
🌻H 4 P P Y R 3 4 D I N G🌻
🌹✨💞✨🌹
Malam yang indah, seindah suasana hati, El bahagia statusnya kini telah berubah. Kini dia dan Chelsea resmi menjadi pasangan suami istri.
El memeluk Chelsea erat, kedua baru menyelesaikan ritual bersama. Chelsea tak bisa menolak keinginan El menginginkan segera punya anak.
Dengan berat hati Chelsea menurut, dia tak lagi egois. Keputusan untuk menikah berarti harus siap menerima konsekuensi apapun itu.
"Sayang, terimakasih. Aku bahagia, hari ini kita sudah menjadi suami istri, terimakasih juga sudah mau menerima bibit ku. Semoga kerja keras kita segera menghadirkan El junior di dunia," ucap El bahagia berkali-kali mencium kening Chelsea.
"Iya, Kak. Terimakasih kembali sudah menjadikan ku istri mu, terimakasih sudah mempercayai ku untuk menjadi Ibu dari anak-anak mu, Kak. Aku janji akan menjadi istri yang baik untuk mu," ujar Chelsea berada di pelukan El, dia begitu nyaman.
"Besok kita akan pulang bersama. Setelah tiba kita akan ke mansion terlebih dahulu, aku ingin menunjukkan rumah yang akan tinggal nanti."
"Terserah Kakak saja, aku akan menurut apapun keputusan mu, tapi biarkan aku tinggal di asrama sampai aku hamil."
"Tentu, tapi kamu juga harus bisa cari waktu untuk menginap di mansion."
"Janji, aku akan menginap nanti, lalu bagaimana dengan orang tua ku?" tanya Chelsea yang mendadak kepikiran pada kedua orang tua nya.
__ADS_1
"Jangan khawatir, kita akan memberitahu mereka saat kamu hamil, jadi biarkan semua seperti ini," jawab El. Dia tau saat ini Chelsea takut orang tua nya kecewa dengan semua ini. Tapi sekarang Chelsea sudah menjadi istri nya, jadi dia yang berhak pada Chelsea bukan orang tua nya lagi.
Tangan nya terulur mengelus pipi lembut Chelsea penuh kasih sayang. Tubuh Chelsea seperti biasa menjadi ketenangan untuk nya setiap menghirup aromanya.
El tidak tau apa yang terjadi pada dirinya hingga begitu mencintai Chelsea. Dia seakan tidak ingin jauh meski sedetikpun.
"Aku takut Kak, bagaimana kalau Papa Mama ku tidak menyukai ini? bagaimana kalau mereka meminta kita berpisah?" takut Chelsea mengajak apa yang di pikirkan.
"Itu tidak akan pernah terjadi, meski mereka memohon aku tidak akan melakukan, kamu istri ku sudah menjadi tanggung jawab ku untuk mempertahankan mu. Jangan pernah berpikir yang tidak-tidak. Tugas seorang istri patuh pada apa yang di katakan suami, bukan pada orang tuamu lagi, karena surga mu ada padaku bukan pada Ibu mu. Aku tidak mengajari mu untuk durhaka, tapi mengingatmu lebih mengikuti perkataan suami," terang El menjelaskan panjang lebar pada Chelsea diam mendengar itu.
Chelsea tak tau harus berkata apa, di sisi lain hatinya ragu pada semua perkataan El. Tapi dari banyak pengalaman yang di lihat dan di ketahui tugas seorang istri mengikuti kemanapun suami membawa.
Perintah suami tidak boleh di bantah, Tuhan akan marah, Tuhan tidak suka istri durhaka.
"Hmmm," Chelsea membalas dengan berdeham.
Pikiran nya saat ini tak bisa berpikir jernih, hingga tidur sepertinya memang cara terbaik.
...----------------...
Hari ini adalah hari yang membahagiakan untuk Chelsea dan Ria. Setelah melewati banyak hal sampai ke tahap ini semua kerja keras yang mereka lakukan kini terbayar.
__ADS_1
Ria tidak henti membanggakan diri, dia juga berniat untuk mematahkan perkataan nenek lampir di kampus yang sudah mengatai nya sebelum berangkat mengikuti kompetisi.
Dia ingin melihat bagaimana ekspresi wanita angkuh itu, jika mengetahui kemenangan mereka.
"Aku tidak sabar untuk kembali Ce, aku ingin mengejek nenek lampir itu. Aku yakin saat mendengar kabar kemenangan kita saat ini dia sudah begitu malu karena sebelumnya mengatakan hal yang tidak-tidak, pasti dia tidak berani melihat wajahnya sendiri atau mungkin saat ini dia menceburkan wajah buruk nya itu di lumpur, saking malu sudah meremehkan kemampuan kita," ucap Ria bahagia, rasanya saat ini dia ingin segera pulang menemui Biva kakak semester sombong, mempamerkan kepintaran nya.
"Hush... sudah Ra. Jangan seperti itu. Kita tidak boleh sombong, ingat sifat sombong sangat di benci Tuhan dan itu teman nya setan," Chelsea mengingatkan Ria agar tetap rendah hati.
"Tau Ce. Aku hanya sombong pada satu wanita itu saja bukan pada semua orang. Dia memang pantas di perlakukan seperti ini. Aku ingin melakban mulut kurang ajarnya itu. Kau tidak tau apa yang dia lakukan padaku sebelum kita berangkat ke sini? dia dan mantan playboy nya itu mengerjai ku. Dan itu tidak bisa aku terima, syukur saat itu aku tidak membalas karena dosen tak laku sudah mengomel, kalau tidak hanya Tuhan yang tau apa yang bisa ku lakukan pada mereka membalas perbuatan dua orang bodoh itu," kesal Ria setiap mengingatkan mereka. Dia berjanji tiba nanti akan membalas pasangan serasi dalam kejahatan itu lebih dari apa yang mereka lakukan padanya. Jika tidak bisa di balas, jangan memanggilnya Ria lagi.
"Maaf, aku tidak tau emangnya apa yang sudah mereka lakukan padamu?" tanya Chelsea benar-benar tidak tau apa yang terjadi pada Ria, karena sahabatnya itu tidak pernah menceritakan apapun padanya.
"Sudah lupakan saja, kau tidak perlu tau ini masalah kecil aku bisa menangani mereka," jawab Ria enteng. Dia rasa Chelsea tidak perlu tau, karena dia yakin setelah mendengar cerita nya pasti akan banyak ceramah keluar dari mulut Chelsea. Jadi sebaik tidak perlu tau.
"Jangan yang aneh-aneh Ra. Apapun yang mereka lakukan padamu meski aku tidak tau seburuk apa, tidak perlu di balas dengan kejahatan. Semua yang berkaitan dengan balas dendam entah apapun itu tindakan nya, tidak baik. Jadi, aku minta padamu Ra, lupakan saja," pesan Chelsea khawatir. Dia tidak mau Ria kenapa-napa, apalagi keadaan nya saat ini sedang mengandung.
Hal inilah yang malas Ria cerita pada Chelsea. Sahabat nya terlalu baik, hingga muda memaafkan dan melupakan semua yang jahat padanya. Tapi itu tidak berlaku padanya. Dia akan membalas berkali-kali lipat setiap perbuatan jahat orang padanya.
"Ya, jika aku tidak khilaf, aku tidak bisa berjanji, mereka terlalu jahat dan aku sangat membenci orang jahat jadi sedikit pelajaran untuk menyadarkan mereka ke jalan benar aku rasa tidak ada yang salah," sahut Ria tersenyum tanpa dosa dan Chelsea melihat itu menggeleng kepala tidak bisa berkata apapun lagi. Ria memang seperti ini susah di kasih tau kalau sudah tidak suka pada seseorang.
...Bᴇʀsᴀᴍʙᴜɴɢ......
__ADS_1
...✨____________ 🌼🌼_______________✨...