GADIS NAKAL ITU ISTRIKU

GADIS NAKAL ITU ISTRIKU
Gadis Nakal Itu Istriku, Bab2


__ADS_3

Yuki sakit


sesampainya di rumah, yuki langsung menaruh motornya di garansi dan kemudian berjalan memasuki rumah


"assalamualaikum" ucap yuki saat memasuki rumah dan menemukan kedua orang tuanya sedang duduk di sofa ruang tamu


"walaikumsalam" jawab keduanya. kemudian yuki berjalan ke arah mereka lalu duduk di depan kedua orang tuanya


"kena hukum lagi di sekolah?" tanya anugrah, papi yuki


"iya" jawab santai yuki


"hadeh yukii yukii" ucap anugrah sambil memijat pelipisnya


"papi tau dari mana?" tanya yuki sambil melipat kakinya


"dari anaknya teman papi" jawab anugrah


"ck, siapa sih yang berani ngasih tau papi. kalau gue tau orangnya bakal gue gebukin" gumam yuki


"papi dengar kii" ucap anugrah


"ehehehhe, becanda kok pi" ucap yuki sambil cengengesan


"nak, lain kali jangan kaya gitu yaaa. jangan bikin mami dan papi pusing atas kelakuan kamu" ucap iva yang mengingatkan


"kalau pusing, jangan dipikirin mii pii" ucap yuki


"yukii!!!" ucap anugrah melihat ke arah yuki dengan sangat menyeramkan


"ahahahha, canda pii" ucap yuki dengan tawanya


"kalau gitu, yuki keatas dulu ya mi pi" ucap yuki lalu berdiri dari duduknya kemudian menaiki tangga menuju kamarnya.

__ADS_1


kemudian ia pun mulai melakukan ritual mandinya, seteleh selesai ia bergegas mengeringkan rambutnya dengan alat pengering rambut, tak lupa ia memakai skincare agar terlihat cantik


"cantik banget guee wooowww!!!" ucap yuki saat didepan kaca meja rias.


"duhhh badan gue pegel banget lagi. ini semua gara gara guru tua brengsek itu arrgghhhhh!!! semoga dia dapet karmanya" ucap yuki kesal. saat malam hari, yuki pun berjalan kearah balkon kamar, tak lupa ia membawa secangkir kopi dingin dan juga laptop nya lalu duduk di ayunan yang berada di balkonnya. ia pun mulai menyelesaikan tugas sekolahnya satu persatu, setelah selesai ia pun mulai membuka Instagram dan melihat banyak sekali postingan orang yang lewat di berandanya sambil membunyikan lagu kesukaannya.


"huhhh bosen banget gue gada yang ngechat. ini apa gada yang suka kah sama gue. gue kan cantik masa iya sih gada yang suka" gumam yuki heran. tak lama kemudian satu pesan WhatsApp muncul


tingg


"eh siapa dah" gumam yuki kemudian membaca pesan itu


+62xxxxxx : kerjakan tugas ini, sebelum 20 menit lagi sudah harus di kumpul!!


yuki : siapa sih? main nyuruh nyuruh aja!"


+62xxxxxx : mau kena hukum lagi?


+62xxxxxx : kerjakan atau nilai kamu mau saya turunin?


yuki : ohh, gue tau nih. ini pasti bapak tua yang tadi kan? kayanya bapak punya dendam pribadi deh sama saya. dari tadi loh saya di kasih tugas terus. badan saya aja masih pegal pegal pak, masa di suruh ini itu lagi. toleransi dong!!! kasih kelonggaran!!


+62xxxxxx : kerjakan!! kalau tidak nilai kamu saya turunin!!!


"ini orang kayanya perlu di kasih pelajaran dehh!!" gumam yuki. akhirnya yuki pun mengerjakan tugas yang di berikan tadi hingga ke menit 15 yuki telah selesai dan langsung mengirim tugasnya ke Gmail guru tersebut


"ck merepotkan" omel yuki kemudian mematikan laptopnya dan berjalan masuk kedalam kamar tak lupa ia mengunci pintu balkon. setelah selesai, ia pun menaiki ranjang lalu tertidur. pagi hari telah tiba, emun pun telah usai. matahari juga sudah memperlihatkan dirinya sedikit demi sedikit, namun seseorang yang memiliki ranjang tersebut belum bangun juga


tok tok tok


ceklek


iva membuka kamar yuki hendak untuk membangunkan nya, namun saat iva menyentuh badan yuki ia pun terkejut

__ADS_1


"badan kamu panas banget sayang" ucap iva panik. kemudian iva berlalu dari situ untuk memanggil anugrah


"pii piii" panggil iva panik


"kenapa mi?" tanya anugrah


"yukii!!! badannya yuki panas banget pii. ayo bawa kerumah sakit" ucap iva kemudian berlari ke kamar yuki dan diikuti anugrah. sesampainya di kamar yuki anugrah langsung menggendong yuki menuju mobilnya. setelah sampai mobil, anugrah menaruh yuki di tempat duduk belakang bersama iva, supaya iva bisa memeluk yuki selama perjalanan. yuki pun tak banyak omong seperti biasa, ia memilih untuk diam. setelah perjalanan 10 menit, mereka pun sampai di rumah sakit grand medis. lalu kemudian anugrah menggendong kembali yuki menuju keruang igd


"dokk tolong dokk" ucap anugrah


"baik, bapak dan ibu di mohon untuk keluar dulu, kami akan memeriksa kondisi pasien" ucap dokter tersebut


"baik dok" ucap anugrah, kemudian dokter itu menutup pintu igd dan memulai memeriksa keadaan yuki. setelah memeriksa keadaan yuki, dokter itupun keluar dari ruangan igd


"bagaimana keadaan anak saya dok?" tanya anugrah


"anak bapak dan ibu terkena dbd, dan harus di rawat disini untuk beberapa hari" ucap dokter itu


"kalau begitu, pasien akan kami pindahkan ke ruangan rawat" ucap dokter itu


"terima kasih dok" ucap iva lalu dianggukin oleh dokter tersebut. Yuki pun dipindahkan keruangan mawar, vvip1 yang berada di lantai 6


"kamu kenapa bisa demam nakk??" tanya iva panik


"gatau mii" jawab yuki


"kamu duduk di tempat yang banyak nyamuknya? atau kamar kamu yang banyak nyamuknya?" tanya beruntun iva


"mii udah deh jangan langsung di tanyain, biarin aja lah yuki istirahat duluu" ucap anugrah yang duduk di sofa ruangan itu


"iya pii. yasuda kamu istirahat yaa nak" ucap iva


"iyaa mii" jawab yuki kemudian menutup matanya untuk istirahat

__ADS_1


__ADS_2