
"Hey nak, apa kau tidak mendengar apa yang aku katakan? cepat berlutut dan pergi" Moah berkata dengan sangat sombong dan mengintimidasi
"hahaha nak cepatlah dan pulang, ibumu sudah selesai memasak"
"aduh bocah itu tidak bersyukur telah dikasih kesempatan hidup oleh Moah"
"turun saja kau hanya akan membuat pertandingan ini membosankan"
ejekan dan cemoohan orang orang terdengar di dalam telinga Firen dan membuat dia menjadi kesal
"cih sampah sampah yang berisik" kata Firen sambil mengorek telinganya
mendengar kata kata Firen membuat semua penonton dan Moah menjadi marah dan tidak terima atas perkataan Firen
"nakk aku sudah sudah berbaik hati untuk membiarkan dirimu hidup! tapi sekarang kau sudah tidak bisa keluar lagi dari sini!" kata Moah sambil mulai memasang gaya bertarungnya
""
""
""
Seluruh tubuh Moah mengeluarkan cahaya cahaya yang tidak terlalu terang setelah dia mengatakan hal hal aneh dari mulutnya
"apa yang dilakukan oleh orang gila itu" Firen menatap Moah dengan tatapan meremehkan
"Uwaaahhh itu dia!! Madog langsung menggunakan kekuatan buff miliknya"
"dari awal dia sudah berencana untuk menggunakan seluruh kekuatannya!"
"mati sudah kau bocah bau kencur!"
lagi lagi ejekan dan teriakan dari para penonton mengganggu Firen
"apa kuatnya orang itu sialan, dia hanya berteriak seperti orang gila dan kalian malah memuja Muja dirinya" kata Firen
"Bersiaplah nak! aku datang!" kata Moah
*Stump
*Stump
*STUMP
*STUMP
*STUMP
Moah berjalan secara perlahan dan mulai menambah kecepatan nya, dia berlari dan membuat area yang diinjak oleh kakinya hancur
*TUMP
*SWOOSH
Moah melompat dengan tinggi dan akan mendarat dengan cepat kearah Firen
"MATIII!!!"
*BOOM!!
pukulan dari Moah mengeluarkan suara ledakan yang sangat besar sehingga membuat area sekitar tertutupi oleh debu
"apa yang terjadi?"
"aku tidak dapat melihat yang ada di arena saat ini"
"apa yang kalian katakan, sudah pasti anak itu mati"
kata para penonton yang belum tau apa apa
perlahan lahan debu yang menutupi arena mulai menghilang, setelah debu itu hilang semua orang terkejut saat melihat apa yang terjadi
mereka melihat moah yang memukul arena dan orang yang berada tepat di sebelah pukulannya adalah Firen
'mustahil! apakah aku meleset!? tapi tidak mungkin! aku sudah yakin kalau pukulan itu terarah kepadanya!' batin Moah yang bertanya tanya dan membuat moah sedikit tidak percaya
__ADS_1
"ohh~ lihatlah orang yang sangat kalian bangga banggakan ini bahkan tidak dapat memukul aku dengan benar padahal aku hanya diam di tempat~" kata Firen yang sengaja membesarkan suaranya agar terdengar oleh para penonton
saat mendengar kata kata itu membuat para penonton sedikit malu dan mulai mencari alasan baru
"d-dia sengaja membuat pukulannya meleset karena dia ingin menakuti dirimu jadi kau jangan senang dulu!"
"dia hanya sengaja jadi jangan besar kepala dulu kau nak!"
alasan alasan baru yang di keluarkan oleh para penonton yang tidak tau malu itu
"Haaaaa!!" Moah tidak terima dengan hal itu dan mulai mengangkat tangannya dan mengayunkan tangannya kembali untuk memukul Firen
*BRAK!
tapi pukulannya meleset lagi dan moah justru memukul arena sekali lagi sampai hancur
'tidak... aku tidak meleset! tapi dia lah yang cepat' batin Moah yang baru sadar dengan kecepatan Firen
"kau bocah sialan!!" Moah mulai meluncurkan serangan demi serangan dengan sangat cepat kearah Firen tapi itu semua dapat dihindari dengan mudahnya
"hanya ini? inikah kekuatan dari orang yang di puja puja?" tanya Firen yang berkedok mengejek
Firen menginginkan Moah agar semakin menjadi marah
"sialan!!! !"
setelah itu tubuh Moah mulai memancarkan cahaya yang sangat terang dan saat cahaya itu mulai menghilang terlihat satu orang yang sedang berdiri dengan sangat gagah di tengah arena
dia adalah Moah yang telah bertransformasi, wujudnya sangat mengerikan saat ini, mata merah seperti naga, armor yang terbuat dari sisik naga, dan sebuah ekor yang lumayan besar dan tertutupi oleh sisik yang tajam, keluar aura aura ungu kehitaman di sekitar armornya dan di kombinasikan dengan tatapan yang mengerikan
seketika Colloseum menjadi hening setelah melihat transformasi dari Moah tapi terlihat raut wajah yang sangat senang di wajah mereka
"UWOOHH!!!"
tiba tiba mereka semua berteriak dengan sangat luar biasa keras
"Aku sangat beruntung bisa dapat melihat armor itu lagi!"
"Hebbaaaaat!!"
semua penonton menjadi sangat bersemangat dan lebih memuja Muja Moah
"nak kau sangat beruntung karena dapat melihat armor ini" kata Moah
"aku baru memakai armor ini sebanyak dua kali dan kau adalah orang kedua itu" lanjut Moah
"armor apaan itu! sialan itu sangat jelek, seleramu sangat buruk" ejek Firen
ejekan Firen berhasil membuat moah marah, Moah ingin terlihat keren tapi di hancurkan oleh perkataan Firen
"Bocah bau!!"
*SWOOSH
kecepatan Moah meningkat pesat sehingga membuat dia berlari sangat cepat menggunakan armor dan badannya yang berat itu
"MATIIII!!"
*BRAKKK!
suara pukulan kali ini menjadi lebih kuat dari sebelumnya sehingga membuat para penonton harus menutup telinga mereka
tapi sayangnya pukulan itu dihindari? tidak! pukulan itu di tahan menggunakan satu hari telunjuknya
"APA!!!" semua penonton beserta Moah dengan kompak berkata bersama sama
terlihat semua orang yang kebingungan seperti orang idiot ketika melihat sesuatu yang sangat tidak mungkin di depan mereka
"bagaimana bisa dia menahan itu dengan jari telunjuk"
"kenapa anak itu sangat kuat"
"kalau dilihat-lihat aku belum pernah melihat anak itu mengeluarkan kekuatan miliknya"
semua kata kata penonton berubah drastis yang awalnya menjelekkan Firen sekarang malah mempertanyakan kekuatan Firen
__ADS_1
"bagaimana bisa!" kata Moah yang masih terkejut saat melihat tangannya di blok menggunakan satu hari
"tentu saja bisa hahaha" kata Firen
*SWOOSH
*Stump
*Stump
muncul sebuah angin yang lumayan kencang dan membuat moah terpukul mundur beberapa langkah
"sekarang giliran diriku yang menyerang" kata Firen sambil mengangkat tangannya
*SWOOSH
"APA!!" Firen seketika menghilang dan langsung muncul dihadapan moah dalam sekejap dan membuat semua orang terkejut
"tahan serangan ini" kata Firen
*JDAAARRR!"
dengan reflek Moah langsung memblok tinjuan itu tapi...
"AHHHHHHH!!!!!" tiba tiba Moah berteriak sangat kuat dan membuat pandangan penonton terarah kedirinya
"apa! bagaimana bisa!" kata para penonton yang kebingungan
"AHHHHH! TANGANKU!! TANGANKU!!"
ternyata pukulan yang diberikan Firen berhasil ditahan oleh Moah tetapi hal itu membuat tangannya hancur berkeping
terlihat dilantai arena itu ada beberapa sisa armor milik Moah yang pecah menjadi seperti serpihan pecahan kaca
"haa? hanya itu?? bahkan wanitaku dapat menahan serangan itu dengan baik tanpa terluka" kata Firen yang berniat mengejek Moah
"Ah AHHHH! TANGAN... TANGANKU!" Moah tidak menghiraukan perkataan Firen dan tetap menahan sakit dari tangannya yang hancur
semua penonton menjadi terdiam ketika melihat idola mereka saat ini sedang menggeliat seperti cacing di atas arena
kondisi Moah saat ini sangat menyedihkan karena dia saat ini menangis sambil menggeliat menggeliat
"cih sampah... kau bahkan tidak dapat menghibur diriku lebih jauh" kata Firen
"apakah ini idola kalian?? hahaha dia adalah sampah sama seperti kalian dasar idiot hahaha" Firen tertawa dengan sangat puas karena membuat para penonton yang songong itu menjadi ciut
para penonton hanya diam dan saling memandang satu sama lain, mereka saat ini sangat menyedihkan dan merasakan malu serta ketakutan
"yah tidak kusangka ini akan berakhir disini, dasar pecundang idiot"
Firen sangat berharap dirinya dapat terhibur tapi ternyata dia hanya mendapatkan sesuatu yang tidak memuaskan dan dapat menang dengan mudah
Firen mendekati Moah secara perlahan dan berdiri tepat di atas kepala Moah
"matilah"
*BRAK
*CRRAAATS!
Firen menginjak kepala Moah sampah hancur dan membuat arena yang dia injak terbelah menjadi dua
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
Hello udah up lagi nih
malas ngebuat action yang terlalu wow jadi gw buat yang biasa biasa aja deh
makasih udah Baca chp kali ini
mohon maaf kalau ada kata-kata yang salah ketik atau typo
sampai jumpa di next chp
bye bye
__ADS_1
END CHAPTER