
Malamnya..
Sehabis dari kantor,Dion langsung bergegas menuju suatu tempat.Dan secara kebetulan,Angela melihat mobil yang dikendarai Dion keluar dari kantornya.Angela yang berniat ingin menemui Dion,langsung mengikuti mobil Dion yang pergi dari jarak beberapa meter.
Merasa Dion bukan pulang ke kediamannya,Angela terus mengikuti mobil Dion dengan penuh kecurigaan.
"Dia mau pergi kemana??kenapa tidak pulang ke apartemennya?" tanya Angela pada dirinya yang merasa penasaran.
Tiba disebuah tempat,Dion memarkirkan mobilnya dan langsung masuk ke gedung tersebut.
Angela yang masih mengikuti Dion dari kejauhan,juga ikut turun dari mobilnya.
"Rumah sakit??untuk apa dia kesini??" tanya Angela penasaran.
Dion berjalan menuju lorong kamar perawatan.Yang ternyata ia kembali ingin melihat Alice,karna sebelumnya dia tidak jadi menemui Alice.
"Alice,bibi pulang sebentar ya..bibi mau menyiapkan pakaian untukmu besok pulang." ujar Linda pada Alice.
"Iya bi.." jawab Alice.
"Kamu tidak apa-apa kan sendirian??"tanya Linda memastikan.
"Tidak apa-apa bi,bibi tenang saja." jawab Alice.
"Ya sudah,bibi tinggal ya..kamu istirahat ya." ucap Linda bersiap-siap akan pergi.
__ADS_1
"Iya bi..bibi hati-hati." ucap Alice.
"Iya nak..bibi pamit." jawab Linda langsung meninggalkan kamar Alice.
Setelah menutup pintu kamar perawatan Alice,Linda dikejutkan dengan kemunculan Dion secara tiba-tiba.
"Astaga.." seru Linda yang terkejut.
"Maaf aku mengejutkan anda." ujar Dion dengan sikap tenangnya.
"Apa yang anda lakukan disini??mau apa lagi anda??" tanya Linda sedikit ketus.
"Boleh aku bertemu dengan gadis itu??" tanya Dion.
"Aku belum jadi bertemu dengannya." jawab Dion.
Linda pun langsung mengernyitkan pandangannya.
Apa karna Ken datang,dia tidak jadi menemui Alice??' batin Linda menebak.
"Ya sudah,aku mengijinkan anda tapi saya minta jangan terlalu lama.karna Alice harus cukup istirahat..Sebab besok dia sudah keluar dari rumah sakit ini." kata Linda mengingatkan.
"Dan lagi jangan membuat masalah dengan Alice." timpalnya memberi peringatan.
"Baik,aku mengerti." jawab Dion mengangguk.
__ADS_1
Dan dari kejauhan Angela masih mengawasi Dion.
"Kira-kira siapa yang sedang bicara dengan Dion??" tanya Angela makin penasaran.
Linda pun akhirnya mengijinkan Dion untuk bertemu Alice,dan ia langsung pergi meninggalkan Dion.
Dion pun memasuki kamar perawatan Alice.Menyadari pintu terbuka Alice mencoba menolehkan kepalanya kearah pintu.
"Bibi,kenapa kembali??apakah ada yang ketinggalan??" tanya Alice yang mengira Dion adalah sang bibi.
Dion sesaat diam dan memperhatikan keadaan Alice.
Apakah benar dia yang sudah menyelamatkan nyawa ku,tapi kenapa dia harus melakukan itu??yang sudah jelas aku sudah membuatnya terluka batin.' gumam Dion tiba-tiba merasa bersalah.
"Bi..kenapa diam??"tanya Alice yang bingung karna tidak ada jawaban.
"Hai..aku bukan bibi mu." sahut Dion yang akhirnya buka suara.
"Suara ini." seru Alice yang terkejut dengan suara Dion yang tidak asing baginya.
Sementara Angela langsung berjalan menuju ke kamar dimana Dion masuk tadi.Sesaat ia mengintip dari kaca pintu tersebut dan memperhatikan apa yang dilakukan Dion.
Angela merasa penasaran dan bingung,melihat Dion menemui seorang gadis seperti Alice yang tidak dia kenal.
Brengsek..Siapa gadis itu??kenapa Dion menemui gadis itu??Dion brengsek..pantas saja kau menolak ku terus,ternyata kau memiliki wanita lain selain aku..'batin Angela yang langsung menuduh Dion dengan pemikirannya sendiri.
__ADS_1