
"Permisi" kata Firen sambil masuk kedalam rumah Gina dengan senyuman yg hangat
saat Firen masuk dia melihat Tina yg sedang menenangkan Gina yg sedang menangis karena mengetahui bahwa suaminya seorang bajing*n
"ahh firen masuklah, maaf ya keadaan rumah sedang berantakan karena ulah ayahku" ucap Tina kepada Firen yg tentu adalah akting
Tina melihat kebelakang Firen dan dia dapat melihat ayahnya yg sedang terjebak didalam kotak, bukannya membantu ayahnya tapi dia malah memberi ayahnya sebuah senyuman yg sangat lebar yg mengartikan dia senang melihat ayahnya yg telah masuk kedalam jebakan milik Firen
Fred sangat syok dengan tingkah anaknya itu, dia yg selalu berpikir bahwa putrinya yg dia besarkan dari kecil hingga besar malah menjadi mainan dari seorang penjahat
"tapi, kenapa? kenapa kau menjadi seperti ini? kau adalah putri kecilku yg sangat kusayang, kenapa malah menjadi seperti ini?" ucap Fred di dalam pikirannya sambil meneteskan air mata secara perlahan
"nona Gina kau harus bersabar dan kuat kan dirimu, aku sangat tidak menyangka bahwa paman Fred adalah seorang yg sangat memperk*sa istri orang lain" ucap Firen menenangkan Gina sambil menepuk punggungnya tapi Firen memperlihatkan senyum yg sangat puas sambil melihat Fred
Fred yg melihatnya hal itu membuat dia menyesali perbuatannya karena telah menerima saran Firen.
"ibu kau harus beristirahat, aku akan memasakkan makanan untuk kita makan, ibu beristirahat lah di kamar terlebih dahulu" kata Tina yg memberi kesempatan kepada Firen untuk mengambil kesempatan
Firen langsung mengerti maksud dari Tina dan akan mengantar Gina ke kamar
"Tante aku akan menemanimu ke kamar agar kau tidak tersandung dan jatuh" ucap Firen kepada Gina
"baiklah terima kasih banyak Firen" jawab Gina sambil memperlihatkan wajah yg sedang basah karena air mata
saat Firen akan segera naik tangga, Tina melihat ayahnya sekali lagi dan berkata sesuatu tanpa suara
"Se-mo-ga ay-ah me-nik-ma-ti per-tun-juk-an it-u" ucap Tina dengan pelan dan tidak bersuara
Fred langsung tidak bisa berkata apa2 karena dia penuh dengan penderitaan
saat firen dan Gina sudah sampai di dalam kamar milik Gina, kamar itu biasa dipakai Gina dan Fred untuk tidur dan bermesraan
"baiklah sekarang Tante tidur saja, nanti aku panggil kalau makan siang sudah jadi yah" ucap Firen dengan senyuman hangat bagai seorang ayah yg Melihat anak perempuannya
saat firen akan beranjak pergi tiba2 Gina menahan tangan Firen
Firen sudah menduga hal itu dan dia tersenyum karena mangsa sudah sepenuhnya dia dapat
"Tante apakah kau membutuhkan sesuatu yg lain?" tanya Firen
"kumohon, kumohon tetap bersamaku sebentar saja" kata Gina sambil mengangkat wajahnya
saat Gina mengangkat wajahnya Firen melihat wajah guna masih sangat merah dan bercucuran air mata, padahal beberapa menit yg lalu Gina telah tenang
tapi dia menangis kembali saat Firen akan pergi, karena dia merasa sangat kesepian
"baiklah aku akan menemanimu untuk sementara" ucap Firen sambil duduk diatas kasur
saat firen sedang duduk Gina langsung menempelkan wajahnya ke pundak lebar milik Firen
Firen sebenarnya kesal karena bajunya akan basah karena air matanya itu, tapi dia menahan dirinya untuk mencekik gina
Firen malah mengusap kepala Gina dan Gina akhirnya melepas semua air matanya
air mata Gina sangat banyak karena dia telah menahan air matanya karena sangat sedih dan kecewa kepada Fred
"kenapa!! kenapa dia mengkhianati aku!! apakah aku tidak cukup untuk dirinya!!" teriak Gina dengan keras sambil menangis
"apakah dia tidak cukup dengan tubuhku!! apakah aku tidak cukup cantik!!" lanjut Gina dengan nada yg sangat tinggi
faktanya Gina adalah wanita tua paling cantik di desa, sedangkan wanita tua lainnya sudah penuh dengan keriput sehingga memperlihatkan bahwa mereka memang sudah tua
beda dengan Gina yg masih berparas cantik bahkan semua pengembara yg datang ke desa itu selalu tertipu dengan wajah yg masih seperti anak remaja itu
saat berada di dalam kotak transparan itu Fred sangat sedih karena melihat istrinya yg sedang bergantung kepada pria lain selain dia
"GINAA! dia adalah penjahat yg sebenarnya!! dia menjebak ku! kumohon dengarlah suaraku supaya kau tau kebenaran yg sebenarnya!!!!" teriak Fred dengan percuma karena mau bagaimana pun caranya suara Fred tidak akan pernah keluar tanpa izin Firen
Gina masih menangis tapi tidak sekeras yg sebelumnya, dan Firen masih mengelus kepala Gina untuk menenangkan Gina
dan secara perlahan Gina mengangkat wajahnya dan melihat mata Firen, Firen pun membalas tatapannya itu
saat Gina menatap Firen dia tanpa berpikir dengan perlahan mendekati wajah Firen dan mencium bibirnya
Firen membalas ciuman itu, lama kelamaan ciuman itu menjadi lebih panas dengan lidah yg berputar2 didalam mulut mereka
Fred melihat mereka berdua dengan mata yg besar dan pupil mata yg mengecil, Fred sangat sakit hati dan merasakan hatinya hancur berkeping-keping karena melihat istrinya yg berciuman dengan pria lain
Firen dan Gina masih berciuman dengan sangat erotis tapi Firen perlahan-lahan membuka baju milik Gina
awalnya Gina kaget melihat tindakan Firen yg berani, tapi dia tiba2 teringat dengan hal yg dilakukan oleh suaminya dan Gina membiarkan hal itu
saat ini baju Gina telah sebagian terbuka, Gina masih mencium Firen sambil memegang kepala bagian belakangnya Firen
mereka berciuman seperti pasangan yg baru menikah, Firen merasa jijik karena gina telah menganggap Firen sebagai pasangannya
Firen langsung mendorong Gina dengan perlahan dan menidurkan dia di kasur
Gina membantu Firen melepas pakaiannya dari atas hingga bawah, saat celana Firen terbuka Gina sangat terkejut karena melihat sesuatu yg sangat besar bahkan berkali2 lebih besar dari milik suaminya
__ADS_1
secara perlahan Gina meraba2 tongkat milik Firen sambil mencium Firen
saat sedang berciuman Firen menatap Fred dengan setengah mata, dia melihat Fred yg sangat tersiksa dan hanya bisa berlutut di dalam kotak itu
setelah itu Firen mengarahkan tongkatnya di goa milik Gina
Firen mendorong dengan perlahan2
"annggghh~" suara gina karena ada sesuatu yg sangat besar masuk kedalamnya
Firen menggerakkan pinggul dari perlahan hingga menjadi sangat cepat dan membuat gina terkejut sekaligus keenakan
"kumohon lebih lembut lah, ini terlalu cepat!" ucap Gina
"pfft hahahahaha" Firen tertawa dengan sangat keras sambil menambah kecepatan nya
"fi-firen? kenapa kau tertawa? apakah ada sesuatu yg lucu?" tanya Gina karena bingung dan sedikit takut dengan tawa Firen
Firen mengangkat wajahnya sambil tersenyum yg membuat gina merinding dan sangat ketakutan
"yah ampun aku tidak menyangka kalau kau sangat cab*l Gina~~" ucap Firen dengan nada menggoda
"bukankah kau sudah berselingkuh dari suamimu? tapi kenapa kau malah keenakan di atas kasur ini hahaha" kata Firen kepada Gina dan membuat gina sangat bingung
"dia berselingkuh duluan jadi aku bisa berselingkuh juga jika aku mau" ucap Gina dengan sedikit air mata keluar
"yah aku tau Fred memang selingkuh, tapi apakah dia selingkuh atas keinginan dia sendiri? pfft" ucap Firen
"ap-apa maksud mu?" tanya Gina kepada Firen karena tidak tau apa yg di bicarakan oleh Firen
tiba2 Gina terkejut melihat kearah kanannya dan yg dia lihat adalah Fred yg sedang berlutut dengan air mata yg bercucuran sangat banyak
"lihatlah, suamimu selalu menyaksikan kita dari tadi" ucap Firen
"apa kau ingin tau kebenaran nya? hihihi" tanya Firen kepada Gina
"katakan padaku yg sebenarnya!!!" teriak Gina kepada Firen
"baiklah2"
"apa kau tau yg memperkosa anak dan wanita muda lainnya saat di markas bandit adalah akuu" ucap Firen sambil berbisik di telinga Gina
Gina hanya bisa diam dan mendengar cerita Firen lebih jauh
"saat para penduduk desa datang menyelamatkan Tina aku sengaja meninggalkan nya disana"
"dan para wanita lain, aku menyembunyikan mereka disuatu tempat" ucap Firen
Gina terkejut dengan penjelasan Firen sehingga membuat dia tersadar kalau dialah yg telah mengkhianati suaminya
"ka-kau bajing*n Firen!!" teriak Gina
"buahahaha" Firen hanya tertawa melihat reaksi Gina
tapi Firen terus menggerakkan badannya
"hentikan!! hentikan sekarang juga!! kau binatang!" teriak Gina
"Tina tolong ibu!! ibu sedang diperkosa!!" teriak Gina sambil meminta tolong kepada Tina
Tina datang dan masuk ke dalam kamar itu dan melihat ibunya dan Firen yg sedang bersetubuh
"Tina tolong ibu! Firen adalah seorang bajing*n yg telah menjebak ayah mu!!" ucap Gina dengan cepat
Tina terkejut tapi dia langsung mengubah ekspresi wajahnya dengan tersenyum, Tina hanya berpura2 terkejut untuk melihat reaksi ibunya
"ibu apa yg kau maksud? aku sudah tau kalau Firen menjebak ayah loh~" ucap Tina sambil tersenyum kepada Gina
"Tina? kau kenap--"
" oh aku lupa bilang, saat Tina di selamat kan dia hanya berpura2 saat itu, karena dia telah menjadi budak milikku dengan suka rela hahaha" ucap Firen yg mempotong perkataan Gina
"Tina itu tidak benarkan? iyakan?" tanya Gina karena tidak percaya anaknya yg manis akan melakukan hal itu
"ayolah ibu, aku telah memberikan hidupku hanya untuk tuan Firen" ucap Tina kepada ibunya
Gina sangat syok tapi dia malah keenakan karena gerakan Firen yg sangat cepat yg membuat gina keluar terus menerus
"akhh aku akan segera keluar"
"ti-tidak!! jangan di dalam!! keluarkan diluar!!"
tiba2 Gina merasakan ada cairan susu panas di dalam dirinya yg membuat gina keluar sangat banyak juga
"hiiikkkh itu sangat banyak dan panas" ucap Gina
"hmm sepertinya kalian sangat menikmati hal ini" ucap Tina
"aku juga ingin bergabung bersama kalian~" ucap Tina sambil melepaskan seluruh pakaiannya
__ADS_1
{6 jam kemudian}
mereka telah bermain selama 6 jam dan akhirnya Gina tunduk kepada Firen walaupun belum sepenuhnya, Gina masih merasa sangat marah kepada Firen tapi dia tidak tau ingin berbuat apa
Firen memakai celananya dan membuka segel dari kotak yg mengurung Fred, saat kotak itu terbuka Fred terjatuh kelantai
"bagaimana? apakah kau menikmati tontonan menarik tadi?" tanya Firen di depan wajah Fred sambil tersenyum
"ka-kau binatang bangs*t hiks hiks" ucap Fred sambil menangis
"yup sepertinya kau menikmati tontonan tadi" ucap Firen
Gina yg melihat suaminya yg menangis membuat dia sangat menyesal, tapi dia berpikir kalau itu sudah percuma karena keluarga mereka sudah tidak bisa utuh seperti biasa lagi
"Gina, Tina kalian berdua telah mengkhianati ku!! aku akan mengutuk kalian semua, sampai nafas terakhir ku aku akan selalu mengutuk kalian!!!" teriak Fred dengan sangat keras
Gina hanya bisa membuang wajahnya dan Tina tertawa karena melihat ayahnya itu berteriak dan keadaan Gina dan Tina sedang telanj*ng bulat diatas kasur karena mereka baru selesai
"baiklah~ baiklah~ sudah cukup teriakan mu itu, itu sangat berisik, gendang telingaku seperti akan pecah mendengar serangga seperti mu berteriak" kata Firen sambil senyum
Firen mengangkat tangan nya lalu
*crees
Firen memotong kepala milik Fred dan kepala Fred bergelinding kearah kaki milik Tina
"ibu~ lihatlah itu adalah kepala ayah loh~" ucap Tina dengan nada
Gina sangat syok karena Firen tidak ragu untuk membunuh seseorang
"baiklah, sekarang kalian bisa pergi kedunia ku, kalian berdua telah menjadi wanitaku jadi kalian harus tinggal di sana bersama dengan para wanita lainnya" ucap Firen sambil tersenyum lebar yg membuat gina merinding
"baiklah~ tuan Firen kesayangan ku~" ucap Tina yg membuat Firen sangat jijik dan langsung melempar mereka ke dunia miliknya
Gina dan Tina dipindahkan kedunia itu dan disambut oleh para wanita muda yg lain dan tentu saja Yola ikut menyambut mereka
Yola telah menyiapkan segala yg mereka perlukan di dunia itu
"baiklah sekarang aku ingin pergi ke rumah kesayangan ku dulu" kata Firen sambil tersenyum
"karena desa ini sudah tidak berguna, bagaimana kalau kita menghancurkan nya saja ya" Firen berteleportasi ke atas langit dan dia mengangkat tangannya keatas
tiba2 sebuah meteor yg sangat besar yg ukurannya hampir sama dengan bulan menabrak desa itu dan hancur begitu saja meninggalkan sebuah bulatan yg sangat besar
skill yg cuma dimilik oleh Firen seorang, Firen dapat menentukan seberapa besar meteor yg dia inginkan, dengan skill ini dia dapat menghancurkan semua yg dia inginkan
"Yap baiklah mari kita pergi ke kampung halaman ku yaitu di kota YORN"
Firen tidak langsung berteleportasi karena dia ingin merasakan udara segar jadi Firen berangkat sambil terbang dengan kecepatan 100km/h
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
Hay sudah pasti masih sama Kimoy nih
gimana2? seru gak chap kali ini?
dah pasti serulah:v
sebenarnya gw lagi gk mau up hari ini
tapi tiba2 aja muncul ide di dalam kepala jadi langsung gw buat aja gak lama2
disini aku ingin jelasin sedikit ya
jadi orang2 yg memiliki status bangsawan mendapatkan kota sendiri yg akan mereka pimpin
, dan keluarga Firen itu adalah keluarga bangsawan count yg artinya mereka punya kota sendiri yg bernama YORN, sesuai dengan nama keluarga mereka dongs
dan di kerajaan itu ada banyak kota2 lainnya juga, karena kerjaan tersebut sangat besar hingga dapat memiliki banyak kota, nama kerjaan itu adalah kerajaan ROGE.
yah dan nanti bakal banyak penderitaan yg bakal dilakukan Firen di kerjaan itu, tapi bukan hanya di kerajaan Roge tapi masih banyak kerajaan2 lain juga, dan masih ada juga kerajaan di benua yg lain
jadi perjalanan Firen masih panjang nih:v
oh dan Arc 1 berakhir sampai disini ya, dan kita akan masuk ke arc yg selanjutnya yaitu arc balas dendam
gak sabar kan, yasudah tunggu aja next chapter, tapi gw gk tau kapan bakal up, karena gw juga mau nyusun ide dulu di arc kedua ini, tenang aja kalau gw udah dapat ide bakal gw langsung buat chapter baru lagi.
yaudah sampe sini dulu
mohon maaf kalau ada kata2 yg salah tulis atau typo ya
__ADS_1
Thanks udah baca chapter ini
END CHAPTER