FANFIC: BOKU NO HERO ACADEMIA : IZAWA MY VILLAIN

FANFIC: BOKU NO HERO ACADEMIA : IZAWA MY VILLAIN
episode 15.


__ADS_3

*Sebelumnya*


Pada saat ini , Daisuke memutuskan untuk masuk ke salah satu kamar untuk bersembunyi .


Semoga dia tidak menemukan ku sebelum para pahlawan datang .( batin Daisuke )


[ sepuluh , siap atau tidak aku datang ] Kata Izawa dengan ekspresi seperti psikopat .


Kemudian permainan petak umpet antara Izawa dan Daisuke dimulai .


...----------------...


Di sebuah mansion kecil .


Biasanya tempat ini rapi dan bersih kerena para pembantu sering membersihkannya . tapi keadaan dalam mansion itu jauh dari kata baik . barang-barang yang berantakan , dinding yang yang hancur dan banyak genangan air .


Pada malam ini , aura yang menyelimuti mansion sangat mencekam .


Terdapat noda darah dan p0tongan tubuh manusia yang berserakan yang menambah kesan horor di mansion ini .


**Tap ..............


Tap ...............


Tap**................


Terdapat suara langkah kaki yang berasal dari lorong mansion itu . ternyata terdapat dua orang yang sedang bermain petak umpet di tempat yang mengerikan itu .


[ dimana kau ? apa kau di sini ? ] Suara seorang perempuan yang sedang mencari-cari seseorang .


Buk ............


( suara pintu ditendang )


Perempuan itu memandang pintu dan kemudian masuk . pada saat di ruangan itu , dia mencari-cari seseorang baik itu di bawah tempat tidur , lemari bahkan langit-langit .


[ sepertinya kau tidak disini ] Ucap perempuan itu sebelum meninggalkan ruangan .


Perempuan itu adalah Izawa , orang yang menyebabkan kejadian atas apa yang terjadi pada Mansion ini . saat ini Izawa sedang bermain petak umpet dengan Daisuke ( walaupun hanya Izawa yang menganggap ini permainan ) .


[ dimana kau Daisuke-san ? ] Ucap Izawa .


***Tap..................


Tap................


Tap***................


Sedangkan di sisi lain .


Daisuke yang saat ini sedang bersembunyi , dia sekarang sedang panik , bahkan dia saking paniknya dia seperti melupakan luka yang ada ditubuhnya .


[ dimana kau Daisuke-san ? ] Panggil Izawa .


Jujur saja , setiap kali dia mendengar Izawa memanggilnya , dia merasa seperti jantungnya bisa melompat kapan saja dari dadanya .


[ cepatlah datang pahlawan , jangan biarkan aku berlama-lama bersama wanita gila ini ] Doa Daisuke .


Mansion ini memiliki sekitar 20 kamar , 4 kamar mandi , 1 dapur besar , dan 2 gudang ( 1 besar dan 1 kecil ) .


Saat ini Daisuke sedang bersembunyi di salah satu kamar dengan nomor 20 yang berada di paling ujung Mansion .


[ siapa sebenarnya wanita gila yang memperkenalkan diri sebagai "D" ? dia sangat kuat dan menakutkan . aura yang dikeluarkannya itu bukan milik penjahat biasa . juga dia sepertinya terbiasa dengan membunuh orang , terlihat dari matanya yang tidak merasa bersalah sama sekali ] Batin Daisuke .


Memang , aura yang dilepaskan Izawa bukan hawa yang mendominasi yang membuat orang lain tunduk tapi aura yang membuat orang yang merasakannya merasa tidak nyaman , takut , dingin dan terasa menusuk .


Dan bagi Izawa membunuh orang lain itu seperti hobi .


***Tap ..........


Tap..........


Tap***........


[ kau diamana Daisuke-san ? apa kau disini ] Panggil Izawa .


Bruk...........


[ kau disini ] Ucap Izawa .


Sepertinya Izawa sengaja mengencangkan suaranya untuk membuat Daisuke merasakan takut Secara perlahan-lahan .


Benar saja , semakin kencang Suara Izawa , semakin takut dia .


Pada saat ini tubuh Daisuke sudah kehilangan tangan kanannya , sarafnya yang kaku dan kulit yang terbakar karena tersetrum listrik .


Menahan rasa sakit yang dialaminya , Daisuke tetap mencoba bertahan . saat sedang bersembunyi dia bahkan tidak berani mengucapkan satu kalimat pun agar tidak ketahuan Izawa .


Izawa saat ini tidak mengaktifkan quirk hakinya yang berguna untuk memeriksa keadaan sekitar , karena menurutnya jika dia menggunakannya maka permainan akan jadi kurang menyenangkan .


Kembali lagi ke Izawa .


[ kau di sini Daisuke-san ? ] Ucap Izawa dengan wajah psikopatnya .


[ tidak ada juga ]


Setelah itu Izawa terus mencari Daisuke , saat ini dia sedang berada di depan pintu kamar mandi . dia merasa bahwa kamar mandi mempunyai kemungkinan yang lebih besar jika Daisuke bersembunyi di sana .


Berbeda dengan tempat-tempat sebelumnya . Izawa memasuki pintu kamar mandi dengan cara mengendap-endap , saat dekat dengan tirai yang menutupi shower , dia langsung membukanya dan berkata .


[ ketemu kau .......] Ucap Izawa dengan semangat .


Tapi sama seperti tempat-tempat sebelumnya , Daisuke tidak berada di sana .


Seketika wajah semangat Izawa langsung digantikan dengan wajah kecewa .


[ ahhh tidak ada juga , sepertinya Daisuke-san sangat pandai bermain petak umpet ] Kata Izawa sebelum mencari kembali Daisuke .

__ADS_1


***Tap................


Tap................


Tap***...............


[ Daisuke-san jika kau ketauan hukumannya akan berat loh , shishishishishi ] Ucap Izawa sambil terkekeh .


Dia mulai mencari dari ujung ke ujung , pada saat ini dia sedang berada dalam gudang ( besar ) untuk mencari keberadaan Daisuke .


[ kau ada di sini Daisuke-san ? ] Ucap Izawa .


Izawa pun mulai mencari-cari dari setiap sudut , tapi hasilnya tetap nihil .


[ *sigh* tidak ada juga , sebenarnya di mana sih Daisuke-san bersembunyi ? ] Ucap Izawa .


Kembali ke Daisuke .


Pada saat dia sedang bersembunyi , tiba-tiba beberapa kamar dari tempat persembunyian terdengar suara langkah kaki dan panggilan Izawa .


[ kau disini Daisuke-san ? ]


Buk..................


Pintu terbuka dan Izawa masuk . Izawa saat ini sedang memeriksa kamar lima belas .


Setelah menunggu beberapa menit Izawa pun keluar dari kamar itu dengan berkata .


[ lagi-lagi tidak ada ]


Sebelum mengecek kamar sebelah .


[ kau ada di sana Daisuke-san ? ]


Dia ada disini .


bagaimana ini ? apakah aku akan ketahuan ? jika aku ketauan , apa yang dia lakukan ? kanapa para pahlawan belum datang ?


(batin Daisuke )


Saat ini Izawa sedang memeriksa kamar nomor enam belas .


[ kau ada disini Daisuke-san ? ] Panggil Izawa .


***Deg..........


Deg...........


Deg***............


Setiap detik , jantung Daisuke berdetak dengan cepat , sampai pada akhirnya Izawa memeriksa kamar nomor sembilan belas .


[ kau ada di sini Daisuke-san ? ] Kata Izawa .


Buk...........


Dia juga sudah hampir mengecek semua ruangan yang ada di mansion ini .


Tapi pada saat dia selesai mencari hasilnya tetap nihil .


[ tidak ada juga , Daisuke-san , kau pasti ada di kamar nomor dua puluh ] Ucap dengan keras Izawa .


Mendengar itu , Daisuke langsung jadi tambah ketakutan dan dia tidak berani mengeluarkan suara apapun .


***Tap...............


Tap...............


Tap***................


[ kau ada pasti ada disana kan Daisuke-san ? ] Kata Izawa dengan nada yang bersemangat .


Buk..................


Izawa kemudian menendang pintu dan langsung masuk ke dalam kamar .


Saat itu Daisuke melihat gadis berambut putih dan bermata merah masuk memakai masker gas dan mengecek sekeliling .


[ hmmm aneh , apa Daisuke sudah pergi ke ruangan lain karena aku belum menemukannya , .....kecuali dia bersembunyi di lemari yang ada sana ! ] Ucap Izawa yang langsung menatap ke arah lemari terakhir .


***Deg............


Deg.............


Deg***............


Jantung Daisuke langsung berdetak lebih kencang dari sebelumnya .


Dia akan menemukan ku , aku harus melarikan diri , ehhhhh kenapa tubuhku tidak bisa di gerakkan ?.


(batin Daisuke)


Karena lukanya itu , membuat Daisuke tidak bisa menggerakkan tubuhnya , bahkan Daisuke bisa berlari sampai ke kamar nomor dua puluh saja sudah mengagumkan .


***Tap..............


Tap ..............


Tap***.............


Suara langkah kaki yang mendekat , pada saat itu Izawa langsung membuka lemari itu dan kemudian .


[ aku menemukan mu Daisuke-san ] Kata Izawa yang melihat Daisuke di dalam lemari .


Daisuke yang tidak bisa menggerakkan tubuhnya , hanya bisa pasrah dengan tubuh yang terus bergetar ketakutan .


[ kau sangat ahli dalam bermain petak umpet yaa Daisuke-san , tapi aku berhasil menemukan mu ] Kata Izawa yang sedang terkekeh .

__ADS_1


[ jadi sekarang hukuman apa yang cocok untukmu ??? ....... ohhh itu saja . bagaimana jika aku membunuhmu dengan mengurangi rasa bebanmu ] Kata Izawa .


Membunuhku dengan mengurangi rasa bebanku ? maksudnya apa dia akan membunuhku tanpa menyiksaku .


( batin Daisuke ).


Slash............


Setelah itu Izawa langsung merobek bagian depan tubuh depan Daisuke menggunakan katananya .


[ Aaaakkkhhhhh ......] Teriak histeris Daisuke .


[ kau tau , aku akan mengeluarkan darah dan 0rgan daIam mu untuk mengurangi rasa beban pada tubuhmu , dengan begitu pada saat kau tewas , mayat mu akan berkurang beratnya . karena itu aku menyebutnya sebagai mengurangi rasa beban mu , jenius kan aku ] Ucap Izawa dengan ekspresi gilanya .


Pada saat ini darah serta 0rgan-0rgan daIam Daisuke dari jantung , Iambung , ginjaI dan lain-lainnya satu persatu keluar dari dalam tubuh Daisuke .


Daisuke tidak bisa memikirkan apa pun lagi , kecuali rasa sakitnya . perlahan-lahan kesadaran Daisuke memudar dan energi kehidupan dari Daisuke menurun dengan sangat cepat .


Pada akhirnya , Daisuke tewas dengan menyedihkan oleh Izawa . Izawa yang melihat itu pun langsung tertawa .


[ Ha Ha Ha Ha , ini benar-benar permainan yang menyenangkan ] Kata Izawa .


Setelah puas tertawa , Izawa langsung bersiap-siap untuk pergi sebelum para pahlawan datang .


Sebelum pergi dia menundukkan kepalanya di mayat Daisuke dan berkata .


[ terimakasih atas permainan Daisuke-san ]


Setelah mengucapkan itu , Izawa langsung pergi dari tempat Daisuke .


Beberapa hari kemudian berita tentang kematian mengenaskan Daisuke dan yang lainnya langsung viral di Jepang . bagaimana pun juga Daisuke adalah seorang pejabat pemerintah . maka wajar kematian Daisuke langsung menarik perhatian masyarakat .


Pada saat ini pemerintah menyuruh para polisi serta pahlawan untuk mencari siapa pelakunya .


...----------------...


Setahun sudah berlalu , sekarang Izawa sudah berumur lima belas tahun . Izawa sudah tumbuh menjadi seorang gadis yang cantik .


Izawa saat ini sedang berada di ruangan bersama seorang pria kekar dan berwajah hancur , yaaa itu adalah AFO .


[ ada apa master memanggilku ? ] Tanya Izawa.


[ aku ingin kau melakukan misi khusus ] Kata AFO .


[ misi khusus ? ] tanya Izawa .


[ yaa aku ingin kau masuk ke sekolah YUEI , aku dengar bahwa all might sekarang mengajar di sana , jadi aku ingin kau menjadi mata-mata disana ] Kata AFO .


[ apa ? bukannya terlalu beresiko ? bagaimana jika aku sampai ketahuan ] Kata Izawa.


[ aku tau tapi ini adalah perintah dariku ] Kata AFO sambil mengeluarkan aura mendominasinya .


[ dan juga untuk pendaftarannya , aku ingin kau memalsukan data identitasmu ] Tambah AFO .


[ baiklah jika itu keinginanmu ] Jawab Izawa .


Setelah itu Izawa langsung keluar dan memalsukan data identitasnya , kemudian mendaftarnya di ujung masuk YUEI .


Beberapa hari kemudian .


[ hee ini jadi yuuei ] Ucap Izawa .


Izawa saat ini sedang berada di ujian masuk sekolah yuuei . sekolah Yuuei adalah sekolah latar belakang tempat dari cerita Boku no hero academia .


Di sini para karakter utama berkumpul , terlebih lagi ini adalah sekolah yang banyak menghasilkan pahlawan-pahlawan terkenal seperti all might . Saat Izawa sedang melihat-lihat , tiba-tiba ada seseorang yang menabraknya dari belakang .


[ aduh.....! siapa sih yang menabrak ] Ucap spontan Izawa .


[ ahh maaf-maaf, aku tidak sengaja ] Ucap minta maaf pria itu .


[ tidak apa-apa , jangan terlalu dipikirkan ] Ucap Izawa.


Saat Izawa melihat kebelakang untuk melihat siapa yang menabraknya , Izawa melihat pria berambut hijau seperti brokoli dan terdapat bintik-bintik dipipinya . sontak Izawa terkejut , bahwa orang yang menabraknya adalah protagonis utama dalam cerita Boku no hero academia yaitu Midoriya Izuku .


POV Izuku .


Pada saat aku di tempat ujian masuk yuuei , karena aku terlalu gugup aku secara tidak sengaja menabrak seseorang gadis .


[ aduh......! siapa sih yang menabrak ] Ucap gadis itu .


Sontak aku langsung secara refleks meminta maaf .


[ ahh maaf-maaf, aku tidak sengaja ] Ucap Izuku .


[ tidak apa-apa , jangan terlalu dipikirkan ] Ucap gadis itu .


Saat aku ingin melihat ke arahnya , dan aku melihat seorang gadis berambut hitam , bermata ungu dan berkulit putih . dia juga sepertinya sedikit terkejut saat melihatku .


Pada saat aku melihatnya , aku merasa bahwa pertemuan kita ini adalah takdir , tapi bukan perasaan romantis atau sejenisnya melainkan sebuah perasaan lainnya yang sulit untuk di jelaskan .


[ siapa namamu ? ] Tanya gadis itu .


[ A–aku adalah Midoriya Izuku ] Jawab aku dengan gugup , bagaimana pun aku tidak pernah dekat dengan gadis .


[ Midoriya-san kah , perkenalkan namaku adalah Shizue Izawa . senang bertemu dengan mu ] Ternyata nama gadis itu adalah Shizue Izawa .


[ Senang bertemu denganmu juga , Shizue-san ]


POV END .


Wosh............


Setelah itu angin berhembus dan menerbangkan rambut mereka berdua . ini adalah pertemuan dimana dua karakter yang berbeda , dua sifat yang berbeda dan takdir yang berbeda di pertemukan .


Dan juga cerita tentang Izawa yang bersekolah di YUEI pun dimulai .


{ ***jika ada kesalahan dan saran silahkan tulis di kolom komentar }

__ADS_1


...See you next chapter***...


__ADS_2