
*Sebelumnya*
Pada saat ini , Daisuke memutuskan untuk masuk ke salah satu kamar untuk bersembunyi .
Semoga dia tidak menemukan ku sebelum para pahlawan datang .( batin Daisuke )
[ sepuluh , siap atau tidak aku datang ] Kata Izawa dengan ekspresi seperti psikopat .
Kemudian permainan petak umpet antara Izawa dan Daisuke dimulai .
...----------------...
Di sebuah mansion kecil .
Biasanya tempat ini rapi dan bersih kerena para pembantu sering membersihkannya . tapi keadaan dalam mansion itu jauh dari kata baik . barang-barang yang berantakan , dinding yang yang hancur dan banyak genangan air .
Pada malam ini , aura yang menyelimuti mansion sangat mencekam .
Terdapat noda darah dan p0tongan tubuh manusia yang berserakan yang menambah kesan horor di mansion ini .
**Tap ..............
Tap ...............
Tap**................
Terdapat suara langkah kaki yang berasal dari lorong mansion itu . ternyata terdapat dua orang yang sedang bermain petak umpet di tempat yang mengerikan itu .
[ dimana kau ? apa kau di sini ? ] Suara seorang perempuan yang sedang mencari-cari seseorang .
Buk ............
( suara pintu ditendang )
Perempuan itu memandang pintu dan kemudian masuk . pada saat di ruangan itu , dia mencari-cari seseorang baik itu di bawah tempat tidur , lemari bahkan langit-langit .
[ sepertinya kau tidak disini ] Ucap perempuan itu sebelum meninggalkan ruangan .
Perempuan itu adalah Izawa , orang yang menyebabkan kejadian atas apa yang terjadi pada Mansion ini . saat ini Izawa sedang bermain petak umpet dengan Daisuke ( walaupun hanya Izawa yang menganggap ini permainan ) .
[ dimana kau Daisuke-san ? ] Ucap Izawa .
***Tap..................
Tap................
Tap***................
Sedangkan di sisi lain .
Daisuke yang saat ini sedang bersembunyi , dia sekarang sedang panik , bahkan dia saking paniknya dia seperti melupakan luka yang ada ditubuhnya .
[ dimana kau Daisuke-san ? ] Panggil Izawa .
Jujur saja , setiap kali dia mendengar Izawa memanggilnya , dia merasa seperti jantungnya bisa melompat kapan saja dari dadanya .
[ cepatlah datang pahlawan , jangan biarkan aku berlama-lama bersama wanita gila ini ] Doa Daisuke .
Mansion ini memiliki sekitar 20 kamar , 4 kamar mandi , 1 dapur besar , dan 2 gudang ( 1 besar dan 1 kecil ) .
Saat ini Daisuke sedang bersembunyi di salah satu kamar dengan nomor 20 yang berada di paling ujung Mansion .
[ siapa sebenarnya wanita gila yang memperkenalkan diri sebagai "D" ? dia sangat kuat dan menakutkan . aura yang dikeluarkannya itu bukan milik penjahat biasa . juga dia sepertinya terbiasa dengan membunuh orang , terlihat dari matanya yang tidak merasa bersalah sama sekali ] Batin Daisuke .
Memang , aura yang dilepaskan Izawa bukan hawa yang mendominasi yang membuat orang lain tunduk tapi aura yang membuat orang yang merasakannya merasa tidak nyaman , takut , dingin dan terasa menusuk .
Dan bagi Izawa membunuh orang lain itu seperti hobi .
***Tap ..........
Tap..........
Tap***........
[ kau diamana Daisuke-san ? apa kau disini ] Panggil Izawa .
Bruk...........
[ kau disini ] Ucap Izawa .
Sepertinya Izawa sengaja mengencangkan suaranya untuk membuat Daisuke merasakan takut Secara perlahan-lahan .
Benar saja , semakin kencang Suara Izawa , semakin takut dia .
Pada saat ini tubuh Daisuke sudah kehilangan tangan kanannya , sarafnya yang kaku dan kulit yang terbakar karena tersetrum listrik .
Menahan rasa sakit yang dialaminya , Daisuke tetap mencoba bertahan . saat sedang bersembunyi dia bahkan tidak berani mengucapkan satu kalimat pun agar tidak ketahuan Izawa .
Izawa saat ini tidak mengaktifkan quirk hakinya yang berguna untuk memeriksa keadaan sekitar , karena menurutnya jika dia menggunakannya maka permainan akan jadi kurang menyenangkan .
Kembali lagi ke Izawa .
[ kau di sini Daisuke-san ? ] Ucap Izawa dengan wajah psikopatnya .
[ tidak ada juga ]
Setelah itu Izawa terus mencari Daisuke , saat ini dia sedang berada di depan pintu kamar mandi . dia merasa bahwa kamar mandi mempunyai kemungkinan yang lebih besar jika Daisuke bersembunyi di sana .
Berbeda dengan tempat-tempat sebelumnya . Izawa memasuki pintu kamar mandi dengan cara mengendap-endap , saat dekat dengan tirai yang menutupi shower , dia langsung membukanya dan berkata .
[ ketemu kau .......] Ucap Izawa dengan semangat .
Tapi sama seperti tempat-tempat sebelumnya , Daisuke tidak berada di sana .
Seketika wajah semangat Izawa langsung digantikan dengan wajah kecewa .
[ ahhh tidak ada juga , sepertinya Daisuke-san sangat pandai bermain petak umpet ] Kata Izawa sebelum mencari kembali Daisuke .
__ADS_1
***Tap................
Tap................
Tap***...............
[ Daisuke-san jika kau ketauan hukumannya akan berat loh , shishishishishi ] Ucap Izawa sambil terkekeh .
Dia mulai mencari dari ujung ke ujung , pada saat ini dia sedang berada dalam gudang ( besar ) untuk mencari keberadaan Daisuke .
[ kau ada di sini Daisuke-san ? ] Ucap Izawa .
Izawa pun mulai mencari-cari dari setiap sudut , tapi hasilnya tetap nihil .
[ *sigh* tidak ada juga , sebenarnya di mana sih Daisuke-san bersembunyi ? ] Ucap Izawa .
Kembali ke Daisuke .
Pada saat dia sedang bersembunyi , tiba-tiba beberapa kamar dari tempat persembunyian terdengar suara langkah kaki dan panggilan Izawa .
[ kau disini Daisuke-san ? ]
Buk..................
Pintu terbuka dan Izawa masuk . Izawa saat ini sedang memeriksa kamar lima belas .
Setelah menunggu beberapa menit Izawa pun keluar dari kamar itu dengan berkata .
[ lagi-lagi tidak ada ]
Sebelum mengecek kamar sebelah .
[ kau ada di sana Daisuke-san ? ]
Dia ada disini .
bagaimana ini ? apakah aku akan ketahuan ? jika aku ketauan , apa yang dia lakukan ? kanapa para pahlawan belum datang ?
(batin Daisuke )
Saat ini Izawa sedang memeriksa kamar nomor enam belas .
[ kau ada disini Daisuke-san ? ] Panggil Izawa .
***Deg..........
Deg...........
Deg***............
Setiap detik , jantung Daisuke berdetak dengan cepat , sampai pada akhirnya Izawa memeriksa kamar nomor sembilan belas .
[ kau ada di sini Daisuke-san ? ] Kata Izawa .
Buk...........
Dia juga sudah hampir mengecek semua ruangan yang ada di mansion ini .
Tapi pada saat dia selesai mencari hasilnya tetap nihil .
[ tidak ada juga , Daisuke-san , kau pasti ada di kamar nomor dua puluh ] Ucap dengan keras Izawa .
Mendengar itu , Daisuke langsung jadi tambah ketakutan dan dia tidak berani mengeluarkan suara apapun .
***Tap...............
Tap...............
Tap***................
[ kau ada pasti ada disana kan Daisuke-san ? ] Kata Izawa dengan nada yang bersemangat .
Buk..................
Izawa kemudian menendang pintu dan langsung masuk ke dalam kamar .
Saat itu Daisuke melihat gadis berambut putih dan bermata merah masuk memakai masker gas dan mengecek sekeliling .
[ hmmm aneh , apa Daisuke sudah pergi ke ruangan lain karena aku belum menemukannya , .....kecuali dia bersembunyi di lemari yang ada sana ! ] Ucap Izawa yang langsung menatap ke arah lemari terakhir .
***Deg............
Deg.............
Deg***............
Jantung Daisuke langsung berdetak lebih kencang dari sebelumnya .
Dia akan menemukan ku , aku harus melarikan diri , ehhhhh kenapa tubuhku tidak bisa di gerakkan ?.
(batin Daisuke)
Karena lukanya itu , membuat Daisuke tidak bisa menggerakkan tubuhnya , bahkan Daisuke bisa berlari sampai ke kamar nomor dua puluh saja sudah mengagumkan .
***Tap..............
Tap ..............
Tap***.............
Suara langkah kaki yang mendekat , pada saat itu Izawa langsung membuka lemari itu dan kemudian .
[ aku menemukan mu Daisuke-san ] Kata Izawa yang melihat Daisuke di dalam lemari .
Daisuke yang tidak bisa menggerakkan tubuhnya , hanya bisa pasrah dengan tubuh yang terus bergetar ketakutan .
[ kau sangat ahli dalam bermain petak umpet yaa Daisuke-san , tapi aku berhasil menemukan mu ] Kata Izawa yang sedang terkekeh .
__ADS_1
[ jadi sekarang hukuman apa yang cocok untukmu ??? ....... ohhh itu saja . bagaimana jika aku membunuhmu dengan mengurangi rasa bebanmu ] Kata Izawa .
Membunuhku dengan mengurangi rasa bebanku ? maksudnya apa dia akan membunuhku tanpa menyiksaku .
( batin Daisuke ).
Slash............
Setelah itu Izawa langsung merobek bagian depan tubuh depan Daisuke menggunakan katananya .
[ Aaaakkkhhhhh ......] Teriak histeris Daisuke .
[ kau tau , aku akan mengeluarkan darah dan 0rgan daIam mu untuk mengurangi rasa beban pada tubuhmu , dengan begitu pada saat kau tewas , mayat mu akan berkurang beratnya . karena itu aku menyebutnya sebagai mengurangi rasa beban mu , jenius kan aku ] Ucap Izawa dengan ekspresi gilanya .
Pada saat ini darah serta 0rgan-0rgan daIam Daisuke dari jantung , Iambung , ginjaI dan lain-lainnya satu persatu keluar dari dalam tubuh Daisuke .
Daisuke tidak bisa memikirkan apa pun lagi , kecuali rasa sakitnya . perlahan-lahan kesadaran Daisuke memudar dan energi kehidupan dari Daisuke menurun dengan sangat cepat .
Pada akhirnya , Daisuke tewas dengan menyedihkan oleh Izawa . Izawa yang melihat itu pun langsung tertawa .
[ Ha Ha Ha Ha , ini benar-benar permainan yang menyenangkan ] Kata Izawa .
Setelah puas tertawa , Izawa langsung bersiap-siap untuk pergi sebelum para pahlawan datang .
Sebelum pergi dia menundukkan kepalanya di mayat Daisuke dan berkata .
[ terimakasih atas permainan Daisuke-san ]
Setelah mengucapkan itu , Izawa langsung pergi dari tempat Daisuke .
Beberapa hari kemudian berita tentang kematian mengenaskan Daisuke dan yang lainnya langsung viral di Jepang . bagaimana pun juga Daisuke adalah seorang pejabat pemerintah . maka wajar kematian Daisuke langsung menarik perhatian masyarakat .
Pada saat ini pemerintah menyuruh para polisi serta pahlawan untuk mencari siapa pelakunya .
...----------------...
Setahun sudah berlalu , sekarang Izawa sudah berumur lima belas tahun . Izawa sudah tumbuh menjadi seorang gadis yang cantik .
Izawa saat ini sedang berada di ruangan bersama seorang pria kekar dan berwajah hancur , yaaa itu adalah AFO .
[ ada apa master memanggilku ? ] Tanya Izawa.
[ aku ingin kau melakukan misi khusus ] Kata AFO .
[ misi khusus ? ] tanya Izawa .
[ yaa aku ingin kau masuk ke sekolah YUEI , aku dengar bahwa all might sekarang mengajar di sana , jadi aku ingin kau menjadi mata-mata disana ] Kata AFO .
[ apa ? bukannya terlalu beresiko ? bagaimana jika aku sampai ketahuan ] Kata Izawa.
[ aku tau tapi ini adalah perintah dariku ] Kata AFO sambil mengeluarkan aura mendominasinya .
[ dan juga untuk pendaftarannya , aku ingin kau memalsukan data identitasmu ] Tambah AFO .
[ baiklah jika itu keinginanmu ] Jawab Izawa .
Setelah itu Izawa langsung keluar dan memalsukan data identitasnya , kemudian mendaftarnya di ujung masuk YUEI .
Beberapa hari kemudian .
[ hee ini jadi yuuei ] Ucap Izawa .
Izawa saat ini sedang berada di ujian masuk sekolah yuuei . sekolah Yuuei adalah sekolah latar belakang tempat dari cerita Boku no hero academia .
Di sini para karakter utama berkumpul , terlebih lagi ini adalah sekolah yang banyak menghasilkan pahlawan-pahlawan terkenal seperti all might . Saat Izawa sedang melihat-lihat , tiba-tiba ada seseorang yang menabraknya dari belakang .
[ aduh.....! siapa sih yang menabrak ] Ucap spontan Izawa .
[ ahh maaf-maaf, aku tidak sengaja ] Ucap minta maaf pria itu .
[ tidak apa-apa , jangan terlalu dipikirkan ] Ucap Izawa.
Saat Izawa melihat kebelakang untuk melihat siapa yang menabraknya , Izawa melihat pria berambut hijau seperti brokoli dan terdapat bintik-bintik dipipinya . sontak Izawa terkejut , bahwa orang yang menabraknya adalah protagonis utama dalam cerita Boku no hero academia yaitu Midoriya Izuku .
POV Izuku .
Pada saat aku di tempat ujian masuk yuuei , karena aku terlalu gugup aku secara tidak sengaja menabrak seseorang gadis .
[ aduh......! siapa sih yang menabrak ] Ucap gadis itu .
Sontak aku langsung secara refleks meminta maaf .
[ ahh maaf-maaf, aku tidak sengaja ] Ucap Izuku .
[ tidak apa-apa , jangan terlalu dipikirkan ] Ucap gadis itu .
Saat aku ingin melihat ke arahnya , dan aku melihat seorang gadis berambut hitam , bermata ungu dan berkulit putih . dia juga sepertinya sedikit terkejut saat melihatku .
Pada saat aku melihatnya , aku merasa bahwa pertemuan kita ini adalah takdir , tapi bukan perasaan romantis atau sejenisnya melainkan sebuah perasaan lainnya yang sulit untuk di jelaskan .
[ siapa namamu ? ] Tanya gadis itu .
[ A–aku adalah Midoriya Izuku ] Jawab aku dengan gugup , bagaimana pun aku tidak pernah dekat dengan gadis .
[ Midoriya-san kah , perkenalkan namaku adalah Shizue Izawa . senang bertemu dengan mu ] Ternyata nama gadis itu adalah Shizue Izawa .
[ Senang bertemu denganmu juga , Shizue-san ]
POV END .
Wosh............
Setelah itu angin berhembus dan menerbangkan rambut mereka berdua . ini adalah pertemuan dimana dua karakter yang berbeda , dua sifat yang berbeda dan takdir yang berbeda di pertemukan .
Dan juga cerita tentang Izawa yang bersekolah di YUEI pun dimulai .
{ ***jika ada kesalahan dan saran silahkan tulis di kolom komentar }
__ADS_1
...See you next chapter***...