Feel The Pain

Feel The Pain
07.Menjebak Fred


__ADS_3

"anakku(3x), kau tidak apa2 nak? kau tidak terluka kan?" tanya Gina kepada anaknya karena gina melihat keadaan Tina yg memprihatinkan


"aku tidak apa2 ibu haha, tapi sepertinya aku sudah tidak bisa menikah di masa depan hiks hiks" ucap Tina sambil menangis di pelukan ibunya


"sudah2 tidak apa2 nak, pasti di dunia ini akan ada pria lain yg menerimamu apa adanya" ucap Gina untuk menenangkan Tina sambil mengusap kepalanya


tapi Gina tidak mengetahui kalau anaknya itu sedang tersenyum dengan lebar di pelukannya


ternyata Firen menjalankan rencananya dengan memanfaatkan Tina


"baiklah, terus dimana yg lain? bukankah anak2 kalian juga diculik?" tanya Gina kepada penduduk yg sedang berbondong2


tapi para penduduk hanya bisa menangis dan menggeleng2kan kepala mereka yg menandakan kalau mereka sudah tidak sempat di selamat kan


Gina terkejut dan tidak percaya akan hal itu dan dia menanyakan hal ini kepada suaminya


"sayangku Fred, ini tidak benarkan? mereka pasti sedang dalam perjalanan juga bukan?" tanya Gina sambil memegang tangan suaminya


"saat kami datang para bandit telah pergi dan hanyan meninggalkan Tina sendiri di tempat itu, tapi Tina mengatakan kalau wanita yg lain di bunuh di suatu tempat" jelas Fred kepada istrinya yg membuat gina syok dan sedih


Gina tidak menyangka bahwa wanita2 yg masih memiliki masa depan yg panjang malah harus terhenti begitu saja


tapi tentu saja para wanita itu masih memiliki masa depan karena mereka sedang berada di dunia milik Firen


para wanita yg ada di dunia milik Firen telah sepenuhnya menjadi mainan milik Firen, karena mereka telah takluk pada Firen


para wanita itu tidak akan bernafsu kepada orang lain selain Firen seorang, jika ada pria lain yg berani macam2 dengan wanita milik Firen maka mereka seketika akan memiliki kekuatan yg sangat besar untuk melawan pria itu.


dan saat situasi seperti ini, Fred memutuskan untuk rapat desa dan semua orang dapat ikut dengannya


"baiklah semua kita akan mengadakan rapat di pusat desa, jadi jika ada yg memiliki pendapat kalian dapat mengatakannya di pusat desa" teriak Fred kepada penduduknya untuk memberi pengumuman


"baiklah nak kau pergilah masuk kedalam, ibu akan pergi untuk mengadakan rapat bersama penduduk okeh?" ucap Gina dengan senyuman seorang ibu yg sangat hangat


"baiklah ibu aku akan mematuhi mu, berhati2lah di jalan, aku menyayangimu" ucap Tina sambil melambaikan tangannya


"hahaha bukankah aktingmu sangat luar biasa Tina" ucap seorang pria yg sedang duduk di ruang tamu


"ahh~ tuan Firen tentu saja akting ku bagus, aku akan melakukan apapun agar rencana mu berjalan lancar" kata Tina kepada pria itu yg adalah Firen


Tina mendekati Firen dan duduk diatasnya sambil menjilati leher milik Firen


"hey~hey~ apakah kau belum puas? padahal kita melakukan selama 6 hari berturut-turut tapi kau masih saja bersemangat" kata Firen kepada Tina karena terlihat sangat cab*l


"bukankah yg membuat aku seperti ini adalah anda tuan Firenkuu~~" ucap Tina dengan nada yg sangat menggoda


Firen hanya tersenyum dan mendorong Tina sampai terbaring di sofa yg lumayan besar itu


"kyahhn~ bukankah Anda juga bersemangat tuan~" goda Tina dengan ******* yg mes*m


"sial*n kau ******, bagaimana kau bisa membuat aku tergoda haa, baiklah aku akan membuat kau tidal bisa berjalan seharian ini" Firen tiba2 melepas sehelai kain yg menutupi badan milik Tina


{2 jam kemudian}


mereka melakukannya selama 2 jam berturut-turut tanpa berhenti, Firen keluar didalam Tina sangat banyak sehingga membuat perut milik Tina menjadi panas


dan Tina tertidur dikamarnya karena kelelahan dan kakinya mati rasa karena melakukannya tanpa beristirahat


"baiklah, jadi apa yg sedang terjadi di pusat desa saat ini? aku sangat penasaran bagaimana rencana mereka untuk menyelesaikan masalah yg menimpa mereka saat ini buahaha" Firen tertawa dengan keras


""


muncul sebuah map dilayar sist yg dapat melihat orang2 yg sedang berkerumun untuk mendengarkan rencana kepala desa.


"baiklah sekarang kita harus berbicara tentang populasi desa ini, saat ini semua wanita yg masih muda telah mati, jika seperi ini anak laki2 yg masih muda tidak bisa memiliki pasangan" ucap Fred kepada penduduk yg sedang mendengarkan dia


"mustahil jika anakku harus menikahi pria muda sebanyak ini" ucap Fred sambil menunjuk pada pria2 yg masih remaja


"tapi kepala desa, aku sudah tidak bisa memiliki seorang anak lagi karena akusudah cukup tua dan tidak mampu memiliki buah hati lagi." ucap salah satu penduduk dan diikuti dengan yg lainnya


karena didesa ini banyak dengan pria yg sudah tidak bisa memproduksi susu cair mereka lagi.


"aku juga tidak tau harus mengambil keputusan seperti apa" kata Fred sambil memegang kepalanya karena bingung


"permisi bisakah aku memberi kau sebuah saran?" suara pria muda yg tidak lain adalah Firen dengan niat jahatnya


"pria muda siapa kau?" tanya fred Karena tidak pernah melihat wajah sepertinya di desa ini


"dia adalah temanku ayah, dia datang dari kota untuk menemuiku di desa ini" kata Tina kepada ayahnya


Fred dan Gina terkejut karena mereka tidak pernah melihat Tina dekat dengan pria muda yg lain selain pria tua paruh baya


"nak siapa namamu?" tanya fred kepada Firen


"namaku Firen aku datang dari kota untuk menemui Tina tapi ternyata di desa ini sedang dalam masalah jadi aku ingin membantu dengan memberi saran" kata Firen sambil memperkenalkan dirinya


"baiklah nak Firen apa saran yg ingin kau berikan kepada kami?" tanya fred dengan tatapan tajamnya dan itu membuat Firen sangat marah tapi dia menahan dirinya untuk saat ini


"saranku adalah dengan membuat pria muda yg ada didesa ini untuk berhubungan dengan wanita2 yg sudah menikah agar dapat memberikan anak lagi" ucap Firen tanpa takut


setelah mendengar saran itu sangat banyak penduduk desa yg marah dengan perkataan Firen


"apa2an yg kau maksud bocah sial*n!!! kau ingin istriku berhubungan dengan orang lain hah!!?" kata2 penduduk desa yg terlontar keluar dari mulut mereka

__ADS_1


tapi berbeda dengan kepala desa dia seperti sedang mempertimbangkan hal itu


"tenanglah, aku memberi saran seperti ini karena desa ini sedang dalam krisis populasi, apakah kalian ingin membuat desa ini menjadi mati dan hanya berisi pasangan tua tanpa penerus?" jelas Firen kepada mereka


para penduduk saling menatap satu sama lain karena mereka merasa bahwa perkataannya sedikit ada benarnya


"sepertinya dia benar" kata Fred yg memecahkan keheningan di kerumunan itu


"tapi kepala desa, dia adalah istriku kenapa aku harus membiarkan istriku bersetubuh dengan pria lain selain aku?" kata salah satu penduduk dan penduduk yg lain menyetujui hal itu


"tentu saja ini untuk desa, apakah kalian melihat situasi saat ini? populasi kita berkurang sebanyak 40% dan 60% lainnya tidak bisa memilik anak lagi!!" teriak Fred kepada mereka dengan marah


"dalam kurun waktu 6 tahun mungkin saja semua orang yg ada di desa ini akan mati dengan percuma, dan desa ini akan menjadi terbengkalai dan hancur"


"desa ini telah diturun temurun kan dari moyang kita, jadi kita harus menjaganya sampai akhir dan jangan pernah membuat desa ini hancur" jelas Fred kepada mereka semua


*murmurmur


terdengar suara penduduk yg sedang berdiskusi satu sama lain dengan pasangan mereka


dan tiba2 suasan menjadi hening, dan ada 1 pria yg memberanikan diri untuk mengangkat suara


"aku setuju dengan hal itu" ucap pria sambil mengepalkan tangannya dengan keras


dan berselang tidak lama penduduk yg lain juga menyetujui nya


"baiklah karena semua telah setuju maka kita akan memulai kegiatan berkembang biak dalam 2 hari lagi"


"selama 2 hari pria dan wanita akan dipisahkan di tempat yg berbeda-beda" kata Fred kepada pria lainnya


"saat 2 hari telah berakhir kita akan mengadakan pemilihan pasangan untuk istri kalian" lanjut Fred sekali lagi


tapi istri Fred tidak ikut karena dia masih memiliki anaknya yg masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan seorang pria yg baik


"baiklah kalian kembalilah ke rumah masing2 dan menyiapkan baju kalian untuk pisah rumah dengan suami kalian untuk sementara" kata Fred sambil membubarkan mereka semua


dan setelah itu sangat banyak wanita yg sudah lumayan tua berbaris untuk mengetahui dimana letak rumah mereka yg baru untuk sementara


dan hal itu berlangsung sampai malam hari.


setelah kegiatan itu sudah selesai Fred dan pengurus desa yg membantu Fred langsung berpisah dan pulang kerumah masing2


tapi saat Fred sedang dalam perjalanan pulang dia tiba2 dipanggil oleh seseorang


"psst"


Fred terkejut dan langsung melihat ke sebuah lorong sempit dan gelap itu, dia melihat seorang pria yg familiar dimatanya


"kau, bukannkah kau Firen?" tanya fred


"haha tentu saja kau ingat karena kau yg telah membantu kami mendapat jalan keluar" kata Fred sambil menepuk tangannya Firen


"hentikan itu! aku tidak suka kau menyentuh ku seperti itu" ucap Firen yg tiba2 dalam sekejap berubah sifat yg membuat Fred terkejut


dan Firen mengangkat tangannya kedepan wajah Fred dan mengeluarkan sebuah sihir kepada Fred


""


"kau pergilah ketempat para wanita itu berada dan perk*sa mereka semua sampai pagi" kata Firen di telinga Fred


"baiklah aku akan melakukannya sekarang" ucap Fred sambil berjalan untuk menyiapkan hal yg dia butuhkan


Fred mengambil beberapa bunga tidur, dan dia membakar bunga itu di dalam sebuah pot dan keluar sangat banyak asap yg keluar dari pot itu


asap dari bunga tidur dapat membuat orang yg menghirupnya tidur tanpa terbangun sampai matahari terbit


dan asap itu masuk kedalam rumah2 milik para wanita itu dan mereka menghirupnya


setelah mereka tidur Fred memulai aksinya dan memperk*sa mereka semua sampai sebelum matahari terbit


dan tentu saja Firen tidak hanya menonton, dia merekam dengan sebuah batu yg dapat merekam bagai sebuah kamera handphone


dia merekam semua tindakan milik Fred sampai selesai


saat pagi tiba Fred terbangun dari kasurnya yg ada dirumah, dia mengingat kejadian semalam yg membuat dia bergegas untuk menemui Firen karena dia telah melakukan hal yg jahat kepada Fred


tapi saat Fred ingin keluar dari rumah dia melihat istrinya yg sedang menangis sambil memegang sebuah batu


"sayang kenapa kau menangis? apa yg terjadi kepada mu?" tanya fred kepada Gina


Gina langsung memutar badannya dan menampar pipi Fred dan menimbulkan suara yg kuat, Tina hanya bisa melihat dari kejauhan karena dia tau kalau itu rencana Firen


"kau brengs*k Fred" kata Gina kepada Fred dengan tatapan yg marah dan menjijikan


Fred lalu melihat kedalam batu itu dan ternyata dia melihat dirinya yg sedang menyetubuhi semua wanita yg sedang tidur


Fred lalu mengatakan kepada istrinya


"sayang itu adalah kesalahpahaman, ini tidak seperti yg kau lihat, aku dijebak oleh Firen" ucap Fred menjelaskan


tapi Gina tidak percaya dan memarahi Fred


"kau berbohong!! kau telah membuat kesalahan tapi kau malah menuduh orang yg tidak bersalah!! itu bertentangan dengan yg kau katakan!" teriak Gina kepada Fred

__ADS_1


"ti-tidak Gina percayalah kepadaku aku tida--"


saat Fred sedang berbicara tiba2 sangat banyak kerumunan diluar rumah dan Fred pun pergi melihat apa yg sedang terjadi


"Fred kau binatang menjijikan, beraninya kau menyetubuhi istri kami!!" ucap penduduk yg marah


para penduduk datang dengan tombak dan pedang ditangan mereka


"dengarlah ini adalah kesalahpahaman, aku dijebak" jelas Fred kepada mereka


"kau diamlah, disini sudah terlihat dengan jelas bahwa kau lah pelakunya" ucap seorang pria sambil memperlihatkan batu yg berisi rekaman itu


ternyata bukan hanya Gina yg mendapat batu itu, semua orang yg ada di desa itu mendapat batu tersebut


"aku dijebak!!" teriak Fred tapi sia2


para penduduk mulai memukuli Fred dan menginjak2 nya dan menendang dia di tanah, Fred samgat kesakitan


tapi dia tidak mau mati seperti itu, dia berhasil lari dan pergi ke salah satu lorong di desa itu yg tidak diketahui oleh orang lain


tapi tiba2...


"hey pak tua apa kabar" suara seorang laki2 yg ternyata adalah Firen


"Firen!! ini semua pasti ulah mu bukan!" kata Fred kepada Firen


"benar~~ ini semua adalah ulah ku hihihi" Firen tertawa yg membuat Fred takut sekaligus marah


"kau brengs*k!! aku akan membunuhmu"


*seett


Fred melesat kearah Firen untuk menyerangnya


tapi Firen menendang kepala Fred sehingga terbentur di dinding sampai hancur


"kau sial*n"


"aku akan memberitahukan kamu sesuatu yg menarik" bisik Firen kepada Fred


"anakmu dan wanita2 muda lainnya, aku memperkosa mereka semua loh hahaha" tawa Firen setelah mengatakan hal itu


Fred sangat terkejut sampai membuat dia tidak bisa mengatakan apa2 dan yg dia lakukan hanya terdiam membantu


"dan kau tahu para wanita muda itu masih hidup~~"


"dan anakmu sedang berakting bahwa dia diperkosa oleh bandit, padahal akulah yg memperkosa nya buahaha"


"dan dia dengan rela membantu diriku untuk menjebak dirimu hihihi"


semua rahasia telah dikatakan Firen kepada Fred dan itu benar2 membuat dia sangat syok sehingga tidak bisa berkata2, dia hanya bisa melihat ke tanah dengan mata yg besar


"baiklah masih ada pertunjukan lain loh yg harus kau lihat, jadi semangat lah sedikit hahahaha" kata Firen sambil tertawa


""


tiba muncul kotak transparan yg langsung mengurung Fred didaalam kotak itu, saat Fred didalam kotak tidak akan ada orang lain yg melihatnya kecuali Firen memberi izin kepada seseorang


:


skill ini adalah seperti skill silence sebelumnya tapi yg berbeda adalah skill ini berbentuk sebuah kotak(cuma itu sih bedanya:v)


dan Firen mengendalikan kotak itu agar dapat mengikuti nya


dan seperti yg diduga tidak ada seorang pun yg melihat dan mendengar suara milik Fred, padahal didalam kotak itu Fred sudah berteriak dengan sangat keras.


akhirnya sampai juga di rumah milik fred dan Firen mengatakan


"saatnya kau melihat sebuah pertunjukan yg hebat looh~~" ucap Firen sambil tersenyum psikopat


...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...


Hay balik lagi sama Kimoy


udah ya chapter kali ini sampai sini dulu


chapter kali ini juga panjang karena gw gk tau mau akhiri chapter kali ini dimana, dan akhirnya gw dapat scene buat mengakhiri chapter kali ini


jadi gimana? bagus?


makasih deh kalau menurut kalian bagus hehe


seperti yg kalian duga bakal ada adegan yg mengejutkan lagi di next chapter hahaha


kalian bakal disuguhin dengan sebuah penderitaan mwehehehe


yasudah sampe sini dulu yak


mohon maaf kalau ada kata2 yg salah tulis atau typo karena udah malam jadi udah rada2 ngantuk


makasih karena sudah baca chapter kali ini, Sampai jumpa di chapter selanjutnya


bye byee

__ADS_1


END CHAPTER


__ADS_2