
Disebuah lapangan yang luas terdapat beberapa wanita yang sedang berdiri ditengahnya
"Pelatihan pertama kita adalah mengetahui tentang 'mana', seperti yang kalian tau kalau aku adalah seorang Mage tentu aku akan mengajari kalian semua tentang 'mana', walaupun nona Rini adalah seorang pemakai pedang dan tombak tapi dia tetap memakai sihir juga, jadi dia perlu belajar tentang 'mana' "
mereka mendengar semua apa yang dikatakan oleh Nia dengan teliti dan serius
" 'Mana' itu seperti sebuah aliran air yang terus mengalir dan begitulah cara kerja, 'mana' mengalir di dalam tubuh semua orang biarpun orang itu tidak memiliki bakat dalam sihir tapi mereka tetap memiliki 'mana' " (Nia)
"kalau orang yang memang tidak memiliki sihir sejak lahir apakah mereka tetap mempunyai 'mana' atau tidak?" (Fani)
"Secara teknis jawabannya tidak, tetapi ada beberapa fenomena dimana seseorang memiliki 'mana' tapi mereka tidak memiliki sihir" (Nia)
"jadi kalau begitu apa kegunaan dari 'mana' di tubuh mereka jika tidak bisa memakai sihir?" (Mira)
"untuk menopang hidup mereka, seperti mereka memiliki tenaga yang lebih banyak dan tidak gampang sakit" (Nia)
mendengar penjelasan dari Nia semua orang menganggukkan kepala mereka secara bersamaan yang arti mereka telah mengerti
"kalau begitu bisakah kau menjelaskan tentang cara kerja dari 'mana'?" (Gina)
"Tentu" (Nia)
"Seperti yang aku bilang 'mana' mengalir seperti air, sekarang aku akan bertanya, menurut kalian darimana asal dari mana tersebut?" (Nia)
semua orang salin memandangi satu sama lain karena mereka tidak terlalu tau harus menjawab apa
"tentu saja kalian belum tau, walau kalian telah otomatis mempunyai 'mana' di dalam tubuh kalian tapi kalian harus membuat sebuah wadah untuk 'mana' di dalam tubuh kalian" (Nia)
"jika aku lihat 'mana' kalian itu sangat berantakan dan gampang untuk pecah keluar" (Nia)
Nia memiliki kemampuan untuk mendeteksi 'mana' jadi dia tau kalau 'mana' mereka sangat kacau dan tidak beraturan
"jika kalian seperti ini terus maka kalian akan dalam bahaya, bahaya yang kumaksud adalah jika seseorang melacak kalian maka kalian akan mudah ditemukan karena 'mana' kalian yang tidak terkontrol itu" (Nia)
"itu baru bahaya pertama, yang berbahayanya lagi adalah tubuh kalian akan meledak karena 'mana' yang tidak terkontrol di dalam tubuh kalian, jadi inilah kegunaan dari mengontrol 'mana' " (Nia)
"kalau begitu bagaimana cara mengontrol 'mana' ini?" (Manda)
"Gampang saja kalian hanya perlu konsentrasi dan mengosongkan pikiran kalian, setelah itu kalian perlu merasakan 'mana' yang ada disekitar kalian, setelah dirasakan maka kalian harus menyerap atau mengumpulkan 'mana' itu" (Nia)
"setelah itu kalian harus mengumpulkan semua mana itu menjadi satu hingga bisa menjadi sebuah wadah untuk menampung semua mana yang kalian serap" (Nia)
mendengar penjelasan dari Nia membuat semuanya bingung karena sangat banyak yang harus mereka lakukan agar bisa mengontrol 'mana'
"kau bilang itu 'gampang' ?" Rini bertanya kepada Nia
"iyap benar" jawab Nia dengan wajahnya yang polos dan malu-malu itu
"*sigh*" semua orang menghela nafas karena hal itu memang akan menjadi gampang setelah mereka telah menguasainya
melihat semua orang menghela nafas membuat Nia bingung, dia berpikir apakah dia salah dalam menjelaskan sesuatu tentang 'mana'
"sekarang kalian bisa mempraktekkan nya, tenang saja aku akan membantu kalian juga" kata Nia sambil tersenyum
kelima wanita itu hanya bisa menggelengkan kepala mereka dan duduk ditanah untuk mempraktekkan cara mengontrol 'mana'
"baik sekarang kalian relax kan badan kalian dan hirup nafas secara perlahan, tetap fokus dan rasakan aliran 'mana' yang ada di tubuh kalian masing-masing" Nia memberikan instruksi kepada mereka
mengikuti instruksi dari Nia mereka langsung melakukan nya
'apa ini? kenapa tubuhku terasa aneh' batin Rini yang mulai merasa aneh pada tubuhnya
"hm?" Nia merasa sedikit kaget karena melihat Rini yang sudah mulai merasakan 'mana'
makanya tubuh milik Rini telah merasa seperti panas tapi bercampur dingin, itu artinya Rini sudah mulai merasakan 'mana' tapi itu masih awal, karena jika sudah merasakan semua 'mana' maka tubuhnya akan merasa sejuk dan tenang
merasa panas sekaligus dingin itu masih awal dari mengontrol 'mana' tapi Rini sudah dapat merasakan mana hanya dalam hitungan menit bahkan yang lainnya masih lumayan sulit untuk merasakan mana
Nia tersenyum tipis sambil melihat kearah Rini
"anak jenius memang beda bukan haha" gumam Nia dengan pelan dan tidak dapat di dengar orang lain karena merka sedang konsentrasi
{30 menit kemudian}
setengah jam telah berlalu dan saat ini kelima wanita itu masih berusaha mengontrol 'mana' mereka tapi mereka sudah mulai kewalahan dan membuat mereka sulit untuk berkonsentrasi
'ini.... bukankah aku harus menghentikan mereka sekarang, sepertinya jika memaksa akan membuat mereka kesakitan dan lelah' batin Nia sambil berdiri untuk menghentikan mereka
*plok
"baiklah semuanya sepertinya untuk hari ini sampai sini dulu, kalian jangan memaksakan diri kalian " Nia menepuk tangan dan membuat mereka tersadar
"sudah selesai? padahal aku sudah mulai merasakan 'mana' " Kata Mira
__ADS_1
"haha tenang saja, masih ada hari esok lagi kok atau jika kalian mau, kalian dapat berlatih sendiri di kamar kalian pada malam hari" kata Nia memberi saran kepada mereka
"ya sepertinya kita harus menghentikan ini sekarang, tidak baik jika kita memaksa diri masing-masing" kata Fani yang membuat mereka sedikit terkejut
faktanya Fani adalah wanita yang pendiam tapi kali ini dia membuat semua orang terkejut dengan mengangkat suaranya bahkan memberikan saran
"baiklah" jawab semua serentak
"kalau begitu kita harus masuk kedalam sekarang" kata Manda sambil tersenyum
*BOOMM
tiba-tiba muncul sebuah ledakan yang sangat besar di belakang kediaman
"le-ledakan apa itu?" semua orang terkejut bahkan membuat Mira sampai jatuh ke tanah saking terkejutnya
tapi mereka melihat Nia yang masih berdiri di depan mereka dengan tegap
'wah dia tidak kaget sedikit pun? hebat' batin semua orang saat melihat Nia
padahal saat ini Nia super terkejut sehingga membuat dia pingsan sambil berdiri dengan mulut yang terbuka lebar
{2 jam yang lalu}
" jadi kapan kau akan mulai melatih kami?" tanya Yola kepada Firen
"sekarang" jawab Firen dengan dingin
*gulp
semua orang menelan ludah mereka sendiri karena mereka bingung harus senang atau takut jika dilatih oleh Firen langsung
"sekarang ayo pergi ke belakang kediama" Yola dan flora mengangguk bersama sambil mengikuti Firen dari belakang dan untuk Tina dia sudah pergi setengah jam yang lalu ke perpustakaan
>Halaman belakang kediaman
"jadi aku akan bertanya, apakah kalian sudah tau tentang kontrol 'mana'? " tanya Firen kepada mereka berdua
"aku sudah mempelajari kontrol 'mana' saat bersekolah" jawab flora
"walaupun aku tinggal di desa tapi aku pernah sekolah jadi jawabannya iya" lanjut Yola yang menjawab
"bagus kalau begitu kalian bisa langsung praktek" kata Firen yang membuat flora dan Yola kaget
"eh?" Yola dan flora bingung secara bersamaan
flora dan Yola saling memandangi satu sama lain karena mereka bingung apakah Firen memang niat untuk melatih mereka
*BOOM
Firen melempar bola apa yang kecil kearah mereka dan membuat mereka berdua terkejut tapi masih dapat mereka hindari
"apa-apaa-"
"musuh tidak akan menunggu kalian untuk bersiap bertarung"
sebelum Yola menyelesaikan kata-katanya Firen langsung memotong kata-kata milik Yola
"ukh" Yola dan flora merasa payah karena tidak memperhatikan hal itu
*syuut
2 tombak melintas di udara dan terarah di kepala Yola dan flora
*set
flora menghindari tombak itu dengan mudah karena dia sangat cepat tapi berbeda dengan Yola
*cret
walaupun tombak itu meleset tapi tombak itu sempat menggores tangan milik Yola dan membuat dia berdarah
"cih
*syuut
Yola membalas Firen dengan melempar tombak yang dia buat dari sihir api
tapi Firen hanya menyentil tombak itu dan tombak itu hilang di bawa angin
"apa!" Yola terkejut karena sihirnya dipatahkan semudah itu
""
__ADS_1
flora dengan tiba-tiba muncul dari dalam bayangan milik Firen
untuk pertama kalinya Firen terkejut dan menghindar
Firen merasa terhina dengan hal itu dan membuat dia marah saking marahnya urat di dahinya sampai terlihat keluar
tapi flora dan Yola tidak menyadari jika Firen sedang marah karena ekspresi wajah Firen masih dingin seperti biasanya
'sepertinya aku harus memberikan mereka sedikit kesakitan' batin Firen
"sekarang giliranku menyerang jadi cobalah kalian hindari atau tahan seranganku" kata Firen sambil berjalan perlahan kearah mereka berdua
mendengar kata Firen membuat Yola dan flora terkejut dan refleks Langsung bersiaga
tapi mereka bingung bagaimana cara Firen menyerang mereka karena posisi Yola dan flora sedikit berjauhan
""
*BRAAK!!
flora yang sedang menghindar langsung terbanting dengan tiba-tiba di tanah dan membuat tanahnya menjadi retak
begitu juga dengan Yola, Yola sedang melayang di udara tapi tiba-tiba dia terbanting ketanah seperti flora
"s-sial tubuhku sangat berat" gumam Yola karena tubuhnya terasa luar biasa berat
"ukh" flora mengeluarkan sedikit darah dari mulutnya
"jangan bilang kalian hanya sampai sini? saat melawan musuh kalian juga harus memakai otak kalian" mendengar kata-kata Firen membuat flora dan Yola mendapatkan ide untuk keluar dari tekanan gravitasi ini
""
*craak
tiba-tiba Yola membat sebuah lubang di tempat dia terbanting dan dia masuk kedalam nya membuat dia bebas dari tekanan gravitasi itu dan keluar ke tempat lain
"" lagi-lagi flora menggunakan shadow Controlnya
tapi kali ini berbeda karena dia bukan berpindah kebayangan firen melainkan dia pindah ke bayangan milik Yola
"hah hah huh" terdengar nafas berat dan kelelahan dari flora dan Yola yang saat ini sedang berdekatan
"kau tidak apa-apa?" tanya flora
"aku tidak apa-apa, sepertinya kau harus mengkhawatirkan dirimu sendiri dulu" jawab Yola karena melihat darah dari mulut flora
normal jika flora terluka karena gravitasi itu karena dia adalah assasin dan ninja yang artinya pertahanan nya sangat kecil
berbeda dengan Yola, dari awal Yola telah menutupi dirinya dengan perlindungan yang menutupi seluruh tubuhnya makanya dia tidak terlalu terluka saat terbanting ke tanah
"jadi bagaimana cara kita mengalahkan nya" tanya flora dengan terengah-engah
"haha entahlah, saat ini aku merasa seperti sedang melawan seorang dewa" jawab Yola karena dia melihat Firen seperti dewa kehancuran yang menatap mereka dengan mengerikan
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
Halo Halo
gimana chp kali ini?
itu pendapat kalian masing-masing
seperti yang kalian baca, latihan mereka sudah dimulai, dan tentang 'mana' yang gw jelasin itu cuma sok tau ya:v
sebenarnya gw gak tau apa-apa soal 'mana' jadi gw cuma asal-asalan aja, yang penting jadi haha
dan untuk beberapa chp kedepan mungkin masih chp latihan karena gw dapat ide supaya dunia yang saat ini cepat hancur dan bisa langsung pindah kedunia selanjutnya
tapi tenang aja, gw bakal masih nambah harem utamanya si Firen, mungkin masih ada 5 atau 7 wanita lagi:v
dan kalau ada yang ngeluh kenapa sih Firen udah gak terlalu sadis? hehe kalian tunggu aja kesadisan dari Firen nanti, tapi jangan nyesek ya kalian wkwkwk
yaudah sampe sini dulu
Mohon maaf kalau ada kata-kata yang salah ketik atau typo
makasih udah baca chapter kali ini
Semoga Kalian sehat selalu
bye bye semua
END CHAPTER
__ADS_1
Tanggal dan Jam Upload:
Kamis, 14/10/2021 . jam 7.39