GADIS NAKAL ITU ISTRIKU

GADIS NAKAL ITU ISTRIKU
Bayi punya bayi


__ADS_3

King baru saja sampai kerumah sakit, dia harus meninggalkan meeting penting hanya mendengar Serena masuk rumah sakit.


King sangatlah panik bahkan khawatir dengan keadaan Serena istri nya, padahal dia sudah memikirkan hal yang baik agar tidak terlalu khawatir tapi mendengar Serena masuk rumah apalagi dari mertua nya sendiri jelaslah dia sangat ketakutan.


King melihat Gery berdiri tak jauh dari ruangan Serena, disitu juga Cio.


Cio wajahnya masam seperti nya dia sedang kesal karena Serena terus-menerus menyebutnya jelek bahkan tak segan mengusirnya.


"Cio istriku kenapa? " Tanya King panik.


"Masih di dalam" Jawab Cio singkat.


"Kamu kenapa? " Tanya King lagi karena melihat Cio yang seperti menahan kesal.


"Lu apain adik ku? jadi sampai kurang ajar gitu sekarang?bahkan nangis gak jelas pas aku toel pipinya" Tanya Cio meluapkan emosinya pada Cio.


"Nangis? cuma karena kamu toel pipinya? " Kata King juga bingung.


"Pagi tadi dia baik-baik aja kok, bahkan gak ada nangis ataupun sakit" Ujar King lagi.


King langsung masuk kedalam ruangan Serena tanpa bertanya pada Cio terlebih dahulu.


Didalam Serena hanya memeluk Daddy nya, sikap manjanya keluar ketika dengan Daddynya.


Hellen datang bersamaan dengan King yang masuk. "King!" Panggil Hellen langsung.


King langsung mendekati kaka itu, lalu Hellen memeluk adiknya.


"Selamat yah" Ujar Hellen tapi King masih kebingungan.


King menatap Serena yang masih memeluk Daddy nya lalu dia tersenyum manis.


Hellen melepaskan pelukan tapi masih belum memberitahu apa yang sebenarnya terjadi.


"Serena hamil, usia kandungan nya sudah 2 minggu" Ujar Ka Hellen. King tertunduk dan tertawa kecil, dia menatap Serena lagi.


"Bayi punya bayi" Ujar Serena tanpa suara tapi tak mengerti apa yang di ucapan Serena.


"Aku bakal punya anak ya ka? " Tanya King pada kakanya, dokter yanga menangani istrinya.


King kembali memeluk kaka nya dengan eratnya" Tiga minggu loh Serena udah hamil, kamu gak tau sama sekali king? "Tanya Ka Hellen heran dengan adiknya.


" King! "Panggil Daddy Rio lalu dia melepaskan pelukannya menoleh ke arah Daddy Rio.


" Baru sebulan lebih kalian nikah, Serena udah hamil aja"Ujar Daddy Rio.


"Dia gempur aku setiap malam, gimana gak hamil" Ujar Serena ceplas-ceplos.


Mommy Intan langsung menutup mulutnya Serena tapi Daddy Rio menatap King tanpa berkedip.

__ADS_1


King menelan ludahnya dengan sangat susah payah karena di tatap seperti itu oleh mertuanya.


"Ayyy" Tegur Mommy Intan pada suaminya.


"Kita fokus ke kandungan Serena aja yah" Ujar Hellen.


"Kayanya Serena kecapen bahkan sering begadang kan, di kurangi yah, soalnya kandungan kamu masih terbilang baru jadi harus ekstra hati-hati" Ujar Hellen.


"Aku sudah menuliskan obat apa saja yang kalian tebus di apotek nanti, ingat yah King jangan terlalu di buat cape Serena nya" Ujar Hellen menegur adiknya.


King hanya angguk-angguk saja sambil melirik Serena yang masih nyaman memeluk Daddy nya.


"Byyyy" Ujar King tanpa suara.


"Apa? " Jawab Serena.


"Sini" Suruh King tapi Serena menggeleng. King langsung cemberut.


"Kandungan kan Hellen? " Tanya Mommy Intan.


"Sehat kok Ty, tapi Serena juga harus jaga sehetan, jangan suka jajan sembarangan lagi" Ucap Hellen karena dia tau betul seperti apa Serena yang tukang jajan apapun.


"Sudah kan? " Tanya King karena dia sudah sangat ingin membawa Serena pergi.


Hellen paham dengan adiknya dan dia menganggukkan kepalanya.


Disisi Cio.


Ketika Serena keluar, Cio langsung menyembunyikan wajahnya ke tembok membuat Mommy dan Daddy tertawa kecil begitu pun King.


"Dia kenapa? " Tanya King.


"Tanya istri kamu" Ujar Mommy Intan dan King mengerucut kan alisnya.


"Serena sakit apa? "Tanya Cio tapi wajahnya mengarah ke tembok membelakangi mereka semuanya.


" Serena hamil Arbercio"Jawab Daddy Rio.


Cio langsung membalikkan tubuh nya lalu mendekati Serena, dia sudah lupa jika Serena sangat tidak suka dengan Cio.


"Kamu hamil de? Bocil hamil anak kecil?" Ujar Cio dan dia memeluk Serena karena ikut senang.


"Selamat yah Serena adik kaka, kamu bakal jadi Mamah" Ucap Cio dengan senangnya.


Serena mendorong Cio dengan kuatnya sampai pelukannya terlepas.


"Kaka jelek! " Ujar Serena dengan ketusnya.


Cio tersenyum saja tanpa mau marah seperti tadi karena dia paham sekarang jika dia seperti itu karena anak yang dia kandung.

__ADS_1


Cio membungkukkan tubuh nya mensejajarkan tubuhnya dengan Serena.


"Iyah kaka jelek, sedangkan kamu cantik, sekali lagi selamat yah" Ujar Cio lembut pada adik perempuan nya itu.


"Kaka akan bawa istri dan anak-anak kaka ke mansion kamu yah, buat ucapin selamat ke kamu" Ujar Cio.


"Aku merasa tak percaya, jika adik perempuan ku hamil, aku sangat tidak percaya jika dia sedang hamil sekarang" Batin Cio.


"Aku rasa istriku harus pulang sekarang, karena dia pasti kecapean" Ujar King dan dia merebut Serena yang berdiri disamping nya Daddy Rio.


King pergi sambil membawa Serena, "Hey! " Teriak Daddy Rio tapi di tegur oleh Mommy Intan.


"Kamu daritadi halangin King buat dekat-dekat sama Serena" Ucap Mommy Intan.


"Aku kaya gak nyangka putri kecil sekarang hamil Ay" Ucap Daddy Rio.


"Dia punya suami, kenapa kamu heran sih? biarkan mereka Ay, King itu laki-laki baik bahkan sangat baik, dia dari tadi seperti orang gelisah karena gak bisa mendekati Serena itu semua karena kamu" Ucap Mommy Intan.


Daddy Rio dan Cio saling tatap karena masih belum percaya karena kehamilan wanita yang selalu mereka anak kecil itu hamil.


"Gimana Daddy? " Tanya Cio.


"Awas aja tuh King, kalau sia-siain anak Daddy" Ujar Daddy Rio.


"Sudahlah! Kita pulang saja" Ucap Mommy Intan, mereka menganggukkan kepalanya.


Disisi King dan Serena.


King sangatlah senang, usahanya sudah menjadi hasil bahkan King sering sekali mencium pipi Serena.


"Istri aku hamil yah, pantesan cantiknya makin bertambah" Ucap King sambil tersenyum.


"Manjanya juga bertambah" Ucap King lagi.


"Tapi gak papa, aku suka kamu susahin artinya anak aku mau di manjain sama Papi nya" Ujar King.


"Bayy kamu percaya kalau aku bisa jadi orang tua? " Tanya Serena ragu.


"Percaya, jika kamu hamil artinya Tuhan sudah mempercayakan anak ini untuk kita, jadi kenapa kamu gak percaya dengan diri kamu" Tanya King.


"Gak usah mikir yang aneh-aneh yah, lebih baik bantuin aku buat mikir" Ujar King.


"Mikir apa? " Tanya Serena.


"Aku mau umumin kehamilan kamu Byyy, soalnya orang-orang juga harus liat betapa bahagianya aku sekarang" Ucap King..


King mendekatkan wajahnya ke perutnya Serena. "Hay aku Papi kamu, Maaf yah karena keseringan jengukin kamu, pasti kamu sudah kenal betul kan sama Papi kamu" Ucap King, dia tertawa sendiri karena berbicara pada calon anaknya.


"Walaupun kamu keluarnya masih lama, tapi bahagia sangat luar biasa apalagi pas kamu lahir nanti" Sambung King.

__ADS_1


"Jadi sehat-sehat yah di badan Mami nya, Papi juga bakal jagain kalian berdua nantinya" Ucap King lalu mengecup perut Serena.


"Sebahagia itu dia? bahkan senyumnya sejak tadi gak hilang dari wajahnya, Dia benar-benar ingin menjadi orang tua, aku bakal jaga kesehatan biar anak kita sehat terus Bay" Batin Serena.


__ADS_2