Feel The Pain

Feel The Pain
64.Yang Terjadi 200 Tahun Lalu(10)


__ADS_3

2 bulan kemudian


dua bulan telah berlalu, semuanya telah tampak baik baik saja dan kembali seperti biasa


walaupun ada sedikit perbedaan dari kehidupan mereka sebelum nya


setelah beristirahat sejenak, mereka akhirnya memutuskan untuk menyerang kekaisaran secepatnya


"Baiklah ayo berkumpul dan berdiskusi" panggil yola kepada mereka


satu per satu dari mereka datang ke ruangan yang cukup besar untuk berdiskusi


setelah semua telah berkumpul, pandangan Yola tertuju kepada Tina


"Apa kau benar benar sudah baik baik saja Tina?" tanya Yola dengan wajah yang terlihat khawatir


"aku tidak apa apa bibi, sekarang aku sudah lebih kuat dan dapat menjaga diriku" kata Tina sambil tersenyum manis


Yola menghela dan membuang nafasnya sambil tersenyum juga


wanita yang lainnya juga tersenyum setelah melihat Tina yang sudah baik baik saja


"baiklah kita kembali ke topik, kalian pasti sudah tau tujuanku memanggil kalian semua kesinikan?" kata Yola sambil melihat mereka satu per satu


mereka mengangguk secara bersama sama setelah Yola bertanya


"bagus, sudah saatnya kita menghancurkan kekaisaran yang pertama" kata Yola


*srek


Yola membuka sebuah kertas yang besarnya seperti meja kotak panjang yang ada di depan mereka


terlihat di atas kertas tersebut ada denah sebuah bangunan yang sangat besar tapi...


"kenapa denah ini tidak selesai?" tanya Manda sambil menatap denah


"itulah masalahnya" kata Yola dengan wajah yang serius


"kekaisaran ini sangat luar biasa besar, aku telah terbang selama berhari hari untuk mencapai ujung dari kekaisaran tersebut tapi sayangnya aku tidak sampai menemukan nya" kata kata Yola membuat mereka terkejut


seberapa besar kekaisaran itu sebenarnya dan ada berapa banyak nyawa yang ada di dalam kekaisaran


"aku memiliki dua pendapat tentang hal ini, yang pertama kekaisaran ini memang memiliki besar yang luar biasa, yang kedua mungkin ada sesuatu yang membuat kekaisaran ini terlihat besar" kata Yola


setelah itu mereka juga berpikir pikir tentang perkataan Yola


mereka semua memang merasa aneh dengan semua ini


"apakah kau melihat apa saja yang ada di balik tembok kekaisaran itu?" tanya Mira


"aku melihat ada ribuan rumah dan juga tempat seperti barak prajurit yang jumlah juga mencapai ribuan" kata Yola menjawab pertanyaan Mira


"bagaimana dengan istana kaisar?" tanya Rini


mendengar pertanyaan membuat kening Yola berkenyit


"tidak ada sama sekali" bagaikan di sambar petir, mereka semua terkejut setelah mendengar empat kata itu dari Yola


"apa maksudmu dengan tidak ada?" tanya Elis


"mau berapa lama pun aku mencari tapi aku tetap tidak bisa melihat istananya, yang aku lihat hanya ribuan rumah dan barak " setelah Yola berkata seperti itu, mereka semua langsung berpikir pikir bingung

__ADS_1


mereka hening dalam waktu yang cukup lama untuk berpikir


ini seperti sebuah labirin yang harus mereka pecahkan, mulai dari ujung kekaisaran yang tidak diketahui dan istana kaisar yang tidak ada


"mungkin istana kaisar masih sangat jauh lagi, tadi Yola bilang kalau dia bahkan belum menemui ujung dari kekaisaran dan mungkin saja istana kaisar ada di ujungnya" kata flora


"aku juga berharap seperti itu tapi aku juga memiliki pendapat lain, bagaimana kalau ternyata kekaisaran sudah bersiap siap sebelumnya dan sudah memasang sesuatu yang membuat Yola tidak dapat menemukan ujung dari kekaisaran" kata Manda memberikan pendapatnya


mereka bingung dengan semua argumen argumen flora dan Manda, mereka menganggap kata kata flora itu benar adanya tapi kata kata Manda juga tidak ada salahnya


"sebenarnya aku memiliki informasi yang lainnya" kata Yola memecahkan keheningan


semua orang menatapnya dengan penasaran


"ada hal aneh lainnya juga yang dirahasiakan oleh para kaisar kaisar" kata Yola


mereka semua menjadi sangat penasaran


"menurut informasi yang ku dapatkan, para kaisar akan berkumpul 20 tahun sekali, tapi tidak ada satu orang pun yang menyaksikan perkumpulan mereka, semua orang hanya melihat kaisar pergi untuk berkumpul tapi tidak ada yang melihat secara langsung kalau mereka saling menatap mata satu sama lain" kata Yola memberikan informasi


lagi lagi bertambah teka teki di dalam kepala mereka , sekarang mereka sudah sangat bingung


"sudah hentikan semua ini" kata Mira


"kita bicarakan bagaimana cara menyerang kekaisaran saja dan belakangi terlebih dahulu teka teki yang tadi" lanjut Mira sambil memegang kepalanya


mereka mengangguk dan mengiyakan perkataan Mira


"sepertinya kau benar" kata Yola


"aku tidak memiliki strategi apapun untuk menyerang karena aku tidak mendeteksi jebakan apapun di sekitar kekaisaran , jadi kita dapat menyerang secara langsung" kata Yola


bahkan di dalam denah tersebut lebih bagus di sebuah sebagai denah rumah rumah yang sangat banyak di banding denah kekaisaran


"bagaimana dengan Firen?" tanya Fani kepada mereka semua


mereka merespon pertanyaan Fani


"dia sudah menghilang sangat lama dan bahkan tidak memiliki kabar, apakah dia membuang kita?" kata Fani


"dengan sifatnya yang seperti itu harusnya dia memang membuang kita" kata rini dengan wajah dingin


setelah itu mereka menjadi hening


"menurutku Firen bukanlah orang yang seperti itu, aku mengenal dirinya" kata flora


"menurutku semua ini ada kaitannya dengan hilang Firen" kata Yola


"mungkin Yola benar, mungkin saja ada sesuatu yang membuat Firen tidak dapat kembali pulang" kata Manda juga


mereka menjadi hening kembali


"kita akhiri saja pertemuan kali ini, kembalilah beristirahat dan persiapkan diri masing masing karena kemungkinan besar kalau pertarungan kali ini akan berbeda dari yang pernah kita lalui sebelumnya" kata Yola membubarkan semaunya


setelah itu mereka akhirnya bubar dan menyiapkan diri mereka masing masing


>Kekaisaran Timur


saat ini terlihat kaisar yang sedang duduk gagah di atas singgasana nya


"bagaimana situasi diluar?" tanya kaisar itu kepada seorang pria yang ada di depannya

__ADS_1


"belum ada pergerakan yang terjadi di luar yang mulia" jawab pria itu


"menurutmu kapan mereka akan menyerang?" tanya kaisar lagi


"menurut analisis saya mereka mungkin akan menyerang dalam tiga atau enam hari lagi dari sekarang" jawab pria itu lagi


setelah itu situasi menjadi hening


"mohon maaf atas kelancangan saya yang mulia" kata seorang pria tua berkacamata mata sambil berlutut di depan kaisar


"katakan" kaisar memperbolehkan pria tua itu berbicara


"saya mendapatkan berita kalau ada lima pahlawan yang akan datang membantu kekaisaran timur" kata pria tua itu


"oh siapa mereka?" tanya kaisar lagi


"Yang pertama ada seorang wanita bernama Mesa, dia adalah pahlawan wanita yang memiliki kekuatan untuk memanipulasi pikiran orang orang, dia memiliki ular yang selalu melingkar di lehernya


yang kedua ada pria berotot yang bernama Kun, dia adalah pahlawan perisai, dia memiliki badan yang besar dan membawa perisai yang besarnya sama sepertinya badannya, banyak yang mengatakan kalau dia lebih mengandalkan otot dibandingkan otak


yang ketiga adalah seorang wanita bernama Lara, mereka sering mengatakan kalau dia lebih mirip malaikat dibanding dengan pahlawan, lara adalah pahlawan healer bagi teman temannya, dia dapat menyembuhkan tangannya yang putus hanya dengan hitungan menit dan hal itu membuat dirinya dikatakan sebagai malaikat yang menyamar menjadi pahlawan wanita


yang keempat seorang pria tua botak yang bernama Omal, dia adalah pahlawan alkemis dan selalu membuat ramuan ramuan berbahaya, bahkan dia dapat membuat racun yang dapat menembus baja yang memiliki ketebalan tiga meter


yang kelima sekaligus pemimpin mereka yaitu Vein Sang pahlawan pedang, dia adalah pahlawan yang membunuh dua raja iblis sekaligus dengan pedang suci miliknya, dia memiliki sifat yang dingin dan tidak segan segan membunuh seseorang yang dia anggap mengganggu atau musuh" pria tua itu menjelaskan semuanya tentang kelima pahlawan yang akan datang ke kekaisaran timur


"apakah ada seseorang yang mengirim mereka?" tanya kaisar lagi


"tidak... mereka datang dengan kemauan mereka dan tanpa perintah dari kekaisaran Utara" jawab pria tua itu


setelah itu situasi menjadi hening kembali dan tidak ada kata kata yang keluar


"katakan kepada mereka jika sudah tiba untuk langsung membunuh para pengganggu yang datang ke kekaisaran, lebih cepat mereka membunuh para keroco itu maka lebih baik" perintah kaisar kepada pria tua itu


"sesuai dengan keinginan anda yang mulia kaisar" setelah itu pria tua tersebut segera pergi dan bersiap siap menyambut para pahlawan itu


"dan kalian keluarlah" perintah kaisar


setelah itu semua orang yang ada di ruangan tersebut keluar semuanya


yang tersisa hanyalah kaisar dengan istrinya


"apakah sandiwara ini masih sangat lama untuk selesai 'kaisar' ?" tanya istrinya


"sangat susah untuk menyerap seluruh kekuatan dari anak itu, untuk menyerap seluruh kekuatannya maka dia harus mengeluarkan kekuatan yang besar dengan begitu aku dapat menyerap inti dari kekuatannya itu" kata kaisar dengan wajah yang dingin


"kau sudah mengirim ke Colloseum, bukankah di Colloseum itu memiliki petarung petarung yang kuat? bagaimana mungkin bahkan di Colloseum tidak dapat membuat dirinya memakai kekuatannya yang besar" kata istrinya


"kekuatan dari anak itu lebih besar dari yang kau bayangkan, jika aku salah sedikit saja maka dirikulah yang akan dilahap olehnya jadi kau jangan selalu beranggapan kalau hal yang sedang kulakukan sangat mudah " kata kaisar sambil memelototi istrinya


seketika dia terdiam setelah melihat tatapan kaisar


"baiklah maafkan aku, jangan menatap 'istrimu' begitu dong~ hehe~" kata wanita itu dengan nada yang gatal


"diamlah kau menjijikan" kata kaisar dengan kata kata yang cukup kasar


setelah itu mereka berdua pun entah hilang Kemana dengan tiba tiba tanpa jejak yang tertinggal


...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...


END CHAPTER

__ADS_1


__ADS_2