[ SHINEEEE ........ ] Teriak Bakugo sambil bersiap untuk bersiap memukul Izawa dan meledakkannya .
[ Apa kau yakin ingin menyerang ku ? jika kau melakukannya maka nanti Festival ini akan dihentikan ] Ucap Izawa .
[ Ka-chan tunggu ... !!! ] Teriak Midoriya .
Mendengar itu Bakugo langsung menahan pukulannya tepat didepan wajah Izawa .
[ Dengar Kusso onna , aku akan membunuhmu nanti ! ] Ancam Bakugo .
Izawa yang mendapatkan perlakuan seperti itu hanya tersenyum .
[ Terimakasih atas perhatiannya Bakugo-kun ] Ucap Izawa kemudian dia berjalan mendekati Eri .
[ Bagaimana jika kami melaporkan mu dan menangkap mu ? ] Ucap Todoroki .
[ Jika kau melakukannya maka sama saja kalian menghentikan festival yang sudah ditunggu-tunggu oleh banyak orang , bahkan Eri-chan . apa kalian yakin ingin melakukannya ? serta apa kalian yakin kalau aku adalah asli ataupun hanya klon ] Ucap Izawa sambil tersenyum .
Mendengar itu mereka jadi ragu-ragu , jika mereka melaporkan Izawa maka mereka bisa saja membuat kecewa banyak orang .
[ Kita bertemu lagi Eri-chan , lihat aku bawakan hadiah untuk mu ] Ucap Izawa sambil memperlihatkan bawaannya .
[ Jangan mendekat , kami tidak tau itu aman atau tidak ] Ucap Mirio .
[ Baiklah , kalian bisa periksa terlebih dahulu ] Ucap Izawa sambil menyerahkan bonekanya dan Mirio pun mengambilnya dengan hati-hati .
Setelah beberapa saat Mirio mengecek dan dia tidak menemukan hal yang mencurigakan yang kemudian Mirio baru memberikannya kepada Eri .
[ Wahh , ini boneka kuda bertanduk ] Ucap Eri sambil mengambil bonekanya .
[ Apa kau suka Eri-chan ? ..... Ne-chan sengaja membelikan yang bertanduk dan berwarna putih yang sama seperti Eri-chan ] Ucap Izawa yang tiba-tiba muncul didekat Eri-chan .
[ !!??? ] Sontak saja hal itu membuat Midoriya dan Mirio terkejut , kemudian mereka berniat untuk menjatuhkan Eri dari Izawa , tapi sebelum itu .....
[ Aku suka ..... Terimakasih Ne-chan ] Ucap Eri sambil tersenyum .
__ADS_1
Midoriya dan Mirio yang melihat Eri tersenyum itu jadi mengurungkan niatnya .
[ Syukurlah kau suka ....... apa Eri-chan mau roti kacang ini ? ] Ucap Izawa sambil mengambil Roti kacang yang sudah dibelinya tadi .
Kemudian Eri mengambilnya tanpa ragu yang membuat dan langsung memakannya , tentu saja hal itu mereka jadi terkejut .
[ Apa itu enak Eri-chan ? ] Ucap Izawa kepada Eri dengan ekspresi tersenyum tulus . ya Izawa dalam hal ini benar-benar tersenyum tulus .
[ Hmm ..... ini enak Ne-chan ... ] Ucap Eri .
[ Tentu saja , itu adalah makanan Ne-chan dari kecil ] Ucap Izawa dengan bangga .
[ Oh iya , siapa nama Ne-chan ? ] Tanya Eri .
[ Panggil saja aku Izawa ] Ucap Izawa .
[ Izawa-san .... ] Ucap Eri .
[ Jangan Izawa-san , tapi Eri-chan bisa memanggilku dengan sebutan Izawa Ne-chan ] Ucap Izawa .
[ Aku mengerti Izawa Ne-chan ] Ucap Eri .
Melihat betapa mudahnya Izawa mampu membuat Eri nyaman , tapi itu juga semakin curiga ada maksud tersembunyi dari Izawa .
[ Apa tujuanmu yang sebenarnya ? ] Tanya Todoroki .
[ *Sigh*........ kalian terlalu paranoid denganku . aku benar-benar ingin berkunjung .... ohh iya , ini aku juga membelikan roti kacang untuk kalian ] Ucap Izawa sambil menawarkan Roti kacang .
[ Tunggu dulu , meskipun aku sudah tau , tapi aku ingin mendengarnya dari Izawa-san sendiri . apa kau yang merencanakan semua ini ? maksudku kau sengaja agar Eri-chan dipertemukan oleh aku dan Mirio-senpai ]
Tanya Midoriya .
Mendengar itu yang lain jadi terkejut .
[ Apa maksudnya Izawa-cha— maksudku D ? ] Tanya Uraraka .
[ Jangan terlalu formal Uraraka-san . nama D itu hanya samaran , tapi kau bisa terus memanggilku Izawa , bagaimana pun kita adalah teman , dan itu juga berlaku Kepada yang lain ] Ucap Izawa .
Sejujurnya Uraraka yang dipanggil teman oleh Izawa merasakan perasaan aneh , di satu sisi Uraraka senang dan satu lagi kecewa , marah , tidak percaya .
[ Untuk pertanyaan Midoriya-san lebih baik Eri tidak mendengarnya ] Ucap Izawa .
Kemudian mereka mengerti dan lalu Mirio membawa Eri untuk menjauh .
[ Ayo kita pergi untuk membeli makanan Eri-chan ] Ucap Mirio .
[ Tapi aku masih ingin bersama Izawa Ne-chan ] Ucap Eri .
[ Benar kata Mirio-senpai , jika Eri-chan terlalu lama disini nanti saja makanan luar sudah habis ] Ucap Izawa .
[ Baiklah , tapi aku akan berusaha untuk menjadi pahlawan seperti Deku-san , Mirio-san dan Izawa Ne-chan ] Ucap Eri .
Sontak saja mendengar itu membuat yang lain jadi tertegun , Izawa saja tidak menyangka kalau dia dipanggil pahlawan .
Kemudian Izawa mendekat dan jongkok untuk menyamai tinggi mereka .
[ Dengar ya Eri-chan , kau boleh untuk menjadi pahlawan seperti Midoriya-san , Mirio-senpai atau yang lain . tapi aku adalah penjahat . aku adalah musuh dari pahlawannya . jadi lebih baik agar tidak menjadi seperti diriku ] Ucap Izawa .
[ Izawa Ne-chan adalah penjahat ? ] Tanya Eri sambil memiringkan kepalanya .
[ yaa , Ne-chan adalah penjahat yang menakutkan , bahkan Ne-chan bisa saja memakan Eri-chan ....Grrrrrrrrrrr .. ] Ucap Izawa sambil berpose seperti ingin mencakar .
Tapi bukannya terlihat menakutkan , itu justru terlihat sangat imut . bahkan hal itu membuat yang lain menjadi merona , bahkan Mineta sudah sampai mengeluarkan darah dari hidungnya .
[ Baiklah , sampai jumpa Izawa Ne-chan ] Ucap Eri dan kemudian dia pergi .
[ Tidak , selamat tinggal Eri-chan ] Batin Izawa sambil melambaikan tangannya .
Setelah melihat Eri sudah pergi , perbincangan itu kembali serius . Izawa berbalik menghadap yang lain dan akan mulai untuk berbicara .
[ Baiklah , aku akan menjawab pertanyaan dari Midoriya-san ] Ucap Izawa .
...----------------...
[ Jika ada kesalahan dan saran silahkan tulis di kolom komentar ]
__ADS_1
~Otsuzawa .