Feel The Pain

Feel The Pain
38.Pemberontakan [Arc 3. Pembantaian Dan Kehancuran]


__ADS_3

Berhari-hari telah berlalu setelah Firen kembali ke dalam sel miliknya


tentu saja Firen tidak hanya diam di dalam sel, dia kadang keluar dan pergi dari sel untuk bersenang-senang


dan hari ini Firen hanya diam saja di sel menunggu seseorang untuk datang


*drap


*drap


*drap


suara langkah kaki yang berjalan mendekati sel milik Firen


"Aku sudah melaksanakan perintah yang kau katakan, jadi apa yang akan kau lakukan selanjutnya?" seorang wanita datang dan berdiri di depan Firen


wanita itu adalah Elis, dia datang untuk mengatakan kalau perintah yang Firen katakan sudah dia selesaikan


Firen menyeringai saat mengetahui Elis telah berhasil melakukan perintahnya, Firen kagum karena untuk melaksanakan perintah tersebut harusnya memakan waktu berbulan-bulan tapi Elis hanya menyelesaikan perintah itu hanya dengan hitungan hari


"bagus~ tidak salah aku memilih dirimu untuk melaksanakan perintahku" kata Firen sambil tersenyum


mendengar pujian dari Firen membuat Elis menjadi malu dan membuat wajahnya menjadi merah, dengan refleks Elis menundukkan wajahnya supaya tidak dapat dilihat oleh Firen tapi Elis salah, Firen sudah tau kalau dia malu


tapi reaksi Firen hanya biasa saja karena dia sudah pernah melihat reaksi itu pada beberapa wanita lainnya


"baiklah... sekarang kau tinggal mengatakan pada mereka agar menghasut raja" perintah Firen yang baru kepada Elis


Elis diam sebentar untuk bertanya-tanya di dalam pikirannya


'apakah aku membuat keputusan yang tepat?' itulah yang ratu Elis pikiran


"*sigh* baiklah aku akan pergi tapi kau harus menepati janjimu untuk tidak menyentuh(membunuh) Bella" kata Elis untuk memastikan sekali lagi


"tentu saja, kau tenang saja karena aku adalah orang yang selalu menepati janji yang aku buat" kata Firen dengan wajah datar dan dingin


melihat wajah Firen membuat Elis masih meragukan Firen tapi dia menghiraukannya saja dan pergi


"aku sudah tidak sabar untuk melihat reaksi dari Raja Zakion" gumam Firen sambil tersenyum mengerikan


{beberapa jam kemudian}


*drap


*drap


*drap


*cling *clak *Klang


suara langkah kaki yang mendekati sel Firen dan membuka sel tersebut


orang itu adalah prajurit yang dikirim raja untuk membawa Firen


saat prajurit tersebut masuk, dia langsung mendekati Firen dan mengikat tangan Firen dengan kuat dan memakai sihir agar ikatan tersebut menjadi lebih kuat, hampir mustahil untuk membuka ikatan tersebut karena sihir tersebut adalah sihir kuno yang masih ada sampai sekarang


"ayo jalan" kata prajurit tersebut dengan nada datar


"kau akan mendapatkan hukumanmu" kata Firen dengan singkat


Firen tidak suka dengan perlakuan prajurit rendahan seperti nya memerintah Firen seperti seorang dewa yang memerintah kepada budaknya


mendengar kata-kata Firen membuat prajurit tersebut bergidik ngeri karena tatapan Firen yang dingin


prajurit tersebut langsung membawa Firen dengan aman ke tempat raja

__ADS_1


saat mereka sampai, beberapa prajurit Langsung membuat Firen berlutut di hadapan raja


Firen menatap wajah Zakion dengan dingin dan membuat Zakion menjadi sedikit takut


"Apa kau tau alasan aku memerintahkan mereka untuk membawa kau kesini?" tanya Zakion


tapi Firen tidak menjawab dan tetap menatap Zakion dengan dingin


Zakion menjadi lebih takut tapi setelah dia melirik Duke-duke yang lain dia langsung menjadi sedikit tenang


"aku memutuskan untuk mengeksekusi dirimu sekarang juga karena tidak ada untungnya aku tetap mengurung dirimu" kata Zakion dengan suara yang bergema ke seluruh ruangan


mendengar suara Zakion yang bergema membuat beberapa prajurit yang lemah menjadi takut dan gemetaran


Zakion melirik kepada algojo yang akan memotong kepala Firen di depan semua orang termasuk Elis dan Bella yang sedang melihatnya


tapi yang anehnya wajah Elis hanya biasa saja sedangkan wajah Bella terlihat marah tapi tatapan marahnya bukan terarah kepada Firen tapi orang lain


setelah itu algojo tersebut maju membawa kapak yang sangat besar di tangannya, kapak tersebut terlihat mengerikan karena masih ada sisa noda darah dari orang-orang yang di eksekusi sebelumnya


Firen menyeringai dan menatap Zakion


"kau sangat percaya diri dapat membunuh aku seperti ini hah" kata Firen sambil menatap sinis kepada Zakion


mendengar kata-kata Firen membuat Zakion sedikit tersinggung karena Zakion mengira kalau Firen meremehkan dirinya


"orang yang akan mati tidak ada hak untuk meremehkan yang mulia" kata Duke Limbor dengan lantang


"kau seharusnya meminta ampun kepada raja agar tidak membunuh dirimu tapi kau malah meremehkan nya, kau telah membuat keputusan yang salah besar" lanjut Duke Xylo


"otaknya sudah tidak bekerja setelah tau akan segera mati" cibir Duke Hans


"sangat kasihan sekali dirimu anak muda, kau harusnya masih memiliki masa depan yang cerah tapi sepertinya itu tidak akan tergapai" kata Duke Desent


mereka saling bergantian untuk mengatakan sesuatu kepada Firen tapi Firen hany diam dan menertawakan mereka semua


"apa yang sebenarnya kau tertawakan?" tanya Zakion dengan wajah yang marah


"aku hanya menertawakan kalian karena kalian terlihat seperti anjing yang bergonggong kepada orang lain untuk menarik perhatian dari majikan kalian hahahahaha" kata Firen sambil tertawa sangat kuat


mendengar kata-kata Firen membuat mereka semua marah, mau itu raja atau Duke mereka semua marah


"EKSEKUSI DIA SEKARANG!!!" teriak Zakion kepada algojo


setelah itu algojo tersebut mengangkat kapak tersebut tapi di wajah Firen masih ada senyuman yang membuat mereka marah


"kau benar-benar memilih lawan yang salah kali ini Zakion" kata Firen


setelah mengatakan itu, algojo tersebut langsung mengangkat kapak tersebut dan mengayunkannya dengan kuat tapi...


*syung


*BRAAKK!


semua orang terkejut dan mata mereka membelalak karena kapak tersebut melayang ke arah raja dan memotong telinga milik Zakion


"AAAHHHHKK!!" Zakion berteriak saat dia melihat telinganya yang jatuh ke lantai


"Algojo!! apa yang kau lakukan!!!" teriak Duke Xylo


tapi pertanyaan tersebut hanya didiamkan oleh algojo tersebut dan berdiri di belakang Firen


"kekekekke bukankah sudah kubilang, kalian salah memilih lawan" kata Firen sambil berdiri dan melepas ikatan tersebut yang katanya sangat kuat tapi untuk Firen itu hanya seperti sebuah kertas


melihat hal tersebut membuat Duke dan Zakion menjadi terkejut, bahkan mereka tidak dapat melepaskan ikatan tersebut walau sudah berusaha sangat keras tapi Firen hanya melepasnya dalam hitungan detik

__ADS_1


"Duke Hans!! bawa istri dan anakku pergi dari sini!! dan kalian bersiaplah untuk bertarung!" perintah raja kepada Duke Hans untuk membawa Elis dan Bella dan memerintahkan prajuritnya dan Duke yang lain untuk bersiap menyerang


"Yang mulia Elis ayo kita pergi" ajak Duke Hans kepada Elis yang sedang menggendong Bella


Duke Hans mengulurkan tangannya untuk memegang Elis tapi tangannya di tepis oleh Elis


melihat hal itu membuat Zakion dan para Duke itu bertanya-tanya dan kebingungan


"bukankah sudah kubilang kau salah lawan" kata Firen


"hey~ sayang datanglah kepadaku" kata Firen sambil memanggil Elis dengan jarinya


setelah itu Elis berdiri dan berjalan kearah Firen setelah itu masuk ke dalam pelukan Firen


sedangkan Bella mengulurkan tangannya untuk digendong oleh Firen


"Sayang? Bella? apa yang kalian lakukan?" tanya Zakion tidak percaya


tapi Elis hanya diam sambil menutup wajahnya di dada milik Firen


"Ayah penjahat!" kata Bella dengan singkat sambil melihat Zakion dengan tatapan yang marah


Zakion syok karena dia belum pernah melihat istrinya dan anaknya seperti itu


"sangat kasihan sekali dirimu Zakion" kata Firen sambil mengangkat tangannya seperti memberikan isyarat kepada orang


ternyata semua prajurit yang ada di ruangan tersebut langsung mengganti targetnya menjadi Zakion dan para Duke


"apa yang kalian lakukan!! kalian ingin memberontak!!" teriak Duke Desent dengan kuat


"kami hanya mengikuti perintah dari Yang mulia ratu Elis" kata prajurit tersebut bersamaan


sedangkan prajurit yang membawa Firen telah dibawa pergi oleh salah satu prajurit dan di bunuh olehnya


setelah itu secara perlahan-lahan diruangan tersebut menjadi penuh dengan orang


padahal terlihat kalau hanya ada beberapa orang yang ada di ruangan tersebut tapi setelah melihat ke bagian gelap dari ruangan tersebut sangat banyak orang yang berdiri, ya mereka adalah anggota Falloo


Zakion dan para Duke menjadi takut karena mereka seperti anjing yang sedang di kerumuni oleh singa-singa yang lapar


setelah itu Zakion menatap Elis sekali lagi tapi Firen melihat hal itu


Firen meraih wajah Elis dan mengecup bibirnya di hadapan Zakion sehingga membuat Zakion mengeluarkan air mata secara perlahan


...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...


Halo balik sama Kimoy


gw update lagi nih haha


maaf ya cuma pendek karena gw juga lagi sibuk jadi buat yang pendek-pendek aja dulu


yaudah gw gak bakal banyak bilang sesuatu karena gw lagi gak mood dan lelah


makasih udah baca chapter kali ini


mohon maaf kalau ada kata-kata yang salah ketik atau typo


sampai jumpa di next chapter


bye bye


END CHAPTER


tanggal dan jam upload:

__ADS_1


Rabu, 27/10/2021 . jam 6.34


__ADS_2