
"Apa??sudah dibayarkan?" tanya Arga memastikan kembali ucapan sang perawat di bagian administrasi.
"Benar pak.."jawab perawat tersebut.
Sesaat Arga memeriksa data pembayaran yang diberikan oleh sang perawat.
Arga dengan fokusnya membaca setiap keterangan yang tertulis didata tersebut.Dan ia pun terfokuskan pada keterangan tentang donor darah.
"Maaf,apakah pasien juga menerima donor darah??"tanya Arga kembali pada sang perawat.
"Benar pak..karna saat itu pasien membutuhkan donor darah yang kebetulan kami kehabisan cadangan stok darah..Jadi ada seseorang yang suka rela mendonorkan darahnya." jawab sang perawat menjelaskan lagi.
"Kira-kira siapa orangnya??apakah anda tahu??"tanya Arga semakin penasaran.
"Kalau soal itu,silakan bapak tanyakan langsung dengan dokternya..Karna disitu,dia tidak mau dicantumkan namanya."jawab sang perawat.
"Oh..oke..baik lah,terima kasih." ucap Arga langsung meninggalkan bagian administrasi.
__ADS_1
Kini Arga semakin penasaran dengan biaya yang sudah dilunasi sebelum ia datang dan sosok orang yang sudah mendonorkan darahnya.Sebab ia tahu,jika Dion memiliki golongan darah yang cukup sulit didapat dari pendonor.
"Kira-kira siapa yang sudah mendonorkan darahnya pada si tengil itu??"tanya Arga yang sangat penasaran.
Cukup lama Arga meninggalkan Dion sendirian di kamar perawatan,akhirnya dia pun kembali dengan wajah ketusnya.
Ia langsung melemparkan data yang dia terima tadi ke tubuh Dion.Dion yang tadinya sedang tertidur bentar,langsung terbangun dan kaget.
"Akh..kau kenapa??"tanya Dion sedikit merasakan sakit karena luka diperutnya.
"Kau tidak akan percaya apa yang sudah terjadi padamu sebenarnya." ujar Arga dengan nada dingin.
"Apa maksudmu??katakan dengan jelas." tanya Dion dengan serius.
Arga pun menarik nafas panjangnya dan berniat akan menceritakan semuanya
Tapi..
__ADS_1
...****************...
Kediaman Angela..
Angela tampak kebingungan dan frustasi setiap kali ia melihat ponselnya.Sebab sejak dari kemarin,Angela terus menghubungi nomor ponsel Dion.Tapi justru tidak tersambung sama sekali.
Angela mulai kesal dengan sikap Dion,yang dianggapnya sama sekali tidak memperdulikan dirinya.
"Erggghh..kenapa susah sekali lelaki itu dihubungi..apa dia sengaja ingin menghindari ku??kau benar-benar keterlaluan Dion..!!!" ujar Angela mulai melampiaskan amarahnya sambil membuang semua barang-barang yang ada didepan matanya.
"Ini semua karna si Vino bodoh..kenapa dia harus muncul dab berurusan dengan Dion..Ini semakin membuatku tidak punya kesempatan sama sekali untuk bisa bersamanya..Vino kau sungguh brengsek..!!!" teriak Angela meluapkan emosinya pada Vino.
...****************...
Arga yang belum sempat menjawab pertanyaan Dion.Linda tiba-tiba muncul dan menghampiri Dion.
"Apa ini tanda terima kasih anda pada kami??kami yang tulus menolong anda,dan menyelamatkan nyawa anda dari maut..tapi balasan apa yang harus kami terima??sebuah caci maki yang anda ucapkan pada keponakan saya..Apa anda ini manusia??hah??apa masalah anda dengan keponakan saya?tega sekali anda menghina keponakan saya?" sentak Linda yang tiba-tiba meluapkan amarahnya pada Dion.
__ADS_1
Linda begitu murka setelah memaksa Alice untuk menceritakan apa yang sebenarnya terjadi padanya.Karna Linda tahu pasti ada seseorang yang membuat Alice harus sampai sesedih itu hatinya.
Alice yang enggan cerita dan hanya ingin meluapkan semua kesedihannya.Dengan terpaksa menceritakan semua nya.Sebab ia juga tidak bisa berbohong pada Linda sang bibi.