Feel The Pain

Feel The Pain
40.Latihan Membunuh


__ADS_3

Mendengar semua kebenaran dari mulut Elis membuat Zakion menjadi lebih sakit hati


Zakion tidak menyangka kalau istrinya akan berbuat seperti itu hanya untuk laki-laki lain


menceritakan cerita palsu kepada prajurit dan anaknya hanya untuk di memberontak kepada Zakion


"tapi... kenapa?" tanya Zakion dengan pelan sambil membuat wajah yang menyedihkan


"dia hanya lebih baik daripada dirimu" jawab Elis dengan singkat


*plok


Firen menepuk tangannya sekali


"baiklah... sudah cukup untuk drama keluarga kecil kalian, sangat memuakkan melihat kalian seperti itu" kata Firen sambil menatap jijik kepada Zakion


Firen mengangkat tangannya dan memerintahkan para prajurit untuk menyerang Zakion dan para Duke


"Beraninya kalian memberontak!!" teriak Duke Xylo dengan keras


"" tiba-tiba muncul tombak putih di belakang Duke Xylo yang mengarah kepada para prajurit yang maju untuk menyerang


"" tidak hanya diam, Duke Desent juga ikut membantu, di tangan miliknya muncul dua cakram besar yang berapi-api, dengan cakram itu Duke Desent maju dan menyerang mereka


"" begitu juga dengan Duke Limbor, dia menggunakan cambuk yang terbuat dari gigi naga, Duke Limbor membantu Duke Desent di barisan depan


"" Duke Hans membantu dari belakang bersama dengan Duke Xylo, mereka mengeluarkan sihir yang sangat luar biasa kuat


Duke xylo membuat para prajurit agar terbuat sebuah jarak


Duke Hans mengeksekusi dengan api-api yang berbentuk runcing kepada para prajurit yang telah sulit untuk menjaga jarak


Duke Desent tetap di baris depan agar tidak ada yang dapat menerobos ke arah belakang


begitu juga dengan Duke Limbor


mereka bekerja sama untuk menghalangi para prajurit itu, sedangkan Zakion hanya terdiam seperti orang idiot


tapi walaupun mereka telah bekerjasama, mereka masih belum membunuh semua prajurit


para prajurit terus menerus datang dengan sangat banyak bahkan mereka dibantu oleh anggota Falloo


para anggota falloo yang ikut hanyalah anggota yang masih baru atau belum berpengalaman, mereka ikut karena di perintah oleh Elis agar mereka juga mendapat pengalaman dalam bertarung


tapi tentu saja itu bukan hanya perintah Elis, itu semua karena perintah dari Firen, dia tidak mau kalau Zakion dan para Duke kalah dengan cepat, dia ingin membuat mereka merasakan penderitaan terlebih dahulu


Zakion dan para Duke bisa kalah hanya dalam hitungan menit jika anggota falloo yang sudah berpengalaman ikut dalam pertarungan jadi Firen memutuskan agar para amatir yang ikut dalam pertarungan


*BOOM!


*BRAK!!


*BAM!!


pertarungan yang membuat kerusakan yang sangat besar, para Duke masih mati-matian untuk melindungi raja, mereka bahkan sudah merasakan lelah dan mulai terluka sedikit demi sedikit


pada akhirnya mereka bertarung selama berjam-jam, sangat banyak korban jiwa yang terjadi, ada sekitar 60% prajurit yang mati di pertarungan ini


tapi mereka akhirnya dapat menundukkan para Duke, terlihat ruangan kerajaan yang awalnya sangat rapi dan indah sekarang telah menjadi lapangan yang luas akibat dari pertarungan yang mereka lakukan


dan di tengah lapangan tersebut terlihat empat orang yang sudah berlutut dan bersimbah darah yang sangat banyak


tapi terlihat juga sangat banyak mayat yang sudah terpotong-potong dan juga hangus terbakar


para Duke akhirnya berhasil di tundukkan setelah berjam-jam bertarung, mereka layak disebut sebagai orang yang memiliki kesetiaan yang mutlak


mereka bahkan rela mengorbankan nyawa mereka agar raja tetap hidup tapi sayangnya Zakion tetap menjadi orang idiot dan hanya menatap dengan tatapan kosong ke atas langit

__ADS_1


tapi Zakion melihat sesuatu di atas langit tersebut, terlihat ada beberapa orang yang sedang melayang sambil menatap mereka


mereka adalah Firen, Elis, Bella, dan para wanita milik Firen yang lainnya(Gw udah lupa nama mereka-_-)


terlihat mereka yang sedang menatap tajam kearah bawah, tapi Bella sedang tertidur di dalam pelukan milik Firen dengan sangat nyaman sambil melingkarkan tangannya di leher milik Firen


tapi mereka seperti sedang membicarakan sesuatu di atas sana


"Tuan... bukankah Anda mengatakan kalau kami yang akan menghancurkan kerajaan ini?" tanya Yola kepada Firen


"aku berubah pikiran, sepertinya dengan tiba-tiba membuat kalian menghancurkan kerajaan akan membuat kalian semua menjadi gila, akan sangat banyak pikiran dan rasa bersalah dari diri kalian jadi aku memutuskan untuk perlahan-lahan terlebih dahulu" jawab Firen dengan panjang


mereka saling bertatapan satu sama lain


"jadi untuk pertama kalinya, kalian akan membunuh raja itu dan para Duke yang sedang sekarat, jadi kalian pastikan kalau mereka telah terbunuh" tambah Firen


mereka mengangguk bersama yang mengartikan kalau mereka mengerti


"baiklah... kalian sudah bisa membunuh mereka" perintah Firen


tapi hanya beberapa dari mereka yang pergi dan yang tinggal ada Yola dan flora. mereka tinggal karena sudah pernah membunuh orang jadi mereka hanya perlu berlatih lagi agar menjadi lebih kuat


para wanita yang bertugas membunuh Zakion dan para Duke memutuskan untuk membunuh Duke terlebih dahulu


Rini dengan berani maju duluan untuk membunuh salah satu


Rini mengangkat tombak miliknya ke atas


"maafkan aku"


*SLASH


*CRAT


Rini memotong kepala milik Duke Desent terlebih dahulu


tubuhnya bergetar dan mundur secara perlahan, terlihat di matanya seperti ada rasa takut yang luar biasa


"hmm sudah kuduga akan seperti ini" gumam Firen saat melihat kondisi Rini


tapi Rini pandai menyembunyikan ekspresi miliknya dan mundur dengan wajah yang tenang tapi sebenarnya dia sangat ketakutan


setelah itu Giliran Tina yang maju untuk membunuh Duke Xylo


dia mengangkat katana miliknya dengan kuat ke atas dan langsung menebas kepala milik Duke xylo


sepertinya Tina akan menjadi seorang pembunuh berdarah dingin karena dia tidak takut untuk membunuh seseorang tapi yang sebenarnya Tina tetap merasa takut dan bersalah


setelah itu Gina dan Manda maju bersama untuk membunuh Duke Limbor dan Duke Hans


wajah mereka sangat terlihat jelas kalau mereka ketakutan dan tidak ingin melakukan ini


dan mereka melihat kepada Firen


"aku tidak bisa" kata Manda dengan nada yang melas


"Lakukan" kata Firen dengan dingin


Manda dan Gina seketika menjadi takut dan hanya bisa mengikuti perkataan milik Firen


"kumohon... maafkan aku Duke Limbor" kata Manda sambil ketakutan


Duke Limbor yang masih sedikit sadar mendengar kata-kata Manda


dia hanya sedikit terkejut karena melihat istri dari teman baiknya juga telah ikut mengkhianati kerajaan


"suatu hari kalian akan mendapatkan balasan" kata Duke Limbor dengan singkat

__ADS_1


mendengar kata-kata Duke Limbor membuat Manda semakin takut


dia menutup matanya dan...


*SLASH


dia memotong kepala milik Duke Limbor dengan cepat, walaupun dia seorang Tamer tapi dia masih belum memiliki hewan Tamer miliknya jadi dia memakai pedang sebagai gantinya


Manda terjatuh lemas ketanah setelah membunuh Duke Limbor, dia merinding sangat keras ketakutan dan menangis


para wanita yang lain membantu dirinya untuk menenangkan dirinya


melihat hal itu membuat gina juga merasa takut


dia menatap orang yang akan dia bunuh


dan dia terkejut karena Duke Hans membalas tatapannya, tapi tatapan tersebut bukanlah tatapan marah atau takut tapi itu adalah tatapan putus asa


Gina merasa kasihan dan takut karena dia tidak ingin membunuh orang yang terlihat baik itu


"cepatlah..." kata Firen memerintah


"" tiba-tiba muncul api dari tangan Gina, api itu berwarna biru dan menyala terang


"Maaf" kata Gina sambil bibir miliknya dan menyentuh dahi milik Duke Hans menggunakan tangannya yang menyala dengan api


"AAHHH!!" Duke Hans berteriak kesakitan, Duke Hans secara perlahan terbakar


hanya dalam hitungan detik Duke Hans langsung berubah menjadi debu dan tertiup angin


mendengar teriakan Duke Hans tadi membuat gina syok berat


dia merasakan kalau dia sudah menjadi orang yang sangat kejam dan tidak memiliki perasaan


sama seperti Manda, Gina tersungkur di tanah tapi yang berbeda adalah Gina pingsan dan membuat semua orang khawatir dan langsung pergi kepada Gina


Firen menatap mereka dengan tatapan dingin, dia hanya berpikir kalau mereka ternyata memiliki mental yang lemah


Firen menghela nafas


"baiklah sekarang tinggal kalian berdua"


Firen menatap kepada Mira dan Fani, mereka berdua akan membunuh Zakion secara bersamaan


seketika Mira dan Fani menjadi takut sampai mereka menelan ludah mereka


...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...


Hay semua balik sama Kimoy


maaf ya baru up hehe


kayaknya di chp kali ini banyak kata-kata yang gak jelas atau gak beraturan karena gw cuma ketik cepat-cepat


yaudah sampe sini dulu


makasih udah baca chapter kali


mohon maaf kalau ada kata-kata yang salah ketik atau typo


sampai jumpa di next chapter


bye bye


END CHAPTER


Tanggal dan jam upload:

__ADS_1


Jumat, 05/12/2021. Jam 5.59


__ADS_2