
Sesaat sang dokter melirik kearah Dion,yang dengan santai nya duduk.
"Orangnya tepat berada disebelah mu.Dia lah yang sudah membantu mu mencarikan pendonor mata itu." ungkap sang dokter sambil menatap kearah Dion.
Alice langsung membulatkan kedua matanya dengan ekspresi yang tidak percaya.
"Tidak mungkin,dokter pasti bohong kan??apa dokter sedang bekerja sama dengan dia??" tanya Alice yang tidak percaya begitu saja.
"Yah,aku memang bekerja sama menutupi identitas nya selama ini,sebelum tiba saatnya kau bisa melihat lagi." jawab sang dokter.
Dion hanya tersenyum dan membiarkan sang dokter mengungkapkan semua rasa penasaran Alice selama ini.
Alice pun seketika kaget dan langsung menoleh kearah Dion.
Setelah sang dokter mengungkapkan semuanya,Dion dan Alice meninggalkan rumah sakit.
"Bagaimana??kau masih tidak percaya dengan semua yang diungkapkan dokter itu tadi??" tanya Dion sebelum menuju parkiran.
Alice pun langsung menoleh kearah Dion.
__ADS_1
"Tapi sebelumnya aku ingin tahu,sejak kapan tuan melakukan itu??" tanya Alice penasaran.
"Mungkin sejak aku menyadari jika semua yang ku lakukan padamu sudah salah dan sangat kejam." jawab Dion dengan santai nya.
"Jadi ceritanya tuan sudah mendapatkan teguran dan hidayah dari Tuhan??" tanya Alice menyindir.
"Heii..kata-kata mu tajam juga rupanya..Sudah lah,ayo kita pulang..Aku perlu bertemu dengan bibi mu." ujar Dion langsung merangkul bahu Alice menuju mobilnya.
"Mau apa tuan bertemu dengan bibi saya??" tanya Alice bingung.
"Kau mau tahu saja." ujarnya sambil tersenyum.
"Terus lah kalian tersenyum,karena setelah ini aku akan menyingkirkan kalian berdua.Beraninya kau merebut Dion dari ku gadis miskin sialan.." gerutu Angela dari kejauhan sambil menatap tajam kearah Alice.
...****************...
Kediaman Alice..
"Apa??kau ingin menikahi Alice???" tanya Linda yang begitu terkejut saat mendengar Dion mengatakan Alice ingin menikah.
__ADS_1
"Benar." jawab Dion singkat.
Linda langsung menoleh kearah Alice,seakan meminta penjelasan hanya dengan tatapan.
"Aku belum menjawab iya bi,tapi tuan ini sangat memaksa." jawab Alice yang langsung paham dengan tatapan bibinya.
"Tapi kenapa anda tiba-tiba ingin menikahi Alice??apakah anda merasa kasihan padanya?atau karena ingin menebus kesalahan tuan pada Alice??" tanya Linda memastikan dulu
"Kasihan tidak,itu bukan niat ku.tapi lebih memang ingin menebus semua kesalahan ku selama ini pada Alice dan aku juga memiliki perasaan mencintai Alice." jawab Dion mengungkapkan perasaannya.
"Apakah anda benar-benar serius ingin menikahi Alice??" tanya Linda lagi.
"Aku tidak pernah main-main,terlebih dalam sebuah ikatan pernikahan.Aku memang dikenal pria yang sombong dan tidak memiliki perasaan.Tapi jika aku sudah menentukan pilihan pada seseorang untuk hidup ku,aku akan melakukan apa pun untuknya dan memperjuangkannya." jawab Dion meyakinkan Linda dan Alice.
Sesaat membuat Linda merasa terharu dengan jawaban Dion yang sangat dewasa.
"Alice,menurut mu bagaimana nak??bibi tidak bisa mengatur untuk pilihan hidup mu nak.Karena bibi ingin kamu bahagia nak.Jadi bibi serahkan semua keputusan pada mu nak." tanya Linda.
Alice pun mulai bingung,sebab sang bibi sepertinya mendukung dan merestui niat baik Dion yang ingin menikahi dirinya.
__ADS_1
Sesaat Alice pun melirik kearah Dion,yang memang terlihat serius dan sungguh-sungguh.