Feel The Pain

Feel The Pain
01.Hal Pertama[Arc 1. Desa]


__ADS_3

Di suatu tempat ada seorang anak dengan paras wajah yang sangat tampan berambut biru, tapi ketampanannya itu tertutupi oleh kotoran2 sehingga membuat wajahnya menjadi buruk rupa.


dia anak yg dibuang oleh dunia dan dewa, dia setiap hari tersiksa tanpa akhir, membuat dirinya sangat menderita.


dengan mata yg kosong tanpa kehidupan dia berjalan entah kemana, dia berjalan terus tanpa arah dengan pikiran yg sangat banyak pertanyaan dan mata yg kosong tanpa kehidupan.


tetapi, semua itu berubah ketika sebuah sistem terbangun di dalam dirinya.


awalnya dia tidak mempercayai hal tersebut, tetapi dia berubah pikiran ketika sistem itu menawarkan sesuatu yg sangat dia butuhkan untuk mencapai keinginannya.


Anak itu bernama Firen Yorn, dengan sistem dia dapat melakukan apapun yg dia suka, dan dia akan membuat keinginannya menjadi kenyataan.


*swoooshh


suara angin sejuk yg dapat membuat orang nyaman dengan hembusan angin tersebut bahkan dapat membuat orang tersebut tertidur.


dibawah pohon ada seorang anak berambut biru sedang duduk menikmati angin sepoi2 itu dengan mata tertutup.


ya dia adalah Firen Yorn, sudah 3 hari setelah dia mendapat sistem dan dia sedang berpikir apa yg harus dia lakukan terlebih dahulu.


"haaaa~ aku memang mengatakan kalau aku akan membuat keinginan ku tercapai, tapi aku bingung harus mulai darimana" ucap Firen sambil memegang dagunya.


"sistem, apakah di dekat sini ada sebuah desa atau kota untuk aku pergi?" tanya Firen kepada sistem.


"[Menganalisis]"


"[Terdeteksi sebuah desa kecil sejauh 50 mil dari sini]" jawab sistem dengan nada yg datar.


"50 mil yah, aku bisa saja langsung berteleportasi kesana, tetapi akan sangat mencurigakan jika tiba2 ada orang yg tidak di kenal muncul dengan tiba2" ucap Firen dengan penuh pertimbangan.


*tak tak tak tak tak tak


suara kaki kuda yg sedang jalan sambil menarik sebuah kereta, dan sedang dikendarai seorang pria tua berumur sekiat 40an tahun.


"hey nak apa yg kau lakukan di tempat ini, ini adalah tempat yg sangat jauh dari perkotaan dan pedesaan" tanya pria tua itu kepada Firen .


"siapa kau pak tua? aku hanya orang yg sedang bersantai kau bisa langsung pergi jika kau ingin, tenang saja aku bukan bandit yg akan merampokmu" jawab Firen dengan kesal.


"sayang kenapa kau berhenti? apakah kau ada urusan lain? eh, nak siapa kau? kenapa kau ada di tempat ini" tanya seorang wanita dengan paras yg cantik, dia berambut pirang dan bergelombang serta buah dada yg besar.

__ADS_1


Firen melihat wanita itu dan dia terkejut melihat wanita yg cantik sepertinya, apalagi mempunyai tubuh yg sangat menggoda.


"entahlah sayang, katanya dia hanya orang yg sedang bersantai di tempat ini" jawab pria tua itu kepada istrinya.


Firen terkejut karena ternyata wanita yg sangat cantik itu adalah istri dari pria tua yg jelek itu, saat melihat wanita itu Firen langsung berpikir apa yg harus dia lakukan selanjutnya.


"hey nak kau sangat tampan, kau tinggal dimana? bagaimana kalau kau ikut bersama kami untuk pergi ke desa yg berjarak 50 mil lagi dari sini, mungkin kita butuh 1 Minggu perjalanan tapi kami tetap akan mengantarmu sampai kesana" ucap wanita itu sambil menawarkan tumpangan.


Firen akhirnya membuat rencana untuk membuat mereka menderita.


"benarkah aku dapat menumpang? aku sangat berterimakasih kepada kalian jika begitu" jawab Firen dengan senyumannya yg palsu


"sekarang kau naik ke kereta bersama dengan istriku" ucap pria tua itu kepada Firen.


"Terima kasih banyak" ucap Firen sambil naik ke kereta.


"Terima kasih, kalian adalah orang baik yg bersedia memberi aku tumpangan" ucap Firen sambil senyum.


"sama2 nak, sudah normal jika kita semua salin membantu, oh ya maaf aku belum memperkenalkan diriku, nama ku adalah Yola dan dia adalah suamiku Maro, bisakah aku mengetahui namamu nak?" tanya wanita yg bernama Yola kepada Firen.


"oh maaf aku terlambat memperkenalkan diri, namaku Firen, aku sebenarnya kehilangan Ingatanku jadi aku lupa dimana sebenarnya aku tinggal" jawab Firen dengan kebohongan nya.


" oh benarkah, bagaimana bisa kau kehilangan ingatan mu, aku turut prihatin denga kondisi mulu, semoga kau cepat mendapatkan ingatanmu kembali ya" ucap Yola dengan wajah yg kasihan.


"Terima kasih aku sangat berterimakasih kepada kalian" kata Firen dengan sedikit air mata yg menetes tentu saja itu hanya akting untuk mendapat apa yg dia mau dari awal bertemu mereka berdua.


3 hari telah berlalu, Firen masih mendekatkan dirinya kepada kedua orang itu agar mereka akan percaya kepada Firen sepenuhnya.


merek biasanya berhenti saat siang hari untuk istirahat sebentar, itu hal yg mereka lakukan selama 3 hari ini.


Yola biasa akan memasak untuk mereka, tapi untuk memasak dia butuh air, Firen biasanya selalu menemani dia untuk mengambil air.


sedangkan Maro memberi makan kudanya agar tidak kelaparan, beda dengan hari2 sebelumnya, kali ini Firen akan segera beraksi untuk mendapatkan Yola.


saat pergi mengambil air, Firen mengeluarkan kemampuan beraktingnya, saat Yola sedang mengambil air Firen memakai sihir untuk membuat Yola terpleset dan jatuh ke dalam air.


karena Yola jatuh dia menjadi sangat basah sehingga membuat baju putihnya menjadi transparan.


"wah2 tubuh yg sangat indah bukan" batin Firen sambil melihat tubuh Yola

__ADS_1


disinilah dia mengeluarkan kemampuan aktingnya, saat Yola keluar dari air dia melihat ke arah celana Firen, dia melihat sebuah tongkat yg sangat besar dan tebal sangat kentara di celana ketatnya


"Firen itu yg di celana mu itu kenapa?" ucap Yola sambil menutup matanya walau dia dapat melihat keluar sedikit


"maaf kan aku, kau hanya terlihat sangat cantik itu membuat aku menjadi bersemangat seperti ini" ucap Firen yg sedang berakting


"kita harus pergi sekarang, kau cepatlah urus hal itu dan kita akan pergi kembali ke kereta" ucap Yola dengan wajah yg memerah seperti tomat


Firen tersenyum licik dan disini dia mendapat kesempatan bagus untuk mendapatkan Yola


"maaf tapi aku tidak tau cara mengatasi ini, apakah kau tau bagaimana cara mengatasi ini? aku baru pertama kali merasa seperti ini" ucap Firen dengan waja yg memerah walau itu hanya akting nya


"apa! apakah dia belum pernah kejadian seperti ini? atau karena di kehilangan ingatan sampai membuat dia tidak tau mengatasi hal itu?" batin Yola yg kebingungan


"apakah kau tidak tau cara melakukannya?" tanya Yola yg membuat dirinya masuk jebakan Firen


"hehe kena kau"batin Firen dengan niat jahat


"aku tidak tau bagaimana mengatasi ini, apakah kau dapat membantuku? ini sangat menyiksaku" ucap Firen dengan sedikit mendesah(buset hebat amat aktingnya)


"a-apa? k-kau ingin aku membantu mu" tanya Yola dengan gagap


"iya kumohon bantu aku ini sangat menggangguku" kata Firen


Yola sedang memikirkan apa yg harus dia lakukan, apakah dia akan membantu Firen atau tidak, dia sangat dilema karena dia merasa bahwa hal ini salah tapi sekaligus di dalam kepalanya dia sangat ingin membantunya karena kondisi Firen yg memprihatinkan


...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...


Hay balik lagi sama gw kimoy


haduh gantung ya adegan 'itunya' wkwkwkwk


gw bakal buat adegan itu di next chapter aja


gw butuh imajinasi terlebih dahulu untuk ngebuat adegan 'itu'


yah tapi yg pasti next chapter si milf bakal tunduk sih, itu aja gw bilang:v


oke jadi itu aja yah kalau ada kesalahan kata atau typo maafkan saya karena ini novel pertama saya, jadi mungkin ada kata yg meleset dan typo

__ADS_1


Thanks udah baca chapter ini


END CHAPTER


__ADS_2