Gadis Buta Milik Tuan Arogan

Gadis Buta Milik Tuan Arogan
Bab 81


__ADS_3

Melihat Dion yang lebih membantu Alice terjatuh,Angela semakin marah dan menatap tajam kearah mereka.


"Jadi kau lebih memilih gadis buta seperti dia??apa yang sudah kau pikirkan Dion??kenapa harus gadis buta itu??apa kurangnya dari ku??" tanya Angela dengan perasaan emosinya.


Dion pun menoleh tajam dan menghampiri Angela sambil mengapit kedua pipinya dengan kasar.


"Kau tidak ada kurangnya,tapi kau hanya sampah bagi kudan dia tidak bisa dibandingkan dengan mu perempuan ja*ang..!!! enyah kau dari hadapan ku,paham.!'" sentak Dion langsung menghempas wajah Angela dengan kasar dan langsung pergi membawa Alice meninggalkan Angela begitu saja.


Seketika membuat Angela begitu kesal dan murka melihat sikap Dion,yang benar-benar tidak mencampakkan dirinya.


"Brengsek kau Dion..!!akan ku hancurkan kalian berdua.!!" teriak Angela meluapkan seluruh amarahnya tanpa peduli dengan situasi sekitarnya.


Dion pun mengantarkan Alice menuju rumahnya.


Dion tampak serius dan fokus saat mengemudikan mobilnya.

__ADS_1


Sementara Alice memilih diam dan tidak ingin bicara apa pun.


Tiba di rumah,sebelum menuntun Alice turun dari mobilnya.Sesaat Dion menatap Alice dengan serius.


"Maaf untuk tadi,aku tidak bermaksud membuat wanita itu mengusik mu..ini di luar kendali ku.ku harap kau tidak memasukkan perkataannya dalam hati." ucap Dion mencoba menjelaskan.


"Tidak apa-apa,aku sudah biasa menerima penghinaan seperti tadi tuan..Bukankah tuan juga pernah bilang begitu pada ku??" jawab Alice tidak mempermasalahkan perlakuan Angela tadi kepadanya dan mengungkit perlakuan Dion juga.


Dion pun langsung terdiam.


Tanpa menjawab,Dion pun menuntun Alice menuju masuk ke pekarangan rumahnya.Dan disaat bersamaan Linda yang mengetahui kedatangan mereka,langsung menyambut mereka.


"Kenapa kalian bisa bersama??Alice,bukankah kamu bilang mau kembali ke toko??" tanya Linda yang merasa heran.


"Mulai sekarang dia sudah berhenti bekerja disan,karena dia akan bekerja dengan ku mulai besok." sahut Dion yang langsung menjawab pertanyaan Linda.

__ADS_1


"Jangan asal bicara tuan,siapa yang ingin bekerja dengan anda??jangan seenaknya memutuskan,karena aku sampai kapan pun tidak akan mau bekerja dengan anda.." sahut Alice menentang langsung jawaban Dion pada sang bibi.


Alice pun meninggalkan Dion,masuk kedalam rumahnya.Dan membiarkan Dion begitu saja tanpa mengatakan terima kasih karena sudah mengantarnya pulang.


Mengingat apa yang terjadi padanya tadi,membuatnya merasa sedikit syok tapi tidak ingin lagi mempermasalahkan nya pada Dion.


Dion pun kembali terdiam dan hanya bisa bersabar melihat sikap Alice yang mengabaikan dirinya.Sedangkan Linda masih menatap bingung dengan mereka berdua.


"Sebaiknya anda pulang saja..Aku tidak tahu apa yang sudah terjadi pada kalian,tapi semoga anda tidak menyulitkan Alice lagi..karena untuk kali ini aku tidak akan tinggal diam,jika anda menyakiti Alice lagi..Pulang lah.."ucap Linda dengan nada sedikit merendah.


Dion pun langsung mengangguk,menuruti perkataan Linda.


"Tapi ku minta,jangan ijinkan Alice bekerja disana lagi.. aku akan membuka toko kue,kalau dia memang nyaman bekerja di toko kue..secepatnya aku akan mengurus itu semua." ucap Dion sebelum pergi.


"Kenapa anda melarang Alice bekerja disana??dan kenapa anda ingin membuka toko untuk Alice??apa lagi yang anda rencanakan?" tanya Linda dengan curiganya.

__ADS_1


__ADS_2