
Setengah jam sudah berlalu saat mereka memulai peperangan mereka
keadaan perkotaan sekarang telah menjadi kawah lava yang sangat besar
para pemimpin masing masing kota berusaha untuk melawan balik tapi tidak berguna dan mati
begitupun juga dengan bantuan tambahan dari kerajaan, mereka langsung mati setelah memasuki area peperangan
saat ini terlihat ada sembilan wanita yang sedang melayang di atas udara atau lebih tepatnya terbang
mereka sedang menatap istana raja yang besar dengan tatapan yang dingin dan mengintimidasi
"Keluarlah dan bertarung jika kau memang berani raja Seth" kata Yola dengan suara yang bergemuruh
Yola dengan berani menantang raja Seth untuk keluar dan bertarung dengan mereka secara langsung
tapi dalam beberapa waktu tidak ada jawaban dari raja Seth
mereka menjadi bingung dan saling bertanya tanya
"kenapa dia tidak keluar? apakah dia kabur?" kata Mira dengan wajah bingung
"aku tidak kabur, aku hanya sedang mempersiapkan diriku" kata seseorang sambil berjalan keluar dari istana
dia adalah raja Seth, dengan tampilan yang gagah dan berani dia keluar dan menatap para wanita dengan sangat tajam
setelah itu dia menatap kondisi perkotaan saat ini yang sudah menjadi lautan lava yang besar, dia mengerutkan keningnya dan menjadi kesal
"beraninya hama seperti kalian berulah di kerajaanku! kalian harusnya sudah tau bayaran apa yang harus kalian bayar jika sudah berbuat seperti ini!" kata raja Seth sambil meremas pedangnya dengan kuat
"kau masih berani bicara bayaran saat dirimu akan segera mati?" kata flora dengan nada yang dingin
*wush
raja Seth tiba tiba melayang di udara seperti mereka dan membuat mereka terkejut
"ternyata kau bisa terbang? sepertinya kau bukan lawan yang mudah" kata Yola
"jangan pernah mengira kalau kalian adalah yang terkuat di dunia ini! masih ada seseorang yang bahkan jauh lebih kuat dari kalian semua!" kata raja Seth
mendengar kata kata raja Seth membuat mereka mengerutkan kening mereka untuk menandakan kalau mereka kesal
"dari tadi mulut bau mu selalu membuatku kesal! majulah aku yang akan melawanmu!" kata Gina yang sudah menjadi kesal
"hanya kau? majulah kalian sekaligus!" kata raja Seth yang membuat mereka semakin kesal
"tidak perlu semaunya, aku dan ibuku yang akan melawan mu" Tina maju ke depan bersama dengan Gina
"kau tidak perlu ikut Tina" kata Gina
"tapi aku ingin" jawab Tina
Gina hanya bisa pasrah dan mengiyakan kemauan anaknya itu
"cih sangat sombong, kuharap kalian tidak menyesal karena hanya membawa dua orang untuk melawanku" kata raja Seth
"kau sangat sombong sialan!"
*wooosh
Gina melesat dengan luar biasa cepat kearah raja Seth sambil mengayunkan pedangnya
*tring
raja Seth dengan sangat mudah menangkis serangan itu menggunakan pedang miliknya
"hanya ini?" kata raja Seth yang hanya menangkis serangan itu menggunakan pedangnya yang hanya dia pegang pakai satu tangan
urat di dahi Gina muncul karena sudah menjadi sangat kesal
"" tiba tiba muncul gelombang api dari punggung Gina dan mulai menutupi seluruh tubuh raja Seth
""
*wush
gelombang api milik gina hilang seperti di bawa angin dan tidak berdampak apapun kepada raja Seth
"apa!" Gina terkejut dengan hal itu dan mundur dengan cepat
"cih sihir sialan itu!" Gina kesal karena serangan sihir tidak akan terlalu mempengaruhi raja Seth
"kalau sihir tidak mempan, bagaimana dengan sebuah tebasan!"
*syut
"" Tina menghilang dari tempatnya dan muncul dengan cepat di hadapan raja Seth
dia menebaskan katananya sebanyak dua kali dan mengincar leher raja Seth tapi...
*tring
*trang
dengan mudah raja Seth melihat pergerakan Tina dan menangkis serangan milik Tina
"apa!" Tina kaget dengan hal itu karena dia sudah sebisa mungkin bergerak dengan sangat cepat
*Bukk!
"akh!" raja Seth menendang perut Tina dengan kuat dan membuat Tina terlempar lumayan jauh
"Tina!" Gina berteriak setelah melihat Tina terlempar
"kau bangsat!!"
*syut
*SWOOSH
Gina mempercepat gerakannya lagi dan melesat kearah raja Seth
"" Gina menebaskan pedangnya dan mengeluarkan api yang terbentuk dari tebasan miliknya
__ADS_1
tebasan itu menuju kearah raja Seth dengan cepat
*sying
lagi lagi raja Seth menangkis serangan itu
*syut
tiba tiba Gina muncul dengan sangat cepat muncul di belakang raja Seth dan bersiap menebaskan pedangnya
*tring
dengan reflek yang sangat cepat, raja Seth menangkis serangan Gina dengan cara menaruh pedang miliknya kebelakang
*sring
*tring
*swing
*trang
Gina memberikan serangan cepat secara berturut dengan cepat kepada raja Seth, tapi tanpa kesusahan raja Seth dapat menahan serangan itu
*tring
*bak!
raja Seth menghempas pedang Gina dan menendang gina secara horizontal dan membuat dia terlempar lumayan jauh
"ukh sialan" Gina mengumpat dengan pelan setelah di tendang dengan kuat
'ini tidak baik' Yola yang melihat pertarungan ini mengerutkan dahinya setelah melihat raja Seth dengan mudah mengatasi Tina dan Gina
"ibu kau tidak apa apa?" kata Tina yang sedang berdiri bersama dengan ibunya memegang perut
"aku tidak apa apa, bagaimana denganmu?" jawab Gina sekaligu bertanya balik
"aku tidak apa apa, hanya sedikit sakit di bagian perut" jawab Tina
setelah itu mereka mulai mengamati raja Seth yang dari tadi sedang melayang tanpa terluka ataupun tergores sedikitpun
"apa hanya itu? menyedihkan" kata raja Seth
setelah itu dia mengangkat pedangnya keatas
"" muncul sebuah pedang yang sangat besar dia atas langit yang menjulang kebawah atau lebih tepatnya kearah Gina dan Tina
"Sialan!" Tina dan Gina bergegas untuk menahan serangan itu
"" muncul sangat banyak tameng di atas udara yang terbentuk dari api
"" tiba tiba katana milik Tina bercahaya terang
*wush
dia menebaskan katananya dan tebasan miliknya memilik besar seperti pedang raksasa itu
tebasan milik Tina dan pedang raksasa itu bertabrakan dengan sangat kuat dan mengeluarkan ledakan yang sangat besar
tapi sayangnya pedang itu masih terlihat utuh dan masih bergerak kearah Gina dan Tina tapi kecepatannya mulai berkurang sedikit
Tina menggunakan serangan miliknya untuk memperlambat gerakan pedang itu dan memberikan waktu agar Gina dapat membuat tameng yang cukup kuat untuk menahan pedang yang sebesar ragus itu
*Fung
tameng yang jumlahnya sangat banyak itu langsung bergabung dan membentuk tameng yang sangat besar
"kau berusaha dengan sangat kuat hah" kata raja Seth setelah melihat tameng yang sangat besar itu
*boom!
*bam!
pedang dan tameng itu akhirnya bertemu dan mengeluarkan ledakan ledakan yang cukup besar di permukaan tameng tersebut
"HAAAAA!" Gina berusaha sekuat tenaga untuk menahan pedang tersebut
*prang!
*Trang!!
setelah menahan itu lumayan lama, akhirnya pedang besar itu hancur seperti piring pecah beserta dengan tameng milik Gina
"hah hah hah" Gina kelalahan setelah menahan serangan tersebut
"ibu!" Tina bergegas pergi kearah Gina dengan cepat
"kau tidak apa apa?" tanya Tina
"aku hanya sedikit kelalahan" jawab Gina
setelah itu Tina menjadi kesal
"beraninya kau!" Tina menatap tajam kearah raja Seth dengan niat membunuh
"tatapan yang bagus" kata raja Seth sambil membalas tatapan Tina
*swosh
Tina melesat kearah raja Seth untuk menyerangnya secara langsung
"ini tidak bagus!" kata Yola yang sedang menonton dari tadi
"Haaa!"
*tring
*Trang
*tring
serangan bertubi tubi di lancarkan oleh Tina tapi di tangkis oleh raja Seth tanpa kesusahan sedikit pun
__ADS_1
"kau mengesalkan!" kata raja Seth
*sring
*crat
raja Seth menebaskan pedangnya dan melukai Tina di bagian kaki
"ahh!" tina kesakitan setelah terkena serangan itu
*sring
*sring
*crat
tidak sampai situ, raja Seth terus menebas dan melukai kaki dan tangan Tina
"ahak" Tina memuntahkan darah dari mulutnya dan mulai terjatuh kebawah saat dia melayang
(NOTE : mereka bertarung dari tadi sambil melayang atau terbang ya, jadi jangan salah paham)
saat Tina mulai jatuh, raja Seth bergerak untuk memberikan serangan terakhir kepada Tina
"HENTIKAN ITU!!" teriak Yola yang dengan cepat melesat
Tina melihat pedang milik raja Seth yang sudah hampir mengenai jantung miliknya
'apakah hanya sampai sini?' kata Tina di dalam pikirannya
Tina langsung kehilangan kesadarannya tanpa melihat pedang raja Seth menyentuhnya
saat ini Yola sedang berusaha dengan cepat untuk membantu Tina tapi dia merasa kalau itu tidak akan sempat
tapi...
*swosh
*CRAT!!
"Uhuk" Gina muncul dengan tiba tiba untuk menutupi serangan itu agar tidak mengenai Tina
yola terhenti di tempatnya seketika dan membatu begitu juga dengan yang lainnya
"kau bodoh" kata raja Seth
"kau tidak boleh menyentuh anakku" kata Gina yang sedang memegang pedang yang sedang tertancap di jantungnya
*CRAT!
"ahak!" Gina tidak hanya diam, dia juga menusuk perut raja Seth menggunakan pedangnya
"sialan!" raja Seth menjadi kesal
*buk
*sring
raja seth menendang perut Gina dan pedangnya terlepas dari jantung gina
"Ahak" Gina memuntahkan darah yang luar biasa banyak dari mulutnya
saat Gina mulai terjatuh, dia melirik kearah Yola yang sedang melihat nya dengan tatapan yang tidak jelas
'maafkan aku..... semuanya'
*bruk
Gina terjatuh ketanah dengan darah yang mengalir dari mulutnya dan air mata yang keluar dari matanya
dia terjatuh di sebelah anaknya yang sedang pingsan
'maafkan ibu Tina.... bertahanlah.... hidup.... dan.... jadilah kuat...' kata Gina di dalam pikirannya
setelah itu Gina memikirkan seseorang untuk terakhir kalinya
'aku .... ingin.... melihat.... dia .... untuk.... terakhir.... kalinya' setelah itu Gina terdiam dengan mata yang tertutup dan kulit yang berubah menjadi pucat
semua orang yang melihat itu menjadi terkejut dan pikiran mereka entah sudah kemana mana
tapi ekspresi wajah Yola saat ini tidak dapat diketahui
di dalam hati Yola saat ini hanya tersisa kesedihan dan kemarahan yang sangat besar
air mata mulai keluar dari matanya dan mengalir di pipinya secara perlahan
raja Seth hanya diam sambil menatap Yola dan memegang perutnya yang keluar darah akibat serangan Gina tadi
"tidak kusangka untuk sesama penjahat akan merasakan sedih seperti itu, sangat menyedi-"
"Diamkan mulutmu"
*VOOMM
saat raja Seth sedang berkata kata tiba tiba langsung terdiam setelah Yola membuka suara
tiba tiba hawa sekitar menjadi dingin dan sangat berat bagi raja Seth
dia mulai kesusahan untuk menahan keseimbangan di udara
"ukh" raja Seth mulai kehilangan keseimbangan
raja Seth berusaha untuk menatap mata milik Yola tapi dia terkejut dan merasakan ketakutan yang luar biasa dari tatapan Yola
tatapan kosong dan tajam terarah kepada raja Seth dan membuat dirinya ketakutan sekaligus merinding
dia seperti menatap kearah kegelapan tanpa ujung
"Mati"
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
END CHAPTER
__ADS_1