Gadis Buta Milik Tuan Arogan

Gadis Buta Milik Tuan Arogan
Bab 71


__ADS_3

Akhirnya Linda dan Alice mengikuti arahan kedua pengawal tersebut.Mereka pun diantar langsung kerumahnya.


Tiba di rumah,para sang pengawal masih tetap berjaga diluar area pekarangan rumah Linda.Linda yang sudah menutup pintu,hanya mengintip mereka dari balik kain jendelanya.


"Aneh,kenapa mereka masih berjaga diluar??harusnya mereka pulang saja." gerutu Linda mengomentari mereka.


"Memangnya mereka masih berada diluar bi??" tanya Alice yang sedang duduk.


"Iya nak,mereka masih diperintahkan untuk menjaga mu.." jawab Linda.


"begitu." ujar Alice singkat.


"Alice,apa kamu benar-benar tidak tahu,apa alasan orang itu menyuruh mereka??tidak mungkin dia menyuruh mereka tanpa sebab.." tanya Linda yang penasaran.


"Aku juga tidak tahu bi,biarkan saja..yang penting tidak menganggu kita."jawab Alice masih memilih bungkam dan tidak ingin menceritakan yang sebenarnya pada sang bibi.

__ADS_1


"Ya sudah,kamu istirahat lah agar kondisi mu benar-benar pulih..karna minggu depan kamu akan segera di operasi nak." ujar Linda.


"Iya bi..tapi jika operasi itu lancar dan aku bisa melihat kembali,apakah aku bisa melihat siapa orang yang sudah mendonorkan matanya untuk ku??" tanya Alice sebelum pergi istirahat.


"besok kita akan ke rumah sakit,kita bisa tanyakan langsung nak..karena bibi juga belum begitu jelas dengan penjelasan dokter tentang sang pendonor..karena kondisi sang pendonor sudah koma nak.." jawab Alice.


"Oh begitu,baik lah bi..aku istirahat dulu." kata Alice beranjak bangkit dan berjalan ke kamarnya.


...****************...


Dion menghela nafasnya dengan datar.


"Kenapa kalian datang kesini??apakah si tua itu mengadu pada kalian??" tanya Dion menebak.


"baguslah kalau kau sudah tahu,lalu bagaimana kau akan menjelaskannya pada kami??kenapa kau bisa melakukan hal itu??" tanya William menatap serius pada Dion.

__ADS_1


"Tidak ada alasan aku melakukan itu.." jawab Dion datar.


"Apa maksud mu dengan tidak ada alasan??selama ini kita sudah menjalin hubungan baik dengan dia,kenapa kau tiba-tiba menimbulkan masalah sampai melibatkan perusahaannya..jangan bersikap seperti anak-anak Dion,kau sudah dewasa..dan kau sebentar lagi juga akan menikah dengan anaknya." ujar William.


"Itu cuma karena bisnis bukan karena aku rela dijodohkan dengan anaknya..dan aku bekerja sama dengannya bukan karena aku percaya dengan perusahaannya,tapi aku hanya ingin menarik semua investor yang bekerja sama dengannya." ungkap Dion dengan nada sedikit sombong.


membuat William pun seketika marah mendengar penjelasan Dion.


"Apa maksudmu??jangan bertindak licik Dion..ayah mu membangun perusahaan itu dengan cara yang jujur dan kerja kerasnya,bukan dengan cara seperti yang kau lakukan.." protes William.


"Kakek,bukankah itu sudah menjadi hal biasa dalam dunia bisnis??tujuan ku juga untuk membuat perusahaan orang tua ku menjadi besar bukan semakin hancur..karena aku juga tahu tujuan dia sebenarnya.Sebaiknya hal ini kakek tidak perlu ikut campur. aku tidak akan melibatkan kalian,biar ini jadi urusan ku." jawab Dion dengan tegas.


"Lalu bagaimana hubungan mu dengan Angela sayang?ini pasti akan mempengaruhi hubungan mu bukan??" sahut Elisa sang nenek yang bertanya.


"Aku tidak memperdulikannya lagi,perjodohan ini batal..dan aku tidak ada hubungan apa pun lagi dengan dia,termasuk dengan perusahaan ayahnya."

__ADS_1


"Apa kau sudah memikirkan resiko yang akan kau tanggung nantinya??karena kakek yakin,mereka tidak akan tinggal diam dengan semua yang kau lakukan.." tanya William lagi.


__ADS_2