Gadis Buta Milik Tuan Arogan

Gadis Buta Milik Tuan Arogan
Bab 82


__ADS_3

"Aku hanya ingin menebus semua kesalahan ku selama ini dan ingin menjalin hubungan yang serius dengannya." jawab Dion langsung pergi meninggalkan Linda.


Linda pun hanya memandang bingung dengan jawaban Dion.


"Hubungan serius??apa pemuda itu mulai menyukai Alice??" tanya Linda yang bingung.


...****************...


Alexander tampak kacau setelah masalah yang ditimbulkan oleh Dion pada perusahaannya.Perusahaannya yang susah ia bangun selama bertahun-tahun,perlahan mulai bermasalah.Kerugian yang dialaminya karena para investor yang menolak kerja sama dengan perusahaannya,semakin membuat perusahaannya diambang kehancuran.


"Brengsek sekali kau Dion..!! Aku akan secepatnya menghancurkan hidup mu..bajingan..!!" teriak Alexander yang terus meluapkan seluruh amarahnya dan beberapa kali menenggak minuman alkohol yang ada ditangannya.


Tidak berapa lama,Angela pun datang menghampiri Alexander ayahnya.


"Pa,papa harus segera menyingkirkan gadis yang bersama Dion..Dia benar-benar sudah mencampakkan ku demi gadis buta itu..huaa.." lirih Angela yang merengek pada ayahnya.

__ADS_1


Alexander yang mendengar pun sesaat merasa bingung dan heran.


"Apa maksud mu dengan gadis buta??" tanya Alexander pada Angela.


"Iya,ternyata gadis yang dipilih Dion adalah gadis buta dan miskin pa..Aku tidak tahu kenapa Dion lebih memilih gadis buta itu. Huaa..aku sangat tidak terima pa,bagaimana bisa aku disaingi oleh gadis buta..huaa.." rengek Angela lagi.


"Kau pergi lah ke kamar,papa pasti akan membereskan ini semua..Secepatnya mereka akan menerima penyesalan karena sudah berurusan dengan keluarga Alexander.." ucap Alexander dengan tatapan yang tajam.dan begitu yakin.


Angela pun menuruti perintah ayahnya dan pergi meninggalkannya sendirian.


Alexander pun mengeluarkan ponselnya dan menghubungi seseorang.


...****************...


Beberapa hari kemudian..

__ADS_1


Alice dan Linda kembali ke rumah sakit untuk melakukan operasi mata yang sudah dijadwalkan oleh sang dokter.


Sebelum operasi dilakukan,sang dokter pun melakukan pemeriksaan lebih dulu pada mata Alice.Dan Linda dengan setianya menemani Alice.


"Dokter,apakah setelah saya bisa melihat.Saya bisa melihat dan bertemu dengan keluarga yang sudah mendonorkan matanya untuk saya??" tanya Alice.


"Maaf nona Alice,untuk hal ini saya tidak bisa mempertemukan kamu dengan pihak keluarga yang mendonorkan kornea matanya..dengan alasan,mereka tidak mau semakin sedih melihat salah satu organ tubuh keluarganya sudah dimiliki oleh orang lain..walau pun mereka sudah mengikhlaskan untuk di donor kan pada pasien yang membutuhkan.." jawab sang dokter panjang lebar menjelaskan.


Alice pun langsung memasang wajah murung,karena merasa kecewa tidak bisa bertemu dengan orang yang sudah bermurah hati menolongnya.


"Tapi saya bisa pertemukan kamu dengan orang yang sudah membantu kamu mencarikan pendonor kornea mata kamu." ujar sang dokter.


"Oya??kalau begitu ijinkan saya bertemu dengan orang itu dokter..saya ingin mengatakannya langsung,sebagai ucapan tanda terima kasih pada orang yang sudah membantu saya." kata Alice yang seketika raut wajahnya berubah ceria.


"Baik lah,setelah operasi ini berjalan dengan lancar dan saat pembukaan perban nanti,saya akan pertemukan kamu dengan orang itu." jawab sang dokter menyanggupi permintaan Alice.

__ADS_1


Alice pun langsung tersenyum bahagia,seakan ia tidak sabar untuk bisa melihat dan mengatakannya langsung ucapan terima kasih pada orang yang sudah membantunya.


Setelah pemeriksaan mata,operasi pun mulai dipersiapkan oleh tim medis.Alice merasa gugup dan bercampur takut.Berharap operasi matanya berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan.Begitu juga dengan Linda yang merasa cemas dengan operasi yang sebentar lagi akan dilakukan pada mata Alice.


__ADS_2