FANFIC: BOKU NO HERO ACADEMIA : IZAWA MY VILLAIN

FANFIC: BOKU NO HERO ACADEMIA : IZAWA MY VILLAIN
Chapter 110


__ADS_3

*Sebelumnya*


[ Walaupun itu lelucon , tetapi jika aku harus menjawab maka ......... maka ......... maka aku menginginkan ............. kasih sayang ]


Dikarenakan oleh kurangnya kasih sayang , maka Izawa sekarang jika diberikan kasih sayang maka dia akan sangat menjaganya .


Tetapi tanpa Izawa menyadarinya , itu membuatnya menjadi seorang villain di kehidupan selanjutnya untuk menjaga kasih sayang itu .


...----------------...


[ Baiklah aku sudah selesai sarapan , sebaiknya aku segera berangkat ke sekolah , karena tinggal setengah jam lagi bel masuk sekolah berbunyi ]


Izawa sudah selesai sarapannya dan bersiap-siap berangkat ke sekolah , kemudian Izawa memanggil para Igarashi untuk membereskan sarapannya .


[ Igarashi aku sudah selesai , cepat kau bersihkan sisanya ]


[ Aku mengerti Nona Muda ]


[ Ohh iya mobilnya sudah di siapkan bukan ? ]


Izawa bertanya kepada Igarashi , karena ia tidak mau jika mobil yang katanya sudah siap , ketika ia ingin menaikinya tiba-tiba mobilnya ada masalah .


[ Tenang saja Nona Muda , mobilnya dan beserta supir sudah siap ]


Mendengar jawaban Igarashi , Izawa mengangguk puas . kemudian ia pergi keluar ruangan tetapi sebelum menutup pintu .


[ Oh iya , kau pasti sudah menyiapkannya dengan baik , walaupun lelucon itu tidak lucu tetapi aku mengapresiasi dengan usaha yang kau berikan . kata-kata dikartu yang kau taruh di bawah piring membuat aku merasa lebih baik , jadi terimakasih Igarashi ]


Igarashi yang mendengar itu justru bingung dan terheran , karena dia bahkan tidak tau kartu yang dimaksud .


[ Lelucon ? kartu ? aku yang memberikannya ? ..... aku bahkan tidak tau yang Nona Muda maksud ]


Igarashi kemudian mencoba menanyakan lebih lanjut , tetapi Izawa sudah terlebih dahulu pergi menutup pintunya .


[ Nona muda Tunggu sebentar ..... ]


Ia mencoba mengejar Izawa untuk menanyakannya , tetapi karena Nona Mudanya berkata itu membuatnya lebih baik , Igarashi berhasil dan membiarkannya karena tidak mau hal itu justru membuat suasana hati Nona Mudanya memburuk .


Kemudian ia ke meja makan dan memeriksa kartu yang dimaksud Nona Mudanya .


Sementara itu Izawa yang berada dalam suasana hati yang baik melanjutkan langkah kakinya tanpa memerhatikan kalau kartu yang ia baca tadi tiba-tiba lenyap .


...----------------...


Sekarang Izawa sedang berada di dalam mobil yang di naikinya untuk berangkat sekolah . dengan mengenakan seragam putih sekolahnya , Izawa melihat ke langit sambil melamun .


[ Hari ini cuaca cerah seperti yang diperkirakan ... oh iya , jangan sampai melupakannya , hari ini aku akan membeli manga terbaru Boku no hero sepulang sekolah ]


Sejujurnya dibandingkan dengan ulangan yang akan terjadi hari ini , Izawa lebih memikirkan manga terbaru Boku no hero . ia khawatir kalau manga itu sudah ada di tempat biasa Izawa membeli manga .


[ Hey supir atau siapa namamu itu , nanti jangan menjemputku sepulang sekolah .... ]


Supir yang mengetahui dipanggil menghela nafas tidak berdaya , karena Nona Muda yang ia layani tidak mengingat namanya .


[ Aku mengerti ....... ]


Supir itu mengerti , karena memang Nona Mudanya akan sesekali memintanya seperti itu karena ada yang ingin Nona Mudanya itu lakukan , yaitu membeli manga . jadi ia tidak terkejut .


[ Tetapi Nona Muda , bukannya akan lebih cepat membeli itu jika di mengendarai mobil ....... ]


[ Tidak , aku akan membelinya sendiri ....... ]


Mendengar jawaban Nona Mudanya itu sang supir tidak menanyakan lagi . karena ia tau kalau nona Mudanya itu tidak suka jika banyak di tanya .


Sementara itu alasan Izawa membeli manga sendiri adalah karena ia menyukai membeli sesuatu yang ia suka sendiri , lagipula jarak antara toko dan rumahnya tidak jauh , sesekali Izawa suka pulang ke rumahnya dengan berjalan kaki . ia menyukai perasaan itu .


[ Aku merasa kalau hari ini akan terjadi sesuatu kepadaku ....... mungkin itu hanya perasaanku saja ]


Dari bangun pagi Izawa merasa aneh , seolah-olah ada sesuatu yang mencoba memperingati dia akan sesuatu yang akan terjadi padanya , tetapi dia menepis persangka itu .


[ Bagaimana dengan Kanna ya ? ... beberapa hari yang lalu ia berkata kepadaku kalau hari ini ia akan melakukan sesuatu tapi aku melupakannya ...... ]


Izawa mengingat sesuatu dan dengan cepat ia membuka ponselnya , kemudian ia mengirim pesan kepada Kanna .


Ayasaka Kanna adalah teman pertama sekaligus sahabatnya . ia adalah gadis yang ceria dan energik .


Izawa pertama kali bertemu dengannya adalah ketika Izawa masih kelas 1 SMP , suatu hari di toko Roti , ia dan Kanna sama-sama datang dan ingin membeli Roti Kacang , tetapi Roti kacang yang ingin mereka beli hanya tinggal satu , jadi Izawa dan Kanna memperebutkannya , pada akhirnya Kanna mengalah dan memberikannya kepada Izawa , sedangkan ia membeli Roti yang Coklat . lagipula Roti kacang bukan Roti favoritnya .


Setelah itu entah karena kebetulan atau takdir , mereka semakin sering bertemu di Toko Roti . awalnya Izawa menganggap kalau Kanna adalah seorang yang merepotkan karena banyak bicara dan bertindak seolah-olah mereka teman , tetapi semakin lama Izawa menjadi tidak mempermasalahkannya dan tanpa sadar Izawa sudah menganggapnya teman .


[ Ya sudahlah , lagi pula itu bukan urusanku ]

__ADS_1


...----------------...


Izawa membuka pintu kelas dan langsung masuk . kelas yang tadinya berisik langsung terdiam , mereka langsung memusatkan perhatian kepada Izawa sebelum kembali melakukan aktivitas , beberapa murid mendekati Izawa dan mencoba menyapanya


[ Selamat pagi Shizue-san ...... ]


Mendengar itu Izawa harus menyapa kembali , walaupun dia tidak menatap orang yang menyapanya [ Selamat pagi Juga ..... ]


[ Bagaimana kabarmu ? ...... ]


[ Apa pagimu menyenangkan ? ..... ]


[ Pagi ini cerah ya Shizue-san ..... ]


Izawa yang mendapat pertanyaan dari beberapa orang tidak menanggapinya , ia langsung berjalan di mejanya tanpa memerhatikan orang yang menyapanya .


[ Cih ! Apa-apaan dia itu ..... ]


[ Walaupun dia pintar tetapi dia sombong sekali .... ]


[ Benar , dia bahkan menganggap para murid lainnya rendah , bahkan aku dengar dia bahkan mengabaikan murid-murid kelas 3 . meskipun dia masih kelas 2 tetapi dia sudah menganggap dirinya itu Ratu ]


Dengan semua prestasi Izawa , di samping banyak yang mengidolakannya , tetapi pasti akan ada yang membencinya . biasanya orang-orang seperti mereka membenci Izawa karena iri tetapi sayang sekali , Izawa tidak mempermasalahkannya .


Karena menurut Izawa itu , mau seseorang menyukai atau membencinya itu hak mereka , jadi langkah terbaik untuk menanggapinya menurut Izawa adalah mengabaikannya .


[ Kanna belum datang ya ...... ]


Melihat temannya belum datang , Izawa meletakkan tangannya dan kemudian menidurkan kepalanya di meja .


Walaupun posisi Izawa terlihat seperti ingin tidur , tetapi sebenarnya Izawa hanya mencoba untuk tenang .


[ Selamat pagi Iza-chi ..... ]


Beberapa saat kemudian datanglah seorang yang menyapa Izawa dengan semangat .


Mendengar itu Izawa menggerakkan matanya dengan malas .


[ Kanna kau tau kan kalau aku tidak suka di kejutkan ...... ]


Orang yang menyapa Izawa adalah Kanna , sedangkan Kanna yang mendengar perkataan Izawa hanya tertawa tidak bersalah .


[ Hehehehe ......... ]


[ Ohh iya Iza-chi , beberapa hari yang lalu aku pergi liburan bersama dengan keluargaku ke kebun binatang , di sana aku melihat gajah yang sangat besar ........ ]


Kemudian Kanna membicarakan tentang liburannya dengan semangat , sementara Izawa hanya mendengarkan temannya yang bersemangat itu .


[ Seperti biasa , kau orang yang banyak berbicara ya , Kanna ..... ]


Ini adalah kebiasaan interaksi keduanya , jika dalam percakapan Kanna lah yang selalu mendominasi . memang sifat keduanya sangat berbeda .


[ Hey apa kau mendengarku Iza-chi ? ..... ]


[ Iya-iya aku dengar ........ ]


...----------------...


[ Baiklah anak-anak , kalian tau kan kelas hari ini ....... ]


Seorang guru matematika datang dan membawa banyak kertas ditangannya , sesuai perkataannya Minggu lalu kalau akan ada ulangan hari ini .


Ia kemudian membagikan masing-masing kertas-kertas yang berisikan soal-soal ulangan kepada siswa .


Sedangkan para siswa menatap kertas itu dengan tidak semangat .


[ Ahh aku dari dulu tidak menyukai matematika ...... tetapi tenang saja , aku sudah belajar dengan baik untuk ini ]


Kanna menatap kertas ditangannya dan mencoba menenangkan diri , sedangkan Izawa yang melihat itu dari bangkunya hanya menghela nafas .


[ Ayo selesaikan ini dengan cepat ......... ]


Detik demi detik berjalan hingga tidak terasa sudah lebih dari 1 Jam ulangan dimulai .


Para Siswa berkosentrasi untuk mengerjakan ulangan ini dengan demi untuk menjawab pertanyaan demi pertanyaan dengan sebisa mungkin .


Sedangkan bagi Izawa ulangan ini terkesan mudah , hanya perlu waktu sekitar 30 menit bagi Izawa ia untuk menyelesaikan ulangannya .


[ Membosankan sekali .... aku berharap ini cepat selesai ..... oh iya , apa Kanna baik-baik saja ? ]


Izawa mengangkat kepalanya yang tertidur dimeja untuk melihat temannya sedang menggaruk-garuk kepalanya sebelum akhirnya Izawa kembali menidurkan kepalanya dimeja .

__ADS_1


Kemudian setelah beberapa waktu , akhirnya ulangan itu berakhir dan bel istirahat pun berbunyi .


Para murid pun lega dan mereka memberikan kertas ditangannya kepada guru .


Izawa dan Kanna saat ini sedang istirahat makan siang bersama . Kanna membawa bekalnya sedangkan Izawa cukup hanya Roti kacang .


Mereka saat ini sedang berada di atap sekolah yang sepi .


[ Ahh akhirnya selesai juga , aku tidak menyangka akan sesulit itu ..... tapi aku tidak yakin apakah nilai ku akan bagus atau tidak , bagaimana dengan mu Iza-chi ? ]


[ Aku yakin akan mendapatkan nilai bagus ..... ]


Izawa menjawab pertanyaan seperti bukan apa-apa yang membuat Kanna menghela nafas kekalahan dan ia bergumam pelan .


[ Terkadang aku iri denganmu Iza-chi .... ]


[ Apa yang kau katakan tadi ? ...... aku kurang jelas mendengarnya ]


[ Tidak ada , aku tidak mengatakan apa-apa ]


Izawa yang mendengar itu hanya menatap sebentar sebelum fokus kembali makanannya .


[ Ngomong-ngomong apa kau nanti pulang sekolah dijemput seperti biasanya Iza-chi ? ]


[ Tidak , aku ingin ke toko manga dulu . jadi aku memilih untuk berjalan kaki ..... ]


[ Jadi begitu .... tetapi jujur saja , aku terkejut saat pertama kali mengetahui kau menyukai hal-hal seperti manga atau anime Iza-chi ]


[ Wajar saja , karena dengan penampilan ku membuat orang-orang akan sukar mempercayai aku menyukai hal-hal seperti itu ]


Karena Kanna adalah teman Izawa , jadi dia memberitahu Kanna tentang hobinya itu . Kanna juga tidak jarang menemani Izawa ke Toko manga walaupun Kannna sendiri kurang minat terhadap Manga dan anime .


[ Ohh iya , t****idak biasanya kau mengajakku makan siang ditempat seperti ini Kanna , apa ada sesuatu yang terjadi ? ]


Ucapan Izawa bukannya tidak berdasar , biasanya Kanna dan Izawa selalu makan siang dikelas atau dikantin , jadi Izawa hanya bingung saja ia diajak ke tempat seperti ini .


[ Sebenarnya ada yang ingin aku katakan Iza-chi ...... ]


[ Katakan apa ? ]


[ Aku malu untuk mengatakannya ....... ]


Sikap Kanna yang gugup membuat Izawa menjadi mantap heran, dia berhenti makan dan mulai tertarik dengan pembicaraan .


[ Tidak perlu gugup , katakan saja , lagi pula aku bukan orang asing ]


[ Sebenarnya ........ ]


Kanna mengatakan hal yang sebenarnya dengan gugup dan agak malu . setelah mendengar semuanya , Izawa mengedipkan matanya beberapa kali .


[ Kau menyukai seseorang dan akan menyatakan perasaanmu ? .... terlebih lagi seseorang yang kau suka adalah Siswa kelas 3 ]


Perkataan dari Izawa membuat wajah Kanna menjadi memerah . kemudian ia pun mengangguk untuk membenarkan perkataan Izawa .


[ *Sigh* ........ aku tidak akan berkomentar banyak , bagaimanapun itu hak mu untuk melakukannya . aku hanya berharap semoga hasilnya sesuai dengan yang kau harapkan ]


Kanna yang senang mendapat semangat dari Izawa mencoba mengalihkan perhatian untuk menutupi rasa malunya .


[ Terimakasih Iza-chi .... tetapi bagaimana dengan mu ..... apa ada seorang yang membuat mu tertarik ? maksudku dalam hal romansa .... ]


Izawa yang mendengar pertanyaan itu tidak bisa menahan rasa gelinya .


[ Pfffftttt ...... ayolah Kanna , kau kan tau aku tidak tertarik dengan hal-hal romansa ..... ]


[ Iya itu kau sekali Iza-chi ........ ]


[ Baiklah-baiklah jadi kapan kau akan mengatakannya ? ]


[ Nanti setelah makan siang , ****aku sudah mengatakannya kepada Senpai untuk datang pada pukul 13.00 ke tempat yang sudah aku katakan**** , tetapi sebelum itu aku ingin mendengar pendapatmu dulu ....... ]


Setelah itu Izawa melihat ke jam ditangannya dan terlihat waktu sudah menunjukkan pukul 12.55 .


[ Kanna sebaiknya kau cepat , karena waktu tinggal 5 menit lagi ....... ]


[ Kau benar , aku harus cepat ...... ]


Kemudian Kanna dengan bangkit dari duduknya dan pergi menuruni tangga untuk sampai ketempat yang sudah dijanjikan .


[ Dasar Kanna ...... kau melupakan ini ]


Karena panik atau terlalu bersemangat , Kanna melupakan kotak bekas makan siangnya , untungnya ada Izawa yang akan mengembalikannya .

__ADS_1


[ Tetapi semoga berhasil ]


__ADS_2