Feel The Pain

Feel The Pain
24.Menikmati


__ADS_3

(POV : FIREN)


Saat ini aku akan segera bersenang-senang untuk sementara karena aku terlalu banyak bergerak tidak lama ini.


aku ingin menghilangkan rasa lelah ku dengan bermain selama beberapa jam dengan wanita-wanita ini


"Apa kalian siap untuk melihat metode yang digunakan wanita ini dan menjadi kuat~" aku berjalan kearah mereka sambil melepas ikat pinggang ku


mereka melihat ku dengan jijik dan menakutkan, tapi aku tidak peduli karena sudah ada keindahan di depan mataku


Walau masih dalam masa pertumbuhan tapi mereka sudah sangat menggoda di umur mereka saat ini


walau Mira belum dalam usia matang tapi tubuhnya telah matang terlebih dahulu dan siap disantap dan aku akan menjadi orang pertama yang akan menyantap dia


"**apa yang akan kau lakukan!!?" (Mira)


"menjauh kau pria menjijikan" ( Fani)


"bukankah kalian penasaran dengan metode yang digunakan flora?" (Firen)


"ara~ anak-anak, padahal ibu sudah sangat berharap kalau kalian juga akan mengikuti metode yang ibu gunakan" (flora**)


tapi jujur saja, mereka ini sangat mengesalkan, kenapa semua wanita selalu bertanya apa yang akan ku lakukan? apakah mereka buta?


jika aku membuka pakaian, apakah mereka kira aku hanya ingin mengganti baju? benar-benar aneh


"**ibu! metode apa yang sebenarnya kau maksud?" (Mira)


"Tante entah metode apa yang kau gunakan tapi aku berubah pikiran, aku tidak menginginkan nya karena firasat ku menjadi buruk" (Fani**)


saat mereka mengatakan itu flora menjadi tidak senang, dia memasang wajah seperti saat dia melawan Selin.


Mira dan Fani yang melihat wajah flora pun menjadi takut, mata Mira dan Fani menjadi terbuka lebar bukan karena terkejut, tapi itu karena mereka ketakutan dengan ekspresi flora


"**kalian benar-benar anak-anak nakal, kalian telah mengatakan kalau kalian akan mengikuti ku, tapi sekarang kalian tidak ingin?" (flora)


"ib-ibu? ke-kenapa kau berekspresi seperti itu? kau menakuti ku Bu" (Mira**)


Mira tidak percaya kalau ibunya akan menatap mereka begitu, jadi dia memberanikan diri untuk bertanya


tapi ekspresi yang flora tunjukan sekarang itu benar-benar dari dirinya, flora marah karena mereka menolak dia, kalau mereka menolak flora itu sama saja dengan menolak diriku


"diamkan mulut kalian" (flora)


flora terlihat marah karena dia menganggap Mira dan Fani menolak aku


Mira dan Fani menjadi lebih takut, mereka telah bersama dengan flora selama bertahun-tahun tapi mereka baru kali ini melihat flora yang seperti itu


"baiklah~ hentikan ini semua, kita akan bermain bersama-sama dan kalian akan mendapatkan giliran masing-masing" (Firen)


aku berkata seperti itu sambil tersenyum, dan terlihat dengan sangat jelas ketakutan dari wajah mereka


'ah~ inilah wajah yang sangat kuinginkan, wajah ketakutan dan penderitaan' kataku didalam pikiran


aku tetap maju dan naik ke kasur yang sangat besar itu, kasur berwarna putih bersih dan beberapa bantal yang besar, dan saat aku naik ke kasur dapat terlihat jelas mereka yang berusaha untuk mundur


tapi percuma, flora tiba-tiba muncul di belakang mereka dan menahan mereka agar tidak bisa lari kemana-mana


(POV : AUTHOR)


seperti yang Firen katakan, mereka akan mendapatkan giliran masing-masing


"**baiklah siapa yang akan duluan ku 'santap' " (Firen)


"hiiihh!!" (Mira dan Fani**)


Mira dan Fani merasa ngeri dengan wajah Firen, walau Firen terlihat sangat tampan, tapi untuk mereka saat ini Firen sangatlah menakutkan


"baiklah kau yang pertama"


*grep*


Firen memegang salah satu tangan dari mereka


"**tidaaakkkk!!!"


"tenanglah adikku"


"kyaaaa hentikan!"


"ah aku salah, haruskah aku katakan Fani? karena kau tidak memiliki darah yang sama dengan keluarga Yorn**"


wanita pertama yang dipilih adalah Fani, sedangkan untuk Mira saat ini flora sedang memegang dia agar tidak bisa lari


"hey~ Mira kau harus melihat apa yang akan terjadi pada kakak mu supaya saat giliran mu tiba kau sudah tau apa yang harus kau lakukan" (Firen)


saat ini Mira hanya bisa pasrah melihat Fani yang akan di santap, karena dia merasa sangat percuma kalau melawan, apalagi yang memegang dia adalah flora yang sudah menjadi sangat kuat

__ADS_1


"TIDAAAK!! TIDAAAKKKK!!"


*Sroooeekkk


terlihat dengan jelas tubuh dari Fani yang sangat indah dengan tahi lalat yang berada di dada sebelah kanan Fani


"**heheehehe"


"TIDAAAK! HENTIKAN! AKU TIDAK MAU**!!!"


Firen mengarahkan tongkatnya dan....


"TIDAAA- *Sleep UUKKKHH!!"


"AKKH!! SANGAT SAKIT! KELUARKAN**!!"


Fani merintih kesakitan, terlihat dengan jelas darah yang mengalir dari goa milik Fani, darah terus menerus mengalir dengan sangat banyak


"**hiks hiks kumohon hentikan ini sakit h" (Fani)


"apa maksudmu? ini baru awal, kita akan bermain selama berjam-jam" (Firen**)


Firen berbisik ditelinga Fani dan membuat dia semakin ketakutan


Firen mulai menggerakkan pinggul dengan cepat dan darah dari goa Fani terpancar-pancar kemana-mana dan hampir memenuhi kasur dengan darahnya


"AKKH!! SAKIT!! SAKIIITT!"


Mira menjadi ngeri karena melihat Fani yang merintih kesakitan, yang diperkosa saat ini adalah Fani tapi Mira dapat merasakan sakitnya juga hanya dengan melihat ekspresi Fani


Firen terus menerus menggerakkan pinggulnya dengan cepat dan tidak menghiraukan rintihan kesakitan dari Fani


firen bermain dengan Fani lumayan lama dan telah keluar berkali-kali di dalamnya, sehingga saat ini Fani sedang pingsan tidak berdaya dengan ************ yang masih banyak dengan darah dan mengalir susu putih milik Firen dari goa miliknya


"huuff lumayan~ walau dia masih termasuk terlalu muda tapi dia sudah bisa membuat aku kenikmatan" (Firen)


Firen baru saja selesai dengan Fani tapi dia langsung melirik kearah Mira


"**hiih! tidak! tidak!" (Mira)


"ayolah aku bahkan belum mengeluarkan kata-kata tapi kau sudah ketakutan" (Firen**)


Firen mendekati Mira sambil telanjang dan terlihat tongkatnya yang masih berdiri tegak dan sangat besar


'itu? apakah itu yang masuk kedalam diriku?' Fani telah sedikit sadar dan melihat tongkat Firen yang sangat besar dan dia tidak percaya barang sebesar itu masuk kedalamnya


"**tidak! menjauh!! jangan mendekat!!!" (Mira)


"shhh tenanglah Mira, kau sangat berisik, tenaga saja ibu ada disini" (flora)


"ibu!!! KUMOHON BANTU AKU!!! AKU TIDAK MAU! AKU ADALAH ANAK MU BUKAN!? JADI KUMOHON JAUHKAN FIREN DAN BENDANYA ITU DARIKU!!!" (Mira**)


Mira memohon kepada ibunya dan menghadap kearah ibunya yang ada dibelakang nya


Firen yang melihat bokong milik Mira yang menungging kearah Firen dengan sangat seksi, Firen menjadj bersemangat dan.....


*srrrooeek


*Sluup


"HHIIIIIKHH!!!"


Firen dengan tiba-tiba memasukan tongkat ke goa milik Mira, karena mungkin Mira masih belum cukup umur makanya darahnya sangat banyak


berbeda dengan Fani yang darahny menetes sedikit-sedikit tapi berbeda dengan Mira, darahnya mengalir seperti sebuah air kran yang tidak terlalu kencang


"kkukk sa-sakit!! sakit!!" Mira sangat kesakitan dan meremas baju milik flora yang masih dia pegang


pertama kali dalam hidupnya baru kali ini Mira merasakan sakit seperti ini bahkan melakukan latihan fisik tidak pernah sesakit ini


*plak


*plak


*plak


Firen terus menerus menggoyangkan pinggulnya dengan sangat cepat, Mira hanya bisa menahan sakitnya sekuat tenaga


setiap gerakan milik Firen seperti sebuah pedang yang tertusuk berkali-kali kedalam Mira, tongkat yang besar dan goa yang masih belum terlalu matang, dan tiba-tiba dimasuki oleh tongkat yang lebih besar dari tanganny


Firen akhirnya keluar berkali-kali, dan memutuskan untuk membiarkan mereka istirahat sebentar, tapi Firen mengetahui sesuatu


Firen menatap kearah pintu dan...


"hey bukankah tidak sopan untuk mengintip dari sana, kau tau sudah sangat lama kau menghibur dirimu sendiri" (Firen)


Firen seperti berbicara dengan seseorang, tapi itu memang benar

__ADS_1


muncul satu orang dari luar pintu dan masuk kedalam kamar


"ak-aku tidak sengaja mendengar sesuatu dan ingin melihat sebentar" (Gina)


orang itu adalah Gina, dia awalnya hanya ingin pergi mencari Tina, tapi dia tidak sengaja mendengar teriakan kesakitan yang sangat keras dan dia penasaran


saat dia melihat apa yang terjadi, dia melihat wanita yang sedang diperkosa dan yang satunya sedang dipegang


Yap, Gina telah menonton dari awal kegiatan mereka, dan karena melihat mereka bermain Gina menjadi terangsang dan menghibur dirinya sendiri dengan tangannya


"kalau kau memang ingin, maka kau bisa mengatakan nya padaku, heh dasar milf tsundere" (Firen)


Gina kesal karena di panggil tsundere


"ak-aku bukan tsundere!!! uwaahh" (Gina)


tiba-tiba saja Firen menarik gina keatas kasur dan membuat gina tertidur diatas kasur bersama dua wanita lainnya yang sedang kelelahan


"**ap-apa yang kau lakukan!! lepaskan!!" (Gina)


"*sigh* sangat merepotkan mendapatkan wanita tsundere seperti ini" (Firen)


"sudah kubilang aku bukan tsun**-"


*slep


"kyaanhh~"


sebelum gina menyelesaikan kata-katanya, Firen langsung memasukkan tongkatnya kedalam goa milik Gina yang sudah basah sejak tadi


"firen~ aku juga menginginkannya, kau curang hanya bermain dengan mereka tapi kau menghiraukan ku *hhmmmphh" (flora)


flora berkata seperti dia sedang merajuk, dan dia mengembungkan pipi kanannya dan terlihat seperti anak kecil yang sedang kesal tapi terlihat imut


"**heh kau akan mendapatkan giliran juga habis ini" (Firen)


"benarkah!?? aku akan menunggu nya" (flora**)


Firen bermain dengan mereka berempat secara bergantian selama berjam-jam, walaupun Mira dan Fani masih marah dan masih merasakan sakit tapi perlahan-lahan mereka mulai terbiasa


Firen bergantian mengeluarkan susu putihnya kedalam mereka semua, begitu juga dengan flora, mereka telah bermain sangat banyak ronde dan berakhir ketika mereka berempat sudah tidak mampu lagi, tapi Firen memaksa dan tetap menggerakkan pinggulnya terus menerus dan membuat mereka pingsan


Firen yang melihat mereka pingsan terpaksa harus berhenti dan memata matai kerajaan di kasur tersebut dengan empat wanita yang sedang pingsan


mereka terlalu bersemangat melakukan nya sehingga kasur dipenuhi dengan cairan-cairan susu yang terbuang dan darah yang sangat banyak


...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...


Hay balik sama Kimoy


gimana chapter kali ini?


Yap chp kali ini isinya cuma ew* semua


maaf ya kalau kelamaan update nya karena gw lagi menyiapkan mental dan pikiran gw cuma buat chp kali ini dan gw udah lelah karena nulis adegan seperti ini


dan gw juga ada rencana, gw cuma mau buat Firen berkelana ke beberapa dunia aja, dan dunia itu semua sebagai berikut:



Dunia saat ini


Dunia Modern


Dunia Kultivasi


Dunia Semi-Modern(Dunia ini adalah dunia modern tapi juga memakai sihir jadi kayak dunia modern berpaduan sama sihir gitu)


Dunia para dewa(dan ini bakal jadi dunia terakhir terus masuk ke cerita ngelawan sang penguasa)



dan sebagai spoiler aja:v, boss akhirnya gw kasih nama KN AUTHOR


dah itu aja dikit spoiler buat kalian


yasudah sampe sini dulu, mental gw udah lelah karena nulis nih chp, benar-benar meresahkan


terima kasih sudah Baca chp kali ini


mohon maaf kalau ada kata-kata yang salah ketik atau typo


see you in next chapter


bye all


END CHAPTER

__ADS_1


Tambahan : Maaf ya, ini gak tau kenapa review-nya lama banget dari pihak NT.


__ADS_2