
Dion mengendarai mobilnya dengan kecepatan sangat tinggi.Ia masih belum bisa melupakan bagaimana sikap Megan terhadapnya.Seakan dia tidak bisa terima jika Megan sanggup bersikap tidak mengenalnya dengan dekat.
Bertahun-tahun,Dion mempertahankan perasaannya agar suatu hari bisa mengutarakan nya pada Megan.Tapi harus berakhir dengan patah hati yang begitu menyakitkan.Ia tidak mengira jika Megan,benar-benar tidak menganggap dirinya selama ini.Menunggunya kembali dari luar negeri dan mencoba memulai hubungan dengannya,tapi berujung dengan bertepuk sebelah tangan.
"Brengsek..!! sialan..!!!percuma saja aku menunggumu wanita sialan..!!" umpat Dion meluapkan emosinya sambil sesaat memukul stir mobilnya.
Disaat ia masih mengendarai mobilnya,tiba-tiba sebuah mobil mencoba menyalipnya dan berhenti tepat didepan mobilnya.
Seketika membuat Dion harus ngerem mendadak sebelum menabrak mobil yang tiba-tiba berhenti tepat didepan mobilnya.
Tak berapa lama,beberapa orang keluar dari mobil tersebut.Beberapa pria bertubuh besar dengan penampilan yang serba hitam,dan menutupi wajahnya dengan masker hitam.
Sesaat,Dion memperhatikan para pria yang keluar dari mobil mereka dan berjalan kearah tepat didepan mobilnya.Dan menyuruh Dion untuk keluar dari mobilnya tanpa bersuara.
Dion mengernyitkan tatapannya dengan aneh dan bingung.Dia tidak tahu apa tujuan para pria yang menyuruhnya untuk keluar.
Dion pun lebih memilih mengabaikan mereka dan bertahan didalam mobilnya.Membuat salah satu dari mereka mulai kesal dan memukul kap mobil Dion.Menunjukkan bahwa si pria sedang menantang Dion
__ADS_1
"Sialan..Siapa mereka??mau apa mereka??"tanya Dion pada dirinya yang masih bingung.
Dengan terpaksa Dion pun keluar dari mobilnya.Dan menghampiri si pria yang memaksanya untuk keluar.
"Siapa kalian??mau apa kalian??"tanya Dion tanpa merasa takut sedikit pun pada mereka
Tanpa menjawab,mereka justru tiba-tiba langsung menyerang dan memukuli Dion.
Buk..Buk..
Dion pun berusaha melindungi dirinya dan melawan mereka yang jumlahnya justru lebih banyak dari sebelumnya.
Dan mereka pun kembali memukuli Dion tanpa ampun.Hingga beberapa saat,Dion mulai terluka sekujur tubuhnya,tapi masih berusaha untuk melawan mereka yang juga ikut terluka.Yang bahkan ada yang sampai tidak sanggup untuk melawan Dion karena ternyata Dion sangat kuat dan jago dalam berkelahi.Melawan para pria yang hanya berbadan besar tapi tidak memiliki tenaga kuat,sangat lah mudah bagi Dion untuk melawan mereka.
"Kalian pikir aku takut??berapa pun kalian,aku bisa membunuh kalian semua..!!!" sahut Dion memberi peringatan pada mereka yang sudah dalam keadaan terluka.
Mereka pun tampak memilih tidak menyerang Dion lagi.Dan membuat Dion untuk pergi,karena sudah menghajar mereka yang berusaha hampir membunuhnya.
__ADS_1
Tapi,pada saat dia akan membalikkan tubuhnya untuk kembali mobilnya.
Tiba-tiba saja..
...****************...
Alice yang baru saja tiba dirumah setelah seharian bekerja,langsung disambut Linda sang bibi.
"Alice,kamu sudah pulang nak.."ujar Linda.
"Iya bi.." jawab Alice.
"Ya sudah,kamu langsung istirahat saja..Bibi mau keluar sebentar.." kata Linda yang akan bersiap-siap pergi.
"Bibi mau kemana?"tanya Alice ingin tahu.
"Kerumah bi Ida,mau mengantarkan pesanan kue.Tadi dia meminta bibi untuk membuatkannya..Jadi bibi mau mengantarnya sekarang..Kamu langsung tutup pintu dan jangan lupa kunci ya..Bibi tidak akan lama." ujar bibi langsung pergi.
__ADS_1
"Hati-hati bi." ujar Alice langsung menutup pintu rumah nya.