GADIS NAKAL ITU ISTRIKU

GADIS NAKAL ITU ISTRIKU
Kejutan Serena


__ADS_3

Serena membuka matanya.


Dia langsung memegangi perutnya, perut nya sangat sakit sekarang.


Serena tidak mengeluarkan suara takut membangunkan King yang tidur di sampingnya.


"Kok sakit banget" Batin Serena, keringat dingin membasahi wajah dan tubuhnya.


King terbangun juga, matanya langsung tertuju pada Serena yang meringkuk sambil memegangi perutnya.


King langsung duduk, ekspresi nya juga terlihat sangat khawatir.


"Byyy kamu kenapa? " Tanya King khawatir bahkan panik.


"Aku gak papa" Jawab Serena tapi wajah nya terlihat pucat.


"Byy jangan bohong! " Ucap King meninggi karena khawatir pada istrinya.


"Perut ku sakit, kayanya sakit menstruasi ku baru datang" Jawab Serena.


"Aku harus gimana byy?Kerumah sakit atau gimana? " Tanya King panik.


Serena duduk lalu dia naik ke pangkuan nya King, megunci pinggang King dengan kakinya, tangannya juga melingakar di lehernya King.


"Aku cuma butuh kaya gini aja" Ujar Serena, King membalas pelukan Serena, sambil mengelus pinggangnya Serena.


"Aku telpon ka Hellen yah" Ucap King tapi Serena menggeleng.


"Gak perlu, ini normal kok bagi cewe yang lagi menstruasi bay" Kata Serena.


"Emang sakit banget yah byy? sampai kamu pucat kaya gitu? " Tanya King khawatir yang tidak mau hilang dari tadi.


"Hmmm" Jawab Serena berserta anggukkan kecil.


"Kalau ngantuk tidur aja yah" Suruh King lembut.


"Sakittt bayyy" Keluh Serena pelan di telinga King.


King merasa tak tega mendengar keluhan Serena. "Bayyy badan kamu hangat banget" Ujar Serena yang memang selalu merasa nyaman jika di pelukan King.


"Seharusnya aku bawa kamu pulang bukan malah nginep disini" Kata King yang menyesali keputusannya membawa Serena apartemen yang mereka tiduri sekarang.


"Memangnya kenapa? " Tanya Serena pelan.

__ADS_1


"Kalau di mansion, aku bisa minta tolong ka Hellen buat periksa dan kasih obat ke kamu biar sakit nya hilang" Jawab King.


"Sakitnya cuma sebentar doang kok bay, nanti kalau udah gak halangan pasti gak sakit lagi kok" Ucap Serena agar King berhenti mengkhawatirkan nya.


"Kamu sakit kaya gini sebulan sekali kan? " Tanya King dengan nada penuh khawatir.


"Iyah, aku halangan sejak umur 15 tahun sampai sekarang tapi sakitnya gak bisa buat aku terbiasa" Kata serena.


"Boleh aku buat aku aja gak sih sakitnya? " Tanya King.


Serena memberi jarak agar dia bisa menatap King, "Kayanya sakitnya udah kurang deh" Ujar Serena padahal tidak, dia berbohong agar King berhenti mengkhawatirkan nya.


"Jangan bohong" Ucap King.


Serena tersenyum menatap wajahnya King "Muka aku lucu yah? kok kamu senyum gitu? " Tanya King bahkan dia salah tingkah di tatap istrinya.


"Mata kamu ketika menatap ku tidak pernah berubah dari dulu, pasti ada ketulusan di dalam bola mata itu" Jawab Serena.


"Kamu hanya mengalihkan perhatian ku kan? " Tebak King tapi Serena hanya tersenyum lalu mendekatkan wajahnya dengan wajahnya King.


Bibir mereka bertemu, Serena yang duluan memulai ciuman, King membalasnya.


Ciuman yang awalnya biasa sekarang malah menjadi panas saja, King malahan merebahkan Serena, Tangannya sudah mulai menggerayangi tubuh Serena.


"Nakal banget sih" Ujar King, dia juga tertawa.


"Aku cuma cium kamu, kamu malah mau lanjutin sampai kemana" Ucap Serena sambil tertawa.


King menggaruk kepalanya yang tidak gatal sambil menghela nafas dengan berat.


"Aku mandi dulu" Ujar King dia turun dari tubuh Serena tapi Serena menahan tangan King.


"Aku bantu" Ujar Serena membuat King bingung dengan ucapan Serena.


"Bantu gimana? " Tanya King bingung.


"Kamu masih sakit, gak usah di kasur aja byy" Tolak King.


"Ayoo, sakitnya udah kurang kok" Ujar Serena lalu dia juga turun bahkan menarik tangan King masuk kedalam kamar mandi.


Serena menutup pintunya, lalu dia mendorong King sampai dia terduduk di closet duduknya.


Serena berjongkok dengan ekpresi wajahnya yang sangat seksi membuat King hampir di gila melihat Serena sekarang.

__ADS_1


"Byy kamu ngapain? " Tanya King, padahal dia tau apa yang akan di lakukan Serena.


Serena melepaskan boxer pendek King dan terlihatnya adik King yang memang sudah berdiri sejak tadi.


(Bayangin aja apa yang di lakuin Serena yah xixi)


King merem melek karena ulah Serena bahkan dia menggeliat juga.


"Ahhhh! " Desah King kuat.


"Byyy! " Panggil King tapi Serena masih fokus pada pekerjaannya.


"Babyyyy" Teriak King.


Hampir 1 jam lebih mereka berdua di dalam kamar mandi bahkan teriak King lah yang sangat terdengar.


Serena juga mandi, dia keluar terlebih dahulu dan King setelah nya.


Memijat-mijat pangkat hidungnya, dia masih tak percaya jika Serena bisa melakukan itu padanya.


Jam sudah menunjukkan pukul 6 pagi.


King duduk di sisi ranjang sambil terus memijat pangkal hidungnya.


"Kamu belajar dimana itu? " Tanya King yang masih heran.


"Internet" Jawab Serena cepat.


King menatap Serena dengan tatapan penuh arti lewat kaca. "Kenapa liat aku gitu? " Tanya Serena yang merasa takut dengan tatapan suaminya.


"Berarti kamu paham semuanya dong byy? " Ujar King.


"Ng.. nggak"Jawab Serena tergugup.


" Iyah aku percaya "Ujar King tapi tatapan King sama sekali tidak berubah menatap nya.


" Masih sakit perut nya? "Tanya King, Serena hanya menjawab gelengan.


"Sakit menstruasi ku benar-benar hilang padahal tadi sakit banget" Batin Serena.


"Yang benar sayang? " Tanya King lembut bahkan maskulin.


"Iyah" Jawab Serena.

__ADS_1


"Kayanya si Bayi udah mulai bisa gimana aku, aku gak mau dia tau betapa sesatnya aku" Batin Serena.


__ADS_2