
Untuk beberapa saat Sasha dan pria itu saling memandang satu sama lain
*SYUT
setelah itu Sasha menghilang dari tempat dia berada, dalam waktu singkat Sasha langsung muncul tepat di depan wajah pria tersebut
bukannya terkejut tapi pria itu justru memandang balik Sasha dengan sangat tajam seperti dia sudah memperkirakan kalau Sasha akan muncul di depannya
*SRING!
*TRANG!
Sasha mengayunkan pedangnya secara vertikal kearah pria tersebut tapi dengan sangat mudah pria itu menepis serangan itu dengan sabit miliknya
*BAK!
Sasha di tendang di bagian perut miliknya dengan sangat kuat sehingga membuat Sasha mundur beberapa langkah kebelakang
"cih" Sasha berdecak kesal karena dia merasa terhina saat dipukul mundur
*WUSHH
*WUSSH
*SWOOSSHH
Sasha menebas-nebas udara tapi muncul seperti sebuah energi kuat dari tebasan itu yang berwarna hitam dan bergerak menuju kearah pria yang masih berdiam di tempatnya
*BOOM!
*BOOM!
*BOOM!
serangan itu menimbulkan ledakan-ledakan yang cukup kuat untuk membunuh seseorang
*TAP
Sasha berharap pria itu terkena serangannya tapi sayangnya pria itu berkelit dari tempatnya dan berpindah ke sebelah kanan Sasha
"Sialan!" Sasha marah karena satupun serangannya tidak mengenai atau menggores pria itu sedikitpun
"kau terlalu terbawa emosi saat bertarung, bagaimana bisa kau menang jika seperti itu" kata pria itu sambil menatap remeh kepada Sasha
"tutup mulut baumu itu!!"
*VOOMM
aura sekitar Sasha menjadi lebih kuat dari sebelumnya, Sasha mengambang di udara dengan wajah yang marah dan mata yang menyala
""
*SRINGG!
tiba-tiba muncul empat Sasha di sekitar pria tersebut, sudah sangat jelas kalau tiga Sasha itu adalah sebuah bayangan tetapi sangat terlihat nyata
keempatnya secara bersamaan memberikan serangan energi dari pedang mereka dan menyerang pria itu yang tepat berada di tengah-tengah
*TRING!
*TRING!
*TRING!
*TRING!
dengan sangat mudah pria itu menangkis keempat serangan tersebut
*CRASS
tanpa diketahui lengannya terkena goresan yang lumayan kecil dan membuat darahnya mengalir
melihat kalau dirinya terluka membuat dia semakin bersemangat dan lebih menjadi-jadi
"Baiklah wanita!! kau berhasil membuat diriku kesal!!" kata pria itu dengan tatapan mengerikan dan senyuman yang membuat siapapun melihat itu akan merinding
walaupun wajahnya masih tertutup dengan topeng tapi Sasha dapat merasakan kalau pria yang ada didepannya sedang tersenyum mengerikan
tanpa di sadar oleh Sasha, tangannya sudah mulai merinding dan wajahnya menjadi pucat
walaupun dia takut tapi dia masih memasang raut wajah yang marah dan dingin itu
"hahahahaha tatapanmu itu... tatapanmu itu sangat luar biasa, aku tidak sabar untuk mencongkel keluar mata tersebut" kata pria itu yang sudah seperti orang gila
*SYUT
*SYUT
*SYUT
*SYUT
pria itu awalnya hanya berjalan mendekati Sasha tapi tiba-tiba pria tersebut menghilang dan muncul terus menerus sambil mendekati Sasha
*SYUT
__ADS_1
"Selalu waspada dengan punggung mu wanita"
*BAK
*BOOM!
pria itu muncul tepat di belakang Sasha dengan tiba-tiba dan memukul bagian pinggang Sasha dengan kuat dan membuat Sasha terpukul lumayan jauh
"Ahak!! Hukkh!" Sasha memuntahkan darah dari mulutnya sebanyak dua kali
serangan itu bukan hanya membuat Sasha terlempar tapu saat serangan itu menyentuh Sasha tiba-tiba pukulan itu meledak seperti sebuah bom
Sasha menatap ke bagian pinggangnya dan memperlihatkan pinggangnya yang mengalami luka seperti terbakar
"aku hanya menyerangmu sekali tapi kau sudah menjadi lemah seperti ini? mengecewakan" kata pria itu sambil berjalan perlahan mendekati Sasha
"ck" Sasha berdecak dan mulai berusaha untuk bangkit berdiri kembali
""
Sasha merentangkan pedangnya kearah kanan
*SWOOSSHH
*SYINGG
muncul seperti sebuah bola energi dari ujung bilah pedang milik Sasha dan setelah menunggu sedikit lebih lama Sasha melayangkan pedangnya dan bola energi itu melesat dengan cepat kearah pria tersebut
"serangan sampah seperti ini lagi" kata pria itu sambil mengangkat sabitnya untuk memotong bola energi itu menjadi dua dengan tebasan vertikal
tapi...
*SYUT
"Apa!!"
*SRINGG
*BOOM!!
Sasha dengan sangat cepat muncul di depan pria tersebut tapi bukannya menyerang pria itu Sasha malah menebas bola energi yang dia lemparkan
tapi memang seperti itulah ,
pengguna melemparkan bola energi kearah lawan dan menebas bola itu agar memunculkan ledakan yang sangat besar
jika senjata lain yang menebas bola itu maka bola energi tersebut tidak akan meledak dan hanya akan menghilang seperti angin, jadi yang menebas bola itu harus pedang milik Sasha agar menimbulkan ledakan
*BRAK
pria tersebut tidak menyangka kalau sasha akan menyerang seperti itu bahkan dirinya sampai tertipu
"kekekek hebat~ hebat~ kau berhasil menyerangku seperti itu, harus kuakui kalau serangan itu lumayan membuat diriku terluka" kata pria itu sambil berdiri dari posisi duduknya
'apa! kenapa dia masih sadar!? bahkan Diego pingsan akibat serangan itu tapi kenapa dia tidak!?' Sasha bertanya-tanya di dalam pikirannya
*SYUT
""
*SYRINGG
Pria tersebut melesat dan menebas menggunakan sabit miliknya, tebasan miliknya membentuk seperti bulan sabit dan membuat luka yang lumayan besar di bagian tangan dan kaki Sasha
"AHH!!" Sasha kesakitan akibat serangan yang dilancarkan oleh pria itu
serangan itu awalnya berbentuk vertikal dan membuat tangan Sasha terluka tapi tiba-tiba serangan itu berubah menjadi horizontal dan mengenai kaki milik Sasha, serangan itu menjadi bentuk seperti bulan sabit
"S-Sakit!" kata sasha yang keluar dari mulutnya dengan suara yang pelan
Sasha sudah terlutut satu kaki karena luka yang dia alami, dia memegang tangannya yang terluka dan menopang tubuhnya menggunakan kaki kirinya yang terluka
'Luka ini terlalu fatal, kakiku tidak bisa digerakkan!' pikir Sasha dengan wajah yang rumit
"aku belum puas, jadi kau harus berdiri lagi" kata pria itu sambil menatap remeh Sasha
'Dia kuat!' Sasha sekarang sudah menyadari kalau pria yang ada di depannya lebih kuat daripada dirinya
daripada merespon perkataan dari pria itu, Sasha malah hanya diam tanpa berkata-kata sambil menatap kearah bawah agar wajahnya yang merasakan sakit tidak dilihat oleh pria tersebut
pria itu tidak bodoh, dia menyeringai karena tau kalau Sasha sedang menahan rasa sakit dari serangannya
"kalau kau tidak bangun dalam empat tarikan nafas maka..."
pria itu berjalan mendekati Tania yang masih tertidur pulas di ujung ruangan
"aku akan menikmati tubuhnya di depanmu dan membunuhnya" lanjut pria itu sambil tersenyum jahat dan mengerikan kearah Sasha
Sasha yang mendengar ancaman dari pria itu seketika menjadi luar biasa marah, dia bisa saja membunuh Sasha tapi jangan pernah untuk menyentuh Tania sedikitpun
*VOOHHMMM
area sekitar menjadi bergetar akibat aura yang di keluarkan oleh Sasha, saking kuatnya sehingga membuat ruangan itu hancur dan menciptakan sebuah kawah yang lumayan besar di bawah kakinya
"jangan sentuh Tania dengan tanganmu yang kotor itu" kata Sasha sambil menatap mengerikan kearah pria itu
__ADS_1
Tania yang sedang tertidur langsung di lindungi oleh Sasha dengan sebuah barrier berbentuk balon dan membawa Tania ke belakang Sasha
'sepertinya ini akan menjadi serangan terakhirnya kekekek, mari kulihat sekuat apa serangan mu itu' batin pria itu dengan senyuman yang mengerikan
""
*SYUNG
*WOOSHHH
Sasha mengangkat pedangnya keatas dan mengayunkannya dengan perlahan dan menunjuk kearah pria tersebut
*GROOHH
*CTAR
*WOOISHH
Tiba-tiba muncul sebuah pedang yang luar biasa besar dari sebuah retakan dimensi yang berada di atas Sasha
pedang itu sangat besar bahkan kemungkinan dapat menghancurkan dunia Greta World dalam sekejap
(NOTE: Greta World itu dunia tempat Firen lahir)
"Tidak buruk" kata pria itu sambil menatap tajam pedang itu
*SYUUNGG
Pedang raksasa itu dengan sangat cepat mengarah kepada pria itu
"datanglah kepadaku"
""
*FWAAAAHHH
Muncul seperti kabut hitam yang keluar dari tangan pria tersebut dan meliputi pedang yang sangat besar itu
secara perlahan kabut itu seperti menyerap pedang raksasa itu dengan sangat cepat
pedang itu langsung hilang tanpa jejak didalam kabut hitam itu, dan kabut itu kembali masuk kedalam tangan milik pria tersebut
sasha tidak bisa berekspresi karena dia merasa kalau tubuhnya telah menjadi sangat lemah dan lelah
'apakah aku gagal?' pikir Sasha
*BRUK
Sasha yang melayang langsung jatuh pingsan kebawah bersama dengan Tania
*TEP
pria itu juga terduduk di sebuah batu yang lumayan besar
"huft pertarungan yang lumayan menyenangkan, jika saja insting bertarung ku belum tumpul maka aku tidak akan mudah lelah" kata pria itu
*CRAK
*CRAK
topeng yang dia pakai menjadi hancur dan memperlihatkan wajah yang sangat tampan, mata berwarna biru dan rambut berwarna biru, kulit wajah yang berwarna putih bersih dan tatapan yang dingin tanpa keringat sedikitpun terlihat dia wajahnya
tentu saja orang itu adalah Firen
Firen berdiam sebentar dan menatap tania dan Sasha yang pingsan di depannya
"heh ayo nikmati hidangan yang ada di depan kita ini"
*CTIK
tiba-tiba Barrier yang dibuat Firen menghilang secara perlahan
tapi setelah barrier itu hilang, terlihat ruangan di tempat itu menjadi utuh kembali, dari barang-barang yang telah hancur akibat pertarungan mereka sekarang telah berada di tempat asal mereka
Firen mengangkat Sasha dan Tania keatas kasur dan mulai membuka bajunya kembali
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
Halo Kimoy disini
up lagi oy
Huft lelah juga buat adegan action yak, padahal pertarungannya cuma singkat tapi gw ketiknya lama bener
udah ketik dengan detail tapi hasilnya cuma pendek action menghadeh
jadi gimana? bagus gak sih cara gw buat action? pendapat kalian aja itu mah gw cuma penasaran sama reaksi kalian hehe
yaudah deh sampe sini ada dulu
makasih ya udah Baca chp kali ini
Mohon maaf kalau ada kata-kata yang salah ketik atau typo
sampai jumpa di next chp
__ADS_1
bye bye
END CHAPTER