
Seseorang yang baru tersadar mencoba membangunkan dirinya dan menatap kearah Alice.
Seketika membuat orang itu langsung menatap tajam.
"Kau..-..Gadis buta.." seru suara seseorang dengan lantang nya.
Alice yang mendengar suara tidak asing tersebut langsung terkejut.
Bukankah ini suara..'batin Alice yang sedikit ragu.
"Apa yang kau lakukan disini gadis buta..!!dimana ini?kenapa aku bisa disini?kau pasti sudah membuatku seperti ini kan?" sentak Dion yang langsung emosinya memuncak.Kala harus bertemu kembali dengan sosok Alice yang sangat ia benci.
Alice pun kembali terkejut dengan suara Dion yang tiba-tiba meninggi.Ia tidak menyangka jika orang yang selama ini sedang dirawat adalah Dion.
"Ba..bagaimana mungkin..-" ucap Alice dengan bahasanya yang terbata-bata karena sangat syok,mengetahui Dion adalah orangnya selama ini.
__ADS_1
"Cepat jawab gadis sialan..!!! kenapa kau cuma diam saja..!!!" sentak Dion lagi yang membuatnya tiba-tiba merasakan sakit diperutnya.Karna luka tusukannya yang masih belum begitu pulih.
"Akkh.."lirih Dion sambil memegangi perutnya yang ditutupi perban.
"I ..itu..-" ucap Alice yang bingung akan menjelaskannya pada Dion.Karna merasakan Dion yang begitu emosi,tidak tahu apakah Dion akan percaya dengan penjelasannya.
"Keluar kau dari sini gadis buta,aku tidak mau melihatmu..!!aku akan buat perhitungan denganmu..Kau tunggu saja..kau akan menyesalinya..!!!" sentak Dion yang kini memberi ancaman dan peringatan pada Alice.Yang sudah dianggap penyebab Dion berada di rumah sakit dengan terluka parah.
"Dion..-" seru Arga yang tiba-tiba muncul memasuki kamar perawatannya.
"Kamu..kenapa bisa disini??" tanya Arga pada Alice yang bingung dan penasaran.
"Kau usir gadis sialan ini..dia pasti sudah membuatku berada disini..Gadis brengsek,buta..kau tidak layak hidup sialan..!!!" sentak Dion lagi yang memaki dan menghina Alice dengan nada tinggi.
"Dion.. jaga ucapan mu..kau tidak pantas bicara seperti itu padanya." sahut Arga memprotes ucapan Dion yang sudah keterlaluan.
__ADS_1
"Aku tidak peduli,cepat usir gadis cacat itu dari hadapanku..!!" jawab Dion yang masih dikuasai oleh emosinya yang memuncak.
Alice seketika merasa syok dan terdiam.Hatinya pun serasa tercabik-cabik yang begitu sakit.Saat ia harus mendengarkan hinaan dan makian yang diucapkan Dion pada dirinya.
Dion yang tidak tahu apa yang sudah sebenarnya terjadi padanya.Dengan tega menuduh dan memfitnah Alice yang juga tidak tahu apa-apa.
Hati Alice pun hancur dan merasa sangat sedih.Ia pun perlahan bangkit dan mendirikan tongkatnya.
"Maaf,aku akan pergi.." sahut Alice yang memilih mengalah untuk meninggalkan mereka,karena perintah Dion yang menyuruhnya pergi.Alice pergi dengan perasaan yang hancur akibat ucapan Dion.
Dion tidak menjawab dan hanya menatap tajam kearah Alice yang sudah pergi.Sementara Arga mengusap wajahnya sambil menarik nafas panjangnya.
"Kau benar-benar keterlaluan Dion..Lagi-lagi kau menyakiti perasaannya..Kenapa kau harus mengatakan hal sekejam itu??apa kau sudah tahu kenapa dia bisa disini??aku sendiri saja baru tahu kenapa gadis itu bisa bersama mu.." sahut Arga bertanya pada Dion dengan rasa kecewanya.Karna melihat sikap Dion yang lagi-lagi begitu arogan dan kejam.
"Aku justru juga tidak tahu kenapa dia bisa disini??tapi aku tahu,ini semua pasti karena ulah dia..Dia pasti sudah menyuruh orang untuk membunuhku sebelumnya..!!" jawab Dion masih meluapkan emosinya.
__ADS_1
"Hah??menyuruh orang membunuhmu??bagaimana bisa??" tanya Arga yang terkejut.