GADIS NAKAL ITU ISTRIKU

GADIS NAKAL ITU ISTRIKU
Pemakaman


__ADS_3

Ke esokan harinya.


Jenazah Serena di sudah berada di rumah duka, semuanya tak hentinya mengeluarkan air matanya apalagi King.


King berdiri disamping peti Serena, sudah berapa jam dia berdiri disana layaknya patung sambil menatap Serena.


King juga sering menyeka air matanya yang terjatuh di sisi matanya.


King sempat pingsan tadi malam karena mendengar bayi yang ada rahim Serena harus di keluarkan.


Semuanya di anggap King tidak ada karena dia merasa dunia menjadi sepi disebabkan Serena sudah tiada.


Mamih tiara sering mendekati King tapi King selalu menjauhinya.


"Byyy kenapa memilih jalan seperti ini? bukankah kamu bilang mau menua bersama ku dan melihat anak-anak kita besar" Batin King.


"Dunia ku benar-benar roboh sekarang, melihat kamu bahagia dengan orang lain lebih baik sayang, ketimbang harus berpisah alam dengan kamu" King masih membatin.


"Tiaraaa aku kehilangan Serena lagi tapi kali ini untuk selamanya" Adu King pada Tiara.


Tiba-tiba saja seseorang yang sudah lama tidak King lihat muncul tepat di seberang petinya Serena.


Dia berdiri dengan senyum terbaiknya menatap King, dia adalah Tiara.


King terpana melihat Tiara, sudah lama Tiara menghilang dalam kehidupan nya dan sekarang dia muncul kembali.


"Tiaraaaaaa" Ucap King pelan tapi wajahnya tiba-tiba sendu dan menatap Serena.


"Tetaplah semangat King karena kebahagiaan kamu tidak pernah hilang" Ujar Tiara.


"Bahkan semuanya gelap setelah Serena pergi" Ucap King lalu tertunduk.


King mengangkat kepalanya lagi ternyata Tiara sudah tidak ada disana.


Aletha menggandeng tangan King membuat King terkejut karena itu.


King menggendong Aletha lalu dia tersenyum simpul, Aletha juga ikut tersenyum.


"Om jangan kebanyakan nangis yah, Kata ka Tiara kaka jelek nangis terus" Ujar Aletha.


"Emangnya Letha gak sedih?" Tanya King lembut.


"Tadi sedih kok tapi di suruh ka Tiara jangan sedih tapi aku disuruh deketin Om King" Jawab Aletha.


"Sampaikan ke ka tiara yah, datang langsung ke om" Ujar King dan Aletha menganggukkan kepala nya.


Mommy Intan mendekati Mamih Tiara yang berdiri menatap putranya yang begitu hancur setelah kehilangan Serena.


"Kaka senang kan sekarang? Serena sudah gak ada, dan King menduda sekarang" Ujar Mommy Intan agak ketus.

__ADS_1


Mamih Tiara hanya diam sambil menundukkan kepalanya dan papih prince datang.


"Itu kan pencapaian terbaik kaka" Ujar Mommy Intan meninggi tapi Cio menahan Mommy nya.


"Mom" Tegur Cio sambil memeluk Mommy nya.


"Kamu menuduhku ntan? " Tanya Mamih Tiara dan menatap Mommy Intan.


"Apa kaka gak ngerasa bersalah karena tidak pernah menerima keberadaan putriku? " Ujar Mommy Intan.


"Dia pergi dengan calon cucu kita! Apa kaka gak ada rasa simpatik sama sekali? " Tanya Mommy Intan dan air matanya membasahi pipinya.


Mamih Tiara hanya diam menatap adiknya tapi dia tidak menangis berbeda dengan Mommy Intan yang tak hentinya mengeluarkan air matanya.


Sampai ke acara pemakaman King sama sekali tak berontak seperti nya dia sudah mulai mengikhlaskan istrinya walaupun air matanya juga tak pernah kering.


Ketika peti serena di masukkan kedalam tanah King berlutut karena tak sanggup menahan berat tubuhnya.


"Berikan aku sejuta luka tapi tolong kembalikan istriku" Ucap King lirih sambil menangis.


Mommy Intan memeluk King dan King membalas pelukan Mommy Intan.


"Mom maafin King, karena gak bisa menjaga serena dan juga calon bayi ku" Ucap King.


"Kamu gak salah King, Mommy tau bagaimana kamu ke serena" Ujar Mommy Intan.


Nuna juga memeluk Cio sambil menangisi kepergian serena.


Disisi lain.


Dia membuka matanya dan dia melihat sosok yang sangat dia rindukan, wanita yang sangat cantik, perempuan yang sudah melahirkan nya.


Dengan senyum terbaiknya dia mendekati dirinya tapi dia tidak sendiri melainkan ada wanita lain yang berjalan di belakang wanita itu.


Mereka adalah Mamah Alice dan juga Mutiara Aiden. Serena berada di alam lain sekarang.


"Mamah" Ucap Serena dan dia berlari memeluk Mamahnya.


"Kita bertemu lagi" Ucap Mamah Alice sambil tersenyum lebar.


"Mamah Serena kangen , Mamah Serena sudah menikah dengan King dan aku sudah hamil" Ucap Serena dan dia ingin menunjukan perutnya pada Mamahnya tapi dia terkejut bukan main karena perut buncitnya menjadi rata seakan-akan tidak hamil.


Tiara hanya diam berdiri di samping Mamah Alice sambil tersenyum manis menatap Serena.


"Anak ku? Mah perut ku kenapa rata? " Tanya Serena panik.


"Kamu harus terus kuat yah dan juga semangat sayang, King itu laki-laki yang sangat tulus" Ujar Mamah Alice.


"Apa maksud Mamah? " Tanya Serena bingung.

__ADS_1


"Kamu terluka kan? karena mertua kamu gak pernah anggap kamu karena Mamah" Ujar Mamah Alice, Serena diam dia tidak bisa berkata-kata lagi.


"Bahkan dia gak pernah mau memanggil namaku Mah, dia selalu manggil aku Anak Alice" Kata Serena pelan sambil tertunduk.


"Mommy Intan bahkan renggang dengan dia karena Mommy gak Terima sikap Mamih Tiara sama aku" Sambung Serena.


Mamah Alice tersenyum tipis sambil mengelus rambut panjang Serena.


"Maafin Mamah yah, karena ulah Mamah di saat hidup malah berimbas sama kamu" Kata Mamah Alice.


"Sebenci itukah dia sama Mamah? sedangkan Mommy Intan aja gak pernah jelekin Mamah ke aku bahkan dia selalu puji Mamah" Ucap Serena dengan mata serius.


"Mommy Intan selalu bilang jika aku mirip dengan Mamah dari wajah, kalau aku kangen Mamah dia selalu bilang lihat aja diri aku sendiri" Tambah Serena.


"Tapi sikap dan prilaku kamu adalah Intan" Ujar Mamah Alice.


"Sekarang bangun Serena, tempat kamu bukan disini, aku berjanji akan membimbing King untuk menemukan Kamu" Ucap Mutiara Aiden.


"Kamu siapa? " Tanya Serena yang belum tahu dengan Tiara.


"Aku teman masa kecilnya King dan aku juga mantan istrinya Prince" Jawab Mutiara Aiden, Serena melotot sampai matanya hampir keluar.


"Oh berarti kamu yang pernah di tangisi suamiku" Ujar Serena terdengar pelan tapi ada rasa cemburu di hati Serena.


"Iyah, tapi kamu kebahagiaan utamanya King sedangkan aku hanya temannya" Kata Mutiara Aiden.


"Tetap saja,kamu pernah membuat suamiku menangis karena kamu pergi katanya" Jawab Serena.


"Serena apa kamu cemburu pada Tiara? yang jelas dia bukan manusia" Tanya Mamah Alice.


"Iyah! " Jawab Serena lantang.


Mutiara Aiden dan juga Mamah Alice tertawa membuat Serena manyun.


"Suamiku memang gak pernah selingkuh tapi dia punya simpanan yang aku sendiri gak bisa lihat wanitanya" Kata Serena.


"Sudahlah sayang" Ucap Mamah Alice lembut.


"Tapi apa maksudnya menemukan ku? bukannya aku ada di kantor suamiku" Tanya Serena bingung.


"Cepat bangun Serena" Ucap lembut dari Mamah Alice.


"Jelaskan dulu apa maksud kalian? " Tanya Serena.


Mamah Alice mendekati Serena lalu mengecup kening Serena.


"Pesan Mamah, jangan pernah percaya apapun selain ucapan King" Ucap Mamah Alice.


"Mamah ngomong apa? Serena gak paham Mah! " Ujar Serena.

__ADS_1


Mamah Alice dan Mutiara Aiden menghilang dari hadapan Serena.


__ADS_2