Gadis Buta Milik Tuan Arogan

Gadis Buta Milik Tuan Arogan
Bab 54


__ADS_3

"Uhuk..Uhuk.." lirih Vino yang seketika terbatuk dan mengatur nafasnya yang hampir kehilangan nafasnya.


"Lepaskan aku ..!! ingat,kalau kau masih berani menantang ku,bukan cuma nyawa mu saja yang bisa ku lenyap kan,tapi seluruh yang kau miliki juga bisa ku lenyap kan..Brengsek..!!!" teriak Dion saat ia melepaskan dirinya dari pada petugas keamanan.


Setelah memberi peringatan pada Vino,Dion pun langsung pergi meninggalkan ruangan Vino.Sementara Vino hanya bisa terdiam dan memandang Dion yang sudah pergi.


Brengsek..darimana dia tahu ??' batin Vino.


Yang rupanya nya sudah dari awal menjadi dalang dengan merencanakan dan menyuruh beberapa orang untuk membunuhnya.Sebab ia masih tidak terima atas apa yang dilakukan Dion padanya yang sudah meremehkan dirinya.


Dion pun pulang dengan perasaan yang begitu emosi,karna dia masih belum puas melampiaskan dendamnya pada Vino.


...****************...


Malamnya setelah menutup toko,Alice pun bergegas pulang dan tidak diantar oleh Ken.Karna dia terus berusaha menolak dan menghindar kebaikan Ken.Sejak ibu Ken memberinya peringatan,Alice memilih untuk terus menjaga jarak.Agar ia tidak dianggap mencoba mendekati Ken yang ingin mengambil keuntungan.


Alice berjalan dengan sangat berhati-hati karna ia menggunakan tongkat untuk mengarahkan arah jalannya.Tanpa sadar hujan pun turun dengan derasnya.Alice pun langsung panik dan mempercepat langkah kakinya.

__ADS_1


Tapi,disaat ia akan mempercepat langkahnya.Tiba-tiba saja sebuah sepeda motor melaju kencang dan tanpa sengaja menabrak Alice hingga terjatuh.


"Akh.." lirih Alice yang terjatuh dan tidak mengetahui jika sepeda motor itu akan menabraknya.


Sementara sepeda motor tersebut lebih memilih kabur dan meninggalkan keadaan Alice begitu saja.


Alice pun mencoba untuk membangunkan tubuhnya,tapi ia serasa tidak mampu.Karna ia merasakan kakinya yang begitu sakit.Alice terus berusaha untuk bangkit,tapi karena terlalu sakit dan sulit untuk membangunkan tubuhnya.Ia pun mencoba meminta tolong pada orang-orang disekitarnya.


"Tolong..Tolong..sakit sekali..hiks.." teriak Alice sekuat mungkin meminta pertolongan.


Pada akhirnya Alice pun jatuh pingsan,karena tak kuat menahan rasa sakit di kakinya dan tubuhnya yang mulai kelelahan karena hujan yang membasahi seluruh tubuhnya.


Dan disaat Alice yang sudah jatuh pingsan.Sebuah mobil hitam pun melaju kearahnya.Sesaat dia menghentikan mobilnya dan memperhatikan sosok yang pingsan dipinggir jalan.


Pengemudi itu langsung turun dan menghampiri Alice yang masih pingsan.


Pengemudi tersebut sesaat memperhatikan Alice yang belum ia lihat wajahnya.

__ADS_1


"Hei..apa kau baik-baik saja??" tanya pengemudi tersebut sambil menepuk pelan bahu Alice.


Karna tidak ada reaksi sang pengemudi berinisiatif untuk menolongnya dan membawa Alice ke rumah sakit.


Dan saat dia akan merebahkan tubuh Alice dibelakang kursi pengemudi,ia pun langsung terkejut.


Dan disaat itu juga,Alice sedikit tersadar dan beberapa saat dapat mendengar suara yang tidak asing ia dengar,bahkan aroma parfum yang khas membuat Alice teringat akan seseorang.Tapi karna kondisinya yang sudah sangat lemah,Alice kembali pingsan.


...****************...


Linda mulai tampak khawatir menunggu Alice yang masih belum pulang.


"Alice kemana ya??kenapa sudah jam segini dia masih belum sampai??aduh..dimana kamu nak??bibi sangat mengkhawatirkan keadaanmu.." ujar Linda yang terus berjalan mondar mandir dan sesekali melihat kearah luar jendela yang begitu cemas dan panik.


Dan tiba-tiba saja terdengar suara ponselnya yang berbunyi.Linda pun menatap heran dengan nomor asing yang tidak ia kenal.Linda langsung menerima panggilan tersebut .


"Ya halo..ini dengan siapa??" tanya Linda.

__ADS_1


__ADS_2