
(POV : AUTHOR)
{Kota Yorn}
Di kediaman milik keluarga Yorn sedang ada masalah, karena bantuan dari kerajaan belum juga datang, padahal mereka telah meminta bantuan beberapa hari yang lalu
"Gayn!! apa kau yakin kalau pengantar pesan telah mengirim pesan itu ke kerajaan?" Ron berteriak kepada seseorang
"Tu-tuan saya sangat yakin kalau pengantar pesan dari keluarga Yorn telah memberikan pesan itu kepada raja" jelas seseorang yang bernama gayn kepada Ron
"terus kenapa bantuan kerajaan belum juga datang!! kota yang lain telah hancur dan yang pasti kota kita lah yang terakhir akan dia hancurkan" Ron sangat kesal karena dia tidak percaya kalau pengantar pesan itu telah memberikan kepada pesan ke raja
semua orang yang ada diruangan itu hanya diam karena mereka tidak berani untuk mengatakan sesuatu kepada Ron
"*tsk kalau begitu, apa kalian sudah mendapatkan lokasi keberadaan flora?" tanya Ron kepada gayn karena gayn adalah orang yang bertanggung jawab untuk mencari flora
"maaf tuan ta-tapi kami sudah mengerahkan seluruh pasukan dan penyihir untuk mencari keberadaan nona flora tapi kami tetap tidak bisa menemukan keberadaan no-nona" gayn menjawab dengan semua keberanian nya
"apa maksudmu!!! bukankah pasukan dan penyihir yang dikirim itu telah dilatih khusus bahkan komandan kerajaan dan Sage juga melatih mereka!!" Ron sangat marah karena mendengar kalau mereka belum mendapatkan hasil apa-apa
"ka-kami minta maaf tuan ta-tapi memang itu kenyataan nya, n-nona flora sudah seperti hilang tertelan dunia t-tuan, kami sudah memakai sihir pendeteksi dan menyebarkan 30.000 pasukan tapi kami tetap tidak menemukan nona" gayn menjawab kepada Ron lagi sambil berlutut karena lututnya sudah tidak tahan menahan intimidasi dari Ron
"cih sampah! sampah!" Ron memaki-maki dengan pelan karena dia sangat mengkhawatirkan kondisi flora
biarpun Ron selalu memarahi dan mengabaikan flora tapi Ron tetap sangat mencintai nya bahkan Ron lebih mencintai flora dibandingkan dengan Selin
"sayang, kenapa kau tetap mencarinya, dia sudah hilang entah kemana berarti sudah pasti kalau dia sudah mati dibunuh oleh Firen" kata Selin dengan berani kepada Ron yang sedang marah
Yoga melihat ibunya dengan tatapan yang kaget karena ibunya sangat berani membicarakan hal seperti itu disaat ayahnya sedang murka
Fani hanya diam sambil memikirkan sesuatu sedangkan Mira menatap tajam kearah Selin karena sudah berani berkata seperi itu, tatapan itu membuat Selin merinding karena mata biru dari Mira bersinar yang membuat Selin teringat pada tatapan milik Firen yang menakutkan
"*tsk" Selin berdecak kesal karena dia takut pada tatapan seorang bocah kecil
"Selin aku menyarankan untuk kau menutup mulut mu selama mungkin, karena jika kau mengeluarkan kata-kata yang harusnya kau tidak katakan aku tidak dapat menjamin kehidupan mu setelah ini" Ron memperingati Selin dengan tatapan yang membuat Selin sangat takut
Selin hanya bisa menundukkan kepalanya kebawah dan melipat tangannya dengan sangat sopan seperti seorang anak kecil yang telah melakukan kesalahan
"tuan! tuan! aku mendapat kabar kalau pasukan kerajaan sedang dalam perjalanan!" tiba-tiba datang seorang prajurit dari kota Yorn menghadap kepada Ron
"baguslah kalau begitu, dengan bantuan pasukan kerajaan kita dapat mengalahkan Firen!" Ron terlihat sedikit senang dengan mendengarkan berita baik itu tapi...
"tuan!! tuaaan!! ada seseorang yang terbang menuju kesini dengan cepat!!" datang satu prajurit lagi memberikan berita kalau ada seseorang yang menghampiri kediaman Yorn
"apa!! jangan-jangan!" Ron dan semua yang ada diruangan itu berdiri dan bergegas keluar untuk melihat apa yang sedang terjadi
saat telah sampai diluar mereka melihat keatas langit dan melihat seseorang yang tidak asing sedang melihat mereka dengan tatapan yang dingin
"Firen!!!" kata Ron sambil menggertakkan giginya
(POV : FIREN)
saat aku sedang terbang, aku berencana untuk datang tanpa diketahui tapi ternyata ada prajurit yang telah melihat aku
aku sangat bosan untuk mengejarnya Karena kau tau kalau aku tetap akan membunuh nya juga, aku membiarkan dia melaporkan kalau aku sudah datang
dan saat ini aku sedang melayang sambil melihat orang-orang dari kediaman keluar semua untuk melihat apa yang sedang terjadi
saat mereka keluar aku melihat aya- ah tidak maksud ku Ron sedang menatap ku dengan tajam dan mengatakan namaku
"Firen kau bangsat!! kau bawa kemana flora sialan!" Ron berteriak kepadaku untuk menanyakan keberadaan flora
aku melihat sebentar kepada mereka, aku melihat Ron yang sedang menatap aku dengan kemarahan yang besar, yoga menatapku dengan ketakutan yang sangat besar, begitu juga dengan Selin, tapi berbeda dengan Mira dan Fani
mereka berdua menatapku dengan tajam dan mengintimidasi, saat aku pertama kali bertemu dengan mereka setelah sekian lama, aku melihat tatapan Mira yang sangat hangat kepada diriku dan tatapan Fani yang sepertinya senang dengan keberadaan ku
tapi saat ini mereka berdua sedang menatapku dengan rasa marah dan dendam, benar-benar perubahan yang sangat drastis
"kau menanyakan aku membawa flora kemana? apa kau yakin kalau aku akan membuka mulutku? jika kau memang pantas maka cobalah untuk membuat aku mengatakan keberadaan flora" kataku untuk memprovokasi Ron
Ron melihat aku dengan tatapan yang mengerikan dan bersiap untuk menyerangku, menurut pengetahuan ku keluarga Yorn menjadi bangsawan karena kemampuan mereka yang besar, keluarga Yorn telah melayani raja sudah sangat lama dan kekuatan milik keluarga Yorn benar-benar membuat kerajaan Roge dapat menghancurkan 3 kerajaan sekaligus
"kau benar-benar membuat aku marah Firen! sudah cukup aku menyabari dirimu" setelah mengatakan itu Ron langsung mengangkat satu tangan dan..
""
*Swoosh
*Swoosh
__ADS_1
muncul sembilan tombak api di belakang Ron, dan tombak itu sangat besar dan panas bahkan panasnya mencapai 5.000°C
Semua orang yang ada dibelakang Ron tidak merasakan panas karena Ron membuat tombak itu panas hanya pada targetnya
"matilah Firen!!"
*syut *syut *syut
semua tombak itu langsung mengarah ke kepala dan jantung milikku
karena aku sangat marah, aku memutuskan untuk menjadi sedikit serius di situasi seperti ini
"kau hanya memberikan tombak kayu kepadaku? bodoh"
*Ctik
aku menjentikkan jariku dan semua tombak tersebut langsung menghilang seperti dibawa angin
"apa!!" Ron terkejut karena di telah mengerahkan lumayan banyak tenaga untuk membuat sembilan tombak tersebut
"kaauuu!!" Ron sangat marah dan
""
tubuh milik Ron tiba-tiba terlapisi dengan armor lava yang menyatu dengan dirinya, inilah kekuatan rahasia dari keluarga Yorn yaitu memiliki kekuatan dan pertahanan yang besar
Armor lava yang berwarna oranye menyala itu melambangkan kekuatan dan ketahanan
bahkan ketahanan dari armor tersebut dapat menahan serangan seberat 1.000 ton sekali pukul
tapi serangan 1.000 ton itu hanya akan menggores armor yang luar biasa keras itu
"wah~ lihatlah wujudmu itu, benar-benar rahasia keluarga Yorn hah" aku mengatakan itu karena sangat jarang dapat melihat mode perang dari keluarga Yorn
untuk dapat memakai teknik rahasia ini keturunan Yorn harus mendapatkan kepercayaan dan dukungan dari dewa-dewi dan menjalani ritual selama beberapa tahun
dan saat ini yoga juga sedang menjalani ritual tersebut agar dia dapat memakai teknik rahasia ini, tetapi teknik ini hanya dapat dipakai oleh keturunan keluarga Yorn yang berjenis kelami laki-laki
jadi Mira dan Fani sama sekali tidak dapat memakai teknik ini, tapi tanpa teknik ini Mira dan Fani sudah terlihat sangat kuat
"kau benar-benar berhasil membuat diriku harus berada dalam wujud ini sekali lagi" kata Ron sambil menatap aku dengan mata oranye yang menyala
*buk *buk *buk
dia memberiku pukulan beruntun yang sangat kuat sehingga aku terpantul sejauh 30.000 km, tapi tidak sampai situ Ron melesat lagi kearah ku
*syuuut
*braaak *boooom
Ron terus menerus memberi aku serangan yang sangat keras, semua orang yang melihat itu sangat terkejut karena Ron harus sangat agresif seperti itu hanya untuk melawanku
"" *wuuuhhsh
tangan Ron mengeluarkan api yang besar dan dia memukulku terus menerus sehingga membuat kawah yang sangat besar, kawah itu memiliki besar 20 km
*grep
Ron memegang aku dan melemparku ke udara dan dia melesat lagi dan memberikan aku pukulan yang beruntun lagi
"" *cting
tiba-tiba armor yang ada di tangan sebelah kanan berubah menjadi seperti sebuah bor dan..
"kali ini kau mati Firen!!"
*swoosh
*boooom
Ron memukulku tepat diperut dan terjadi ledakan sangat besar tapi ledakan itu bukan berasal dari diriku yang terpukul jatuh tapi serangan itu meledak saat pukulannya mengenai ujung bajuku
*brak *bruk *srek * buk
aku terlempar sangat jauh bahkan lebih jauh dari pukulan sebelumnya, aku terlempar bahkan sampai membuat sebuah gunung menjadi berlubang karena aku terlempar
aku pun tersungkur jatuh ke tanah dengan perut yang berlubang dan organ dalam yang berjatuhan dari dalam perutku
*hah *hah *hah
__ADS_1
setelah memberikan pukulan yang sangat banyak itu Ron langsung terengah-engah kelelahan
"akhirnya kau mati juga! tapi aku masih belum tau keberadaan dari flora!!" kata Ron karena dia mengira kalau telah berhasil membunuhku
Ron menghadap kebelakang untuk kembali ke kediaman, semua orang yang menyaksikan kekuatan dari orang yang telah membantu kerajaan Roge menghancurkan kerajaan yang lain, mereka terkejut ternyata kekuatannya bisa sampai sebesar itu
"hehehehehehehehe" aku tertawa seperti psikopat padahal perut ku telah berlubang
Ron yang mendengar tawaku Langsung melihat kearah ku lagi
"ap-apa!? bagaimana bisa!! aku yakin kalau semua pukulanku kena semua bahkan aku bisa membuat lubang di perutnya tapi kenapa dia masih bisa hidup!!?" Ron sangat kebingungan karena melihat hal yang sudah tidak normal
*syut *syut *syut
semua daging dan organ-organ ku langsung bersatu kembali dan membentuk bentuk yang baru
"bagaimana bisa luka yang sudah berlubang sembuh dengan sangat cepat, bahkan penyihir kelas tertinggi belum tentu bisa menyembuhkan sepeti itu" Ron mentapaku dengan mata yang pupilnya menjadi kecil
"apa sudah selesai?" tanyaku sambil mengangkat kepala dan melihat kearah Ron
Ron seketika merinding melihat tatapan milikku, karena aku tidak memasang wajah marah atau kesakitan, tapi aku tersenyum dengan sangat lebar yang mengartikan diriku akan menikmati pertarungan ini
"sialan bagaimana bisa aku takut kepada bocah ini!" batin Ron karena dia merasa merinding
saking takutnya Ron dia tidak bisa bergerak, semua tubunya seperti mengatakan lari, tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa
orang-orang yang melihat Ron tidak bergerak pun kebingungan, mereka mengira Ron telah memenangkan pertarungan tapi mereka tidak tau Ron sedang melihat apa
aku berdiri dan menghela nafas panjang
*huuuuuuu *haaaaaaaa
"berhati-hatilah"
*syuuuut
*sriiing
*Slaash
"ahhhhhhhhkkkkkkkk!!!!!!!!" Ron berteriak sangat luar biasa kuat karena tangan kanan miliknya telah terpotong
"ahhhkkk! sakit! sakit! sakit!" Ron memegang lukanya dengan tangan yang satunya
"apa? hanya segitu kah armor milikmu?" aku dapat memotong tangannya menggunakan sabit milikku
semua orang yang melihat Ron sangat terkejut karena tiba-tiba Firen muncul tepat di belakang Ron dan memutuskan tangannya
"Ayah/Sayang!!!" Selin, yoga, Fani, dan Mira berteriak secara bersamaan
aku melihat kearah mereka dan tersenyum, aku akan membuat mereka melihat darah dari ayah mereka sendiri
tapi... aku mendapat kan rencana yang lebih bagus, aku ingin membuat Ron merasakan bagaimana rasanya dikhianati
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
Hay balik sama Kimoy
gimana seru gak chapter kali ini?
itu pendapat kalian masing-masing sih
Yap mulai dari chapter ini sudah mulai penyiksaan terjadi, tapi(nih gw kasih spoiler dikit) yang ngebunuh Ron itu bukan Firen tapi ada orang laen
dan nanti kalian lihat sendiri aja di next chapter, dan gw berencana kalau arc ini bakal masih ada beberapa chapter lagi
gak nyangka ternyata arc 2 ini lumayan panjang, sebenarnya arc 3 gw bakal buat arc kerajaan, tapi karena tetap aja Firen mau balas dendam kepada kerajaan jadi mending gw gabungin aja, makanya jadi deh arc 2 yang sedikit lebih panjang
yaudah sampe sini dulu aja ya
mohon maaf kalau ada kata-kata yang salah ketik atau typo
makasih udah baca chapter kali ini
sampai jumpa di next chapter
bye bye
END CHAPTER
__ADS_1