
"Jangan mendekat..!!" sentak Alice melarang Dion untuk tidak mendekatinya.
Dion pun menatap heran pada Alice yang terlihat gelisah.
"Kau kenapa?apa kau baik-baik saja??" tanya Dion yang semakin penasaran melihat gelagat Alice yang terus gelisah dan gugup.
"I..Itu..tolong bisa arahkan dimana toilet anda??aku mau ke toilet." jawab Alice yang terpaksa mengatakannya pada Dion.
Dion yang mendengar hanya bisa tersenyum tipis.
"Hanya ingin ke toilet saja kau terlalu gengsi..Ayo,aku akan mengantar mu." ujar Dion yang mengejek Alice.
Alice hanya bisa tertunduk malu.Dion pun menggenggam tangan Alice dan menuntunnya menuju toilet.Hal itu membuat Alice sedikit terkejut saat menyadari tangannya sedang digenggam oleh Dion dan ia hanya bisa mengikuti arahan Dion menuju toilet.
Tiba didepan toilet,Dion menuntun Alice memasuki toiletnya.
"Disini closet nya harus duduk,apa kau pernah menggunakannya??" tanya Dion memastikan dulu.
Alice pun langsung memasang wajah cemberut.
__ADS_1
"Maaf tuan,aku memang buta dan miskin tapi setidaknya aku tidak bodoh jika cuma menggunakan closet duduk..Awas.." jawab Alice langsung menutup pintu toiletnya dengan cukup keras.
Bruak..
Seketika membuat Dion terkejut dan tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.Karena melihat sikap polos Alice yang membuatnya merasa lucu.
Selesai dari toilet,Alice pun keluar dan perlahan berjalan.Dion yang melihat langsing menuntun Alice menuju meja makan.
"Makanan sudah datang,ayo kita makan dulu." ujar Dion mengajak Alice untuk makan bersama.
"Aku tidak mau,aku mau pergi dari tempat ini tuan..mau sampai kapan anda akan menahan ku disini??" jawab Alice menolak dan bertanya pada Dion.
"Kenapa tidak sekarang saja??jangan membuatku kehilangan pekerjaan tuan..tidak mudah mendapatkan pekerjaan dengan kondisi ku seperti ini." tanya Alice sembari menjelaskan.
"Karena aku mau kau makan dulu..dan jangan cerewet,kalau kau ingin cepat pergi dari sini turuti perkataan ku." jawab Dion sembari menyuapkan sesendok nasi ke mulut Alice.
Yang langsung membuat Alice langsung terkejut dengan tindakan Dion.
"A..Aku bisa sendiri.." sahut Alice langsung menyingkirkan tangan Dion dari mulutnya.Karena menolak yang dilakukan Dion padanya.Padahal Dion hanya menunjukkan sikap perhatiannya pada Alice.Agar Alice tahu jika Dion benar-benar tulus padanya.
__ADS_1
"Ya sudah..Makan yang banyak dan jangan terburu-buru." kata Dion membiarkan Alice makan sendiri.
Beberapa saat kemudian..
"Aku sudah selesai makan,sekarang cepat antar aku keluar dari tempat ini tuan." sahut Alice setelah menghabiskan makanannya.
"Tidak." jawab Dion singkat sembari membawa piring kotor mereka ke tempat wastafel cuci piring.
Membuat Alice terkejut.
"Kenapa?bukankah tuan sudah janji??" tanya Alice yang protes.
"Janji yang mana??aku tidak bilang itu janji." jawab Dion mengelak.
"Tuan..!!jangan terus mempermainkan ku..!! aku harus kembali ketempat kerja ku..!!" sentak Alice langsung kesal karena merasa dirinya dipermainkan lagi oleh Dion.
"Aku tidak mempermainkan mu..aku hanya menunggu jawaban darimu,kalau kau masih menolak pernyataan ku mungkin kau akan terus berada disini." jawab Dion dengan nada santai.
"Anda tidak bisa memaksa ku..apa tuan pikir menerima seseorang dengan mudahnya,setelah apa yang sudah dia perbuat pada orang itu??walau pun aku memaafkan anda,tapi bukan berarti aku juga harus menerima perasaan anda..!!" jawab Alice menolak lagi dengan tegas.
__ADS_1