Feel The Pain

Feel The Pain
57.Yang Terjadi 200 Tahun Lalu(3)


__ADS_3

Satu hari berlalu setelah mereka bersenang senang dan sekarang mereka sedang berkumpul lagi di sebuah ruangan yang cukup besar dan di lengkapi dengan tempat duduk dan camilan camilan untuk mereka makan


tujuan mereka berkumpul saat ini untuk membahas strategi untuk menyerang kerajaan terakhir di kekaisaran


mereka duduk bersama sama sambil berbincang bincang dengan wajah yang serius


"Jadi ini kerajaan terakhir ya" kata Tina sambil melihat sebuah denah di atas kertas yang di gambar dengan sempurna dan detail


denah itu sangat detail, mulai dari tembok untuk masuk kerajaan sampai semua ruangan ruangan di istana


bahkan rumah rumah di seluruh perkotaan di gambar dengan detail tanpa kurang satu pun


karena saking detailnya sampai membuat kertas tersebut sangat besar untuk menampung semua gambar denah tersebut


"Kerajaan ini lebih besar dua kali lipat di banding dengan kerajaan lain tapi apa bedanya, kerajaan tetaplah kerajaan jadi aku tidak perlu mengkhawatirkannya" kata Fani sambil mengamati denah tersebut


"bukankah semakin besar kerajaan maka semakin banyak juga pertahanan dan jebakan yang mereka buat?" kata Gina sambil meneliti denah itu


setelah itu mereka diam saat mendengar perkataan Gina, mereka juga langsung terpikirkan tentang itu, semakin besar kerajaan maka semakin kuat kerajaan itu


" memang benar kalau kerajaan kali ini sangat kuat, seperti yang di katakan Gina, kerajaan ini sangat mementingkan kedisiplinan dan ketegasan sehingga membuat kerajaan ini sangat ketat dan tidak gampang untuk di serang, Nama kerajaan ini adalah Seth, kerajaan ini berdiri sudah sangat lama yakni 500 tahun lebih dan tetap berdiri sampai sekarang menjadi kerajaan terkuat di kekaisaran, raja mereka bernama Cano Von Seth, dia adalah mantan pahlawan yang di panggil dari dunia lain, setelah berhasil membunuh salah satu raja iblis tertinggi Langsung membuat dirinya sangat di hormati dan di anggap manusia terkuat di masa kejayaannya, karena dia mantan pahlawan itulah yang menyebabkan dirinya penuh dengan keadilan dan ketegasan, saking menjunjung tinggi kedisplinan membuat seluruh pemerintah di kerajaan Seth yang membuat sesuatu yang ilegal langsung di eksekusi mati di tengah kerajaan, bahkan dia mengeksekusi salah satu sahabatnya yang di panggil bersama dengannya ke dunia ini karena ketahuan membuat organisasi rahasia yang bertugas untuk menjarah tambang yang bukan hak milik kerajaan Seth, karena itulah organisasi ini di anggap ilegal dan dengan terpaksa raja Cano membunuh sahabat nya itu, karena itulah membuat para pemerintah di masing masing kota dan pemerintah di istana menjadi sangat taat dan patuh kepada aturan raja dan membuat kerajaan tersebut di sebut sebagai kerajaan yang haus akan kedisiplinan" Yola menceritakan semua hal tentang kerajaan Seth kepada mereka


setelah mendengar kisah dari raja Cano membuat mereka terbengong bodoh


"tidak kusangka raja Cano memiliki kisah tragis seperti itu" kata Manda dengan alis yang berkerut


"membunuh sahabatnya sendiri karena menganggap hal yang sahabatnya lakukan adalah hal yang ilegal? hal itu memang ilegal tapi Dunia ini sangat kejam sehingga kita juga harus berbuat curang sekali kali, bukankah raja Cano sudah seperti orang yang gila akan kedisiplinan" kata Mira yang tidak menyukai perlakuan Cano kepada sahabatnya


"Walaupun hal itu ilegal tetapi itu juga membawa hal yang baik untuk kerajaan Seth, sudah kuduga kalau orang dari dunia lain sangat bodoh dan tidak mempunyai otak" kata Rini dengan kesal karena mendengar cerita itu


mereka semua memiliki banyak sekali keluhan tentang raja Cano itu, walaupun memiliki kedisplinan yang tinggi memang bagus tetapi untuk sebuah niat baik yang di anggap ilegal harusnya hanya di berikan hukuman penjara atau cambuk saja tapi raja tersebut malah mengeksekusi sahabatnya yang telah berjuang bersama sama selama bertahun tahun untuk mengalahkan raja iblis


"aku tau kalian memang kesal setelah mendengar cerita ini tapi memang itulah yang terjadi, dan tentang kerajaan Seth yang lainnya adalah pertahanan dan serangan mereka itu terkenal sangat kuat, prajurit terlemah mereka saja sudah mencapai level 200 jadi kita harus sangat waspada dan tidak lengah, dan menurut mata mata dan pengamat mengatakan kalau di bagian luar kerajaan tersebut juga memiliki batu sihir seperti kerajaan Rain, tapi mereka hanya dapat mendeteksi sebanyak 40 batu sihir, menurut mereka masih ada banyak lagi batu sihir yang tertanam di bawah tanah tapi mereka tidak dapat mendeteksi hal itu mungkin karena di kubur sangat dalam atau batu sihir tersebut di lapisi oleh sihir yang membuat batu tersebut tidak dapat di deteksi" kata Yola untuk mengatakan seluruh hal yang ada di kerajaan tersebut


"dan untuk penjagaan, ada total 300 prajurit yang berjaga di luar kerajaan, ada yang selalu berpatroli di seluruh kerajaan dan ada sekitar 20 orang yang berjaga di depan gerbang" kata Yola

__ADS_1


mereka bertanya tanya di dalam pikiran mereka semua setelah mendengar kalau kerajaan tersebut hampir mustahil untuk di serang bersama sama di seluruh arah


"jadi bagaimana cara kita menyerang kerajaan Seth jika selalu ada prajurit di sekitar kerajaan untuk berpatroli?" tanya Gina sambil memiringkan kepalanya


yang lainnya juga penasaran dengan hal itu dan pandangan mereka langsung berpaling kearah Yola lagi


"haha memang sangat mustahil kita dapat menyerang dari segala arah" kata Yola


mereka terkejut dengan kata kata Yola, itu berarti kalau mereka tidak dapat menghancurkan kerajaan Seth jika Yola berkata mustahil


"tapi..." setelah itu mereka berpaling kembali kepada Yola setelah Yola mengeluarkan kata kata kembali


" 'kita harus memakan buahnya bukan kulitnya' " perkataan Yola ini membuat mereka bingung kecuali flora dan Elis yang sudah tau apa yang di maksud dari Yola


"haa? bibi Yola apa yang kau maksud?" kata Mira dengan wajah yang kebingungan


Fani, Tina, Gina, Manda, dan Rini juga bingung dengan perkataan aneh Yola


Yola, Flora, dan Elis hanya tertawa kecil melihat ekspresi bodoh mereka berenam


dengan kepintaran milik Flora membuat dirinya sangat mudah menebak perkataan dari Yola


"Owwwhhhh~~" ucap mereka bersama sama


"kenapa Yola harus mengatakan itu dengan istilah yang susah untuk di tebak sih" kata Gina yang merasa di bodoh bodohi begitu juga dengan Manda


"hahaha aku kira kalian akan langsung mengerti dengan apa yang aku maksud" kata Yola sambil menaruh pipinya di telapak tangannya


"jadi kita harus menyerang dari dalam? tapi bagaimana cara kita masuk?" tanya Mira lagi


mereka semua menatap Mira bersama sama dan membuat Mira terkejut


"a-apa?" tanya Mira karena merasa tidak nyaman dengan tatapan mereka


"astaga padahal anakku yang terlihat bodoh tapi kenapa harus aku yang malu" kata flora sambil menutup wajahnya sendiri

__ADS_1


"memang kenapa? ada apa? apakah aku salah?" tanya Mira yang masih kebingungan


"hah~ tentu saja kita akan melewati gerbang menggunakan kereta kuda" kata Elis untuk menjelaskan kepada Mira


"lewat gerbang? tapi nanti mereka akan tau hawa kuat milik kit- ah benar aku lupa kalau kita bisa menyembunyikan hawa kehadiran kita" kata Mira sambil menepuk jidatnya dan merasa sangat bodoh, dia melupakan tentang itu dan bertanya seperti orang bodoh


yang lainnya juga hanya bisa menghela nafas dan menggeleng kan kepala mereka bersama sama


setelah itu mereka kembali berbincang bincang tentang cara mereka menyerang selama tiga jam lebih


keesokan harinya mereka akhirnya akan meluncurkan serangan seperti yang sudah mereka rencanakan kemarin


mereka telah menaiki kereta kuda secara terpisah pisah agar tidak di curigai, karena akan aneh jika kereta kuda di isi penuh oleh wanita wanita yang sangat cantik


mereka naik kereta kuda sendiri sendiri dan masuk kedalam kerajaan dengan selamat, walaupun butuh waktu yang cukup lama untuk mereka berkumpul karena kereta kuda yang mereka tumpangi tidak selalu bersama


setelah dua jam menunggu akhirnya mereka berkumpul di sebuah gang kecil, mereka tidak terlalu di curigai karena gang tersebut sangat gelap dan mereka menutupi diri mereka dengan sebuah jubah berwarna hitam dan membuat diri mereka sulit untuk di lihat di dalam gang tersebut


"jadi di titik mana kita menyerang?" tanya flora


"kita saat ini berada di salah satu kota di dalam kerajaan Seth, kota kota di kerajaan Seth hanyalah berdekatan jadi kita saat ini berada di kota tepat di tengah kerajaan, dan di tengah kota ini adalah sebuah pancuran air yang sangat indah, kita akan berkumpul disana dan mulai menyerang area disana" kata Yola menjelaskan


"baiklah" jawab mereka bersama sama


setelah itu mereka mulai bergerak pergi ke tempat yang dikatakan oleh Yola


setelah beberapa menit akhirnya mereka tiba di tempat yang dikatakan oleh Yola dan mereka sudah berkumpul sambil melingkari pancuran air tersebut


pandangan semua orang terarah kepada mereka karena warna jubah mereka yang sangat mencolok membuat mereka menjadi pusat perhatian apalagi jumlah mereka ada sembilan


"ayo mulai" kata Yola lewat telepati


...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...


END CHAPTER

__ADS_1


__ADS_2