Gadis Buta Milik Tuan Arogan

Gadis Buta Milik Tuan Arogan
Bab 31


__ADS_3

Plak..


Sebuah tamparan keras mendarat kearah pipi Vino


Sontak membuat Vino terkejut dengan tindakan Angela.


"Angela ..apa yang kau lakukan??kenapa kau menamparku??"tanya Vino yang bingung dan heran.


"Lelaki brengsek,tidak tahu diri..kau pikir aku kesini karna merindukanmu??aku justru kesini ingin memberimu peringatan.." ucap Angela yang mulai melampiaskan emosinya


"Apa maksudmu??"tanya Vino penasaran.


"Atas dasar apa kau mengusik kehidupan Dion??Berani sekali kau menganggu dia..!!" tanya Angela langsung menyinggung Dion.sebab,Angela sudah bisa menebak siapa seseorang yang Dion singgung sebelumnya,walaupun Dion tidak menyebut nama Vino.


"Oh,jadi dia sudah mengadu padamu??pecundang sekali rupanya." ujar Vino meremehkan Dion dengan menyindirnya.


Membuat Angela seketika semakin emosi dan menatap tajam.


"Bukan urusanmu..Ku minta kau jangan mengusik dia lagi..sampai kapan pun aku tetap akan memilih dia daripada kau.!!" ucap Angela dengan emosi dan akan pergi meninggalkan ruangan Vino.


Namun,Dion dengan cepat langsung mendekap tubuh Angela dari belakang.


"Please Angela..Jangan seperti ini,aku masih sangat mencintaimu..Aku tidak ingin melepaskan mu begitu saja..katakan,apa yang kau mau..aku pasti akan penuhi semua keinginanmu.." ungkap Vino sembari tetap mendekap tubuh Angela.

__ADS_1


Angela pun langsung menghempaskan tubuh Vino dan mendorongnya dengan kasar.


"Menjauh dariku..!!aku tidak sudi disentuh olehmu..Sudah kubilang,hubungan kita sudah berakhir..berhenti untuk semua ini,kau hanya membuang-buang waktumu..karna aku sampai kapan pun tidak akan pernah lagi kembali padamu ..paham..!!" sentak Angela dengan tegas dan langsung pergi meninggalkan Vino.


Vino hanya menatap tajam dengan amarah uang terpendam.


"Kita lihat saja Angela..Siapa yang akan memilikimu,aku atau dia ." ucap Vino bicara sendiri.


...****************...


Keesokan harinya..


Saat Dion baru saja terbangun,tiba-tiba terdengar suara ponselnya berbunyi.Yang menandakan sebuah pesan masuk ke nomor ponselnya.


Dion pun kembali tidur lagi untuk beberapa saat.


*


*


Ken menjemput Alice untuk mengajaknya ke suatu tempat ,sebelum mereka akan pergi piknik.


Tiba disebuah tempat,Ken menuntun Alice memasuki tempat tersebut.Alice yang merasa aneh dengan bau tempat yang seperti tidak asing baginya.

__ADS_1


"Ini..Bukankah ini di rumah sakit kak??"tanya Alice yang sesaat menghentikan langkah kakinya.


"Iya Alice,ini dirumah sakit .."jawab Ken.


"Untuk apa kita kesini kak?Apa kakak akan menjenguk seseorang?"tanya Alice yang penasaran.


"Tidak Alice,tapi kita kesini ada yang lebih penting dan akan menemui seorang dokter." jawab Ken lagi.


Alice hanya memiringkan kepalanya dengan perasaan yang bingung.


"Ayo,ruangannya sudah tidak jauh." ujar Ken langsung menggandeng tangan Alice.


Alice hanya menuruti perkataan Ken dan mengikuti tangan Ken yang menuntun tangannya.


Dan dari kejauhan,tanpa sengaja Dion melihat Alice dan Ken.Yang secara kebetulan ia sedang menemani sang nenek check up kesehatan.Yang tadinya ia sudah malas untuk menemani,tapi karna Elisa memaksa membuat Dion terpaksa menemaninya.


Sesaat Dion mengernyitkan pandangannya dan memperhatikan mereka berdua dengan heran.


"Bukankah itu mereka, manusia bodoh yang sudah mengusikku??mau apa mereka kesini??" tanya Dion bertanya pada dirinya sendiri.


Dion tanpa sadar terus memperhatikan Alice dan Ken sampai memasuki sebuah ruangan yang sudah dituju Ken.


Dan Dion mengikuti mereka hingga berhenti dari jarak beberapa meter dari ruangan yang mereka masuki.

__ADS_1


Dokter bedah mata??' batinnya terheran.


__ADS_2