
>Flashback 200 tahun lalu<
Setelah Firen telah menghilang selama dua hari dari kediaman mereka, para wanita mulai bertanya tanya satu sama lain
"hufft kemana tuan pergi? aku mulai merindukannya" kata Yola sambil memegang dagunya
"Firen memang sering pergi tanpa bilang apa apa jadi aku sudah terbiasa jika dia pergi tanpa bilang kepada kita" kata Rini dengan cuek
"mungkin Rini ada benarnya juga, mungkin dalam dua atau tiga hari lagi dia akan kembali" sambung flora walaupun wajahnya terlihat sedikit khawatir
sedangkan Manda, Gina, Tina, Fani, Mira, dan Elis hanya mengamati mereka yang sedang berbincang
*kruuuk
*krukk
"mama lapar" kata seorang anak kecil yang ternyata adalah Bella
"ahh kau sudah lapar baiklah, bagaimana kalau sekarang kita makan haha" kata Elis sambil memanggil mereka semua makan
mereka semua hanya mengangguk dan mulai memasak bersama sama
setelah 1 jam akhirnya mereka telah selesai makan dan mulai beristirahat sedikit
"sudah waktunya untuk pergi ke kerajaan selanjutnya" kata Fani sambil mengamati kerajaan yang akan mereka serang dari sebuah alat yang memunculkan sebuah hologram yang berbentuk kerajaan
mereka berbincang bincang untuk membuat sebuah strategi agar dapat menghancurkan kerajaan itu dengan mudah
"baiklah sudah diputuskan kalau kita akan memakai strategi ini" kata Fani
"Ya!" jawab mereka bersama sama
setelah itu mereka berjalan bersama sama ke sebuah ruangan yang cukup besar dan di tengah ruangan itu terlihat seperti sebuah retakan dimensi yang cukup besar
kemudian satu per satu dari mereka mulai memasuki retakan itu
setelah memasuki retakan itu mereka langsung tiba di suatu tempat yang seperti hutan yang sangat besar
"apakah semuanya sudah berkumpul?" kata Yola sambil menatap satu satu mereka semua
"Sudah!" jawab mereka bersamaan
"baiklah jadi target kita selanjutnya kerajaan Rain, kerajaan ini terkenal dengan pertahanan mereka yang cukup tinggi jadi kita harus berhati hati agar tidak terlalu mencolok, dan juga kalian harus mengwaspadai dengan sihir pendeteksi mereka, menurut informasi yang aku dapatkan ada beberapa kristal sihir yang terkubur di luar kerajaan mereka jadi pihak kerajaan akan tau siapa dan berapa orang yang datang mendekati kerajaan, aku menyarankan kalian untuk menutupi hawa kehadiran kalian agar tidak di ketahui oleh kerajaan, setelah kalian sudah berada di posisi maka kalian bisa langsung melepaskan seluruh kekuatan dan menyerang kerajaan bersama sama saat aku sudah memberikan perintah" kata Yola untuk menjelaskan kembali strategi yang mereka buat, benar benar seorang analisis dan pengatur strategi terbaik dari seorang Yola
"baik!" jawab mereka bersama sama
setelah itu mereka mulai berpencar ke posisi masing masing
mereka tidak di curigai, dan Yola adalah penyerang utama karena dia akan menyerang secara langsung di depan gerbang kerajaan
Yola berjalan perlahan lahan mendekati gerbang dan terlihat ada empat penjaga gerbang yang sedang berjaga jaga
"apakah kalian sudah siap? aku akan segera sampai di posisi" kata Yola dengan telepati untuk memastikan posisi mereka
"Aku sudah di posisi" (Rini)
"aku siap" (Mira)
"aku juga" (Fani)
"kau tidak perlu menanyaiku haha" (Manda)
__ADS_1
"aku siap juga" (Tina)
"aku sedang menunggu" (flora)
"ayo selesaikan dengan cepat, aku ingin memberi Bella makan haha" (Elis)
"mengikuti perintah kapan saja" (Gina)
kata mereka satu per satu untuk memberikan informasi kepada Yola
"baiklah" Yola berdiri dengan tegap di depan gerbang dan diam sebentar
"ayo mulai"
*BOOM!
ledakan yang sangat besar terjadi di depan gerbang dan membuat ke empat penjaga tadi tewas dengan cepat
ledakan itu juga menandakan kalau yang lain juga sudah bisa mulai
"haha akhirnya dimulai "
Gina memunculkan tornado api yang sangat besar dan menyerang masuk kedalam kerajaan dan menghanguskan seluruh rumah yang di sentuh oleh tornado itu
"" Manda mensummon peliharaan yang dia Tamer
naga itu sangat besar dan berwarna ungu kehitaman, matanya menyala seperti api berwarna ungu dan gigi yang menjulang membuat naga itu terlihat sangat mengerikan
mereka satu per satu mengeluarkan skill skill andalan mereka dengan bersamaan
sedangkan untuk kerajaannya tidak dapat bertahan dengan maksimal karena diserang secara mendadak
serangan mendadak ini juga membuat formasi mereka berantakan dan membuat mereka mati sekejap
selama 30 menit akhirnya area perkotaan telah rata, ada yang terbakar hingga hangus dan ada juga yang sudah menjadi kawah lava yang sangat besar, sangat banyak dampak yang diberikan di area perkotaan akibat dari serangan mereka
"baiklah sekarang tinggal target utama kita" kata Yola
"bagaimana dengan keluarga kerajaan? Kakak bilang kalau keluarga kerajaan selain raja akan di bawa kembali" kata Mira karena penasaran
"tenang saja, menurut informasi yang kudapatkan, raja dari kerajaan rain adalah orang yang serakah sehingga dia tidak berniat memberikan tahtanya kepada siapapun, jadi dia akan langsung membuang wanita yang sudah hamil agar tidak menjadi putra mahkota" kata Yola menjelaskan dan membuat Mira menjadi mengerti
"baiklah sekarang keluarkan sisa kekuatan kalian untuk menghancurkan istana itu, ohh dan taruhan kita tentang membunuh paling banyak masih berlaku loh hehe~" kata Yola yang sedikit bercanda
saat mendengar kata Yola langsung membuat mereka kaget dan buru buru untuk menghancurkan istana tersebut dengan kekuatan penuh mereka
*BOOM!
*BAAM!
*BANG!
*BOOM!
macam macam serangan terlempar kearah istana, mulai dari bola lava, meteor, tebasan samurai, gunung es, serangan dari naga, dan masih banyak lagi
dengan sekejap istana tersebut rata tanpa sisa dan membuat kawah yang sangat besar, besarnya mencapai tiga kilometer jauhnya dan di dalam kawah itu di penuhi dengan lava lava panas
"ihhhh nona Yola curang karena memakai meteor" kata Tina yang terlihat seperti merajuk begitu juga dengan Mira dan Fani
kelakuan mereka bertiga memang masih terbilang sedikit bocah tapi tanpa disadari Rini juga sedikit kesal karena serangannya hanya berdampak tidak terlalu besar dan hanya memakan sedikit korban
__ADS_1
"ehe~ maaf~ maaf~ aku hanya ingin makan lebih banyak malam ini hehe" kata Yola sambil mengeluarkan lidahnya dan mengetuk kepalanya sendiri
"hmmph" Mira, Fani, dan Tina bersamaan
"aduh aduh baiklah aku akan membagi sedikit untuk kalian" kata Yola untuk membujuk mereka
"Yeaaahy" dengan cepat mereka menjadi senang kembali dan membuat Yola menepuk jidatnya sedangkan yang lain hanya tertawa melihat kelakuan mereka
"sekarang ayo kembali" kata Yola sambil mulai bergegas
"baik!" jawab mereka bersamaan dan mengikuti Yola
>>Kekaisaran Utara : Kerajaan ####
"Kekaisaran Timur sedang dalam krisis yang besar, apakah ini semua karena laki laki yang di rumorkan menghancurkan kerajaan Roge itu?" kata salah satu wanita dengan ular yang melingkar di lehernya
"tidak, yang aku dengar anak itu sudah tidak muncul lagi dan yang muncul hanya beberapa wanita yang menghancurkan kerajaan bersama sama" kata pria paruh baya botak sambil memegang tongkat
"Sialan padahal aku ingin sekali menghancurkan kerajaan Roge dengan tanganku sendiri tapi semua malah menjadi seperti ini" kata seorang pria yang memiliki otot dan badan yang besar
"gunakanlah otak mu terlebih dahulu daripada otot, kau terlalu mengandalkan otot daripada otak makanya kau selalu kalah melawan Vein" kata seorang wanita lagi yang terlihat lumayan cantik
selama mereka ber empat berdiskusi dan saling mengejek, ada satu orang yang selalu memperhatikan
pria itu adalah orang yang mereka panggil dengan Vein, dia terlihat dingin dan serius karena dia hanya diam tanpa kata kata
setelah mereka berdiskusi lumayan lama akhirnya mereka berhenti dan mulai hening
"mereka pasti tidak hanya akan menghancurkan kekaisaran timur, aku sangat yakin kalau mereka juga akan menghancurkan seluruh kekaisaran" kata pria paruh baya tadi
mereka juga hanya diam untuk melihat reaksi dari orang bernama Vein itu, Vein ini terlihat seperti pemimpin dari kelompok mereka
setelah dia berdiam tidak lama akhirnya dia membuka mulutnya
"apakah kalian takut dengan mereka? dasar keroco keroco bodoh, bukankah masing masing kekaisaran memiliki 'itu' tidak mungkin kalau kekaisaran timur tidak memakai 'itu' , menurut informasi benda milik kekaisaran Timur berhubungan dengan waktu jadi jangan jadi orang bodoh dan berpikirlah luas" kata Vein untuk menjelaskan semuanya dan membuat mereka ber empat terlihat bodoh
mereka ber empat di maki dan di ejek tapi tidak ada raut wajah yang marah di wajah mereka ber empat, sudah di pastikan kalau mereka tidak ingin terlalu menyinggung perasaan Vein dan membuat dia kesal
"yaa kau benar haha mereka mempunyai 'itu' mungkin kita yang terlalu khawatir haha" kata pria berotot tadi yang tiba tiba menjadi ramah
mereka hanya saling memandang dan mengangguk bersama sama dan suasan menjadi hening kembali
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
Halo udah up nih
maaf gak up beberapa hari ini, lagi gak mood nulis karena gak sengaja baca komik NTR gw makanya mood gw langsung down dan gak punya semangat buat nulis hehe
padahal gw udah punya ide tapi malas nulis aja tapi kali ini gw paksain nulis aja daripada tiba tiba ni ide hilang yekan haha
yaudah sampe sini dulu
makasih ya udah Baca chp kali ini
mohon maaf kalau ada kata-kata yang salah ketik atau typo
sampai jumpa di next chp
bye bye
END CHAPTER
__ADS_1