
>Mansion Firen
Terlihat seorang wanita yang sedang berada di kamarnya sambil tiduran
wanita itu adalah Nia Kimber, dia adalah pelatih yang di berikan ratu Elis untuk melatih orang-orang milik Firen
dia melatih mereka selama 5 bulan lamanya di mansion milik Firen, sekaligus mencari tahu tentang rencana milik Firen
dia memata-matai Firen atas perintah seseorang dengan imbalan jaminan hidup yang damai
"aku akan melakukan segalanya untuk hidup damai bersama dengan ibuku, aku selalu meninggalkan ibuku hanya untuk berlatih di organisasi Falloo, tapi dengan tawaran milik Duke Limbor maka aku akan selalu bersama ibuku" Nia berbicara sendiri di dalalm kamarnya
ternyata yang memerintah Nia adalah Duke Limbor dari keluarga bangsawan Limbor, Sam Limbor adalah nama dari kepala keluarga Limbor
dia bertugas melindungi Raja sekaligus dengan keluarganya, dia diangkat menjadi Duke karena keluarga Limbor adalah keluarga yang menggunakan sumpah darah untuk setia kepada kerajaan Limbor
Kerajaan Roge memiliki hal unik, semua bangsawan yang berpangkat Duke, mereka akan tinggal di dalam kerajaan untuk menjaga raja
di kerajaan Roge, bangsawan Duke itu seperti anjing penjaga untuk majikannya dan sedangkan bangsawan-bangsawan di bawah Duke hanya alat penghasil uang untuk kerajaan dan bangsawan Duke
kecuali keluarga Yorn, keluarga Yorn juga anjing penjaga bagi kerajaan, raja Zakion meminta Ron untuk menjadi keluarga bangsawan Duke tetapi Ron memutuskan menjaga kerajaan Roge dari luar jadi terpaksa keluarga Yorn harus tetap berada di keluarga bangsawan Count
dan saat ini total keluarga Duke yang ada di dalam kerajaan adalah 4 orang, sebenarnya ada 20 orang tetapi mereka telah tewas tanpa diketahui alasannya
16 orang tersebut adalah seorang Menteri kerajaan jadi bisa di bilang organisasi fallo lah yang telah membunuh mereka
walaupun mereka adalah Duke tapi beberapa dari mereka hanya berbekal kepintaran tapi kekuatan masih tergolong lemah
dan 4 orang yang tersisa adalah yang terkuat, mereka adalah Duke Limbor, Duke Xylo, Duke Hans, dan Duke Desent
mereka adalah Duke terkuat yang tersisa di kerajaan, karena hal ini membuat raja menjadi khawatir karena penjaganya telah berkurang drastis sedangkan untuk ratu Elis yang duduk disebelah nya hanya memasang wajah datar tapi di dalam dirinya dia menertawai mereka semua yang terlihat takut
Kembali ke Nia
"Aku harus secepatnya pergi dari tempat ini dan melaporkan semuanya kepada Duke Limbor, aku akan mengatakan semuanya mulai dari rencana Firen dan juga pengkhianatan Ratu Elis kepada Raja Zakion" Nia duduk dari posisi tidurnya dan mengepal tangannya erat-erat
setelah hening beberapa saat Nia mulai mengemasi barang-barangnya karena tugasnya telah selesai dan rencananya besok Nia akan kembali ke kerajaan sesuai dengan janji yang dari awal mereka katakan
"hehehehe sangat menyenangkan mempermainkan tikus seperti ini " tawa seseorang yang berada di tempat yang berbeda
orang itu adalah Firen, dia menertawakan Nia yang sangat yakin kalau dia akan menyelesaikan tugasnya itu
tanpa di ketahui oleh Nia Firen telah mengawasi Nia dari awal menggunakan sistem karena itu untuk jaga-jaga dan ternyata memang benar, Nia memiliki motif lain dalam melatih orang-orang milik Firen
setelah Firen mengetahui motif sebenarnya dari Nia, Firen langsung memiliki rencana jahat di dalam pikirannya
"memangnya kau pikir mudah untuk keluar dari dunia milikku hahaha" Firen sangat puas karena rencana yang akan di jalankan akan sangat memuaskan dirinya
Firen merencanakan hal yang lebih jahat dari sebelumnya, alasannya karena Firen sangat membenci pengkhianatan
sambil tiduran Firen masih tetap mengawasi Nia di layar sistem, dia melihat Nia yang sedang terburu-buru untuk mengemasi barang-barang nya
......................
Malam telah berlalu dan pagi telah tiba, di dalam mansion milik Firen terlihat beberapa wanita yang sedang sibuk memasak untuk mereka makan
"hooaaam selamat pagi semuanya" Nia datang keluar dari kamarnya sambil menguap
"selamat pagi nona Nia" jawab satu persatu dari mereka sambil tersenyum
Nia melihat Manda, Yola, Gina, dan Flora yang sedang berada di dapur memasak bersama dan sedangkan yang sisa sedang duduk di sofa yang empuk sambil memakan beberapa cemilan
Nia akan merasa rindu dengan hari-hari seperti ini lagi bersama mereka karena hari ini adalah hari terakhirnya di tempat ini
Nia memasang wajah sedih karena dia akan mengkhianati mereka setelah pulang dari mansion Firen
tapi wajah sedihnya tidak di lihat oleh orang lain, Nia berusaha untuk menahan kesedihannya dan masuk ke dapur untuk membantu memasak
"nona Nia tidak perlu membantu, kau tunggulah bersama mereka karena sebentar lagi makanan akan siap" kata Manda kepada Nia
"tidak perlu, kali ini aku ingin membantu kalian untuk terakhir kali karena setelah ini kita mungkin akan jarang bertemu " kata Nia sambil tersenyum kepada mereka
semua orang telah tau tentang kepulangan Nia hari ini, jadi mereka juga merasa sedih karena telah menganggap Nia keluarga mereka
akhirnya Manda dan yang lainnya membiarkan Nia ikut membantu mereka
Nia masih ada cukup waktu sebelum pergi karena waktu keberangkatan ada pada siang hari menjelang sore
"baiklah semuanya, makanan telah siap jadi ayo makan secepatnya" kata Flora memanggil yang lainnya kecuali Firen
Firen tidak perlu makan karena dia tidak masalah jika tidak makan selamanya
akhirnya mereka semua makan bersama dan mengobrol sambil tertawa, benar-benar suasana yang sangat damai dan tentram di pagi hari
setelah selesai makan
"hey kan hari ini Nia akan pulang, bagaimana kalau kita melakukan latih tanding untuk memperlihatkan kekuatan kita yang sekarang, karena kekuatan kita yang sekarang itu semua berkat dari Nia" saran Mira kepada semua orang
mendengar saran itu semua orang mengangguk dan setuju dengan ide milik Mira
setelah mereka makan, mereka langsung pergi ke lapangan yang lua dan melakukan latihan tanding
__ADS_1
mereka latihan tanding selama 2 jam lamanya sehingga terlihat beberapa dari mereka sudah mulai kelelahan
Nia yang melihat itu menjadi bangga karena dapat melatih dengan baik sehingga mereka jadi kuat seperti itu
tapi kejadian selanjutnya menjadi sebuah mimpi buruk bagi semua orang termasuk kedelapan wanita lainnya
Firen mengawasi mereka selama ini dan setelah lumayan lama mengawasi dia memutuskan untuk melancarkan rencananya sekarang juga
dia mendekati mereka semua sambil berjalan, suasana yang awalnya hangat menjadi dingin setelah Firen mulai mendekati mereka
dan jadilah suasana seperti biasanya, yaitu suasana dingin dan menakutkan mereka rasakan tetapi beberapa dari mereka sudah terbiasa
"apakah sudah waktunya Nia pulang?" tanya Tina kepada Firen karena mereka mengira sudah waktunya
Firen diam sejenak dan menatap mereka satu persatu dan membuat mereka merinding karena tatapan ini berbeda dari yang biasanya
tatapan Firen kali ini seperti tatapan kemarahan dan kekejian dan mereka langsung merasakan firasat buruk, mereka langsung tau kalau salah satu dari mereka akan mendapatkan masalah yang besar
"tidak, dia tidak akan pulang kemana-mana" kata Firen dengan singkat menggunakan nada dingin
mereka menjadi sedikit lega karena mereka mengira Firen akan memberikan waktu lagi untuk Nia bersama mereka, tapi semua itu salah
Firen menatap Nia dengan tatapan mengerikan dan mendekati nya
melihat tatapan dari firen membuat Nia menjadi sangat ketakutan karena niat membunuh Firen yang keluar sangat kuat dan pekat
Firen menatap Nia dan tersenyum lebar dan mengatakan
"ya benar kau 'tidak akan pernah' pulang"
mendengar kata-kata 'tidak akan pernah' membuat semua orang terkejut terutama kedelapan wanita lainnya
mereka langsung mengetahui kalau Firen akan membuat Nia menjadi wanitanya juga, beberapa dari mereka senang kalau Nia menjadi wanita Firen maka mereka akan terus bersama tapi beberapa juga sedih karena Nia akan masuk ke dunia milik mereka yang sangat kejam dan mengerikan ini.
tapi semua yang mereka pikirkan itu salah total
"apa yang kau maksud 'tidak akan pernah' tuan Firen?" tanya dia dengan memberanikan dirinya
"ini adalah janji kita, jika saya telah menyelesaikan proses pelatihan maka saya berhak untuk pulang" lanjut Nia dengan sangat berani
wanita-wanita yang melihat keberanian Nia menjadi turut prihatin karena keberanian miliknya percuma jika Firen telah membulatkan tekadnya
"kau terlalu banyak bertanya"
*grep
Firen menjambak rambut Nia dan menyeretnya kedalam mansion
"Firen!! jangan terlalu kasar kepada wanita!!" beberapa wanita langsung berlari dan menghentikan Firen
Yola memegang tangan Firen berniat untuk melepaskan genggaman milik Firen
"t-tuan Firen hal seperti ini tidak boleh di lakukan oleh seorang laki-laki" kata Yola dengan sangat berani dan menatap tajam Firen
tapi alih-alih melepaskan genggamannya, Firen malah menatapi Yola balik dengan tatapan yang sangat berbahaya sekaligus mengerikan
"beraninya kau memegang tanganku tanpa izin" kata Firen
mendengar kata-kata Firen membuat Yola langsung melepas genggaman nya dan mundur beberapa langkah
Yola merasakan jika hidupnya tadi telah berada di ujung jarum yang tipis
"m-maafkan saya tuan Firen, s-saya t-tidak bermaksud" kata Yola memohon maaf kepada Firen
""
*BRAKK!!
tiba-tiba kedelapan wanita itu langsung terbanting ketanah karena gravitasi yang menjadi lebih berat dan membuat mereka jatuh ketanah dengan cepat
"ukkh! ahak!!" mereka mulai kesakitan dan mengeluarkan darah dari mulut mereka
"ini adalah hukuman kecil untuk kalian karena telah berani bersikap lancang" kata Firen sambil menatap mereka tidak lama dan berjalan kembali sambil menyeret Nia
semua wanita itu tidak dapat melakukan apapun dan hanya tersungkur di tanah menahan sakit
>Di dalam mansion
saat ini mereka berdua berada di dalam sebuah kamar yang memilik kasur lumayan besar
*bruk!
Firen melempar Nia kelantai sehingga dia terlutut sambil memegang kepalanya karena masih merasakan sakit
"tuan Firen! kau tidak bisa melakukan ini kepadaku!!" kata Nia dengan berani kepada Firen
"kau ternyata sudah sangat berani hah, padahal waktu awal kita bertemu kau adalah gadis pemalu dan idiot tapi sekarang kau berani berteriak kepadaku" kata Firen yang membuat Nia ketakutan
"nona Elis tidak akan tinggal diam kalau dia mengetahui ini" Nia memanfaatkan Ratu Elis untuk mengancam Firen
"hahahaha" Firen tertawa sangat keras
__ADS_1
"apa yang kau tertawa kan!?" tanya Nia
"hahahahaha kau ini sangat bodoh atau pura-pura bodoh, kau ingin mengkhianati Si ja_lang itu tapi sekarang kau menggunakan namanya untuk mengancam ku?" Firen masih tertawa terbahak-bahak dan membuat Nia sangat terkejut dengan kata-kata Firen
Nia menjadi terdiam tidak percaya karena Firen mengetahui semuanya
"hahhaa kenapa kau diam? padahal tadi kau sangat percaya diri" kata Firen mencibir Nia
"ini semua aku lakukan untuk kebaikan kerajaan!!" Nia tidak terima dan berteriak kepada Firen
"kebaikan kerajaan atau kebaikan dirimu" kata Firen yang membuat Nia terdiam sejenak
Nia diam seperti memikirkan sesuatu
"apa yang kau inginkan?" tanya Nia dengan suara pelan
"menurut mu apa yang ku inginkan?" Firen bertanya balik
"aku akan memberikan semua informasi yang kutahu tentang kerajaan" jawab Nia sambil menatap kebawah
Firen menikmati saat-saat seperti, dimana keadaan seperti seperti melihat seekor tikus yang ingin mengambil keju dari jebakan tikus
"aku tidak menginginkan itu, berikan tubuhmu kepadaku" kata Firen langsung pada intinya
mendengar kata-kata Firen membuat mata Nia menjadi lebar karena terkejut
"apa yang kau katakan!! aku tidak akan pernah memberikan tubuhku kepada siapapun kecuali pada orang yang aku cintai!!!" Nia marah dan berkata sambil berteriak kepada Firen
Firen tidak mendengar kan dan berjalan mendekati Nia
"menjauh!!!" Nia masih berusaha menjauhkan Firen dari dirinya
"kemarilah" kata Firen
*grep
Firen memegang kedua tangan Nia menggunakan satu tangan miliknya
*sroooeeek
Firen merobek pakaian Nia dengan mudah seperti merobek sebuah kertas
"TIDAAAKKKK!!" Teriakan Nia terdengar sampai keluar
kedelapan wanita tadi telah bebas dari gravitasi yang dikerahkan oleh Firen dan mereka telah berada di dalam mansion sambil memulihkan diri mereka
mereka mendengar teriakan dari Nia hanya bisa diam dan pura-pura tidak mendengar apapun karena percuma juga kalau mereka menghentikan Firen
"ck ck ck ck kau terlihat sudah dewasa tapi bahkan dada mu tidak tumbuh dengan baik" Firen melihat tubuh Nia yang tidak terlalu menggoda dirinya
"APA YANG KAU KATAKAN!!! AKU TIDAK PEDULI DENGAN KATA-KATA MU! LEPASKAN AKU!!" Nia terus menerus berteriak
Firen memang tidak tergoda tapi dia berencana merasakan Nia terlebih dahulu sebelum masuk ke rencana sebenarnya
"diamlah kalau tidak ini akan menjadi lebih sakit jika kau terlalu banyak bergerak" kata Firen sambil mengarahkan tongkatnya
Nia yang melihat tongkay Firen menjadi takut karena benda sebesar itu akan masuk kedalam dirinya
"TIDAK!! HENTIKAN!! AKU TIDAK MAU!!" Nia masih berusaha tapi itu sudah percuma
Firen mengarahkan tongkatnya kearah goa milik Nia dan......
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
Halo semuanya balik sama Kimoy
Gimana chp kali ini? baguslah
Maaf ya kemarin gw gak up karena lagi banyak tugas yang numpuk dari Minggu lalu jadi gw buat kemarin semuanya sekaligus
setelah selesai buat gw jadi gak mood buat nulis novel jadi gw memutuskan untuk libur dulu sehari
hehe maaf ya semua
menurut kalian apasih rencana sebenarnya Firen buat Nia? yah kalian tetap tunggu aja di chp selanjutnya hehe
yaudah sampe sini dulu
makasih udah baca chapter kali ini
Mohon maaf kalau ada kata-kata yang salah ketik atau typo
sampai jumpa di next chapter
bye bye
END CHAPTER
Tanggal dan jam upload:
Senin, 18/10/2021 . jam 11.38
__ADS_1