Feel The Pain

Feel The Pain
16.Mainan Baru(2)


__ADS_3

Shine melihat Istrinya sedang menikmati saat berhubungan dengan pria lain di depannya


"Manda? apa yg kau lakukan sayang?" tanya shine kepada Manda sambil air mata milik shine bercucuran


"ahh~ sayang, kumohon jangan lihat aku, aku tidak ingin kau melihat diriku yg sedang menjadi seperti ini anggh~" kata Manda sambil berhubungan dengan Firen


"tuan Shinee, apakah kau tidak melihat kalau istrimu sedang sibuk sekarang hehehe" ucap Firen sambil tersenyum kepada Shine


"Manda kumohon hentikan semua ini, ayo kita kembali kerumah kita bersama dan menjalani kehidupan seperti biasa" kata shine yg sudah ngawur karena terlalu syok


shine hanya bisa menangis melihat istrinya sedang berhubungan di depannya, bukan hanya itu shine bahkan terangsang saat melihat istrinya berhubungan


"hey~hey~ tuan Shine, bukankah kau seorang bajingan? istrimu sedang di mainkan oleh orang lain tapi kau malah menjadi keras seperti itu" kata Firen sambil tersenyum tipis kepada Shine


"ti-tidak bukan se-seperti itu" shine menyangkal kata2 milik Firen karena perasaan telah campur aduk


"sayang ahh~ bagaimana bisa kau menjadi sangat bersemangat saat ahngg~ melihat istrimu diperkosa" kata Manda sambil mendes_ah


sekali lagi shine hanya diam dan menangis, dan akhirnya Rini bangun dari tidurnya


"uhhkk uhuk uhuk hak" saat Rini bangun dia langsung memuntahkan beberapa teguk darah lagi


shine melihat Rini bangun dan langsung mengatakan


"Rini! kau sudah bangun nak, kau harus membantu ibumu Rini!" teriak shine kearah Rini yg baru bangun


Rini tidak dapat mendengar jelas apa yg dikatakan oleh shine karena kepalanya masih sangat sakit dan matanya sangat buram


"apa yg sedang terjadi? aku sedang melawan Firen dan aku terpukul sangat keras" kata Rini sambil memegang kepalanya dan perut yg di pukul oleh Firen


"ohh ya ampun, kalian bangun disaat2 seperti ini hehe" kata Firen sambil menatap Rini


"ukh suara siapa itu? mata ku masih buram" kata Rini di dalam kepalanya


secara perlahan2 penglihatan Rini menjadi lebih jelas, dia melihat di depannya ada seorang pria yg digantung yg tidak lain adalah shine


Rini melihat shine sedang menangis sambil melihat sesuatu dan Rini pun melihat apa yg sedang dilihat oleh ayahnya


"apa yg sebenarnya yg sedang ayah lihat?"


Rini melihat kearah kanannya


saat Rini melihat kearah kanan dia langsung terkejut karena melihat pemandangan yg sangat asing di matanya


dia melihat ibunya sedang berhubungan dengan Firen tepat didepan shine dan Rini


"i-ibu? apa yg kau lakukan? ibu ayah sedang melihat mu" kata Rini kepada Manda


tapi Manda hanya diam karena dia sedang berada di masa yg membuat dia sangat kenikmatan


"hey~ jangan mengganggu ibumu, dia sedang menikmati tongkatku saat ini kekekek"


kata Firen sambil tersenyum melihat Rini


Rini sangat marah dengan hal yg dilakukan oleh Firen, karena Rini sangat menyayangi ibunya dan selalu melindungi dia


"Fireeeenn!!!"


*Seeeet


Rini melesat kearah Firen untuk menyerangnya, tapi....


"ukkhh"


*bruukk


tubuh Rini masih sangat merasa sakit dan saat dia melesat dia merasakan sakit yg sangat luar biasa dan terjatuh ke tanah


"ukhh ini sangat sakit, tapi aku harus bergerak, aku ingin menyelamatkan ibuku"


kata Rini di dalam pikirannya

__ADS_1


Rini mencoba untuk berdiri kembali tapi itu percuma karena dia langsung terjatuh kembali saat dia berdiri


"sial sial sial aku harus menyelamatkan ibuku"


kata Rini yg sedang tersungkur di tanah sambil menangis


"percuma saja, kau tidak bisa berdiri dalam beberapa hari, karena kau terpental terlalu jauh"


ucap Firen kepada Rini karena melihat dia selalu berusaha untuk berdiri


"kau diamlah sialan!! aku tidak ingin mendengar suaramu!!" teriak Rini kepada Firen karena merasa kesal kepada dirinya sendiri karena tidak bisa berbuat apa2


tapi Rini mendapatkan ide lain, dia melihat kearah ayahnya dan Rini memakai sihir untuk melepas ikatan milik ayahnya


*bruuk


shine terjatuh ke tanah karena ikatannya sudah terlepas


"ayah selamat kan ibu!! aku sudah membuka ikatan mu" teriak Rini kepada shine tapi....


shine hanya diam karena dia sudah sangat syok dan sakit hati melihat istrinya yg sedang kenikmatan didepannya


"ay-ayah? cepatlah selamatkan ibu!!!" teriak Rini sekali lagi tapi itu tetap percuma karena shine benar2 sudah seperti orang yg telah mati


Rini melihat ayahnya yg seperti itu membuat dia sangat kesal tapi tetap saja Rini tidak bisa melakukan apa2


"apa? kalian sudah menyerah untuk menyelamatkan wanita ini" kata Firen sambil menatap Rini dan shine dengan tatapan mengejek


" tuan aku akan segera keluar angh~" Manda sangat kenikmatan dengan gerakan2 milik Firen


"heh baiklah kalau begitu ambil semua cairan ini"


*creeeet


Firen menumpahkan semua cairannya kedalam Manda


"ahngg~"


Dan Manda tergeletak melas dan pingsan di tanah


Firen melihat kearah Rini karena dia ingin lanjut ke ronde selanjutnya


Rini yg melihat tatapan Firen menjadi takut dan waspada


"ap-apa yg ingin kau lakukan?"tanya Rini


tapi Firen menghiraukan pertanyaan nya dan mulai mendekati Rini dengan perlahan


"ja-jangan mendekat!!!, menjauh dariku!!" teriak Rini kepada Firen


Rini ingin melarikan diri tapi dia tidak bisa karena tubuhnya tidak ingin Bergerak total


"kau terluka ya, aku tidak akan menikmati dirimu jika kau terluka seperti itu" kata Firen


""


tiba2 semua luka yg dialami oleh Rini sembuh secara total


bahkan mana miliknya penuh kembali


"kau benar2 menyembuhkan diriku, kau akan menyesali nya!!" kata Rini sambil melesat kearah Firen


tapi...


*braak


saat Rini sedang melesat tiba2 dia terjatuh tanpa sebab


"apa yg sedang terjadi? tubuhku telah pulih dan mana ku juga sudah terisi penuh" tanya Rini di dalam pikirannya karena dia kebingungan


"ayolah aku tidak menyembuhkan mu tanpa berpikir dahulu, tentu saja aku juga menyegel kekuatan" kata Firen sambil melihat Rini dengan tatapan kasihan tapi sebenarnya itu adalah tatapan merendahkan

__ADS_1


"baiklah mari kita mulai"


Firen mendekati Rini dan memegang kedua tangan milik Rini


"apa yg kau lakukan!! bajingan menjauh dariku!!" kata Rini sambil menendang2 Firen


tapi Firen tidak merasakan apa2 dan..


*Srooeeek


Firen merobek baju milik Firen


"tidaakk!!!" Rini berteriak sangat keras


Firen melihat tubuh milik Rini yg sangat indah


"bukankah kau sudah tumbuh dengan sangat baik Rini" kata Firen sambil tersenyum melihat Rini


"tidak Firen!!! hentikan aku tidak menginginkan ini!!"


Rini terus menerus berteriak kepada Firen


Firen tidak peduli dengan kata2 Rini, Firen mengarahkan satu tangannya ke goa milik Rini


"ti-tidak jangan hinngh" kata Rini


Firen memasukkan jarinya kedalam goa milik Rini, tapi yg masuk hanya 1 jari karena terasa sangat sempit saat memasukan 2 jari


Firen memainkan jarinya di dalam goa milik Rini dengan sangat cepat


"ah anghh~ hentikan!" teriak Rini tapi dia mendes_ah dengan sangat keras


Firen memainkan jarinya terus menerus sampai sangat banyak cairan beningnl yg keluar dari goa milik Rini


"ti-tidak ada sesuatu yg akan keluar"kata Rini


"hangh~"


tiba2 Rini menyemburkan sangat banyak cairan bening yg membasahi tangan milik Firen


"hoh ini sangat banyak, tapi cairan ini sangat menjijikan" kata Firen sambil mengelap tangannya


Firen melihat Rini yg sedang bernafas sangat berat karena kelelahan


"hey jangan dulu istirahat, kau juga harus memuaskan juga hahaha" kata Firen sambil tertawa


Firen mengarahkan tongkatnya kearah goa milik Rini ,tapi Rini sangat terkejut dengan tongkat milik Firen karena itu sangat besar


"tidak! tidak! tidak! apa yg kau lakukan! jauhkan benda menjijikan itu dariku!!" Rini terus menerus berteriak


"diamlah aku akan memasukkan nya sekarang~"


Firen mulai mendorong pinggangnya dan....


...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...


Hay balik sama Kimoy lagi


maaf ya ga bisa up tadi malam karena lagi gk mood dan belum ada ide:v


mungkin chapter kali ini sedikit pendek karena gw lagi ada urusan


kalo ada waktu gw bakal up lagi sebentar


yasudah


mohon maaf kalau ada kata2 yg salah ketik atau typo


makasih udah baca chapter kali ini


sampai jumpa di next chapter

__ADS_1


bye


END CHAPTER


__ADS_2