
Sudah 2 Minggu sejak mereka mengetahui bahwa Firen masih hidup, dan selama 2 Minggu itu keluarga Yorn di teror terus menerus
Kota di kerajaan Roge sekarang telah berkurang drastis dalam waktu 2 Minggu, dari yg awal 100% sekarang kota2 di kerajaan tinggal 30%
Firen menghancurkan kota2 itu untuk membuat keluarganya ketakutan, karena dia sangat terhibur selalu melihat keluarganya ketakutan
Firen selama ini selalu mengawasi keluarga Yorn dari kejauhan, dia selalu melihat seberapa panik mereka, kecuali ibu dan adik Mira
Firen sebenarnya masih sangat menyayangi mereka, tapi dia telah membulatkan tekadnya untuk membuat orang2 menderita, termasuk ibu dan Mira
karena sudah bosan melihat dari kejauhan, Firen pun menampakkan dirinya dihadapan parah keluarga nya
"hm aku sangat bosan, bagaimana jika aku menyapa mereka sebentar" kata Firen
saat ini para anggota keluarga sedang berkumpul di ruang tamu atau ruang utama
hari saat itu sudah malam, ada banyak lilin dan lampu yg menerangi mereka
Firen ingin mendengar apa yg mereka bicarakan, tapi dia tidak tertarik karena dia tau itu pasti sesuatu omong kosong lagi
*fyuuuhh
*fyuuh
ada angin yg sangat kuat sehingga membuat lilin yg ada diruangan itu mati dengan cepat, saat mereka mencoba untuk menyalakan lilin itu lagi
mereka tidak bisa memasang lilin itu, karena angin yg berhembus sangat kencang
mereka mengira kalau itu hanya angin biasa, tapi lama2 angin ini mulai mengeluarkan hawa yg tidak menyenangkan
mereka merasa tidak nyaman dengan hembusan angin itu, dan benar saja tiba2 semua pintu dan jendela terbuka dan membuat mereka kaget
lampu yg mereka nyalakan menggunakan sihir cahaya juga berkedip2 yg membuat pandangan mereka sedikit tidak jelas
dan akhirnya lampu dan lilin yg sudah mati hidup dengan sendirinya, pintu dan jendela yg terbuka juga tertutup dan terlihat seperti tidak terjadi apa2
"kyaaaaaa!" salah satu maid yg ada diruang itu berteriak sangat keras karena melihat seseorang yg ada di tangga sedang duduk sambil memegang kepala orang
mereka melihat kearah tangga bersama2 dan melihat ada seorang pemuda yg setelah mereka lihat sekilas mereka langsung tau siapa pemuda itu
"Firen!!" kata Ron sambil melihat dengan marah kearah Firen ada
semua anggota keluarga terkejut karena orang yg duduk itu adalah Firen
"tidak kusangka kau masih bisa mengingat wajahku padahal kita sudah berpisah 10 tahun lamanya" ucap Firen sambil menatap mereka dengan sangat dingin dan mata biru yg menyala
"tentu saja aku masih mengingat mu, bagaimana bisa aku melupakan anak yg kubuang sendiri" kata Ron dengan tersenyum tipis
sambil mengatakan itu Ron mengeluarkan hawa membunuhnya yg membuat orang2 lemah yg ada di ruangan itu menjadi sesak nafas
sedangkan untuk anggota keluarga mereka hanya bisa merasakan hawa itu karena mereka masih bisa menahan hawa membunuh Ron
"hah" Firen merasa kesal karena Ron berani melepas hawa membunuh di depan Firen
"berani juga kau" kata Firen sambil menatap Ron dengan dingin dan niat membunuh
hawa membunuh Firen membuat Ron berlutut karena dia tidak bernafas, Selin langsung membantu Ron untuk berdiri
"sial*n!! niat membunuh macam apa itu? bahkan raja tidak pernah mengeluarkan niat membunuh yg sangat kuat seperti itu!" ucap Ron di dalam pikirannya
saat Ron berdiri dia tidak berani menatap mata Firen sebelum dia menarik niat membunuhnya
dan Firen menarik kembali niat membunuhnya yg membuat Ron bernafas kembali dengan lancar
"apa yg kau inginkan? membalas dendam?" tanya Ron sambil melihat Firen karena dia sudah tidak merasakan niat membunuh
__ADS_1
"balas dendam yaa~? hmm aku tidak tau juga, karena niatku bukan hanya membalas dendam tapi juga untuk menyiksa kalian" kata Firen yg membuat wajah wajah menyeramkan dengan senyum yg sangat lebar membuat semua orang merinding
"aku sebenarnya masih akan menghancurkan kota lain terlebih dahulu, tapi aku memutuskan untuk bertemu dengan kalian dulu" kata Firen
"dan sekaligus mencari sebuah mangsa yg lari dari tanganku" lanjut Firen sambil mengangkat tangannya yg memegang kepala seseorang yg ternyata adalah kepala Sebastian
"Sebass!!" kata semua orang di dalam pikiran mereka
"Firen kau sudah sangat keterlaluan, datanglah dan bersujud minta maaf kepada kami dan kami akan memikirkan kembali apakah kau bisa kembali ke keluarga ini atau tidak" ucap yoga kepada Firen dengan tatapan marah dan meremehkan Firen
"ohhh benarkah apakah aku bisa kembali ke keluarga ini? kalau begitu" Firen berjalan menuruni tangga dan berdiri di depan yoga
"tugas ku hanya berlutut bukan? tapi sebenarnya lutut ku sedang sakit karena harus berjalan kesana dan kesini" kata Firen di depan wajah yoga
"bagaimana kalau kau mengganti kan ku untuk berlutut" lanjut Firen sambil mengarahkan tinjunya di perut yoga
*Buuuk
Firen memukul perut yoga yg membuat dia memuntahkan darah dan belutut di kaki Firen
yoga tidak terlempar karena Firen menyerang bukan di bagian luar tubuh, tapi dia mengarahkan serangan nya kedalam orang tubuh milik yoga
karena pukulannya itu yoga merasa sangat kesakitan seperti ada organnya yg akan pecah sebentar lagi
"Yogaa!!" Selin berteriak dan menghampiri yoga
"Firen kau sudah sangat keterlaluan, kau harusnya mati saja!!" ucap Selin kepada Firen dengan tatapan marah
"ckk kenapa jal*ng ini sangat berisik, diamlah aku tidak pernah menginginkan kau bersuara" Firen menatap tajam Selin membuat Selin takut dan mengarahkan pandangannya kearah lain
Firen menatap flora dan Mira, dia melihat mereka berdua tidak taku dengan kelakuan Firen, tapi mereka melihat Firen Dengan tatapan lega dan bersyukur
"kenapa kalian menatapku seperti itu? menjengkelkan" kata Firen
"nak kau sudah tumbuh dewasa dengan baik ya, syukurlah aku lega kalau kau baik-baik saja Firen" kata flora sambil menatap Firen dengan senyuman yg hangat
"kakak akhirnya aku bisa melihat dirimu lagi, aku mengira sudah tidak akan pernah melihat kamu lagi" kata Mira kepada Firen sambil menyeka air matanya
"memangnya kenapa kalau aku masih hidup? kau tidak berharap kalau aku masih hidup?" kata Firen kepada mereka
"tidak nak aku sangat lega kau masih sehat seperti ini, bahkan kau menjadi sangat tampan haha" kata flora dengan tangisan bahagia
"haaa~ apakah cuma karena ini kau harus menangis? kenapa saat aku diusir dulu kau bahkan tidak melihat ke arahku sekali? bahkan menangis pun tidak" ucap Firen sambil menatap flora dengan kesal
"maafkan ibu nak, ibu tidak tau harus berbuat apa saat itu, aku sangat ingin membantu mu tapi aku tidak bisa" kata flora
"hoh apakah aku harus percaya dengan perkataan mu itu " ucap Firen kepada flora seakan dia tidak peduli dengan kata2 flora
"nak aku sangat merindukanmu, kumohon apakah aku bisa memeluk mu? aku sudah sangat lama ingin memeluk mu lagi" kata flora sambil berjalan mendekat
"cih wanita ini benar2 membuat aku muak! hm dia adalah ibuku bukan, hah sebenarnya aku dari dulu sangat ingin merasakan ibuku sendiri, mungkin aku bisa bersenang-senang dengan dia hihihi" kata Firen di dalam hatinya
Firen mendekati flora dengan perlahan, flora yg melihat itu sangat senang sekali, dan flora memeluk nya dengan sangat erat dan menangis di dada Firen
"akhirnya aku dapat memeluk mu lagi setelah sekian lama, aku sangat merindukanmu nak" kata flora sambil menempelkan wajahnya ke dada Firen
"ya aku juga merindukan mu Bu" kata Firen sambil membalas pelukan flora
tapi itu bukan pelukan biasa, itu adalah pelukan agar ibunya tidak bisa lari
Firen tersenyum dengan mengerikan membuat orang2 yg berada di belakang flora menjadi sangat ketakutan
"ibu pergi dari sana!!!" teriak Mira
"ehh?" flora kebingungan dengan perkataan Mira dan tiba2
__ADS_1
*suuutt
Firen dan flora menghilang dari kediaman Yorn
"Ibuuuuuu!!!" teriak Mira dengan suara yg sangat kuat
Ron terkejut karena istrinya dibawa pergi oleh penjahat seperti Firen, dia khawatir kepada flora karena dia mencintai nya
walaupun Ron sering memarahi flora dan seperti tidak mempedulikan flora tapi sebenarnya dia sangat mencintai flora dan sangat menyayangi nya
berbeda dengan Selin, dia merasa sangat senang karena Firen membawa pergi wanita yg harusnya tidak ada di keluarga itu
"panggilkan healer cepat!!!" Selin berteriak kepada penjaga untuk memanggil healer
Selin menggendong yoga pergi ke kamarnya bersama2 dengan healer
"penjaga! kuburkan mayat Sebastian dan berikan penghormatan terakhir untuknya" ucap Ron kepada penjaga untuk menyiapkan pemakaman untuk Sebastian
Mira dan Fani kembali ke kamar mereka masing-masing, Fani mempelajari sihir yg dipakai oleh Firen dan Mira berencana untuk mencari ibunya
tapi itu percuma karena Firen membawa flora kedunianya
•Dunia Firen
*syuut
"eh??" flora bingung karena tiba2 berpindah tempat dalam sekejap
Firen dan flora saat ini berada di rumah yg sangat jauh dari para wanita lainnya, dan saat ini Firen dan flora sedang berada di kamar berdua
"nak dimana ini?" tanya flora
"kau tidak perlu mengetahui tempat apa ini" kata Firen dengan nada datar sambil melihat lantai
karena Firen melihat lantai flora tidak dapat melihat wajah milik Firen
saat flora ingin melihat wajah Firen dia menjadi sangat terkejut dan bingung
"ehhh???"
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
Hai balik sama Kimoy
udah up lagi nih, tapi singkat dulu karena idenya baru sampe sini:v
gimana chapter reuni keluarga kali ini?
1 chapter ini cuma banyak sama adu bacot antara anak sama anggota keluarga
yah kira2 apa yg bakal terjadi di next chapter? apakah Firen akan meng embat ibunya?? atau tidak?
sebenarnya gw dah tau tapi diemin aja:v
palingan juga kalian sudah tau apa yg bakal terjadi di next chapter hehe
yasudah sampe sini dulu ya
mohon maaf kalau ada kata2 yg salah ketik atau typo
Thanks udah baca chapter kali ini
tunggu next chapter lagi
byee
__ADS_1
END CHAPTER