Gadis Kecilku Yang Baik Hati

Gadis Kecilku Yang Baik Hati
Bab 37: Bentakan


__ADS_3

H 4 P P Y R 3 4 D I N G🌻


🌹✨💞✨🌹


"Kau mau kemana Ce?" tanya Ria khawatir Chelsea melakukan sesuatu yang aneh.


Tingkah Chelsea yang tidak seperti biasa, Ria menjadi takut hal nekat bisa di lakukan Chelsea.


"Menghampiri pelakor dan menjambak rambutnya," jawab Chelsea berjalan pergi mencari keberadaan Jasmie.


Entah kenapa mendadak dia ingin menjambak rambut Jasmie, dia berpikir hal itu pasti seru dan menyenangkan.


Pandangan Chelsea terjatuh pada sosok pria yang sangat di kenal bersama wanita yang di cari, dengan santainya mereka berbicara. Bahkan El tidak memberi selamat pada pasangan pengantin dan lebih memilih bergabung dengan mantan terindah nya, sungguh menyebalkan.


Chelsea melihat itu terbakar api cemburu, dia tidak terima suaminya tertawa lepas bersama wanita lain, apalagi wanita itu bagian dari masa lalu nya.


Tanpa pikir panjang, Chelsea berjalan berjalan mendekati mereka dan langsung menjambak rambut Jasmie dengan kuat.


"Auwh.... sakit... apa yang kau lakukan Chelsea? lepas kan rambut ku," kaget Jasmie meringis kesakitan mendadak rambutnya di tarik begitu saja dan begitu kuat.


"Chelsea, lepaskan. Jangan seperti ini, banyak orang yang melihat, cepat lepaskan," El pun sama kaget melihat Chelsea bertingkah bar-bar tidak seperti biasa dengan kepribadian nya.


"Tidak, aku ingin menjambak nya. Siapa suruh masih mendekati mu, dan kakak juga sudah berbohong padaku bilangnya tidak berdekatan lagi dengan nya, tapi lihat ini masih saja berdekatan," marah Chelsea tidak peduli terus menjambak rambut Jasmie makin kuat.


"Auwh.... sakit... El, katakan pada bocah gila mu ini untuk melepaskan nya, atau aku akan melaporkan nya ke polisi atas tindakan nya ini," ancam Jasmie.


Kepala nya makin sakit, ternyata wanita yang di anggap lemah memiliki tenaga yang besar, buktinya kepala nya berdenyut jambak kan Chelsea luar biasa kuat.


"Kau mengatai ku gila? apa kau tidak sadar kau yang gila, kau itu pelakor, kau terus mendekati suami ku? apa kau tidak laku di luar sana? pantas mendekati milik orang," protes Chelsea tidak terima apa yang di kata Jasmie padanya.


"El, cepat katakan... rambut ku sudah sangat sakit sekarang."


"Chelsea lepaskan, apa kau tidak mendengar dia sudah meringis kesakitan. Tindakan mu ini sudah keterlaluan Chelsea, jika kau cemburu tidak seperti ini juga, lihat semua orang melihat tingkah brutal mu, bahkan kau sudah menghancurkan acara Ria dan Bay. Apa kau tidak memikirkan itu? dimana Chelsea yang dulu ku kenal baik, lemah lembut tidak seperti ini bar-bar. Aku merasa sekarang sedang berhadapan dengan orang asing saja," kecewa El makin kesini melihat tingkah aneh Chelsea membuat nya bingung.


"Semua itu karena kau, kau yang membuat ku seperti ini, Kak. Kau yang berbohong padaku, kau mengatakan sudah tidak berdekatan dengan dia tapi mana? kau tetap dekat malah makin dekat. Jika kau ingin bersama nya, gampang ceraikan aku. Dan kalian bisa melanjutkan cinta lama kalian itu," balas Chelsea balik marah. Entah kenapa emosi nya akhir ini tidak stabil. Dia tidak pernah berpikir apa yang di katakan.

__ADS_1


Semua yang keluar dari mulut nya keluar begitu saja, tanpa berpikir ulang apa itu baik atau tidak.


"Chelsea!" bentak El marah.


Mendengar suara tinggi El, Chelsea kaget, spontan melepaskan tangan nya dari rambut Jasmie, menatap tidak percaya. Air matanya jatuh mengalir.


"Kau membentak ku, karena dia? aku salut padamu Kak, kau berkata padaku untuk terbuka saling jujur, tapi kau sendiri yang ingkar dan sekarang malah tidak terima aku memperlakukan mantan mu seperti ini? sebenarnya aku atau dia istri mu?" tanya Chelsea sedih. Mendadak suasana hatinya berubah melow.


"Perkataan mu makin kesini makin ngelantur Chelsea, kau benar-benar tidak bisa ku tebak, ada apa dengan mu sebenarnya? kau akhir-akhir ini marah tidak jelas hanya karena masalah kecil, kau sangat aneh Chelsea," ungkap El mengatakan apa yang di rasakan selama ini melihat tingkah Chelsea berubah-ubah.


"Aku aneh kau bilang? lalu kenapa masih kau pertahankan? ceraikan saja orang aneh ini, tidak perlu kau pertahanan," ucap Chelsea santai, hatinya sakit.


"Kau pikir pernikahan itu mainan hingga sedikit ada masalah selalu kau katakan cerai dan cerai. Apa kau tidak memikirkan apa arti pernikahan? aku tau usia mu memang masih cukup muda Chelsea, tapi kau memiliki otak yang cerdas jadi kau bisa memikirkan semua dengan jelas, gunakan otak mu itu dengan baik."


"Maaf, aku tidak bisa menggunakan otak ku dengan baik. Otak ku mendadak sudah pecah, bahkan untuk mengenal diri ku yang sekarang aku tidak tau. Jadi lupakan semua. Aku tidak mood berada di sini, jika kau tidak ingin cerai jauhi mantan mu atau aku yang akan pergi dari hidup mu," serius Chelsea lalu berbalik pergi meninggalkan mereka.


Dia menghampiri Ria dan Bay. Chelsea benar-benar merasa bersalah sudah menghancurkan acara mereka.


"Ra, Kak. Saya minta maaf, saya tidak bermaksud mel-"


Sedangkan Ria akan membawa Chelsea untuk menenangkan diri di kamar hotel.




"Chelsea," panggil Ria melihat diam nya chelsea sejak masuk kamar tidak mengeluarkan sepatah kata membuat nya khawatir.



"Aku lelah, Ra. Biarkan aku tidur hari ini aku tidak mood melakukan apapun, aku tidak ingin ketemu dia, dia membentak ku karena mantan nya itu. Hati-mu benar-benar terasa sakit," sedih Chelsea, mendadak perutnya terasa mual.



"Huekk... huekk... " Chelsea berlari ke kamar mandi dan memuntahkan semua yang ada di perut.

__ADS_1



Tubuh nya terasa lemas, Ria setia mengusap punggung belakang nya dengan pelan.



"Apa sudah lebih baik?" khawatir Ria, chelsea masih muntah, wajahnya terlihat sedikit pucat.



"Hmmm, tidak perlu mencemaskan ku. Bantu aku ke kamar aku ingin istirahat," jawab Chelsea yakin tidak ada yang perlu dikhawatirkan.



"Baiklah, ayo ku bantu," Ria menggandeng Chelsea keluar dan berbaring di kasur.



"Apa kau menginginkan sesuatu?" tanya Ria menatap Chelsea yang berbaring lemah.



"Aku ingin mangga muda, sepertinya enak kalau di makan dengan sambal," jawab Chelsea wajahnya berbinar mengatakan itu.



Ria mengerutkan kening bingung, entah perasaannya yang merasa aneh atau memang Chelsea yang aneh. Dia merasa kalau keadaan Chelsea ini seperti orang hamil. Karena dia juga pernah mengalami seperti yang di alami Chelsea saat ini.



Hormon yang tidak stabil, keinginan yang aneh, apalagi melihat tingkah Chelsea yang berani menjambak rambut orang, itu sudah membuat nya sangat yakin. Chelsea adalah wanita lemah lembut tidak pernah melakukan sesuatu yang aneh, jadi tidak salah kalau semua keanehan ini karena hormon kehamilan yang naik turun dan Chelsea tidak menyadari itu.



...Bᴇʀsᴀᴍʙᴜɴɢ......

__ADS_1


...✨\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_ 🌼🌼\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_✨...


__ADS_2