
Rini sangat kesal kepada Firen dan memutuskan untuk melawannya
""
tiba2 kaki Firen terbelenggu dengan es yg sangat padat, bahkan es itu dapat membuat kaki siapa saja hancur
tapi hal itu tidak masalah untuk Firen, dia hanya santai sambil melihat semua skill yg akan dikeluarkan oleh Rini
Rini berencana menghentikan pergerakan Firen dan akan menyerangnya menggunakan pedang, tapi itu bukan pedang biasa.....
""
Rini menciptakan pedang dari kekuatan esnya, pedang itu panjang dan besar, pedang itu bahkan lebih tinggi dan lebar dari tubuh milik Rini
""
*Syuut
Rini langsung melesat dengan cepat bahkan orang biasanya tidak akan menyadari kalau Rini sudah tidak berada ditempatnya
*Jleb
Pedang milik Rini menembus jantung milik Firen, dan Rini sangat yakin kalau Firen langsung mati begitu saja
"tidak kusangka temanku yg paling aku sayangi harus aku bunuh dengan tanganku sendiri" kata Rini sambil menarik pedangnya keluar dari tubuh Firen
saat pedang telah ditarik tubuh Firen langsung jatuh ketanah, tapi tubuh milik Firen menyatu dengan tanah atau tubuh Firen tiba2 menjadi tanah
"apa!!!"
Rini sangat terkejut melihat mayat dari Firen menjadi tanah
*plok
*plok
*plok
*plok
suara tepukan tangan yg terdengar dari salah satu pohon
"hebat~ hebat~ kau sangat menikmati saat menusuk 'tubuh palsu' ku ya~~" ucap orang yg bertepuk tangan yg ternyata itu adalah Firen
"Firen! tapi bagaimana bisa? aku sangat yakin kalau aku menusuk sebuah daging!" kata Rini sambil memandang wajah Firen dengan kebingungan
"kenapa? kau belum puas dengan membunuh tubuh itu? kau ingin membunuh tubuh asliku?" kata Firen
"baiklah~ aku memberi kau kesempatan untuk menusuk tubuhku, aku serius kali ini, kau tenang saja ini adalah tubuh asliku" kata Firen menantang Rini
"kau benar2 meremehkan ku Firen!!" teriak Rini karena dia merasa seperti dipermainkan
""
muncul es di arah jantung milik Firen, Firen hanya diam karena ingin melihat apa yg akan dilakukan oleh Rini
Rini membekukan bagian jantung Firen karena jika bagian tubuh itu terkena es miliknya, maka bagian tubuh tersebut akan menjadi lebih mudah untuk ditusuk karena bagian itu menjadi lebih lunak dan lembut
""
tiba2 pedang milik Rini berubah dalam sekejap menjadi tombak yg ujungnya sangat tajam dan besar
Rini menarik tangannya ke belakang dan melemparkan tombak tersebut dengan sangat cepat dan kuat
tapi Firen membiarkan tombak itu, dan tombak itu terus mengarah ke jantung Firen
*Ting
saat tombak itu mengenai tubuh Firen, tombak itu malah hancur menjadi berkeping2 dan hilang di tiup angin
Rini terkejut dan hanya bisa berlutut di tanah
"ba-bagaimana bisa? apakah aku tidak cukup kuat?" Rini bertanya2 kepada dirinya karena tidak bisa menembus jantung milik Firen
"apa? hanya ini? ayolah pasti kau masih ada kartu as lainnya bukan?" kata Firen memprovokasi Rini
Rini berdiri dan melihat Firen dengan tatapan yg sangat dingin, bahkan Firen merasakan hawa dingin tersebut
Firen tersenyum karena dia akan melihat kekuatan penuh milik Rini
""
tiba2 keluar kabut putih dari tangan milik Rini yg keluar perlahan2
saat kabut itu menyentuh sebuah objek atau makhluk hidup mereka langsung membeku dalam sekejap dan langsung mati
"heh menarik, aku ingin merasakan seberapa dingin kabut ini" kata Firen di dalam dirinya
kabut itu langsung terkena di ujung jari milik Firen, dan Firen langsung membeku, bahkan pembekuan itu tidak bisa dihitung dengan hitungan detik
setelah melihat Firen yg sudah membeku, Rini langsung menghentikan kabut yg keluar dari tangan Rini
Rini hanya mengarahkan kabut ini kepada Firen, jadi keluarganya tidak terkena kabut ini
"aku sudah memakai seluruh kekuatan miliku, untuk memakai kekuatan ini aku perlu mengorbankan 3 tahun dari hidupku" kata Rini yg terlihat sangat lemas setelah mengeluarkan skill dahsyat itu
__ADS_1
"ibu ini semua sudah tidak apa2, kita sudah amat sekarang" kata Rini sambil tersenyum melihat ibunya yg sedang memangku kepala shine
"kau sudah sangat kuat anakku, kemarilah duduk disebelahku, kita tggu ayahmu bangun dan melanjutkan perjalanan" kata Manda sambil tersenyum bangga kepada anaknya
Rini sedang berjalan untuk duduk disebelah ibunya, tapi....
*krek
*kretek
*craass
tiba2 suara pecahan es terdengar sangat kuat
"sudah cuma itu? sedikit mengecewakan, padahal kukira itu bisa langsung membunuh diriku hahahaha" Firen tertawa dengan keras
"hah ini sangat membosankan, sepertinya aku harus mengakhiri kesenangan ini sampai disini dulu" kata Firen
*syut
*braak
Firen melesat dengan sangat cepat kearah Rini dan memukulnya
Rini tidak dapat melihat pergerakan milik Firen dan terpental sejauh 200 km jauhnya
"uhuk uhuk uhuk" Rini memuntahkan darah yg banyak dari mulutnya dan pingsan ditanah dengan darah yg masih keluar dari mulut
"RINIIIIII!!!!!!!" Manda berteriak sangat keras karena melihat anaknya terluka
"ukh hey kau sangat berisik tidur lah"
*Slaap
Firen menampar Manda hingga pingsan
Manda berbeda dengan suami dan anaknya, dia sangat lemah bahkan hanya memilih sedikit sihir didalam dirinya, dan fisik yg lemah
"kekekekke sepertinya aku bisa menikmati mereka sekarang" kata Firen sambil tersenyum jahat
Firen pergi mengambil tubuh milik Rini yg terpental sangat jauh dan membuat dia pingsan
*Syuut
Firen berteleportasi dan dalam sekejap muncul di tempat Rini pingsan
"heh seorang jenius hah? lihatlah orang jenius kalian ini terkapar pingsan dan akan dipermalukan hahaha" kata Firen sambil mengangkat tubuh Rini dan berpindah kembali ketempat semula
"baiklah~~ jadi aku akan mulai dengan siapa terlebih dahulu~" kata firen
Firen memilih Manda terlebih dahulu untuk dinikmati
*sreeeek
Suara robekan baju milik Manda yg membuat dia terbangun
"ap-apa yg kau lakukan!! hentikan!! kau bajingan!" teriak Manda sambil mencoba mendorong tubuh Firen menjauh
tapi Firen bahkan tidak terdorong sedikitpun
*syuut
Firen melepas celananya dan memperlihatkan tongkatnya yg sangat besar kepada Manda
"barang apa itu? bagaimana itu bisa sangat besar!!" batin Manda karena sangat kaget melihat barang milik Firen
"kenapa kau terkejut? apakah punya suamimu tidak sebesar ini? hahaha" Firen tertawa karena melihat Manda yg kaget
Firen melebarkan kedua kaki Manda dan memperlihatkan goa pink miliknya
"ja-jangan dilihat!!! yg bisa melihat ini hanya suamiku saja! pergi kau!" Manda masih berusaha mendorong Firen
"sudah hentikan, kau diam saja dan nikmati hal ini" Firen berbisik di telinga milik Manda
Firen mengarahkan tongkatnya di goa Manda
"tidak!! tidak!!"
*Sleeep
"hyyyaaaaannngghh" desah Manda yg sangat kuat sehingga membuat burung2 terbang keluar dari hutan
Firen mempercepat gerakannya bahkan membuat kaki milik Manda menjadi lemas
"ah ah anghh ahh~" desah Manda yg sangat cab*l
"kenapa suaraku keluar sangat besar? kenapa aku juga merasa kenikmatan? tidak2 jangan menyerah Manda, setelah ini selesai maka tidak akan terjadi apa2" kata Manda di dalam pikirannya
"uhkk aku keluar" kata Firen
"apa!? tidak tidak jangan di dalam, keluarkan diluar!!!" teriak Manda
*creeet
"hiiikkkh"
__ADS_1
tiba2 sangat banyak cairan putih yg keluar dari tongkat milik Firen dan mengalir masuk ke dalam dirinya
"itu sangat panas" kata Manda dengan suara yg sangat pelan
tapi Firen tidak berhenti sampai disitu, dia mulai menggerakkan badannya lagi
"ap-apa? kau masih mau lagi? tidak tidak sudah hentikan!! aku sudah tidak menginginkan nya!!" kata Manda
tapi Firen tidak mendengar kan dan menambah kecepatannya
{1 jam kemudian}
Firen memainkan tubuhnya nya selama 1 jam lamanya
Manda yg awalnya berusaha keras untuk menahan dirinya, sekarang telah tunduk sepenuhnya kepada Firen dalam waktu dekat
"ahng ahn~ lagi lebih kuat lagi, berikan aku cairan susu mu lagi" kata dan desah Manda kepada Firen
"hah lihatlah, kau terlihat seperti wanita yg lemah dan sangat baik kepada semua orang, tapi sekarang kau sudah seperti orang mes*m yg siap di pakai oleh siapapun" kata Firen kepada Manda
"ahh iya tuan aku memang mes*m, jadi kumohon hukum aku~ah~" kata Manda sambil desah kenikmatan
tapi tiba2 shine bangun dari tidurnya
"uhhk apa yg terjadi? bukankah aku sedang melawan Firen?" kata shine yg masih sakit kepala dan pusing
shine mendengar suara desah dari arah depannya
"suara apa itu? akh kepalaku masih sakit" shine mengangkat kepalany dan melihat ke depan
"ah hah hannghh~"
shine melihat istrinya yg sedang diperkosa dan mengeluarkan desah yg sangat mesum
"apa yg sedang terjadi?" dan shine melihat kesebelah kanan, dia melihat anaknya yg sedang terkapar pingsan dan berdarah2
"Manda apa yg sedang terjadi?" dia bertanya kepada Manda dengan tatapan yg terlihat syok dan tidak percaya
"ohhh kau sudah bangun hahahah" lihat lah pertunjukan yg akan istrimu berikan
Firen tersenyum melihat shine yg terlihat sangat syok
"Manda??"
ABOUT SKILL:
:
membelenggu seseorang dengan es yg sangat padat, bahkan berat 100 ton tidak dapat menghancurkan bahkan menggores es tersebut
:
Menciptakan pedang dari es, yg dapatkan menciptakan pedang dari es hanyalah orang yg memiliki atribut utamanya adalah es
:
tebasan pedang yg sekaligus Bergerak dengan sangat cepat kearah target, dan dapat menusuk atau menebas target dari arah manapun yg diinginkan pemakai
:
Membuat bagian tubuh manapun dari target menjadi beku dan membuat bagian tubuh yg membeku itu menjadi sangat lembut dan gampang untuk di serang
:
Menciptakan tombak dari es
:
Skill area yg mengeluarkan kabut dingin pengguna, jika kabut ini terkena target maka target akan langsung membeku dan mati dalam sekejap
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
Hay balik sama Kimoy
gimana2? seru? atau gak?
yah itu pendapat kalian masing2 sih
gw gak bakal banyak ngomong karena mau buat tugas dulu
kalo gw ada waktu sebentar malam gw bakal up lagi okeh
mohon maaf kalau ada kata2 yg salah ketik atau typo soalnya gw tinggal ketik cepat2
terima kasih udah baca chapter kali ini
sampai jumpa di next chapter
bye
END CHAPTER
Tambahan: Maaf ya lama up karena tadi chapter ini gak lulus seleksi karena terlalu erotis wkwkwk
jadi gw revisi lagi makanya jadi lama deh upnya hehe
__ADS_1